
hari ini,hari dimana Avila akan pergi,Avila memandangi kamar yang selalu menjadi tempat di mana dirinya menangis,senang,marah,dan kecewa
Avila"(menarik nafas) aku akan merindukan kamar ini,aku akan meninggalkan semua nya di sini,dan Bara kenangan bersamanya pun akan aku tinggalkan
setelah selesai Avila bergegas keluar dari apartemen itu,sesampainya di bandara,Avila sangat sedih karena tak ada yang mengantar dirinya
Avila" seperti aku memang harus meninggalkan semua nya dan memulai hidup baru ku
Avila melangkah kan kaki nya hendak masuk namun seseorang memanggil namanya
"Avila" melambaikan tangan membuat Avila tersenyum bahagia melihat orang tersebut
Avila" kak sya (berteriak)
Arisya berlari kecil menghampiri Avila
Arisya" maaf terlambat Avila
Avila" tidak kakak datang di saat yang tepat
Arisya" (memeluk) jaga diri mu,jadi lah wanita yang kuat,dan bangun hidup baru mu di sana,aku akan merindukan mu Avi
Avila" aku janji kak,akan menjadi wanita yang kuat,setelah aku berhasil aku akan menemui kakak,aku janji,dan menemui si kecil ini,aunty pamit ya sayang kamu jaga Buna mu,jangan suka rewel ya kasihan Buna mu
"mohon perhatian,penerbangan dengan nomor penerbangan 379 dengan tujuan ke Jerman akan segera lepas landas bagi para penumpang untuk segera naik ke pesawat" Avila dan Arisya berhenti sejenak
Avila" kak pesawat ku segera berangkat,aku harap kakak dan si kecil bahagia,dan semua masalah kakak cepat berlalu,kak mau janji pada ku
Arisya" apa itu ?
Avila" jangan pernah beri tahu dia kemana aku pergi,dan sampai kan pada nya jika aku sudah tidak marah lagi pada nya,mau kah berjanji
Arisya" tapi Avi
Avila" kakak berdoa agar aku bahagia bukan,ini lah salah satunya
Arisya" baik lah,aku janji Avi,pergi lah cari kebahagian mu di sana
Avila" (memeluk) terimakasih kak,aku tidak tahu harus berkata apa lagi (menangis) aku akan sangat sangat merindukan mu kak
Arisya hanya memeluk Avila dengan erat karena ia merasa sangat kehilangan sosok adik yang selama ini dirinya dambakan
Avila meninggalkan Arisya,setelah Avila pergi Arisya kembali ke rumah,Arisya merasa sangat sedih,sepanjang perjalanan dirinya hanya diam saja
pak Rahmat" nyonya baik baik saja
Arisya" tidak pak,aku merasa kehilangan Avi
pak Rahmat" tidak apa apa nyonya,kan nanti bisa ketemu lagi,toh non Avila bisa berkunjung kapan saja,begitu juga nyonya
__ADS_1
Arisya" pak Rahmat benar,aku bisa melakukan itu
pak Rahmat" loh kenapa barang barang di keluarkan (bingung )
Arisya melihat ke arah depan dimana ada sebuah mobil,pengangkut barang di depan rumah nya
melihat barang barang yang ia miliki di atas mobil tersebut Arisya langsung keluar dari dalam mobil
Arisya" hey ada apa ini,kenapa barang barang ku kalian ambil
"apa yang baru saja kamu katakan" Arisya melihat ke arah Alicia yang tengah berjalan menuju dirinya
Arisya" cia,ada apa ini kenapa semua barang barang ku kamu keluarkan
Alicia" rumah ini akan di sewa,dan penyewanya akan datang sore ini
Arisya" apa maksud mu cia,kenapa ? ada apa ini ?
