Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 68


__ADS_3

hari ini,hari dimana Avila akan pergi,Avila memandangi kamar yang selalu menjadi tempat di mana dirinya menangis,senang,marah,dan kecewa


Avila"(menarik nafas) aku akan merindukan kamar ini,aku akan meninggalkan semua nya di sini,dan Bara kenangan bersamanya pun akan aku tinggalkan


setelah selesai Avila bergegas keluar dari apartemen itu,sesampainya di bandara,Avila sangat sedih karena tak ada yang mengantar dirinya


Avila" seperti aku memang harus meninggalkan semua nya dan memulai hidup baru ku


Avila melangkah kan kaki nya hendak masuk namun seseorang memanggil namanya


"Avila" melambaikan tangan membuat Avila tersenyum bahagia melihat orang tersebut


Avila" kak sya (berteriak)


Arisya berlari kecil menghampiri Avila


Arisya" maaf terlambat Avila


Avila" tidak kakak datang di saat yang tepat


Arisya" (memeluk) jaga diri mu,jadi lah wanita yang kuat,dan bangun hidup baru mu di sana,aku akan merindukan mu Avi


Avila" aku janji kak,akan menjadi wanita yang kuat,setelah aku berhasil aku akan menemui kakak,aku janji,dan menemui si kecil ini,aunty pamit ya sayang kamu jaga Buna mu,jangan suka rewel ya kasihan Buna mu


"mohon perhatian,penerbangan dengan nomor penerbangan 379 dengan tujuan ke Jerman akan segera lepas landas bagi para penumpang untuk segera naik ke pesawat" Avila dan Arisya berhenti sejenak


Avila" kak pesawat ku segera berangkat,aku harap kakak dan si kecil bahagia,dan semua masalah kakak cepat berlalu,kak mau janji pada ku


Arisya" apa itu ?


Avila" jangan pernah beri tahu dia kemana aku pergi,dan sampai kan pada nya jika aku sudah tidak marah lagi pada nya,mau kah berjanji


Arisya" tapi Avi


Avila" kakak berdoa agar aku bahagia bukan,ini lah salah satunya


Arisya" baik lah,aku janji Avi,pergi lah cari kebahagian mu di sana


Avila" (memeluk) terimakasih kak,aku tidak tahu harus berkata apa lagi (menangis) aku akan sangat sangat merindukan mu kak


Arisya hanya memeluk Avila dengan erat karena ia merasa sangat kehilangan sosok adik yang selama ini dirinya dambakan


Avila meninggalkan Arisya,setelah Avila pergi Arisya kembali ke rumah,Arisya merasa sangat sedih,sepanjang perjalanan dirinya hanya diam saja


pak Rahmat" nyonya baik baik saja


Arisya" tidak pak,aku merasa kehilangan Avi


pak Rahmat" tidak apa apa nyonya,kan nanti bisa ketemu lagi,toh non Avila bisa berkunjung kapan saja,begitu juga nyonya

__ADS_1


Arisya" pak Rahmat benar,aku bisa melakukan itu


pak Rahmat" loh kenapa barang barang di keluarkan (bingung )


Arisya melihat ke arah depan dimana ada sebuah mobil,pengangkut barang di depan rumah nya


melihat barang barang yang ia miliki di atas mobil tersebut Arisya langsung keluar dari dalam mobil


Arisya" hey ada apa ini,kenapa barang barang ku kalian ambil


"apa yang baru saja kamu katakan" Arisya melihat ke arah Alicia yang tengah berjalan menuju dirinya


Arisya" cia,ada apa ini kenapa semua barang barang ku kamu keluarkan


Alicia" rumah ini akan di sewa,dan penyewanya akan datang sore ini


Arisya" apa maksud mu cia,kenapa ? ada apa ini ?


