
pagi ini Arisya sudah bersiap seperti biasanya untuk bekerja,tak lupa Arisya mengajak bayi nya untuk bekerja sama,agar tidak rewel saat dirinya bekerja
Arisya"( mengelus perut nya) anak Buna,pagi ini kita akan bekerja,kamu jangan rewel ya,biar Buna bisa kerja l,em satu lagi,jangan minta Buna untuk bertemu Daddy,karena sekarang Daddy sedang sibuk kita tidak bisa menganggu nya oke
bayi itu bergerak,menandakan jika ia setuju dengan perkataan Arisya
Arisya" anak pintar
sudah sebulan berlalu,kini usia kandungan Arisya menginjak delapan bulan,dan Alicia memasuki bulan ke dua
hari hari Arisya hanya di isi dengan bekerja tidak ada hal lain
Bara" pagi Buna cantik,ini dari ibu ku untuk mu,kata nya ini baik buat wanita hamil
Arisya" terimakasih uncle tampan
Avila" hallo ponakan aunty yang pasti sangat gemoy,pagi ini aku bangun tidak kesiangan,aku membuat sarapan ku sendiri seperti biasa,dan kamu tahu,hari ini aku bisa membuat omlet mie tanpa rusak
Avila tertawa senang,di hadapan perut Arisya,hal itu selalu ia lakukan setiap pagi saat bertemu Arisya
Bara" aku yakin,bayi mu pasti sangat bising mendengar suara Avila
Avila" aku rasa hanya kamu saja yang merasa seperti itu
Bara" aku tidak membayangkan bagaimana nanti pria yang akan menjadi suami mu,setiap hari mendengar suara mu itu,aku yakin jodoh mu pasti laki laki tuli
Avila" lebih baik laki laki tuli,dari pada laki laki normal tidak punya hati
Avila meninggalkan Bara dan Arisya
Arisya" Bara kamu ke terlaluan kasian Avila
Bara" kenapa aku,itu kan nyata
Arisya" sudah lah kamu tidak akan mengerti
Arisya mengejar Avila,Arisya melihat Avila yang tengah menangis di sebuah bangku
Arisya" jangan sedih Avila
Avila" kak sya,aku rasa aku akan kembali ke Jerman,menemani Daddy di sana,lagi pula aku ke sini dan bertahan hanya kerena sebuah janji anak kecil,yang tanpa aku sadari,sebenar nya aku tidak akan pernah dapat janji itu
Arisya" apa kamu sudah memikirkan nya baik baik
Avila" aku sudah beri tahu paman Abe,dan aku juga sudah berfikir
Arisya" apa Daddy setuju
Avila" ya paman Abe setuju
Arisya" apa Daddy tidak sibuk bisa mengangkat panggilan mu
Avila" sangat sibuk,prusahaan di Jerman butuh perhatian besar,jadi paman Abe meminta ku membantu
Arisya" baik lah jika,itu keputusan mu,kapan kamu akan pergi ?
