Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 112


__ADS_3

...enjoy ...


.......


.......


.......


.......


.......


...happy guys...


...🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬🍬...


hari ini hari keberangkatan Avila dan juga jeremy untuk kembali ke Jerman,namun Avila terlihat tidak suka untuk kepulangan nya kali ini


Bara" sudah lah sayang,tidak usah kamu fikirkan,aku yakin mama mu dan adik mu akan baik baik saja,aku akan bantu mengurus nya


Avila" tapi aku benar benar ingin tetap di sini


Bara" sayang selesaikan pekerjaan mu,setelah itu kamu bisa kembali ke sini


Avila" itu butuh waktu lama,dan aku takut saat aku kembali,mama kembali seperti dulu


Bara"( memeluk Avila) jangan berfikir seperti itu,semua akan baik baik saja percaya pada ku


Avila" apa kamu sudah tidak marah lagi pada ku (menatap Bara)


Bara" tidak,setelah aku tahu semua nya (melepas pelukan nya) justru sekarang aku merasa harus cepat cepat menikahi mu,agar kamu tidak perlu lagi pergi dari ku


Avila" dapat kan restu dad ku dulu,baru berkata seperti itu


Bara" (menatap jeremy yang sedang berbincang) kenapa Suki sekali meminta restu dad mu


Avila" berusaha lah sayang,aku percaya kamu mampu memenangkan hati dad


Bara" padahal dad mu sudah mengenal ku,bahkan papa adalah sahabat nya,hah (membuang nafas kasar)


Avila" (memegang pipi Bara) semangat sayang,aku yakin kamu bisa,oh iya apa kak Arisya tidak ke mari


Bara" Fari sedang demam,dan kadavi sedang ada pertemuan maka dari itu mereka tidak kemari,bukan kah Arisya sudah menelpon mu


Avila" em,tapi aku merindukan nya sekrang


Bara" kamu tidak merindukan ku ?


Avila" kamu ada di depan mata ku (terkekeh)


Bara" lihat saja,sampai kamu berani macam macam di sana,atau dekat dekat dengan asisten mu itu,aku akan menculik mu dan menikahi mu dengan paksa (menatap tajam Avila)


Avila"(terkekeh) astaga aku tidak menyangka jika kamu sangat protektif,tenang lah aku tidak akan melirik pria lain,Karena aku sudah jatuh hati pada mu,sudah lah jangan seperti itu,tersenyum untuk ku


Bara"( menatap Avila) ah aku akan merindukan mu di sini (kembali memeluk Avila)


Avila" aku juga akan merindukan mu


Jeremy" Avila sudah waktu nya nak,ayo kita pergi


Avila melepas pelukan nya


Bara" kenapa harus pergi


Jeremy" Bara,bekerja lah yang baik,dan jangan macam macam,ingat jika urusan kita belum selsai


Bara" baik lah uncle,aku paham


Avila" uncle Abe,uncle Vero,aku pamit,aku titip mama dan Aryan

__ADS_1


Abe" tenang lah mereka akan baik baik saja bersama kami di sini


Vero" jangan bersedih,kami akan mengurusnya


Avila" terimakasih uncle,sampaikan salam ku pada kak Arisya dan mas Davi


Jeremy" thanks,pergi lah,pekerjaan kalian masih banyak


Abe" tentu akan uncle sampaikan,jika begitu kami pamit jeremy,ada hal yang harus kami kerjakan


Abe,Vero dan Bara meninggalkan Avila dan Jeremy di bandara


Jeremy melihat wajah murung Avila,saat dirinya mencoba menghubungi adik nya itu


Jeremy" apa tidak ada jawaban dari Aryan


Avila" nomor Aryan tidak aktif dad,aku jadi khawatir terjadi sesuatu pada nya


Jeremy" jangan berfikir buruk sayang,Daddy yakin mereka akan memberi tahu kita jika terjadi sesuatu


Avila" (memeluk Jeremy) dad aku mencintaimu


Jeremy" Daddy juga nak,ayo kita pergi Avila,semua akan baik baik saja


Avila dengan berat hati bangkit dari tempat duduk nya,Avila terus melihat ke belakang,berharap jika Naila dan Aryan akan datang


