Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 42


__ADS_3

sudah seminggu ini Arisya selalu menghindari kadavi,sebisa mungkin Arisya tidak bertemu kadavi


Bara" sya hadiah yang aku berikan pada nya di tolak


Arisya" hah di tolak? kenapa ?


Bara" katanya dia tidak suka


Arisya" mana hadiah nya


Bara" ini,padahal boneka kecil ini unik dan lucu


Arisya" mungkin dia tidak suka boneka


Bara" jadi harus aku apakan boneka ini,ah untuk mu saja


Arisya melihat Avila masuk ke dalam ruangan


Arisya" kamu berikan pada Avila saja,bukan kah dia suka dengan boneka


Bara" benar bocah kecil itu menyukai nya


Arisya" Bara kenapa kamu masih mengejar wanita itu,padahal kamu tahu jika wanita itu tidak menyukai mu


Bara" tidak tahu,aku merasa jika dia adalah satu satunya wanita yang terbaik


Arisya" kenapa kamu tidak mencari wanita lain,aku yakin di luar sana banyak wanita yang sangat menyukai mu


Bara" tidak tahu sya,aku hanya merasa tidak nyaman saja bersama wanita lain,dan aku juga tidak bisa membuka hati ku


Arisya" em... baik lah jika begitu selamat berjuang Bara,aku doa kan agar kamu mendapat kan wanita yang terbaik


Bara" thanks sya,Lo penasehat Ter the best pokonya (mengelus kepala Arisya)


tanpa kedua nya sadari jika kadavi tengah melihat kedua nya saling berbincang


kadavi" panggil dia ke ruangan ku


Kholik" tuan Bara


kadavi membulatkan matanya melihat kearah Kholik


Kholik" oh baik lah,nona Arisya


kadavi pergi meninggalkan Kholik


Kholik masuk kedalam ruangan itu dan menemui Arisya yang masih berbincang bersama Bara


Bara" oh pak Kholik ada apa


Kholik" nona Arisa tuan kadavi meminta nona untuk bertemu dengan nya


Bara" wah wah,sepupu ku itu,bucin sekali tidak mau lepas dari istrinya,aku fikir hanya Alicia yang bisa membuat nya begitu (terkekeh)


Arisya" bilang pada tuan kadavi jika saya masih banyak pekerjaan dan saya tidak bisa meninggalkan nya


Kholik" tapi nona


Arisya" katakan saja


Kholik" baik lah nona,jika begitu saya permisi


Kholik pergi dari hadapan Bara dan juga Arisya


Bara" lagi marahan sama Davi?


Arisya" tidak


Bara" lalu kenapa tidak menemui nya


Arisya" (menarik nafas) begini pak Bara saya di sini adalah karyawan,dan Asal Anda tahu jika atasan saya itu pria yang sangat galak,maka dari itu saya harus menyelesaikan tugas saya,jika tidak dia akan memecat ku (tersenyum)


Bara" atasan macam apa itu (menggelengkan kepalanya)


Arisya" sudah sana pergi berikan ini pada Avi,dan jangan menganggu aku lagi


Bara" baik lah sepupu ku yang baik


seperti biasa Bara mengedipkan sebelah matanya pada Arisya,yang selalu membaut Arisya tertawa

__ADS_1


Arisya kembali mengerjakan pekerjaan nya,Kholik telah sampai di depan ruangan kadavi,namun dirinya tidak berani untuk memberi tahu,dengan sangat terpaksa dan menerima Omelan Sanga bos Kholik masuk


kadavi" mana dai


Kholik" em tuan ... nona,nona Arisya tidak bisa datang,karena pekerjaan nona Arisya sangat banyak


kadavi" aarrgghh,awas saja dia,keluar


Kholik" baik tuan


kadavi merasa sangat kesal atas penolakan Arisya


sore hari Arisya sudah bersiap untuk pulang,namun ponsel nya berdering menandakan panggilan video masuk


Arisya* halo Evan (tersenyum)


Evan*Hay Bu bos,apa kabar,udah lama nih gak ngobrol sama kita kita


Lucia* iya nih sya,kita di sini sepi gak ada Lo,kita ketemu yuk sya


Arisya* kapan,aku juga merindukan kalian,mara Diaman


Evan* tuh lagi sama pacarnya lagi ngebucin


Arisya*ya sudah kita akan bertemu di mana


Evan* di tempat biasa ya sya,kita tunggu


Arisya* baik lah aku akan kesana,sampai jumpa lagi


Evan* bye bye sya


Evan mengakhiri panggilan itu,Arisya sangat senang karena dirinya bisa bertemu dengan teman teman nya


Arisya berjalan menuju lift dan melihat kadavi baru saja keluar lift khusu,dengan cepat Arisya masuk dalam tangga darurat dan turun melalui tangga itu agar tidak bertemu kadavi


kadavi menuju ruangan Arisya,sesampainya di sana ruangan itu sudah kosong tidak ada satu pun karyawan


kadavi" Bara bilang dia masih di sini,apa aku terlambat ,sial (memukul tembok)


