
waktu keberangkatan Arisya sudah tiba,Arisya tengah mengecek kembali barang barang bawaan nya
Lusi" sya jangan lupa jika sudah sampai di sana hubungi kakak,maaf ya sya nanti saat kamu melahirkan Kakak tidak bisa menemani mu
Arisya" kakak,tidak apa apa,kan ada ibu dewi,Nini,dan Bu sari
Lusi" kamu mampir dulukan ke rumah sakit
Arisya" iya kak,pamit sama ayah sama bunda dulu
Lusi" ya sudah,cek lagi sya jangan lupa mantel di sana udaranya dingin
Arisya tersenyum melihat Lusi yang sedari tadi menghawatirkan nya
setelah selesai,Arisya pergi meninggalkan rumah Lusi dengan air mata yang sudah berlinang bagaimana tidak kedua kakak beradik ini tidak pernah berpisah jauh,namun sekarang mereka harus berpisah
Lusi" kamu baik baik di sana,terus kasih kabar,kalo butuh sesuatu beritahu kakak,jangan membantah yang di beri tahu Bu Dewi atau Bu sari,ingat pakai mantel mu,jangan lupa makan,jika makanan di sana tidak enak,masak saja sendiri lebih hemat dan
Lusi menghentikan perkataan nya,karena air matanya sudah tidak bisa di bendung lagi kedua saudari ini Salang berpelukan dan menangis sejadi jadinya
setelah selsai Arisya pergi ke rumah sakit untuk berpamitan pada bunda dan ayah nya
Ningrum" nak dimana pun kamu berada,ingat jika doa ibu selalu menyertai mu,temukan kebahagian mu di sana,jangan pernah tinggalkan shalat,selalu meminta pada Allah ingat ya nak
Arisya" iya Bu sya paham
Hardi" cucu eyang baik baik di sana,sya ajarkan anak mu bahasa kita,tanam kan akhlak baik pada nya,yang utama ajarkan dia mencintai penciptanya,sya jangan bergantung pada siapa pun,karena kamu hanya akan mendapat ke kecewaan sya jangan pernah sekali pun merasa sendiri,ingat Allah,ayah,bunda,Lusi,mas Panji,lani dan semua yang menyayangi mu kami selalu bersama mu,lupakan masa lalu yang pahit tinggalkan semua di sini,bangun lah kenangan indah dan bahagia di sana
Arisya" iya yah,Bun sya akan ingat semua pesan kalian,jangan khawatir aku bukan wanita yang lemah,ayah cepat pulih agar bisa berkunjung menemui cucu mu ini,bunda selalu doakan Arisya di setiap langkah Arisya
ketiga nya Saling berpelukan melepaskan kesedihan mereka
setelah selsai,Arisya meninggalkan rumah sakit menuju bandara,Diaman ibu sari dan Nini sudah menunggu mereka
Arisya terkekeh melihat penampilan Nini yang sangat mencolok itu
Arisya" ya ampun Nini,kamu (terkekeh)
Nini" ini namanya fashion nyonya,ya kan Bu haji
Arisya" baik lah baik lah ini fashion tapi tidak memakai warna mencolok seperti ini Nini
Bu Dewi" gak tahu tuh di bilangin kampungan malah nyolot
Nini" ibu ini tuh gaya barat,kita kan mau keluar negri,jadi harus mengikuti gaya mereka
__ADS_1
mereka hanya bisa tertawa melihat Nini yang begitu percaya diri memakai pakaian nya
Arisya menghidupkan ponsel nya untuk terakhir kali,untuk melihat pesan pesan yang masuk atau panggilan
saat ponsel Arisya aktif,langsung masuk sebuah panggilan tak lain Bara
Arisya mengangkat panggilan itu
Arisya* ya Bara
Bara* sya kamu dimana,kita bertemu ya,ada yang akan aku bicarakan
Arisya" maaf Bara jika kamu mau membahas masalah itu aku tidak bisa,lagi pula aku tidak punya banyak waktu untuk bicara
Bara* tunggu sya,kamu berada di mana biar aku ke sana menemui mu
Arisya* aku
kata kata Arisya terhenti saat Bu Dewi menarik lengan Arisya,dan memberi tahu jika mereka harus segera masuk ke pesawat
