Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 72


__ADS_3

waktu keberangkatan Arisya sudah tiba,Arisya tengah mengecek kembali barang barang bawaan nya


Lusi" sya jangan lupa jika sudah sampai di sana hubungi kakak,maaf ya sya nanti saat kamu melahirkan Kakak tidak bisa menemani mu


Arisya" kakak,tidak apa apa,kan ada ibu dewi,Nini,dan Bu sari


Lusi" kamu mampir dulukan ke rumah sakit


Arisya" iya kak,pamit sama ayah sama bunda dulu


Lusi" ya sudah,cek lagi sya jangan lupa mantel di sana udaranya dingin


Arisya tersenyum melihat Lusi yang sedari tadi menghawatirkan nya


setelah selesai,Arisya pergi meninggalkan rumah Lusi dengan air mata yang sudah berlinang bagaimana tidak kedua kakak beradik ini tidak pernah berpisah jauh,namun sekarang mereka harus berpisah


Lusi" kamu baik baik di sana,terus kasih kabar,kalo butuh sesuatu beritahu kakak,jangan membantah yang di beri tahu Bu Dewi atau Bu sari,ingat pakai mantel mu,jangan lupa makan,jika makanan di sana tidak enak,masak saja sendiri lebih hemat dan


Lusi menghentikan perkataan nya,karena air matanya sudah tidak bisa di bendung lagi kedua saudari ini Salang berpelukan dan menangis sejadi jadinya


setelah selsai Arisya pergi ke rumah sakit untuk berpamitan pada bunda dan ayah nya


Ningrum" nak dimana pun kamu berada,ingat jika doa ibu selalu menyertai mu,temukan kebahagian mu di sana,jangan pernah tinggalkan shalat,selalu meminta pada Allah ingat ya nak


Arisya" iya Bu sya paham


Hardi" cucu eyang baik baik di sana,sya ajarkan anak mu bahasa kita,tanam kan akhlak baik pada nya,yang utama ajarkan dia mencintai penciptanya,sya jangan bergantung pada siapa pun,karena kamu hanya akan mendapat ke kecewaan sya jangan pernah sekali pun merasa sendiri,ingat Allah,ayah,bunda,Lusi,mas Panji,lani dan semua yang menyayangi mu kami selalu bersama mu,lupakan masa lalu yang pahit tinggalkan semua di sini,bangun lah kenangan indah dan bahagia di sana


Arisya" iya yah,Bun sya akan ingat semua pesan kalian,jangan khawatir aku bukan wanita yang lemah,ayah cepat pulih agar bisa berkunjung menemui cucu mu ini,bunda selalu doakan Arisya di setiap langkah Arisya


ketiga nya Saling berpelukan melepaskan kesedihan mereka


setelah selsai,Arisya meninggalkan rumah sakit menuju bandara,Diaman ibu sari dan Nini sudah menunggu mereka


Arisya terkekeh melihat penampilan Nini yang sangat mencolok itu


Arisya" ya ampun Nini,kamu (terkekeh)


Nini" ini namanya fashion nyonya,ya kan Bu haji


Arisya" baik lah baik lah ini fashion tapi tidak memakai warna mencolok seperti ini Nini


Bu Dewi" gak tahu tuh di bilangin kampungan malah nyolot


Nini" ibu ini tuh gaya barat,kita kan mau keluar negri,jadi harus mengikuti gaya mereka

__ADS_1


mereka hanya bisa tertawa melihat Nini yang begitu percaya diri memakai pakaian nya


Arisya menghidupkan ponsel nya untuk terakhir kali,untuk melihat pesan pesan yang masuk atau panggilan


saat ponsel Arisya aktif,langsung masuk sebuah panggilan tak lain Bara


Arisya mengangkat panggilan itu


Arisya* ya Bara


Bara* sya kamu dimana,kita bertemu ya,ada yang akan aku bicarakan


Arisya" maaf Bara jika kamu mau membahas masalah itu aku tidak bisa,lagi pula aku tidak punya banyak waktu untuk bicara


Bara* tunggu sya,kamu berada di mana biar aku ke sana menemui mu


Arisya* aku


kata kata Arisya terhenti saat Bu Dewi menarik lengan Arisya,dan memberi tahu jika mereka harus segera masuk ke pesawat


