
sudah seminggu ini Arisya selalu menghindari kadavi,sebisa mungkin Arisya tidak bertemu kadavi
Bara" sya hadiah yang aku berikan pada nya di tolak
Arisya" hah di tolak? kenapa ?
Bara" katanya dia tidak suka
Arisya" mana hadiah nya
Bara" ini,padahal boneka kecil ini unik dan lucu
Arisya" mungkin dia tidak suka boneka
Bara" jadi harus aku apakan boneka ini,ah untuk mu saja
Arisya melihat Avila masuk ke dalam ruangan
Arisya" kamu berikan pada Avila saja,bukan kah dia suka dengan boneka
Bara" benar bocah kecil itu menyukai nya
Arisya" Bara kenapa kamu masih mengejar wanita itu,padahal kamu tahu jika wanita itu tidak menyukai mu
Bara" tidak tahu,aku merasa jika dia adalah satu satunya wanita yang terbaik
Arisya" kenapa kamu tidak mencari wanita lain,aku yakin di luar sana banyak wanita yang sangat menyukai mu
Bara" tidak tahu sya,aku hanya merasa tidak nyaman saja bersama wanita lain,dan aku juga tidak bisa membuka hati ku
Arisya" em... baik lah jika begitu selamat berjuang Bara,aku doa kan agar kamu mendapat kan wanita yang terbaik
Bara" thanks sya,Lo penasehat Ter the best pokonya (mengelus kepala Arisya)
tanpa kedua nya sadari jika kadavi tengah melihat kedua nya saling berbincang
kadavi" panggil dia ke ruangan ku
Kholik" tuan Bara
kadavi membulatkan matanya melihat kearah Kholik
Kholik" oh baik lah,nona Arisya
kadavi pergi meninggalkan Kholik
Kholik masuk kedalam ruangan itu dan menemui Arisya yang masih berbincang bersama Bara
Bara" oh pak Kholik ada apa
Kholik" nona Arisa tuan kadavi meminta nona untuk bertemu dengan nya
Bara" wah wah,sepupu ku itu,bucin sekali tidak mau lepas dari istrinya,aku fikir hanya Alicia yang bisa membuat nya begitu (terkekeh)
Arisya" bilang pada tuan kadavi jika saya masih banyak pekerjaan dan saya tidak bisa meninggalkan nya
Kholik" tapi nona
Arisya" katakan saja
Kholik" baik lah nona,jika begitu saya permisi
Kholik pergi dari hadapan Bara dan juga Arisya
Bara" lagi marahan sama Davi?
Arisya" tidak
Bara" lalu kenapa tidak menemui nya
Arisya" (menarik nafas) begini pak Bara saya di sini adalah karyawan,dan Asal Anda tahu jika atasan saya itu pria yang sangat galak,maka dari itu saya harus menyelesaikan tugas saya,jika tidak dia akan memecat ku (tersenyum)
Bara" atasan macam apa itu (menggelengkan kepalanya)
Arisya" sudah sana pergi berikan ini pada Avi,dan jangan menganggu aku lagi
Bara" baik lah sepupu ku yang baik
seperti biasa Bara mengedipkan sebelah matanya pada Arisya,yang selalu membaut Arisya tertawa
__ADS_1
Arisya kembali mengerjakan pekerjaan nya,Kholik telah sampai di depan ruangan kadavi,namun dirinya tidak berani untuk memberi tahu,dengan sangat terpaksa dan menerima Omelan Sanga bos Kholik masuk
kadavi" mana dai
Kholik" em tuan ... nona,nona Arisya tidak bisa datang,karena pekerjaan nona Arisya sangat banyak
kadavi" aarrgghh,awas saja dia,keluar
Kholik" baik tuan
kadavi merasa sangat kesal atas penolakan Arisya
sore hari Arisya sudah bersiap untuk pulang,namun ponsel nya berdering menandakan panggilan video masuk
Arisya* halo Evan (tersenyum)
Evan*Hay Bu bos,apa kabar,udah lama nih gak ngobrol sama kita kita
Lucia* iya nih sya,kita di sini sepi gak ada Lo,kita ketemu yuk sya
Arisya* kapan,aku juga merindukan kalian,mara Diaman
Evan* tuh lagi sama pacarnya lagi ngebucin
Arisya*ya sudah kita akan bertemu di mana
Evan* di tempat biasa ya sya,kita tunggu
Arisya* baik lah aku akan kesana,sampai jumpa lagi
Evan* bye bye sya
Evan mengakhiri panggilan itu,Arisya sangat senang karena dirinya bisa bertemu dengan teman teman nya
Arisya berjalan menuju lift dan melihat kadavi baru saja keluar lift khusu,dengan cepat Arisya masuk dalam tangga darurat dan turun melalui tangga itu agar tidak bertemu kadavi
kadavi menuju ruangan Arisya,sesampainya di sana ruangan itu sudah kosong tidak ada satu pun karyawan
kadavi" Bara bilang dia masih di sini,apa aku terlambat ,sial (memukul tembok)
Arisya memilih menaiki lift dari lantai lain,sesampainya di lobby Arisya langsung terburu buru masuk ke dalam mobil dimana pak Rahmat sudah menunggu
pak Rahmat" kenapa nyonya,seperti habis di kejar kejar
Arisya" tidak,sya hanya terburu-buru karena sya ingin bertemu teman lama
pak Rahmat" jadi kota tidak pulang ke rumah
arisya" tidak pak,tolong antar sya ke kafe *****
Arisya" baik lah nyonya
pak Rahmat membawa Arisya ke tempat yang di inginkan,sesampainya di sana Arisya langsung di sambut dengan pelukan hangat dari sahabat sahabat nya
Lucia" sya gue kangen banget sama Lo sya kantor sekarang sepi gak ada Lo sya
Tamara" iya sya,gak ada lagi yang protes soal editan gue,gak ada yang bawelin gue
Evan" gak ada yang ngajakin gue jajan sya
Danu" kok gue gak kangen sya ya (terkekeh)
Tamara" gimana mau kangen kalo tiap acara keluarga bertemu
Danu" (tertawa) benar
mereka asik berbincang melepaskan rindu,sementara kadavi kembali ke rumah Arisya,sesampainya di sana,kadavi tidak melihat mobil milik Arisya
kadavi menghubungi pak Rahmat
kadavi* kalian di mana ?
