
kandungan Arisya kini menginjak usia enam bulan,kini hidup Arisya semakin baik setiap hari nya,terlebih hubungan nya dengan kadavi semakin baik pula
walau terkadang ada pertengkaran kecil antara kedua nya,seperti hari ini hanya mempermasalahkan baju bayi saja ke duanya harus berdebat,namun seperti biasa kadavi akan mengalah pada Arisya
Arisya" mas Davi,kata mas bagus baju warna coklat ini atau baju warna biru ini,aku suka warna coklat ini
kadavi" bagus biru dong sya,kan jagoan anak Daddy
Arisya" mas Davi,warna biru sudah banyak boleh ya aku ambil yang coklat,kan juga warna nya netral
kadavi" tidak bisa biru
Arisya" mas Davi warna coklat saja ya,ya aku mohon boleh ya
kadavi yang tidak tahan melihat wajah sedih Arisya akhirnya menyetujui keinginan Arisya
kadavi" baik lah kita mabil yang warna coklat ini
Arisya" yey ... terimakasih Daddy
Arisya langsung berlari ke kasir untuk membayar baju yang ia inginkan
setelah selsai kadavi dan Arisya kembali berkeliling,saat berkeliling Arisya tidak sengaja melihat toko mainan
Arisya" mas aku boleh ke situ gak,seperti nya aku mau melihat lihat
kadavi" baik lah ayo kita masuk
Arisya melihat semua mainan lucu untuk bayi,dan mata nya tertuju pada sebuah permainan kuda yang terbuat dari kayu dan di warnai dengan indah
kadavi" ini seperti nya bagus untuk jagoan Daddy
Arisya" mas yakin sekali jika anak ini adalah jagoan (tersenyum) lebih baik kita cari mainan yang bisa di gunakan laki-laki dan perempuan bagaimana
kadavi" itu juga boleh
Arisya" bagiamana jika ini
Arisya mendekat pada kuda kudaan yang sedari tadi mencuri perhatian nya
Arisya" ini bisa dimainkan laki-laki atau perempuan dan warna nya juga bagus
kadavi" kamu benar,bagus sekali ini,kalo begitu kita beli ini,apa anak Daddy suka
Arisya merasakan bayi itu bergerak
Arisya" dia suka Daddy
kadavi" baik lah kita minta mereka mengirim ini ke rumah
kadavi langsung mengurus pembayaran nya setelah itu mereka meninggalkan toko itu dan melihat lihat yang lain
sedang asik melihat lihat,kedua nya di kejutkan oleh seseorang
"mas Davi " Arisya dan kadavi menoleh ke arah suara tersebut
__ADS_1
orang itu berlari ke arah kadavi dan memeluk kadavi dengan erat
Arisya seperti tertampar oleh kenyataan jika dirinya bukan lah satu satunya,dan dirinya lupa jika hati kadavi sudah ada pemiliknya
Alicia" mas Davi aku sangat merindukan mu
kadavi" aku juga sangat merindukan mu sayang,kenapa baru kembali
Arisya yang berada di sebelah mereka berusaha menahan air mata nya
Alicia melihat ke arah Arisya yang berada di sebelah mereka
Alicia" sya aku juga merindukan mu,hah anak mommy sudah besar ternyata,Hay sayang aku mommy Alicia aku juga ibu mu,bagaimana ke adaan mu
Arisya" baik mommy,kenapa mommy baru kembali
Alicia" pekerjaan mommy banyak,jadi mommy harus menyelesaikan nya
Arisya"(memeluk) aku merindukan mu cia,kenapa lama sekali baru kembali
Alicia" aku juga (melepaskan pelukan nya) mas Davi sedang belanja apa
kadavi" peralatan bayi, mommy sudah ribut saja,kamu tahu mommy kan kalo sudah mau sesuatu
Alicia" ya ampun hanya segini,baik lah kita lanjut kan belanja kita,aku yang akan memilih,kamu tahu kan selera fashion aku gak kampungan
deg
perkataan Alicia seketika membuat sakit hati Arisya,secara tidak langsung Alicia mengatai Arisya
Arisya" kalian saja yang pergi
kadavi" (bingung) kenapa,jarang jarang kita bisa pergi bersama seperti ini
Arisya" aku lelah mas,sungguh tidak apa apa kalian saja,aku sudah tidak sanggup berjalan
kadavi" baik lah biar aku minta pak Rahmat menjemput mu
Arisya" tidak usah,aku naik taksi saja,lagi pula belanjaan ini tidak banyak dan aku masih ingin beristirahat dulu
kadavi" tidak kamu harus bersama pak Rahmat
Arisya" tapi mas
Alicia" sudah lah mas,jika sya ingin seperti itu,mungkin itu bawaan bayi,ya kan sya