Avila" Minggu depan
Arisya" kenapa cepat sekali Avi,aku akan merindukan adik perempuan ku ini (memeluk Avila)
Avila" hey baby maaf aku tidak bisa menemani mu nanti saat kamu hadir di dunia ini,maaf ya,kak sya aku akan sangat merindukan mu pasti,oh iya jangan beritahu kak Bara soal ini,aku tidak mau dia tahu
__ADS_1
Arisya" baik lah Avi,aku akan simpan rahasia ini
setelah selsai berbincang kedua wanita itu kembali bekerja,setelah pulang bekerja Avila mendatangi meja Arisya
Avila" kak malam ini aku bermalam di rumah kakak boleh
Arisya" (tersenyum) nanti aku pamit dulu sama mas Davi
Arisya mengambil ponselnya dan mengirim sebuah pesan pada kadavi,sesuai perkiraan Arisya jika kadavi akan membalas sesingkat mungkin pesan yang ia kirim
Arisya" boleh Avi,tapi kita belanja bulan dulu sebelum pulang tidak apa apa ya
Avila" tidak masalah aku suka berbelanja kebutuhan rumah
kedua wanita bergegas menuju pusat perbelanjaan,keduanya mulai memasukan barang barang yang mereka butuhkan keranjang
Arisya" em semua sudah,hanya tinggal susu untuk ku
Avila" Dimana itu kak
Arisya" di sebelah sana,kita kesana
Avila dan Arisya menuju ketempat susu khusu ibu hamil
Arisya" hah,kenapa selalu di taruh di rak tinggi,dimana pegawai nya
Avila" biar aku coba
Avila mencoba mengambil susu itu namun iya tidak sampai meraih kotak susu itu
"makanya jangan pendek,agar mudah menggapai yang tinggi" Avila membalikan tubuhnya menghadap laki laki yang kini berada persis di hadapan nya
Arisya" Bara,sedang apa kamu
Bara" aku menemani wanita yang aku ceritakan pada mu,membeli keperluan pernikahan nya
Avila melihat ke arah Arisya
Arisya" kenapa kamu,kemana calon suami nya
Bara" sedang ada kesibukan,maka dari itu dia meminta bantuan ku
"Bara ayo kita pu.." kata kata wanita terhenti saat ini lihat Arisya
Windy" kak sya
Arisya" Windy
kedua nya terkejut
Bara" kalian saling kenal
Windy" dia sahabat mba cia
Arisya" dia asisten Alicia
Avila yang melihat situasi ini semakin tidak mengerti
Arisya" jadi wanita itu
Windy" jadi sahabat yang kamu bilang itu
__ADS_1
Bara" kalian berdua benar
mendengarkan perkataan Bara Windy langsung memeluk Arisya,dengan erat dan menangis hal itu membuat Arisya bingung dengan sikap Windy
Arisya" Windy ada apa,kenapa kamu menangis
Windy" aku hanya merindukan kak sya,sudah lama sekali rasanya tidak melihat kak sya,terakhir aku bertemu saat pernikahan
Arisya" (tersenyum) kamu sangat mengemaskan Windy
Windy" ini siapa (mengalihkan pembicaraan)
Arisya" oh ini
kata kata Arisya di hentikan oleh Bara yang langsung menjelaskan pada Windy
Bara" ini lebih baik tidak usah kenal Dy,kamu akan menyesal jika mengenal dia
Arisya" Bara !!
Avila" iya kak lebih baik jangan mengenal ku,karena aku ini berisik,tidak becus,ceroboh,manja,sepeti anak kecil,lebih baik tidak mengenal ku
Avila langsung pergi meninggalkan ketiga orang itu
Arisya" Avi,Avi
Arisya mencoba memanggil Avila namun Avila sudah tidak mendengarkan Arisya
Arisya" Bara,kamu keterlaluan
Windy" begini lah bara jika sudah salah tingkah di hadapan wanita yang di suka
Bara" apa suka,Windy jangan suka mengarang,wanita seperti itu bukan tipe ku
Arisya" terserah,sekarang kamu bantu aku bawa keranjang ini
dengan senang hati Bara membantu Arisya,sepanjang perjalanan menuju kasir Windy terus menatap Arisya,dengan perihatin
"kasihan kak sya,dia yang harus menanggung nya,seandainya aku tidak ikut menjerumuskan nya dulu,mungkin ini tidak akan terjadi" dalam hati Windy
Arisya" win,Windy (melambaikan tangan di hadapan wajah Windy)
Windy" ah iya kak (terkejut)
Arisya" (terkekeh) kenapa melamun hah
Windy" tidak ada apa apa kak,hanya memikirkan pekerjaan saja
Arisya hanya tersenyum setelah selsai,Windy dan Bara mengantar Arisya ke mobil,dimana Avila sudah berada di sana dengan wajah kesal
setelah selsai,Arisya dan Avila meninggalkan pusat perbelanjaan itu,begitu pun dengan Windy dan Bara
sepanjang perjalanan Windy lebih banyak berdiam diri,membuat Bara sedikit bingung
"aku tidak akan membiarkan mu Alicia,cukup keluarga ku kamu telantarkan,dan membuat ku pontang panting bekerja untuk mu,tidak akan aku biarkan kak sya menjadi korban mu juga" dalam hati Windy
______________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa setelah membaca kasih dukungan buat aku apa pun itu,oke oke 😘😘