
windy masih setia menunggu di ruangan itu,menit demi menit mulai berlalu tapi kadavi belum ada tanda tanda keluar,Windy sudah sangat cemas akan nasib Arisya,dirinya berharap jika Arisya tidak melakukan apa pun
setelah menunggu berjam-jam akhirnya kadavi keluar bersama beberapa dari ruangan itu,Windy menunggu kadavi selsai berbincang dengan orang tersebut,melihat kadavi selsai Windy langsung mendekati kadavi
Windy" mas Davi
kadavi menoleh ke arah suara yang memanggilnya,kadavi melihat Windy tengah berjalan menuju ke arah nya
kadavi" Windy,ada apa? tumben sekali kamu ke mari,apa ada Maslaah ?
Windy" iya,tapi aku tidak bisa bicara di sini,boleh kita pergi dari sini
kadavi" baik lah ke ruangan ku (merasa bingung)
Windy mengikuti kadavi dan Kholik menuju ruangan kadavi,sesampainya di sana kadavi langsung buka suara
kadavi" ada apa Windy,apa ada masalah dengan Alicia
Windy" bukan pada nya tapi Arisya
kadavi" Arisya? sudah lah aku sudah tidak perduli
Windy" dengarkan aku lebih dulu
kadavi" pergi lah Windy
Windy" anak yang di kandung Alicia bukan anak mu
kadavi melihat tajam ke arah Windy
kadavi" apa yang kamu katakan Windy,jangan memfitnah
Windy" aku tidak memfitnah,itu memang bukan anak mu
itu anak Mario,Alicia bukan lah wanita yang baik seperti kamu fikirkan tuan kadavi
kadavi" jaga ucapan mu,jangan coba menguji kesabaran ku Windy
Windy mengeluarkan benda panjang milik Alicia yang ia ambil waktu itu
Windy" dengar ini tuan kadavi
Kholik mengambil benda itu dan menekan tombol
kadavi mendengar suara Alicia,kadavi dan Kholik terus mendengar suara yang ada di rekaman itu,kadavi sangat tidak percaya jika wanita yang selama ini di cintai nya ternyata tidak lah baik
__ADS_1
kadavi" ja-jadi selama ini Alicia bohong pada ku tentang semua nya,dan dia bukan tidak bisa hamil,ta-tapi dia Memang tidak mau memiliki anak dari ku,dan
kadavi tak sanggup meneruskan kata kata nya,rasa sedih,kecewa,marah,kesal kini menjadi satu dalam hati kadavi
Kholik" Mario pemimpin perusahaan mereka sekarang
Windy" iya,dia adalah kekasih Alicia sejak di bangku SMA,sejak awal ia tidak mau di jodohkan,namun mama nya memaksa dengan alasan jika masa depan nya akan terjamin,namun Alicia tidak sedikit pun menyukai mas Davi,selama ini aku sungguh berdosa,menutupi semua kebusukan Alicia dengan ancaman ibu dan adik ku,namun aku baru tahu saat adik ku meninggal jika Alicia tidak pernah mengurus mereka,aku sangat percaya pada nya sampai apapun yang dia mau aku turuti tapi dia sangat lah jahat
tak terasa air mata Windy mengalir mengingat adik nya
Kholik" jadi nona sya hanya korban
Windy" sejak awal aku tidak mau membantu kebohongan Alicia,namun aku kasihan melihat mas Davi yang sebenarnya ingin memiliki anak,akhirnya aku membantunya menyusun semua drama,bunuh diri,drama pencarian jodoh,agar terlihat baik,sungguh aku sangat berdosa
kadavi" kamu bilang ada masalah dengan Arisya apa yang terjadi
dengan cepat kadavi bangkit dan mendekat ke arah Windy,dengan mata berkaca kaca
Windy" beberapa hari yang lalu Alicia meminta ku membuat surat cerai,atas nama mu dan juga Arisya,karena ancaman nya aku melakukan nya,sampai aku menemukan ini
kadavi" kamu bodoh,kamu membuat nya iya (berteriak)
