
setelah beberapa hari beristirahat,kini Arisya mulai beraktivitas kembali,kini Arisya sudah tidak mengalami mual atau muntah,kini justru Arisya banyak kemauan
Arisya" pak Kholik tahu gak tempat beli serabi di mana ,di dekat dekat sini
Kholik" nona Arisya lapar lagi (mata Kholik terbelalak tidak percaya)
Arisya" em... seperti nya makan serabi enak
Kholik" nona,Anda baru saja selsai makan nasi goreng,dan tadi juga
Arisya" pak Kholik ayolah,aku tidak akan menyuruh pak Kholik,aku akan memesan saja pakai ojek online
Kholik" bukan begitu nona tapi
Kholik melihat ke arah kadavi yang memberi tanda untuk menyetujui kemauan Arisya
Kholik" baik lah,nona tunggu di sini saya akan belikan
Arisya"(tersenyum senang) terimakasih uncle Kholik
pintu ruangan itu di ketuk oleh seseorang
kadavi" masuk
Abe" selamat siang sayang
Abe berjalan mendekati Arisya yang hendak berdiri
Abe" bagaimana hari ini,apa semua baik,cucu opa bagaimana apa hari ini rewel
Arisya" dia tidak rewel,hari ini dia banyak makan
Abe" bagus dong,itu artinya cucu opa ini akan cepat besar (tertawa) ya sudah cucu opa,opa mau bertemu Daddy mu dulu,ada yang harus opa bahas,kamu sama Buna mu ya
Arisya" baik opa (menirukan suara anak-anak)
Abe menemui kadavi yang sibuk dengan pekerjaan nya
Abe" dimana Alicia ?
kadavi" sedang bekerja,ada apa dad ?
Abe" tidak hanya menanyakan saja,kenapa kamu terlalu membebaskan Alicia,apa kamu tidak takut
kadavi" tidak aku sangat percaya pada nya,lagi pula dia tidak pernah mengecewakan ku,atau merusak kepercayaan ku
Abe" baik lah,jangan lupa sebentar lagi kita akan menemui tuan Mark membahas mengenai proyek baru ini
kadavi" baik lah dad,oh dad apa Daddy mengirim kan ini untuk Arisya
kadavi mengeluarkan kotak kecil yang dirinya sendiri tidak tahu isinya
Abe" tidak,mungkin Avila
kadavi" oh baik lah
Abe meninggalkan ruangan itu,kadavi membuka kotak kecil yang berada di tangan nya
kadavi" apa ini
saat kotak itu terbuka kadavi sangat terkejut,melihat pisau berlumur darah,mendengar kadavi sedikit berteriak Arisya sontak menghampiri kadavi
Arisya" ada apa ?
kadavi" tidak,tidak ada apa apa,kembali lah ke meja mu
Arisya memperhatikan wajah kadavi yang terlihat pucat
Arisya" kamu yakin ?
kadavi" aku bilang pergi (meninggikan suara)
Arisya bergegas pergi karena dirinya tidak mau terjadi keributan
__ADS_1
kadavi" siapa yang mengirim ini pada Arisya
kadavi melihat sebuah surat,namun kadavi enggan untuk membukanya,kadavi memilih mengantungi surat itu
kadavi menghubungi Kholik
kadavi* apa sudah selsai
Kholik* saya segera naik tuan
kadavi* cepat,ada yang harus kamu kerjakan
Kholik* baik tuan
kadavi* dan hubungin moon beri tahu dia untuk menyelidiki kotak yang di berikan pada mu tadi pagi
Kholik* baik tuan
Arisya sangat senang melihat Kholik masuk membawa serabi yang ia ingin kan,namun seperti sebelum sebelum nya,Arisya akan makan sedikit,dan sebagian akan dia berikan pada Kholik,dan Kholik akan memberikan pada kadavi,karena itu permintaan kadavi
Kholik" tuan apa masih sanggup menghabiskan ini (berbisik)
kadavi" letakan,aku akan menghabiskan nya
Kholik" semoga nona Arisya tidak akan meminta apa apa lagi
kadavi" diam lah,Kholik apa tugas yang kuberikan sudah kamu kerjakan
Kholik" sudah tuan,sedikit lagi akan rampung dan saya akan segera mengirimkan pada tuan
kadavi" awasi Arisya,dan sepuluh menit lagi kita akan ke ruang rapat
Kholik" baik tuan
Kholik meninggalkan meja kadavi,yang di batasi oleh kaca
setelah selesai kadavi hendak berjalan keluar namun kadavi menghentikan langkah nya saat melihat Arisya tengah tertidur di meja nya
kadavi" sungguh seperti anak kecil
setelah selsai kadavi keluar dari ruangan nya
kadavi" Kholik mana berkas nya
Kholik" ini tuan,biar saya yang bawa
kadavi" kamu tidak usah ikut,tunggu lah di sini,Arisya sedang tertidur,jika dia sudah terbangun pergi lah segera ke ruang rapat