pak Rahmat* saya sedang mengantar nyonya bertemu dengan teman teman dari perusahaan lamanya tuan
kadavi" kenapa dia tidak memberi tahu ku
pak Rahmat" saya kurang tahu megenai itu tuan
kadavi" baik lah
__ADS_1
kadavi langsung mengakhiri panggilan itu dan masuk kedalam rumah,sesampainya di dalam kadavi di kejutkan dengan kehadiran mommy Fara
kadavi" mommy (terkejut)
Fara" Davi dimana sya ?
kadavi" oh sya sedang bersama teman teman nya
Fara" apa istri mu itu sudah hamil,kamu tahu mommy bermimpi jika sya melahirkan bayi (tersenyum)
kadavi" belum mom,sudah lah mimpi itu hanya bunga tidur mom,tidak usah di percaya
Fara" kamu selalu saja seperti ini
kadavi" mommy kemari hanya untuk menanyakan hal itu
Fara" tidak mommy ingin bermalam di sini,karena mommy mau membuatkan resep jitu agar sya cepat hamil
kadavi" pada dia mommy sampai seperti ini,tapi pada Alicia mommy seperti tidak menganggap nya (tersenyum sinis)
Fara" jaga bicara mu,bukan aku yang tidak mau tapi istri mu selalu menolak,dengan alasan zaman sudah modern,apa kamu lupa itu kadavi
kadavi" terserah apa kata mommy,jika tidak karena Alicia memaksa untuk datang kemari aku tidak akan kemari (bergumam)
kadavi meninggalkan Fara,dan naik menuju kamar nya
Arisya dan teman teman nya asik berbincang hingga hari mulai gelap
Arisya memutuskan untuk kembali,setelah berpamitan Arisya hendak meninggalkan kafe itu namun langkah nya terhenti saat dirinya melihat sekilas wanita mirip dengan Alicia bersama dengan pria lain
Arisya" ah tidak mungkin ,Alicia sekarang ada di Bandung,sedang bekerja hanya mirip saja
Arisya kembali melanjutkan perjalanan nya,sesampai nya di rumah Arisya melihat mobil milik kadavi sudah terparkir rapih
Arisya" bagaimana ini (gumam Arisya)
Arisya masuk kedalam rumah dan melihat Fara sedang berbincang dengan ibu sari
Arisya" mommy (terkejut)
Fara" akhirnya menantu mommy kembali,bagaimana bertemu teman lamanya apa menyenangkan
"bagaimana mommy bisa tahu" dalam hati Arisya
Arisya" tentu mom(tersenyum),ada apa mommy datang ke mari
Fara" mommy mau bermalam di sini,boleh kan,tenang mommy tidak akan menganggu kalian (terkekeh)
Arisya" hemm (tersenyum) iya mom tentu,jika begitu sya naik dulu
Fara" iya istirahat lah
Arisya langsung naik ke kamarnya,dan terkejut melihat Davi ada di sana
Arisya" astagfirullah (memegang dada nya)
kadavi" seperti melihat hantu saja
Arisya" mas Davi ngapain di sini
kadavi" (tersenyum sinis) kamu lihat mommy di bawah
Arisya mengangguk kan kepalanya
kadavi" lalu sedang apa aku di sini
Arisya" oh baik lah
kadavi berjalan mendekati Arisya,namun Arisya langsung berlari masuk kedalam kamar mandi
"kenapa harus sekarang,aku belum siap bertemu dengan nya,apa yang harus aku lakukan" dalam hati Arisya
_______________________
TBC
next
hallo author cuma mau ngingetin. jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya setelah membaca,dan jangan lupa berikan dukungan kalian buat author terimakasih 🥰🥰💓💓
__ADS_1