
Alicia keluar dari mobil nya menghampiri anak yang berada di depan mobil nya itu
Alicia" ya ampun nak,kamu ngapain malam malam disini,dan dimana ibu mu
Alicia mengendong anak kecil yang berusia kisaran setahun,anak itu hanya berdiam diri,memandang Alicia
Alicia" kamu pasti masih takut kan,tidak apa apa nak,kamu baik baik saja,astaga dimana ibu mu nak,kenapa bisa membiarkan kamu berkeliaran seperti ini
memperhatikan Alicia mengomel sendirian anak yang tengah di gendong nya mulai bereaksi
"mama" anak itu mulai menangis
Alicia" astaga,tidak apa apa nak,tidak apa apa,semua baik baik saja,jangan menangis sayang semau baik baik saja,kita cari mama mu ya,oke
Alicia melihat taman yang berada di sebrang jalan yang terlihat ramai
Alicia" aku yakin mama mu pasti ada di sana kan,ayo kita cari mama mu
Alicia membawa anak itu untuk mencari ibu nya,kini anak itu mulai tenang tangis nya mulai mereda
Alicia mengitari taman itu,namun dirinya belum juga menemukan ibu anak itu,namun Alicia tidak menyerah dirinya kembali mencari
"Raffa" seseorang berteriak ke arah Alicia,membuat langkah Alicia terhenti seketika
"Windy" dalam hati Alicia
wanita yang berada cukup jauh itu sedikit berlari menghampiri Alicia dan anak kecil yang di ketahui bernama Raffa itu
Windy" astaga Raffa mama sangat panik,kenapa kamu berlari begitu saja,maaf kan mama tidak memperhatikan mu,resto sedang ramai,jadi mama tida memperhatikan Raffa
Alicia menatap Windy yang berada di hadapan nya itu,dirinya tida percaya jika tuhan memberinya jalan yang begitu mudah untuk meminta maaf,walau dirinya tau akan begitu sulit mendapatkan maaf itu
Alicia" wi-windy
mendengar nama nya di panggil Windy memperhatikan wanita yang membawa anak nya itu,melihat Alicia berada di hadapan nya seketika windy memundurkan langkah nya
Windy" mau apa kamu kemari,apa yang kamu lakukan pada putra ku
Alicia hanya berdiam diri,menatap Windy dengan mata berkaca kaca
Windy" ayo kita pergi Raffa,ayah mu pasti menunggu kita
Alicia masih berdiam diri melihat Windy dan putra kecil nya itu meninggalkan diri nya
Windy masuk kedalam kafe yang berada tak jauh dari taman itu
Wahyu" Raffa sudah bersama mu
Windy" sudah
Wahyu melihat wajah khawatir istri nya ,dari sang istri yang membuat nya bertanya tanya
__ADS_1
Wahyu" apa yang terjadi
Windy" tidak ada,Raffa hanya bermain di taman
Wahyu" mama Raffa,kamu tidak bisa berbohong dengan ku,kenapa wajah mu terlihat khawatir
belum sempat menjawab seorang pelanggan memanggil Windy
"mba saya mau order"
Windy" pegang Raffa
memberikan putra nya pada suami nya
Windy" iya tunggu sebentar
dengan cepat Windy melangkah meninggalkan Wahyu yang juga pergi membawa putra mereka
sepanjang bekerja Windy menjadi hilang konsentrasi,membuat nya beberapa kali salah memberikan pesanan
Wahyu yang melihat itu menghampiri istri nya yang kini tengah duduk beristirahat
Wahyu" ada apa,apa yang terjadi?