Alicia memberikan amplop coklat pada Arisya,dimana berisi surat cerai yang mengatasnamakan kadavi


Alicia" mas Davi akan menceraikan mu,dan kamu harus segera pergi dari sini karena mas Davi sudah tidak mau bertemu lagi dengan mu,dan soal anak ini,mas Davi sudah tidak perduli, bawalah anak itu bersama mu


Arisya merasa sangat terkejut,dirinya tidak menyangka jika kadavi akan melakukan itu pada nya saat ini,Dimana kini Arisya tengah mengandung anak nya


Arisya" dimana mas Davi,aku mau bertemu dengan nya (Arisya menatap tajam alicia"


Alicia" kamu bilang kamu akan menemui nya,tapi mohon maaf mas Davi sudah tidak ingin bertemu dengan diri mu lagi


Alicia" baik baik kata mu,ingat mas Davi itu TERPAKSA (Alicia menekan kan perkataan nya)


deg


hati Arisya kini semakin hancur dirinya tak tahu harus berbuat apa lagi,dirinya hanya bisa menangis dan berharap seseorang menolong nya


"laki laki itu tidak bisa menceraikan Arisya saat diri nya tengah mengandung" Bu Dewi berjalan mendekati Arisya yang hampir terjatuh


Bu sari" iya nyonya tuan tidak bisa melakukan itu


Alicia" kenapa tidak bisa,lagi pula kami punya kuasa


Bu Dewi" jangan kamu fikir kuasa mu bisa melakukan segala nya,dan aku beritahu semua yang kamu miliki sekarang hanya lah titipan,jangan terlalu sombong,jika Allah mengambil semua nya dari mu,maka kamu akan sendirian


Alicia" hey wanita tua,jangan ceramah pada ku,lebih baik kamu ibadah agar saat tuhan mencabut nyawa mu,kamu tidak di masukan neraka (tertawa)


Arisya" CUKUP!!! Alicia baik lah jika begitu,ini urusan kita jangan libatkan orang lain dalam hal ini,baik lah aku terima ini,bilang pada mas Davi,aku tidak akan pernah membuat anak ini mengetahui tentang mas Davi


Arisya mengambil pena dan menandatangini surat cerai itu


Arisya" ini mabil lah,dan barang barang ini aku tidak butuh,ambil saja atau buang kemana saja

__ADS_1


Arisya pergi meninggalkan tempat itu,disusul Bu Dewi


Bu sari" mulai hari ini saya berhenti


Nini " saya juga


pak Rahmat" saya juga berhenti


ketiga nya mengambil beberapa barang mereka dan mengejar Arisya


Bu Dewi" Arisya,kamu mau kemana nak


Arisya" aku tidak tahu Bu,aku ingin kembali ke rumah ku rasanya aku tidak sanggup aku tidak kuat melihat wajah kecewa dan sedih kelurga ku


Arisya menangis sambil mengacak rambutnya frustasi


Bu Dewi" keluarga mu harus tahu sya,mereka harus tahu keadaan mu,apa pun yang terjadi,aku yakin mereka akan mengerti


Arisya" aku takut Bu (Arisya memeluk Bu Dewi)


Bu Dewi" jangan takut sya,aku ada bersama mu


Bu sari" kami juga nyonya ada bersama nyonya


Nini" Nini juga


pak Rahmat" saya juga nyonya saya siap melakukan apa saja untuk nyonya


Arisya melihat kearah ketiga orang itu Arisya sangat senang kerena di saat seperti ini banyak orang yang masih menyayangi nya


Arisya" terimakasih kalian tidak meninggalkan ku,sungguh aku tidak tahu bagaimana cara membalas kebaikan Kalian pada ku


mereka hanya tersenyum menanggapi perkataan Arisya


sementara di tempat lain,Windy masih setia berdiri menunggu kadavi selesai rapat,karena dirinya mau memberi tahu semua keburukan Alicia selama ini


Windy" apa masih lama pertemuannya


karyawan"mungkin lima belas menit lagi Nona,tunggu lah


Windy hanya menganggukkan kepalanya


"cepat lah keluar aku mohon,aku takut Alicia sudah menjalankan rencana nya aku mohon cepat lah keluar" windy terus berdoa dalam hati


___________________


TBC


next

__ADS_1


terimakasih buat kalian yang sudah mau mampir dan membaca cerita aku,kalo udah selesai baca jangan lupa kasih dukungan dan tinggalkan jejak kalian ya ok 😉😉😉


__ADS_2