
"tiba tiba saja detak jantung pasien berhenti" kata kata seorang suster membuat semua orang memucat,kini mereka hanya bisa berdoa lebih banyak lagi,menunggu cukup lama,akhirnya jantung Aryan kembali berdetak itu membuat semuanya memiliki harapan.
semua orang orang masih menunggu,kabar dari dalam ruangan itu,namun tidak ada satu pun yang keluar dari ruangan itu
Avila" kenapa lama sekali,apa yang terjadi,ya Tuhan aku mohon selamat kan adik ku
Jeremy" sabar lah sayang,Daddy yakin semua akan baik baik saja
seorang dokter keluar dari kamar operasi
dokter" keluarga Aryan
"kami" bersamaan
dokter" kami membutuhkan donor darah untuk pasien segera
Jeremy" apa golongan darah pasien dok
dokter" B RH negatif
Jeremy" ambil darah saya dok,saya berdarah B negatif
Leon menatap Naila yang masih terduduk lemas
Arisya" saya juga B negatif dok
dokter" kami hanya membutuhkan satu saja,dan kami tidak menyarankan untuk wanita melakukan nya,karena wanita yang berdarah B cendrung mudah lelah,dan kekurangan darah
Arisya" baik lah dok
dokter" mari pak ikut dengan saya
Jeremy pergi bersama dokter itu,saat jeremy pergi Leon menarik Naila dan Zainab ke tempat lain
Leon" kenapa Aryan bisa berdarah B negatif Naila
Naila hanya diam
Zainab" sayang nanti saja,ini bukan waktu yang tepat untuk menanyakan hal ini
Leon" Naila jawab aku,Lian dan aku kami tidak ada yang berdarah B,dan kamu kamu juga tidak,Naila!!! jawab aku
Leon mencengkram kuat lengan Naila,sampai Naila merasakan sakit
Leon" katakan pada ku Naila
zainab" lepaskan Naila sudah aku bilang,ini bukan waktu yang tepat untuk membahas hal ini
Leon" apa Aryan bukan anak Lian,katakan Naila
Zainab" lepaskan tangan mu,Naila kesakitan
__ADS_1
Leon mendorong Zainab,hingga Zainab jatuh tersungkur
Leon" Naila,katakan pada ku ? (menatap tajam Naila)
Naila membalas tatapan tajam Leon
Naila" Aryan bukan anak Lian
seketika tubuh Leon terasa lemas,anak yang selama ini ia anggap putranya sendiri,bahkan ia sangat menyayangi Aryan,ternyata bukan putra dari adik nya
bagai tersambar petir Leon mendengar ucapan Naila
Leon" siapa ayah nya,siapa AYAH NYA !!!
Naila kembali menunduk,dirinya sudah tidak sanggup lagi untuk bicara
Leon" siapa ayah nya Naila,jawab aku,kamu telah membohongi ku dan Lian,kamu membohongi nya Naila
Naila" tidak,aku tidak membohongi Lian,Lian tahu semua ini,dia mengetahui semua nya
Leon terhuyung mundur mendengar perkataan Naila
Leon" apa yang kamu katakan (kembali mencengkram kedua lengan Naila)
Zainab" Naila cukup,hentikan Naila
Leon" apa yang kalian sembunyikan dariku!!!
kini kepala Leon benar benar terasa di hantam benda seberat ribuan ton
Zainab" Naila (menangis)
Naila" semua harus jelas Zainab sudah belasan tahun kita menyimpan semua ini,Aryan bukan lah putra Lian,dia putra Jeremy,seharusnya mempelai wanita Lian adalah Zainab bukan aku,karena mereka berdua saling mencintai,tapi Lian tahu jika kamu juga mencintai Zainab,Lian menikahi ku agar Zainab menerima lamaran mu,dan menyelamatkan ku dari omongan orang,Lian mengetahui semua ini
Leon" apa kamu tahu juga soal ini Zainab (menatap Zainab)
Naila" Zainab tahu saat Lian meninggal,aku memberi tahu semuanya pada nya
Leon berjalan mundur dan meninggalkan kedua wanita itu
Zainab" Naila,kenapa kamu lakukan ? (menangis)
Naila" sampai kapan kita akan menyimpan ini dari Leon,dia harus tahu,semuanya sudah berantakan Ina
Zainab" Naila,aku tidak tahu apa yang akan di lakukan mas Leon,Naila kamu tahu bukan jika aku sudah sangat mencintai mas Leon
Naila" aku yakin mas Leon tidak akan melakukan hal bodoh,biarkan mas Leon berfikir
Zainab" Naila,apa kamu akan memberi tahu Jeremy mengenai Aryan?