Kholik" baik lah tuan
kadavi mengambil berkas yang ia perlukan,dan meninggalkan tempat itu
Kholik" tuan tuan,mulai menaruh perhatian,tapi aku suka (terkekeh)
waktu pulang kerja sudah tiba,Arisya terbangun dari tidur nya
Arisya" astaga aku tertidur lagi
Arisya mengubah posisi nya menjadi duduk bersandar
Arisya" siapa yang memindahkan ku ke sini,rasa rasanya aku tertidur di kursi ku tadi
Arisya melihat jam di tangan nya,astaga sudah waktu pulang kantor,Arisya melihat meja kadavi yang terlihat kosong,Arisya bangun dan mendekati meja kadavi
Arisya" Alicia sangat beruntung menikahi pria yang sangat mencintainya
Arisya melihat semua foto Alicia yang terpajang di setiap sudut ruangan itu
Arisya" tidak apa apa ya nak,kita berdua saja nanti nya,jika Daddy mu atau bahkan opa mu nanti tidak menginginkan mu jangan bersedih oke,kamu masih punya Buna,masih punya nenek,kakek,masih ada mama Lusi,papa Panji dan kakak lani,mereka sangat menyayangi mu
pintu ruangan itu di ketuk,Arisya bergegas meninggalkan meja kadavi
Kholik" nona Arisya,apa anda sudah bangun
__ADS_1
Arisya" oh iya pak,masuk lah
Kholik membuka pintu ruangan itu
Kholik" nona pak Rahmat baru saja mengirim kan surat,dia berkata jika pak Rahmat menunggu nona di basement
Arisya" tumben sekali,kenapa tidak menelpon
Kholik" mungkin ponsel nya bermasalah nona,apa perlu saya antar nona
Arisya" tidak perlu,aku bisa,oh maaf hari ini aku jadi tidak bekerja,besok aku berjanji akan bekerja membantu pak Kholik
Kholik" baik lah nona sampai jumpa besok,jika begitu saya kembali ke meja saya
Arisya" baik pak Kholik
Arisya memasukan semua barang nya kedalam tas,dan bergegas pergi meninggalkan ruangan itu
tak berapa lama kadavi kembali dari pertemuan
kadavi" dimana Arisya?
Kholik" baru saja menuju basement
kadavi" basement ?? untuk apa ke sana ?
Kholik" pak Rahmat menunggunya di sana
kadavi" apa (terkejut) panggil ke amanan segera menuju basement,dan hubungi polisi segera
kadavi berlari,menyusul Arisya
kadavi" aku mohon,aku mohon jangan pergi ke sana Arisya aku mohon
pintu lift terbuka kadavi berlari namun langkah nya terhenti karena Abe menghadang nya
Abe" ada apa kadavi,kenapa kamu berlarian seperti ini
kadavi" anak dan istri ku dalam bahaya dad,aku tidak punya waktu
Abe terkejut
kadavi berlari,begitu juga Abe,dan yang lain nya mengikuti kadavi
Arisya tengah berjalan perlahan di basement,mencari keberadaan pak Rahmat
Arisya" Diaman pak Rahmat
Arisya berjalan,Arisya merasa ada yang mengikuti nya dari belakang,Arisya berusaha mempercepat langkah nya
"Hay nona mau kemana kenapa terburu buru" seseorang menghadang Arisya dengan menodongkan sebuah pistol
Arisya" si-siapa kamu
Arisya merasa sangat ketakutan melihat orang tersebut
"nona jangan takut,aku hanya menjalan kan tugas,hah aku fikir lawan ku kuat,ternyata wanita seperti kamu,aku rasa bermain main sebentar dengan mu asik" orang itu berjalan mendekati Arisya,namun Arisya terus berjalan mundur
Arisya berlari namun orang itu langkah nya lebih cepat dari Arisya
"jangan berlari nona,kasihan anak mu nanti kelelahan,diam dan nikmati saja timah timah panas ini" orang itu tertawa kencang
Arisya" aku mohon jangan lakukan itu,sungguh aku tidak punya apa pun selain anak ini,jangan lakukan itu aku mohon,aku mohon (menangis)
"seandainya ini bukan pekerjaan mungkin,aku bisa mempertimbangkan nya,sayang nya ini pekerjaan nona,dan aku dibayar sangat mahal untuk ini,aku rasa aku banyak membuang waktu dengan mu,maaf nona,tapi kamu dan anak mu tidak di inginkan di dunia ini" pria itu menarik pelatuk nya
"dorrr "
___________________
TBC
next
__ADS_1
hayo hayo,ke tembak gak sya nya ðŸ¤ðŸ¤,jangan lupa setelah membaca kasih aku dukungan dalam bentuk apa pun dan dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya 🥰🥰🥰