Windy" aku bertemu Alicia ,aku bertemu mba cia
Wahyu" lalu apa yang terjadi,apa dia menyakiti mu
Wahyu" tenang saja aku akan menghadapi nya jika dia melakukan hal buruk,sudah jangan khawatir,lebih baik kamu dan Raffa pulang saja, restoran kita sudah tidak terlalu ramai,beristirahat lah,biar aku yang mengurus restoran bersama karyawan lain nya
Windy" (menarik nafas) baik lah aku akan bawa Raffa pulang,kamu harus hati hati,mba cia bisa melakukan apa saja untuk membalas dendam nya
Wahyu" aku tidak pernah takut,untuk melindungi mu dan Raffa,pulang lah
windy langsung berkemas,dan meninggalkan restoran nya
sementara Alicia masih berdiam diri di taman itu,diri nya bingung harus melakukan apa,karena dirinya sangat melihat jelas,kemarahan,kesedihan,kebencian di mata Windy,bahkan dirinya belum mempersiapkan apa pun untuk bertemu lagi
"tuhan aku tau,ini cara mu untuk ku menebus kesalahan ku,tapi aku bingung harus bagai mana" dalam hati Alicia
Alicia kembali menundukkan kepalanya,ponsel Alicia berdering
Arisya* cia apa kamu sudah sampai rumah ?
Alicia*sya,aku bertemu Windy
Arisya* hah,benarkah,itu bagus jadi kita tidak perlu susah susah mencari Windy lagi
Alicia* kamu benar,tapi sya aku tidak bisa berkata apa pun,aku sungguh takut,bahkan pada Mario saja aku sampai detik ini belum juga meminta maaf
Arisya* cia,aku yakin kamu bisa,aku yakin dengan usaha mu,doa mu,dan kegigihan mu mereka lambat laun akan memaafkan mu,cia manusia itu tidak ada yang sempurna,semua manusia punya masa lalu buruk,tapi kita bisa memperbaiki itu,ayolah mommy cia jangan menyerah,putra mu di sini juga mendukung mu
__ADS_1
Alicia*sya,entah kata kata apa lagi yang harus aku ucapkan pada mu,kamu begitu baik,bahkan saat semua orang membenci ku,kamu tetap mendukung ku, terimakasih dan maaf sya,selalu menyusahkan mu
Arisya*cia kita adalah saudara,jangan sungkan,dan tidak ada yang kamu repot kan,ya sudah kalo begitu mommy,fari sudah mulai rewel,meminta susu,jadi semangat mommy jangan menyerah oke
Alicia kembali tersenyum,dan mengakhiri panggilan nya dengan Arisya
"bagaimana ini,bahkan dia terlihat takut,dan benci pada ku" dalam hati Alicia
Alicia kembali melajukan mobil nya,sampai tiba di rumah nya,Alicia membersihkan dirinya,setelah itu Alicia membuka leptop nya,memeriksa pekerjaan nya
sedang membuka file,Alicia membuka sebuah file dimana banyak terlihat foto—foto nya dan Mario
"harusnya aku membuang ini,dan tidak menyimpan nya lagi,Mario sudah bahagia,lalu aku berharap" Alicia tersenyum menatap layar yang ada di hadapan nya
Alicia kembali memeriksa pekerjaan nya hingga larut,dan ia tertidur di meja kerja nya
ke esokan paginya,di kediaman Arisya seperti biasa Arisya menyiapkan semua kebutuhan suami nya,dan tak lupa dengan putra nya
Faris" Buna mau ini
Arisya" sini biar Buna ambil buat kamu,papa mau apa
kadavi" papa mau,roti saja,bagaiman cia apa sudah bisa mengurus perusahaan ?
kadavi melihat ke arah istri nya
Arisya" ya seperti itu,masih dalam tahap belajar,tapi aku yakin dia bisa
memberikan roti yang sudah di beri selai untuk suami nya
kadavi" jika dia mau minta bantuan,beritau aku saja
mengambil roti yang di berikan istri nya
Arisya"(tersenyum) akan ku sampaikan pada cia
sementara di kediaman Alicia,wanita berparas cantik itu baru saja membuka mata nya
Alicia " astaga aku terlambat lagi,Alicia bagaimana kamu bisa mengatur perusahaan jika mengatur diri mu saja susah
Alicia cepat cepat berlari ke kamar mandi,bersiap tanpa sarapan Alicia pergi menuju kantor
sesampai nya di kantor dengan terburu buru Alicia berlari sampai diri nya menabrak seseorang
brug
Dengan sigap orang itu memegang Alicia yang akan terjatuh
_______________________
sampai sini dulu lanjut lagi nanti
__ADS_1