Arisya memilih menaiki lift dari lantai lain,sesampainya di lobby Arisya langsung terburu buru masuk ke dalam mobil dimana pak Rahmat sudah menunggu


pak Rahmat" kenapa nyonya,seperti habis di kejar kejar


Arisya" tidak,sya hanya terburu-buru karena sya ingin bertemu teman lama


pak Rahmat" jadi kota tidak pulang ke rumah


arisya" tidak pak,tolong antar sya ke kafe *****


Arisya" baik lah nyonya


pak Rahmat membawa Arisya ke tempat yang di inginkan,sesampainya di sana Arisya langsung di sambut dengan pelukan hangat dari sahabat sahabat nya


Lucia" sya gue kangen banget sama Lo sya kantor sekarang sepi gak ada Lo sya


Tamara" iya sya,gak ada lagi yang protes soal editan gue,gak ada yang bawelin gue


Evan" gak ada yang ngajakin gue jajan sya


Danu" kok gue gak kangen sya ya (terkekeh)


Tamara" gimana mau kangen kalo tiap acara keluarga bertemu


Danu" (tertawa) benar


mereka asik berbincang melepaskan rindu,sementara kadavi kembali ke rumah Arisya,sesampainya di sana,kadavi tidak melihat mobil milik Arisya


kadavi menghubungi pak Rahmat


kadavi* kalian di mana ?


pak Rahmat* saya sedang mengantar nyonya bertemu dengan teman teman dari perusahaan lamanya tuan


kadavi" kenapa dia tidak memberi tahu ku


pak Rahmat" saya kurang tahu megenai itu tuan


kadavi" baik lah

__ADS_1


kadavi langsung mengakhiri panggilan itu dan masuk kedalam rumah,sesampainya di dalam kadavi di kejutkan dengan kehadiran mommy Fara


kadavi" mommy (terkejut)


Fara" Davi dimana sya ?


kadavi" oh sya sedang bersama teman teman nya


Fara" apa istri mu itu sudah hamil,kamu tahu mommy bermimpi jika sya melahirkan bayi (tersenyum)


kadavi" belum mom,sudah lah mimpi itu hanya bunga tidur mom,tidak usah di percaya


Fara" kamu selalu saja seperti ini


kadavi" mommy kemari hanya untuk menanyakan hal itu


Fara" tidak mommy ingin bermalam di sini,karena mommy mau membuatkan resep jitu agar sya cepat hamil


kadavi" pada dia mommy sampai seperti ini,tapi pada Alicia mommy seperti tidak menganggap nya (tersenyum sinis)


Fara" jaga bicara mu,bukan aku yang tidak mau tapi istri mu selalu menolak,dengan alasan zaman sudah modern,apa kamu lupa itu kadavi


kadavi" terserah apa kata mommy,jika tidak karena Alicia memaksa untuk datang kemari aku tidak akan kemari (bergumam)


kadavi meninggalkan Fara,dan naik menuju kamar nya


Arisya dan teman teman nya asik berbincang hingga hari mulai gelap


Arisya memutuskan untuk kembali,setelah berpamitan Arisya hendak meninggalkan kafe itu namun langkah nya terhenti saat dirinya melihat sekilas wanita mirip dengan Alicia bersama dengan pria lain


Arisya" ah tidak mungkin ,Alicia sekarang ada di Bandung,sedang bekerja hanya mirip saja


Arisya kembali melanjutkan perjalanan nya,sesampai nya di rumah Arisya melihat mobil milik kadavi sudah terparkir rapih


Arisya" bagaimana ini (gumam Arisya)


Arisya masuk kedalam rumah dan melihat Fara sedang berbincang dengan ibu sari


Arisya" mommy (terkejut)


Fara" akhirnya menantu mommy kembali,bagaimana bertemu teman lamanya apa menyenangkan


"bagaimana mommy bisa tahu" dalam hati Arisya


Arisya" tentu mom(tersenyum),ada apa mommy datang ke mari


Fara" mommy mau bermalam di sini,boleh kan,tenang mommy tidak akan menganggu kalian (terkekeh)


Arisya" hemm (tersenyum) iya mom tentu,jika begitu sya naik dulu


Fara" iya istirahat lah


Arisya langsung naik ke kamarnya,dan terkejut melihat Davi ada di sana


Arisya" astagfirullah (memegang dada nya)


kadavi" seperti melihat hantu saja


Arisya" mas Davi ngapain di sini


kadavi" (tersenyum sinis) kamu lihat mommy di bawah


Arisya mengangguk kan kepalanya


kadavi" lalu sedang apa aku di sini


Arisya" oh baik lah


kadavi berjalan mendekati Arisya,namun Arisya langsung berlari masuk kedalam kamar mandi


"kenapa harus sekarang,aku belum siap bertemu dengan nya,apa yang harus aku lakukan" dalam hati Arisya


_______________________


TBC


next


hallo author cuma mau ngingetin. jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya setelah membaca,dan jangan lupa berikan dukungan kalian buat author terimakasih 🥰🥰💓💓

__ADS_1


__ADS_2