Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 52


__ADS_3

setelah beberapa hari beristirahat,kini Arisya mulai beraktivitas kembali,kini Arisya sudah tidak mengalami mual atau muntah,kini justru Arisya banyak kemauan


Arisya" pak Kholik tahu gak tempat beli serabi di mana ,di dekat dekat sini


Kholik" nona Arisya lapar lagi (mata Kholik terbelalak tidak percaya)


Arisya" em... seperti nya makan serabi enak


Kholik" nona,Anda baru saja selsai makan nasi goreng,dan tadi juga


Arisya" pak Kholik ayolah,aku tidak akan menyuruh pak Kholik,aku akan memesan saja pakai ojek online


Kholik" bukan begitu nona tapi


Kholik melihat ke arah kadavi yang memberi tanda untuk menyetujui kemauan Arisya


Kholik" baik lah,nona tunggu di sini saya akan belikan


Arisya"(tersenyum senang) terimakasih uncle Kholik


pintu ruangan itu di ketuk oleh seseorang


kadavi" masuk


Abe" selamat siang sayang


Abe berjalan mendekati Arisya yang hendak berdiri


Abe" bagaimana hari ini,apa semua baik,cucu opa bagaimana apa hari ini rewel


Arisya" dia tidak rewel,hari ini dia banyak makan


Abe" bagus dong,itu artinya cucu opa ini akan cepat besar (tertawa) ya sudah cucu opa,opa mau bertemu Daddy mu dulu,ada yang harus opa bahas,kamu sama Buna mu ya


Arisya" baik opa (menirukan suara anak-anak)


Abe menemui kadavi yang sibuk dengan pekerjaan nya


Abe" dimana Alicia ?


kadavi" sedang bekerja,ada apa dad ?


Abe" tidak hanya menanyakan saja,kenapa kamu terlalu membebaskan Alicia,apa kamu tidak takut


kadavi" tidak aku sangat percaya pada nya,lagi pula dia tidak pernah mengecewakan ku,atau merusak kepercayaan ku


Abe" baik lah,jangan lupa sebentar lagi kita akan menemui tuan Mark membahas mengenai proyek baru ini


kadavi" baik lah dad,oh dad apa Daddy mengirim kan ini untuk Arisya


kadavi mengeluarkan kotak kecil yang dirinya sendiri tidak tahu isinya


Abe" tidak,mungkin Avila


kadavi" oh baik lah


Abe meninggalkan ruangan itu,kadavi membuka kotak kecil yang berada di tangan nya


kadavi" apa ini


saat kotak itu terbuka kadavi sangat terkejut,melihat pisau berlumur darah,mendengar kadavi sedikit berteriak Arisya sontak menghampiri kadavi


Arisya" ada apa ?


kadavi" tidak,tidak ada apa apa,kembali lah ke meja mu


Arisya memperhatikan wajah kadavi yang terlihat pucat


Arisya" kamu yakin ?


kadavi" aku bilang pergi (meninggikan suara)


Arisya bergegas pergi karena dirinya tidak mau terjadi keributan

__ADS_1


kadavi" siapa yang mengirim ini pada Arisya


kadavi melihat sebuah surat,namun kadavi enggan untuk membukanya,kadavi memilih mengantungi surat itu


kadavi menghubungi Kholik


kadavi* apa sudah selsai


Kholik* saya segera naik tuan


kadavi* cepat,ada yang harus kamu kerjakan


Kholik* baik tuan


kadavi* dan hubungin moon beri tahu dia untuk menyelidiki kotak yang di berikan pada mu tadi pagi


Kholik* baik tuan


Arisya sangat senang melihat Kholik masuk membawa serabi yang ia ingin kan,namun seperti sebelum sebelum nya,Arisya akan makan sedikit,dan sebagian akan dia berikan pada Kholik,dan Kholik akan memberikan pada kadavi,karena itu permintaan kadavi


Kholik" tuan apa masih sanggup menghabiskan ini (berbisik)


kadavi" letakan,aku akan menghabiskan nya


Kholik" semoga nona Arisya tidak akan meminta apa apa lagi


kadavi" diam lah,Kholik apa tugas yang kuberikan sudah kamu kerjakan


Kholik" sudah tuan,sedikit lagi akan rampung dan saya akan segera mengirimkan pada tuan


kadavi" awasi Arisya,dan sepuluh menit lagi kita akan ke ruang rapat


Kholik" baik tuan


Kholik meninggalkan meja kadavi,yang di batasi oleh kaca


setelah selesai kadavi hendak berjalan keluar namun kadavi menghentikan langkah nya saat melihat Arisya tengah tertidur di meja nya


kadavi" sungguh seperti anak kecil


setelah selsai kadavi keluar dari ruangan nya


kadavi" Kholik mana berkas nya


Kholik" ini tuan,biar saya yang bawa


kadavi" kamu tidak usah ikut,tunggu lah di sini,Arisya sedang tertidur,jika dia sudah terbangun pergi lah segera ke ruang rapat


