
sudah seminggu Arisya menghindari alicia,bahkan nomor Alicia terpaksa ia blokir untuk menepati janji nya pada kadavi
Evan" sya di bawah ada cia,dia menunggu mu dari tadi
Arisya" kalian pulang duluan saja,jika bertemu cia bilang jika Arisya tidak bekerja hari ini,aku mohon
Evan" baik lah,sya kalo Lo dah siap cerita masalah Lo kita siap bantu
Arisya" terimakasih Evan,tapi aku tidak memiliki masalah apa pun,kamu tenang saja
Evan" baik lah,aku duluan sya
Arisya" hati hati Van
Evan pergi meninggalkan Arisya yang masih berada di ruangan,setibanya di lobi Evan melihat alicia yang semenjak seminggu tak hentinya datang untuk menemui Arisya
Evan" Hay ibu model
Alicia melihat ke arah Evan yang sedang berjalan ke arah nya
Alicia" (tersenyum) Hay Evan,mana Uci dan Arisya
Evan" mereka ada tugas ke luar dan tidak mungkin kembali ke kantor apa lagi udah jam segini
Alicia" sya tugas ke luar kantor
Evan" iya bersama Uci (berbohong)
"astaga kenapa aku bilang di luar " dalam hati Evan
Alicia" huh (membuang nafas kasar) kenapa akhir akhir ini aku merasa Arisya seperti sedang menghindar dari ku (menatap Evan)
Evan" ah cia itu hanya perasaan mu,tidak begitu sya memang sedang banyak sekali pekerjaan akhir akhir ini,karena ada kleant yang menuntut konsep aneh
Alicia" dari perusahaan mana,kenapa seperti itu
"dari perusahaan suami mu,yang membuat kami tidak tidur dan harus rela di kaki oleh nya" dalam hati Evan
Evan" ada lah,oh ya aku duluan cia,karena sudah sore,kamu juga pulang saja,karena percuma jika kamu menunggu pun sya tidak akan kembali ke mari
Alicia" baik lah terimakasih Van
Alicia dan Evan pergi keluar dan meninggalkan kantor ,Alicia yang sudah sedari tadi memperhatikan dari kejauhan akhirnya bisa bernafas lega,karena Alicia sudah pergi
Arisya" huh akhirnya aku bisa pulang
Arisya melihat jam di tangan nya
Arisya" susah jam segini,akan lama menunggu bus,terpaksa naik taksi lagi kali ini
Arisya memberhentikan sebuah taksi,seperti biasa anak buah kadavi sudah ada di depan kantor Arisya
Arisya" mereka sungguh tidak ada kerjaan mengikuti orang seperti ku
ponsel Arisya berbunyi,menandakan panggilan masuk Arisya melihat layar ponselnya,nomor baru tidak ada nama,Arisya dengan ragu mengangkat panggilan itu
__ADS_1
Arisya* ha-halo
Alicia* sya ini aku,kamu dimana,di rumah,boleh aku ke sana
Arisya sangat terkejut mendengar suara Alicia berada di di sambungan itu
Arisya* ah tidak,aku masih di luar kota,kemungkinan akan pulang besok,oh cia sudah dulu,aku masih harus bekerja
Arisya langsung mengakhiri panggilan itu,Arisya bernafas lega setelah mengakhiri panggilan itu
"haruskah aku bicarakan hal ini pada ayah dan bunda,agar mereka bisa membantuku" dalam hati Arisya
setiba nya di rumah Arisya,memilih membersihkan dirinya,setelah selsai Arisya menemui keluarga nya yang sedang berkumpul menonton tv
Arisya" ayah,bunda,kakak Lulu,mas Panji dan ponakan aunty yang cantik
Lusi" ada apa sya ?
Arisya" oh tidak ada kak
Lusi" jangan suka berbohong jika kamu tidak pandai melakukan itu sya katakan ada masalah apa
keluarga yang lain hanya bisa melihat percakapan kakak adik ini
Arisya" kalian selalu saja tahu
Ningrum" jadi ada masalah apa nak ?