Naila" tidak,aku tidak akan memberitahu nya,aku tidak mau putra mu hidup dalam kesengsaraan dari mereka
__ADS_1
Zainab dan Naila saling berpelukan,keduanya kini memikirkan masalah mereka masing masing
Avila berjalan tertatih dengan wajah pucat
Bara" sayang kamu kenapa ?
Avila" (menatap Bara dan kembali menangis) semua nya salah ku
Bara"(memeluk erat Bara) jangan berkata seperti itu sayang,sudah jangan menangis lagi,kita berdoa agar Aryan selamat
Avila terus menangis di pelukan Bara,waktu terus bergulir seorang dokter keluar dari ruangan itu,seketika semua berdiri
Naila" bagaimana dok ?
dokter" Alhamdulillah, operasi nya selesai,dan pasien sudah melewati masa kritis nya,walau sempat ada kendala tapi berkat doa kota semua pasien terselamatkan
mendengar kabar itu semua orang merasa lega
Avila" apa aku boleh melihat adikku dok ?
dokter" tunggu lah,kami akan memindahkan pasien ke kamar observasi,untuk memastikan keadaan nya,di sana kalian bisa melihat nya secara bergantian
Avila" terimakasih dok (tersenyum)
setelah melakukan semua prosedur Aryan sudah di pindahkan ke ruang observasi
Avila" aku akan melihat adik ku lebih dulu
semua orang baru menyadari jika Avila sedari tadi menyebut Aryan adalah adik nya
Naila" aku ibunya aku yang berhak melihat nya
Avila terdiam mendengar perkataan Naila,dengan berat hati Avila membiarkan Naila masuk lebih dulu
Naila" Aryan kamu membuat mama takut nak, mama tidak tahu apa yang akan mama lakukan jika tidak ada kamu nak,Aryan mama mohon cepat lah bangun,jangan tinggalkan mama nak,mama sangat menyayangi mu nak,nak bangun lah mama akan menemani mu di sini,mama janji mama tidak akan melarang mu bermain basket,mama tidak akan mengomel jika kamu tidak menghabiskan bekal mu,mama tidak akan melarang mu menemui kakak mu,tapi mama mohon kembali pada mama nak,buka mata mu (menangis)
Naila tidak henti mencium punggung tangan putra nya,sampai seorang perawat meminta Naila untuk bergantian pada yang lain
kini giliran Avila masuk kedalam ruangan itu,Avila melihat Aryan yang terbaring dengan alat alat medis di tubuhnya,dan beberapa luka di tubuhnya
Avila" (meneteskan air mata) kenapa kamu tidak katakan pada ku,kenapa terus menganggu ku,kenapa tidak mengatakan nya,lihat kamu sudah terbaring aku baru mengetahui nya,bodoh (menangis) hal ini kah yang akan kamu katakan pada ku,apa ada cerita lain nya yang tidak aku ketahui
Avila menggenggam tangan Aryan
Avila" kamu adik ku,kenapa tidak mengatakan nya,kenapa tidak bilang pada ku,kenapa malah membuat ku marah pada mu,anak bodoh,aku mohon bangun lah,kamu memiliki hutang pada ku,kamu mau mengajakku ke sesuatu tempat bukan,jadi cepat bangun agar aku bisa ikut dengan mu,dasar asik bodoh (Avila tersenyum sambil menangis)
________________
TBC
next
__ADS_1