Windy" iya,tapi tenang aku membuat surat palsu,pengadilan tidak akan menerima surat itu,itu hanya lah surat untuk perlengkapan syuting aku meminta bantuan teman ku,yang jadi masal kita baik Alicia atau Arisya tidak tahu meraka akan menganggap jika surat itu benar,aku sudah memberikan nya pada Alicia pasti sekarang Alicia sudah menemui Arisya
dengan cepat kadavi meninggalkan kantor nya,membuat Bara merasa heran pada sepupu nya itu,dan tak lama Bara melihat Windy berlari di belakang kadavi
Bara" ada apa ini,kenapa Windy bersama kadavi
dengan rasa penasaran Bara mengikuti keduanya,sepanjang perjalanan Bara mencoba menghubungi Avila namun,tak ada jawaban dari Avila,bahkan nomor Avila sudah tidak aktif
Bara" kemana anak ini,kenapa di saat genting seperti ini tidak bisa membantu dengan kesal Bara meletakan ponsel nya
sesampai nya di rumah Arisya kadavi sangat terkejut melihat semua barang barang milik Arisya berada di luar,kadavi masuk kedalam rumah itu namun tak menemui siapa pun
kadavi melihat seseorang di taman
kadavi" pak Yanto,Diaman yang lain,Arisya dan ini ada apa
pak Yanto" saya juga tidak tahu tuan saya baru saja sampai,tapi semua nya sudah seperti ini
kadavi berlari ke arah keluar
Windy" bagaimana
kadavi" aku harap aku tidak terlambat,dimana Arisya
__ADS_1
kadavi terduduk lemas,iya mengingat semua kata kata nya pada Arisya saat itu,betapa bodohnya dirinya yang mempercayai begitu saja ucapan Alicia
kadavi" aku te lalu bodoh,sampai aku membiarkan anak dan istri ku terlantar
kadavi menundukan kepalanya menangis
Windy" dalam hal ini kamu atau pun Arisya tidak salah,tapi Alicia,dia yang membuat kalian dalam keadaan ini
kadavi" aku yang salah,sebagai laki laki aku hanya melihat kebahagian ku saja tidak memikirkan orang yang berada di sekitar ku,aku bodoh (kadavi mulai menangis)
bara yang melihat kadavi menangis langsung menghampiri keduanya
Bara" ada apa ini ? (menatap bingung pada Windy)
Windy" Bara (terkejut )
Bara" ada apa,kadavi kenapa kamu ?
Windy" bara untuk saat ini kami tidak bisa menjelaskan tapi bisa kah kamu membantu kami menemukan Arisya,karena jika mas Davi menghubunginya aku yakin dia tidak akan menjawab
Bara" ada apa ini Windy,aku tidak akan membantu jika aku tidak tahu masalah yang terjadi
Windy" (memegang tangan Bara) aku mohon,lakukan nanti aku akan menjelaskan pada mu
Bara yang melihat Windy memohon mau tidak mau melakukan ke inginan Windy
namun beberapa kali menghubungi Arisya tak ada satupun panggilan Bara yang di jawab,melihat tidak ada jawaban kadavi memutuskan untuk datang ke rumah mertua nya
dengan kecepatan penuh kadavi melintasi jalan,sesampainya di sana,rumah itu terlihat sepi,kadavi berfikir jika Arisya belum datang ke rumah itu
kadabi mencoba mengetuk pintu rumah namun tak ada tanda tanda orang di dalam rumah itu,rumah itu terasa sangat sunyi kadavi merasa putus asa kini dirinya tidak tahu harus mencari istrinya itu dimana
kadavi" aku harus memberi pelajaran pada Alicia,aku akan menceraikan nya dan aku akan membuat nya menyesal sudah mempermainkan ku
kadavi meninggalkan kediaman orang tua Arisya,dan menuju ke tempat dimana Alicia berada
sementara di tempat lain,seseorang tengah terbaring lemah di rumah sakit,dengan begitu banyak alat di pasang,membuat semua orang merasa sedih dan takut di buat nya
_________________
TBC
next
arigatou gozaimasu 🥰🥰🥰,jangan lupa Dukungan nya buat aku,dan jangan lupa tinggalkan jejak jejak kalian di kolom komen dan like okey
__ADS_1