Arisya"ah iya,aku menunggu kalian saja di rumah,dan barang barang ini biar aku yang bawa,Carikan baju yang lucu untuk baby nya ya (tersenyum)
Alicia" ya sudah mas kita pergi sekarang,sudah lama tidak berbelanja bersama mu
Alicia berjalan lebih dulu
kadavi" kamu hati hati ya,barang barang ini biar aku saja yang bawa
Arisya" tidak apa apa mas,aku saja,tidak masalah kok,ini tidak berat,aku janji bayi ini tidak akan kelelahan
__ADS_1
kadavi" aku tahu,tapi ibunya bisa saja lelah
sedang berbincang Alicia berteriak memanggil kadavi
Arisya" pergi lah mas,kasihan Alicia
kadavi" baik lah kamu hati hati ya
kadavi mengelus kepala Arisya dan tak lupa mengelus perut Arisya untuk berpamitan pada bayi nya
setelah kadavi dan Alicia tidak terlihat lagi,arisya memilih duduk di sebuah kursi yang tak jauh dari dirinya
Arisya" ingat lah Arisya apa dan dimana posisi mu,kenapa kamu lengah,kenapa kamu terbuai,kenapa kamu melupakan hal itu
rasanya Arisya tidak bisa lagi menahan air mata nya yang siap untuk jatuh
"saya rasa mba sedang butuh tisu,oh atau butuh bahu saya,atau butuh dada saya untuk di peluk" laki laki itu sambil terkekeh menghadap ke arah Arisya
Arisya" Bara,kamu membuat ku terkejut
Bara" tidak usah menangis karena kamu ye lihat jelek jika menangis
Arisya memukul bahu Bara,membuat laki laki itu mengaduh kesakitan
Arisya" rasain
Bara" baby Buna mu sangat galak,nanti jika sudah lahir jangan macam macam pada Buna mu (terkekeh) sya ada apa ? kenapa kamu menangis
Arisya" boleh aku bercerita pada mu,tapi tidak di sini kota cari tempat lain saja
Bara" baik lah,untuk saudaraku yang cantik ini,apa pun akan aku lakukan
Arisya" sungguh aku sangat tersentuh tuan Bara (terkekeh)
Bara dan Arisya pergi meninggalkan mall itu,kini kedua nya berada di sebuah taman yang tidak terlalu ramai
Bara" cerita lah,aku siap mendengar
Arisya" (tersenyum) dulu saat aku berusia tujuh tahun,kakak ku memiliki sebuah boneka,awalnya aku tidak tertarik dengan boneka itu,karena boneka itu selalu di tinggalkan kakak ku,dan aku tidak ada hiburan lain akhirnya aku memainkan boneka itu,aku mulai menyukai boneka itu,dan berfikir jika boneka itu adalah milik ku,sampai suatu hari kakak mengambil boneka itu dari ku,aku menangis,aku menangis bukan karena boneka itu di ambil,tapi aku tersadar jika aku sudah menjadi pencuri,dan aku menangis karena merasa bersalah pada kakak ku,akhirnya aku meminta maaf pada kakak ku,dan sejak hari itu,aku hanya bisa memandangi boneka itu dari kejauhan,karena jika aku bermain kembali dengan boneka itu maka aku takut jika aku akan serahkan,dan tidak mau mengembalikan boneka itu pada pemilik nya,(terkekeh) ya ampun aku jadi bercerita panjang lebar begini,pasti membosankan ya
Bara" (tersenyum) tidak sama sekali sya,sya dengar aku kamu melakukan hal yang benar,jika tidak kamu rawat dengan boneka itu,mungkin boneka itu akan rusak,berdebu,kotor,atau bahkan bisa hilang entah kemana,kamu bukan seorang pencuri,kamu seorang penyelamat,seharusnya kakak mu itu mengucapkan terimakasih,karena berkat diri mu,boneka yang dia punya masih tetap bagus,bersih dan tidak hilang,sya jangan pernah menganggap diri mu lemah,ketahui lah dirimu itu sangat kuat,bahkan superhero sekali pun tidak akan menandingi kekuatan mu
Arisya" (tertawa) mana ada superhero berperut buncit seperti ku
Bara" (tertawa) nah seperti ini kan terlihat cantik,sudah jangan sedih lagi,tidak perlu memikirkan boneka itu jika hanya akan menjadi beban mu,lebih baik fikirkan makanan sungguh aku sangat lapar
Arisya hanya bisa tertawa melihat Bara yang sudah mengeluh kelaparan seperti anak kecil
________________________
TBC
next
selamat menjalankan puasa Arafah bagi yang menjalankan insyaallah,pahala kita semakin bertambah dan dosa kita berkurang,aamiin
__ADS_1
jangan lupa ya setelah membaca kasih aku dukungan dalam bentuk apa pun terimakasih