Arisya sangat bersyukur karena keluarga nya sangat lah perduli padanya,belum mengatakan apa pun mereka tahu Arisya punya masalah
Arisya" ayah,bunda,kakak,mas Panji,seandainya ada seseorang yang meminta sya menjadi istri kedua bagaimana
"apa" bersamaan
Ningrum" ibu tidak akan setuju seperti tidak ada laki laki lain saja,sampai harus menjadi istri kedua
Lusi" jika sampai ada,Kakak akan mematahkan kaki laki laki itu
Arisya" tapi jika yang meminta itu istri dari pria itu bagaimana
Ningrum" wanita mana sya,yang mau di madu itu tidak mungkin
Lusi" kamu mau bicara apa sih sya kenapa bahas masalah ini
Hardi" apa alasan nya wanita itu meminta seorang,wanita lain untuk menjadi madu nya
semua terdiam mendengar perkataan Hardi
Arisya" keturunan,karena wanita itu tidak bisa punya anak
Panji" apa Alicia yang mengatakan itu pada mu ?
mendengar perkataan Panji semua mata menatap Arisya
Ningrum" apa Alicia ?
__ADS_1
Lusi" sya apa ini ?
Arisya" iya Bun,kak Alicia memintaku untuk menjadi madunya
Ningrum" ibu tidak akan setuju,masih banyak pria di luar sana,dan lagi keluarga mereka jauh di atas kita apa kata orang,ibu tidak akan setuju
Lusi" apa kamu menerima tawaran Alicia itu
Arisya" tidak,aku menolak nya,tidak mungkin aku mengambil suami sahabat ku sendiri
Hardi" sya ini saran ayah,lebih baik kamu salat malam minta petunjuk pada Allah,ini adalah masalah besar,tidak bisa di anggap sepele,dan ayah minta kamu hati hati
Panji" mas setuju sama ayah,semua keputusan ada di tangan sya
Ningrum" gak bisa yah,sya gak boleh melakukan itu
Lusi" Lusi setuju sama bunda
Hardi" ayah hanya menyarankan sya melakukan salat malam,bukan meminta nya menyetujui nya,karena di dalam agama kita mengambil keputusan yang besar itu harus meminta petunjuk,apa pun hasilnya,kita harus menjalani dengan ikhlas
Ningrum dan Lusi terdiam
Arisya" sya akan coba yah,trimakasih kalian sudah membantu sya,tapi ada satu lagi,jika Alicia kemari sya mau jangan ada yang beri tahu keberadaan sya
Hardi" baik lah,istirahat lah,jangan berfikir yang macam macam nak
Arisya" baik yah
Arisya meninggalkan keluarga nya dan mencoba beristirahat
Arisya" apa aku perlu melakukan salat malam,karena aku yakin jika jawaban ku tetap tidak,karena aku tidak mau keluarga ku terancam
hal itu terus di fikir kan Arisya,hingga dirinya tertidur
sementara di tempat lain Alicia,tengah menangis karena ia dan kadavi kembali bertengkar,hal itu membuat nya sedih,melihat pria yang salam ini di cintai nya bisa membentak bahkan hampir memukul nya
Alicia" papa cia merindukan papa,apa yang harus cia lakukan kan pa
Alicia menangis hingga dirinya tertidur,didalam tidurnya Alicia bertemu dengan papa nya
Handry" anak papa sudah dewasa sekarang (mengelus kepala Alicia)
Alicia yang merasa sangat merindukan papa nya langsung memeluk dan menangis sejadi jadinya di pelukan papa nya
Handry" cia dengar papa nak,hati seseorang itu sangat lemah,namun rasa egois yang membuat hati seseorang mejadi keras,cia jika kamu melakukan hal yang benar,jangan pernah menyerah,karena papa yakin jika kamu terus berusaha maka akan membuahkan hasil,
Handry meninggalkan Alicia yang masih ingin memeluk nya,Alicia mencari kesana kemari namun Handry sudah menghilang,Alicia mendengar suara tawa seorang wanita dan suara tawa Handry
Alicia mencari sumber suara itu,Alicia melihat dari balik pepohonan,dimana Arisya seorang anak kecil dan juga Handry tengah bermain bersama,dan ada seorang laki laki yang tidak jelas di pandangan Alicia,Handry tersenyum pada Alicia
hal itu membuat Alicia terbangun
Alicia" papa!!! (ter engah engah) Arisya lagi,anak itu lagi (memejamkan matanya) aku tidak boleh menyerah akan aku lakukan apa pun,aku akan berjuang
__________________
__ADS_1
TBC
next