Jeremy" ayolah Avila,sudah lah


Jeremy dan Avila berjalan masuk,samar samar Avila mendengar seseorang memanggil nama nya


"kakak!!! kak Avila"


mendengar nama nya di panggil Avila seketika berhenti dan berbalik arah


betapa bahagia nya Avila saat melihat adik nya dan juga mama nya berjalan ke arah mereka


Avila " (memeluk) mama


Naila" apa kami terlambat


Avila" (menggelengkan kepala) tidak ma,mama tidak terlambat


Naila" jangan menangis sayang


Avila" mama Avila akan merindukan mama,Avila pasti akan terus menghubungi mama


Naila" (tersenyum) mama juga nak


Jeremy mendekati anak anak nya dan juga Naila


Jeremy" terimakasih sudah mau datang


Aryan" dad aku anak mu,tidak mungkin aku tidak melihat kalian


Jeremy memeluk putra nya itu


Jeremy" laku kan pengobatan mu,agar kamu bisa segera pulih,sekolah lah yang benar,jangan membuat mama mu khawatir,turuti semua perkataan mama mu,jika Daddy mendegar kamu nakal,maka Daddy akan menghukum mu mengerti


Aryan" aku tidak akan nakal,hanya saja mama sedikit berlebihan dad


Jeremy" itu lah mama mu,sudah lah peluk Daddy lagi


Aryan dengan senang hati kembali memeluk jeremy


Jeremy" Daddy akan merindukan mu nak,maafkan Daddy


Aryan" aku juga akan merindukan mu dad


Jeremy mendegar pemberitahuan pihak bandara jika mereka akan segera berangkat

__ADS_1


"bapak Jeremy pesawat sudah siap,kita siap lepas landas"


Jeremy" baik lah aku mengerti


Jeremy" Naila jaga baik baik diri mu,dan (menatap Naila) jaga putra ku


Naila" tidak perlu kamu beritahu aku akan menjaga nya karena dia juga putra ku


Avila" aku berjanji akan segera kembali ke sini,untuk bertemu mama dan kamu


Aryan" kakak untuk apa kemari


Avila dan Jeremy merasa heran dengan perkataan Aryan


Avila" apa maksud mu,aku akan kembali kemari untuk melihat kamu dan mama


Aryan menghela nafas kasar


Aryan" tidak kah Daddy dan kakak lihat (menunjuk sebuah koper yang berada di sebelah kursi roda Aryan )


Avila"a-apa ini ?


Jeremy menatap ke arah Naila


Naila" apa kalian akan pulang ke rumah tanpa membawa keluarga yang lain nya


Avila dan Jeremy masih mencerna perkataan Naila,membuat kedua diam sejenak


Jeremy" na-naila jadi (menatap Naila)


Naila" haruskah aku perjelas Daddy (sedikit canggung)


Avila menatap Aryan dengan rasa bahagia


Jeremy" (meneteskan air mata) Naila (memeluk Naila dengan erat) terimakasih, terimakasih Naila


Naila" ini demi putra dan putri ku,jika bukan mereka aku tidak akan mau


Jeremy" apa pun alasan mu sungguh terimakasih


Aryan" mama berbohong dad,mama masih sangat mencintai Daddy


Naila" Aryan!!


Jeremy" benar kah begitu


Naila" sudah diam dan cepat kita pergi


Jeremy menhan Naila dalam pelukan nya


Jeremy" jawab dulu pertanyaan ku Naila,apa benar yang di katakan Aryan


Naila" haruskah aku menjelaskan nya juga,tidak bisa kah kamu melihat nya dan


Naila kembali menelan kata kata nya,saat bibir Jeremy sudah bersatu dengan bibir nya


Avila langsung menutup mata Aryan,begitu pula matanya


Aryan" ma,dan come on,di sini ada putra kalian yang masih di bawah umur ayolah,kalian bisa melakukan nya di tempat lain tidak di depan ku seperti ini


mendengar perkataan Aryan, Jeremy dan Naila menggantikan aksi nya


kedua nya merasa sangat malu Karen melupakan jika ada anak anak mereka di hadapan nya


__________________


TBC


next

__ADS_1


__ADS_2