Bara* halo sya,sya,halo Arisya
panggilan terputus Bara mencoba memanggil lagi namun ponsel Arisya sudah tidak bisa di hubungi lagi
kadavi" bagaimana Bara
kadavi" apa dia mengatakan dia dimana
Bara" tidak
kadavi mengacak rambutnya frustasi kadavi kini benar benar tidak tahu harus berbuat apa,karena dirinya tidak kunjung menemukan Arisya
kadavi" apa yang harus aku lakukan Arisya,bukanlah semua pesan ku
Bara sedikit berfikir saat dirinya berbicara pada Arisya ia mendengar suara panggilan penerbangan
Bara"kadavi Arisya akan pergi
kadavi" apa maksud mu,kamu bilang kamu tidak tahu sekarang kamu bilang dia akan pergi
Bara" saat aku bicara dengan nya aku mendengar suara panggilan penerbangan,dia ada di bandara
kadavi hendak berlari,namun bara menahan nya
Bara" tuan kadavi saya tahu anda mecari istri anada tapi gunakan juga otak anda,kamu fikri bandara kecil,dan hanya satu
__ADS_1
kadavi" lalu
Bara" gunakan ponsel mu
kadavi" ponsel (bingung)
Bara menepuk dahinya merasa sangat kesal melihat sepupu nya yang tiba tiba seperti orang bodoh
Bara" cari informasi penerbangan,dan cari nama Arisya di sana,agar kita tahu kemana dan bandara mana Arisya berada huh (membuang nafas kasar)
kadavi dan bara langsung mengerjakan tugas mereka mencari keberadaan Arisya
sementara di tempat lain, Alicia yang baru saja siuman dari masa keritisnya melihat Mario yang tengah tertidur tepat di sebelah pembaringan nya
Alicia mengelus kepala Mario membuat Mario bangun dan melihat ke arah Alicia
Mario" Alicia kamu sudah sadar aku akan panggilkan dokter
Mario langsung memanggil tim medis untuk memeriksa keadaan Alicia yang baru saja sadarkan diri
setelah para dokter memeriksa Alicia,semua tim medis pergi karena tidak hal yang mengkhawatirkan pada Alicia
Alicia" apa yang terjadi pada ku
Mario" kamu jatuh dari tangga,dan (menangis) kita kehilangan anak kita alicia,dan kamu di vonis tidak bisa berjalan lagi cia
Alicia" (tersenyum) kalo begitu tidak ada lagi yang menghalangi ku untuk membalas dendam,dan dengan ke adaan seperti ini mas Davi akan iba dan kembali pada ku benar,ini rencana yang bagus (terkekeh)
Mario sangat terkejut dengan jawaban Alicia,dirinya tidak menyangka jika Alicia akan mengatakan hal itu kini Mario benar benar marah dirinya tidak bisa lagi sabar dengan Alicia
Mario" sungguh kamu bukan lah seorang manusia Alicia,bahkan harimau saja akan menangis saat kehilangan anak nya,baiklah aku sudah tidak tahan lagi untuk bersama mu,jaga diri mu baik baik Alicia,dan asal kamu tahu kamu tidak akan mendapat kan apa pun kecuali kemalangan karena perbuatan mu itu
Mario pergi meninggalkan Alicia dengan perasaan kesal dan dan marah atas sikap Alicia
Alicia hanya menatap punggung Mario yang mulai tidak terlihat,Alicia memejamkan matanya dan tersenyum,Alicia melihat di sekitar nya,dan mencoba merasakan kaki nya namun semua itu sia sia dirinya tetap tidak bisa merasakan kaki nya
Alicia menatap keluar jendela,melihat langit cerah,dan dirinya kembali memejamkan mata
______________________
TBC
next
yuhuuuu .... im back
__ADS_1
jangan lupa ya setelah baca kasih dukungan buat aku dan kasih like dan komen kalian ya
pokonya aku gak akan bosen ngingetin,walau kalian mulai gumoh liat nya πππ, η§γ―γγͺγγγ‘γζγγ¦γγΎγ (aku sayang kalian)