Bara* halo sya,sya,halo Arisya


panggilan terputus Bara mencoba memanggil lagi namun ponsel Arisya sudah tidak bisa di hubungi lagi


kadavi" bagaimana Bara


kadavi" apa dia mengatakan dia dimana


Bara" tidak


kadavi mengacak rambutnya frustasi kadavi kini benar benar tidak tahu harus berbuat apa,karena dirinya tidak kunjung menemukan Arisya


kadavi" apa yang harus aku lakukan Arisya,bukanlah semua pesan ku


Bara sedikit berfikir saat dirinya berbicara pada Arisya ia mendengar suara panggilan penerbangan


Bara"kadavi Arisya akan pergi


kadavi" apa maksud mu,kamu bilang kamu tidak tahu sekarang kamu bilang dia akan pergi


Bara" saat aku bicara dengan nya aku mendengar suara panggilan penerbangan,dia ada di bandara


kadavi hendak berlari,namun bara menahan nya


Bara" tuan kadavi saya tahu anda mecari istri anada tapi gunakan juga otak anda,kamu fikri bandara kecil,dan hanya satu

__ADS_1


kadavi" lalu


Bara" gunakan ponsel mu


kadavi" ponsel (bingung)


Bara menepuk dahinya merasa sangat kesal melihat sepupu nya yang tiba tiba seperti orang bodoh


Bara" cari informasi penerbangan,dan cari nama Arisya di sana,agar kita tahu kemana dan bandara mana Arisya berada huh (membuang nafas kasar)


kadavi dan bara langsung mengerjakan tugas mereka mencari keberadaan Arisya


sementara di tempat lain, Alicia yang baru saja siuman dari masa keritisnya melihat Mario yang tengah tertidur tepat di sebelah pembaringan nya


Alicia mengelus kepala Mario membuat Mario bangun dan melihat ke arah Alicia


Mario" Alicia kamu sudah sadar aku akan panggilkan dokter


Mario langsung memanggil tim medis untuk memeriksa keadaan Alicia yang baru saja sadarkan diri


setelah para dokter memeriksa Alicia,semua tim medis pergi karena tidak hal yang mengkhawatirkan pada Alicia


Alicia" apa yang terjadi pada ku


Mario" kamu jatuh dari tangga,dan (menangis) kita kehilangan anak kita alicia,dan kamu di vonis tidak bisa berjalan lagi cia


Alicia" (tersenyum) kalo begitu tidak ada lagi yang menghalangi ku untuk membalas dendam,dan dengan ke adaan seperti ini mas Davi akan iba dan kembali pada ku benar,ini rencana yang bagus (terkekeh)


Mario sangat terkejut dengan jawaban Alicia,dirinya tidak menyangka jika Alicia akan mengatakan hal itu kini Mario benar benar marah dirinya tidak bisa lagi sabar dengan Alicia


Mario" sungguh kamu bukan lah seorang manusia Alicia,bahkan harimau saja akan menangis saat kehilangan anak nya,baiklah aku sudah tidak tahan lagi untuk bersama mu,jaga diri mu baik baik Alicia,dan asal kamu tahu kamu tidak akan mendapat kan apa pun kecuali kemalangan karena perbuatan mu itu


Mario pergi meninggalkan Alicia dengan perasaan kesal dan dan marah atas sikap Alicia


Alicia hanya menatap punggung Mario yang mulai tidak terlihat,Alicia memejamkan matanya dan tersenyum,Alicia melihat di sekitar nya,dan mencoba merasakan kaki nya namun semua itu sia sia dirinya tetap tidak bisa merasakan kaki nya


Alicia menatap keluar jendela,melihat langit cerah,dan dirinya kembali memejamkan mata


______________________


TBC


next


yuhuuuu .... im back

__ADS_1


jangan lupa ya setelah baca kasih dukungan buat aku dan kasih like dan komen kalian ya


pokonya aku gak akan bosen ngingetin,walau kalian mulai gumoh liat nya πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚, 私はあγͺγŸγŸγ‘γ‚’ζ„›γ—γ¦γ„γΎγ™ (aku sayang kalian)


__ADS_2