Kholik" baik lah tuan


kadavi mengambil berkas yang ia perlukan,dan meninggalkan tempat itu


Kholik" tuan tuan,mulai menaruh perhatian,tapi aku suka (terkekeh)


waktu pulang kerja sudah tiba,Arisya terbangun dari tidur nya


Arisya" astaga aku tertidur lagi


Arisya mengubah posisi nya menjadi duduk bersandar


Arisya" siapa yang memindahkan ku ke sini,rasa rasanya aku tertidur di kursi ku tadi


Arisya melihat jam di tangan nya,astaga sudah waktu pulang kantor,Arisya melihat meja kadavi yang terlihat kosong,Arisya bangun dan mendekati meja kadavi


Arisya" Alicia sangat beruntung menikahi pria yang sangat mencintainya


Arisya melihat semua foto Alicia yang terpajang di setiap sudut ruangan itu


Arisya" tidak apa apa ya nak,kita berdua saja nanti nya,jika Daddy mu atau bahkan opa mu nanti tidak menginginkan mu jangan bersedih oke,kamu masih punya Buna,masih punya nenek,kakek,masih ada mama Lusi,papa Panji dan kakak lani,mereka sangat menyayangi mu


pintu ruangan itu di ketuk,Arisya bergegas meninggalkan meja kadavi


Kholik" nona Arisya,apa anda sudah bangun

__ADS_1


Arisya" oh iya pak,masuk lah


Kholik membuka pintu ruangan itu


Kholik" nona pak Rahmat baru saja mengirim kan surat,dia berkata jika pak Rahmat menunggu nona di basement


Arisya" tumben sekali,kenapa tidak menelpon


Kholik" mungkin ponsel nya bermasalah nona,apa perlu saya antar nona


Arisya" tidak perlu,aku bisa,oh maaf hari ini aku jadi tidak bekerja,besok aku berjanji akan bekerja membantu pak Kholik


Kholik" baik lah nona sampai jumpa besok,jika begitu saya kembali ke meja saya


Arisya" baik pak Kholik


Arisya memasukan semua barang nya kedalam tas,dan bergegas pergi meninggalkan ruangan itu


tak berapa lama kadavi kembali dari pertemuan


kadavi" dimana Arisya?


Kholik" baru saja menuju basement


kadavi" basement ?? untuk apa ke sana ?


Kholik" pak Rahmat menunggunya di sana


kadavi" apa (terkejut) panggil ke amanan segera menuju basement,dan hubungi polisi segera


kadavi berlari,menyusul Arisya


kadavi" aku mohon,aku mohon jangan pergi ke sana Arisya aku mohon


pintu lift terbuka kadavi berlari namun langkah nya terhenti karena Abe menghadang nya


Abe" ada apa kadavi,kenapa kamu berlarian seperti ini


kadavi" anak dan istri ku dalam bahaya dad,aku tidak punya waktu


Abe terkejut


kadavi berlari,begitu juga Abe,dan yang lain nya mengikuti kadavi


Arisya tengah berjalan perlahan di basement,mencari keberadaan pak Rahmat


Arisya" Diaman pak Rahmat


Arisya berjalan,Arisya merasa ada yang mengikuti nya dari belakang,Arisya berusaha mempercepat langkah nya


"Hay nona mau kemana kenapa terburu buru" seseorang menghadang Arisya dengan menodongkan sebuah pistol


Arisya" si-siapa kamu


Arisya merasa sangat ketakutan melihat orang tersebut


"nona jangan takut,aku hanya menjalan kan tugas,hah aku fikir lawan ku kuat,ternyata wanita seperti kamu,aku rasa bermain main sebentar dengan mu asik" orang itu berjalan mendekati Arisya,namun Arisya terus berjalan mundur


Arisya berlari namun orang itu langkah nya lebih cepat dari Arisya


"jangan berlari nona,kasihan anak mu nanti kelelahan,diam dan nikmati saja timah timah panas ini" orang itu tertawa kencang


Arisya" aku mohon jangan lakukan itu,sungguh aku tidak punya apa pun selain anak ini,jangan lakukan itu aku mohon,aku mohon (menangis)


"seandainya ini bukan pekerjaan mungkin,aku bisa mempertimbangkan nya,sayang nya ini pekerjaan nona,dan aku dibayar sangat mahal untuk ini,aku rasa aku banyak membuang waktu dengan mu,maaf nona,tapi kamu dan anak mu tidak di inginkan di dunia ini" pria itu menarik pelatuk nya


"dorrr "


___________________


TBC


next

__ADS_1


hayo hayo,ke tembak gak sya nya 🤭🤭,jangan lupa setelah membaca kasih aku dukungan dalam bentuk apa pun dan dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 🥰🥰🥰


__ADS_2