Alicia memberikan amplop coklat pada Arisya,dimana berisi surat cerai yang mengatasnamakan kadavi
Alicia" mas Davi akan menceraikan mu,dan kamu harus segera pergi dari sini karena mas Davi sudah tidak mau bertemu lagi dengan mu,dan soal anak ini,mas Davi sudah tidak perduli, bawalah anak itu bersama mu
Arisya merasa sangat terkejut,dirinya tidak menyangka jika kadavi akan melakukan itu pada nya saat ini,Dimana kini Arisya tengah mengandung anak nya
Arisya" dimana mas Davi,aku mau bertemu dengan nya (Arisya menatap tajam alicia"
Alicia" kamu bilang kamu akan menemui nya,tapi mohon maaf mas Davi sudah tidak ingin bertemu dengan diri mu lagi
Alicia" baik baik kata mu,ingat mas Davi itu TERPAKSA (Alicia menekan kan perkataan nya)
deg
hati Arisya kini semakin hancur dirinya tak tahu harus berbuat apa lagi,dirinya hanya bisa menangis dan berharap seseorang menolong nya
"laki laki itu tidak bisa menceraikan Arisya saat diri nya tengah mengandung" Bu Dewi berjalan mendekati Arisya yang hampir terjatuh
Bu sari" iya nyonya tuan tidak bisa melakukan itu
Alicia" kenapa tidak bisa,lagi pula kami punya kuasa
Bu Dewi" jangan kamu fikir kuasa mu bisa melakukan segala nya,dan aku beritahu semua yang kamu miliki sekarang hanya lah titipan,jangan terlalu sombong,jika Allah mengambil semua nya dari mu,maka kamu akan sendirian
Alicia" hey wanita tua,jangan ceramah pada ku,lebih baik kamu ibadah agar saat tuhan mencabut nyawa mu,kamu tidak di masukan neraka (tertawa)
Arisya" CUKUP!!! Alicia baik lah jika begitu,ini urusan kita jangan libatkan orang lain dalam hal ini,baik lah aku terima ini,bilang pada mas Davi,aku tidak akan pernah membuat anak ini mengetahui tentang mas Davi
Arisya mengambil pena dan menandatangini surat cerai itu
Arisya" ini mabil lah,dan barang barang ini aku tidak butuh,ambil saja atau buang kemana saja
__ADS_1
Arisya pergi meninggalkan tempat itu,disusul Bu Dewi
Bu sari" mulai hari ini saya berhenti
Nini " saya juga
pak Rahmat" saya juga berhenti
ketiga nya mengambil beberapa barang mereka dan mengejar Arisya
Bu Dewi" Arisya,kamu mau kemana nak
Arisya" aku tidak tahu Bu,aku ingin kembali ke rumah ku rasanya aku tidak sanggup aku tidak kuat melihat wajah kecewa dan sedih kelurga ku
Arisya menangis sambil mengacak rambutnya frustasi
Bu Dewi" keluarga mu harus tahu sya,mereka harus tahu keadaan mu,apa pun yang terjadi,aku yakin mereka akan mengerti
Arisya" aku takut Bu (Arisya memeluk Bu Dewi)
Bu Dewi" jangan takut sya,aku ada bersama mu
Bu sari" kami juga nyonya ada bersama nyonya
Nini" Nini juga
pak Rahmat" saya juga nyonya saya siap melakukan apa saja untuk nyonya
Arisya melihat kearah ketiga orang itu Arisya sangat senang kerena di saat seperti ini banyak orang yang masih menyayangi nya
Arisya" terimakasih kalian tidak meninggalkan ku,sungguh aku tidak tahu bagaimana cara membalas kebaikan Kalian pada ku
mereka hanya tersenyum menanggapi perkataan Arisya
sementara di tempat lain,Windy masih setia berdiri menunggu kadavi selesai rapat,karena dirinya mau memberi tahu semua keburukan Alicia selama ini
Windy" apa masih lama pertemuannya
karyawan"mungkin lima belas menit lagi Nona,tunggu lah
Windy hanya menganggukkan kepalanya
"cepat lah keluar aku mohon,aku takut Alicia sudah menjalankan rencana nya aku mohon cepat lah keluar" windy terus berdoa dalam hati
___________________
TBC
next
__ADS_1
terimakasih buat kalian yang sudah mau mampir dan membaca cerita aku,kalo udah selesai baca jangan lupa kasih dukungan dan tinggalkan jejak kalian ya ok 😉😉😉