Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 82


__ADS_3

setibanya Arisya di rumah itu Arisya langsung berlari masuk ke dalam rumah itu,Arisya melihat sosok yang iya cari,ia melihat kadavi tengah menerima telpon menghadap ke arah jendela,dimana ia. melihat punggung tegap kadavi,tanpa fikir panjang Arisya langsung memeluk pria itu dari bekang


pria itu terkejut saat Arisya memeluk nya


Arisya" maafkan aku yang tidak mau mendengar kan penjelasan mu,maaf kan aku yang sudah meninggalkan mu,maafkan aku dan aku sangat merindukan mu


pria yang tengah di peluk Arisya tertawa Arisya bisa merasakan bahunya bergerak


Arisya melepaskan pelukan nya saat merasa ada yang berbeda dari kadavi,pria itu berbalik dan membuat Arisya terkejut


Abe" tidak kah kamu bisa membedakan suami mu dengan ayah mertua mu menantuku (terkekeh)


Arisya merasa sangat malu,bagaimana tidak dirinya memeluk ayah mertua nya bukan suaminya


Arisya" d-daddy,maaf kan aku Daddy sungguh aku fikir Daddy adalah mas Davi


Abe" apa kamu sudah mengetahui semuanya


Arisya menganggukkan kepalanya


Abe" nak Daddy pun minta maaf,atas apa yang terjadi,sungguh Daddy pun sangat sedih mendengar berita itu,tapi setelah mendapat penjelasan dari kadavi Daddy merasa lega,apa kamu merindukan pria bodoh itu ? (menatap Arisya)


Arisya" (mengangguk kan kepala dengan malu) iya dad


Abe" pergi lah ke rumah mu,laki laki bodoh itu sedang sakit,dia tidak mau makan,tidak mau di infus,dan tidak mau di suntik,malah memilih mati bodoh (kesal Abe) oh astaga maaf cucu opa,semoga kamu tidak mendengar nya


Arisya" benar kah dad,apa separah itu


Abe" semenjak kamu meninggalkan nya,hidup kadavi berantakan sya,bahkan dia seperti orang gila selalu datang ke rumah orang tua mu,yang sudah kosong,bahkan badan nya tidak terurus sama sekali,bahkan Daddy tidak pernah melihat kadavi menangis karena seorang wanita,tapi karena diri mu rasanya hampir setiap hari Daddy melihat kadavi menangis sampai tertidur


Arisya tidak menyangka jika kadavi melakukan hal itu untuk nya


Arisya" aku akan menemui nya


Abe" biar supir mengantar mu,cucu opa temui Daddy mu yang bodoh itu,setelah itu temui opa kembali oke (mencium kening Fari) pergi lah


Arisya kembali pergi untuk menemui kadavi,sesampai nya di rumah itu melihat rumah itu terlihat sangat sepi,Arisya melihat semua barang barang milik nya tertata rapih di tempat nya semula


Arisya masuk kedalam kamar nya dulu,Arisya melihat kadavi tengah berbaring lemah dan badan nya terlihat kurus


kadavi" sudah aku katakan aku tidak mau,buat apa kalian kembali biarkan aku seperti ini,tidak ada gunanya juga jika aku sembuh,pergilah sebelum aku lempar kalian dari rumah ini


Arisya" apa jika kami yang datang kamu akan mengusir kami


kadavi seketika berbalik melihat ke arah Arisya dan merubah posisinya menjadi duduk di atas tempat tidur


kadavi" (memejamkan mata) tidak kadavi,jangan fikirkan lagi,lihat sekarang kamu mulai berkhayal tentang mereka,bahkan terasa nyata


Arisya mendekati kadavi masih sibuk mengoceh


Arisya"(menyentuh pipi kadavi) apa aku terlihat seperti khayalan mu,apa kami tidak nyata untuk mu


kadavi membuka mata saat merasakan hangat nya sentuhan tangan Arisya

__ADS_1


kadavi" a-apa ini benar kalian


Arisya" iya ini kami


kadavi bangkit dari tempat tidur nya


kadavi" aku mohon jangan tinggalkan aku lagi,tetap lah bersama ku,aku sangat merindukan kalian,maafkan aku atas semua kebodohan dan kesalahan ku,kamu boleh melakukan apa saja Asal jangan tinggal kan aku


Arisya" aku sudah mengetahui semua nya Alicia sudah menceritakan nya pada ku,aku juga minta maaf tidak mendengar penjelasan mu,dan langsung pergi meninggalkan mu saja


kadavi" boleh aku memeluk mu


Arisya" lakukan


kadavi memeluk istri dan anak nya yang masih tertidur pulas


kadavi" lihat anak kita masih tertidur


Arisya" dia lelah,hari ini dia berjalan jalan terus


kadavi" dari mana kamu ?


Arisya" aku ... em dari bertemu cia (menundukan kepala)


kadavi" untuk apa menemui dia


Arisya" karena


perkataan Arisya terhenti karena Fari menangis


kadavi mengambil alih Fari,dan mengendong putra nya itu,Fari terlihat sangat senang saat melihat kadavi di hadapan nya


sedang asik memperhatikan kadavi dengan Fari bermain membuatnya baru tersadar akan orang tua nya


Arisya" mas Davi


kadavi" iya sya


Arisya" aku harus pulang


kadavi" pulang ?? pulang kemana,ini rumah mu


Arisya" mas aku harus pulang ke rumah,aku tidak mau ayah marah,nanti aku jelaskan kenapa aku harus pulang


kadavi" ada apa


Arisya" ayah dan yang belum tahu Masalah ini,dan kamu tahu ayah meminta ku untuk berpisah dari mu


kadavi" aku tahu itu,aku tidak akan menyerah aku akan menjelaskan nya pas ayah dan keluarga mu, kita temui mereka


Arisya" tidak,tidak malam ini,aku takut ayah akan jatuh sakit lagi


kadavi" ayah mu sakit ?

__ADS_1


Arisya" em saat pertama kali aku pergi dari rumah dan ayah jatuh sakit


kadavi" baik lah aku akan antar kamu,tapi izin kan aku malam ini tinggal bersama kalian


Arisya" baik lah,tapi dengan syarat kamu harus makan dan minum obat


kadavi" aku tidak butuh itu jika ada kalian


kadavi mencium sekilas bibir Arisya


Arisya membulatkan matanya protes pada kadavi


Arisya" mas Davi (memukul pundak kadavi)


kadavi" sakit sayang


Arisya" biar saja


setelah mengurus kadavi Arisya dan kadavi pulang ke tempat Arisya tinggal


sesampainya di sana mereka saling berbincang dan bermain dengan putra mereka


kadavi" ini kali pertama kita bersama,sungguh aku sangat merindukan kalian berdua


Arisya" aku juga sangat merindukan mu,kamu tahu Fari selalu saja merindukan mu,setiap kali ada yang membicarakan mu dia selalu menangis


kadavi" benar kah (terkekeh) lihat sedari kecil saja dia sudah menjadi sekutu Daddy


Arisya" awas saja sampai kamu mengajarinya yang tidak tidak


kadavi" (menggenggam tangan Arisya) aku tidak akan membuat anak ku melakukan ke salahan seperti ku,aku akan mengajarinya menjadi pria yang bertanggung jawab bukan hanya dia tapi anak anak kita yang lain nya juga (mengerlingkan matanya)


Arisya" dasar mesum anak mu saja baru berusia beberapa minggu,sudah tidur ini sudah larut


Arisya membaringkan tubuh nya,begitu juga kadavi,tidak menunggu lama kedua nya sudah terlelap,ke esokan pagi nya ke dua nya Bagun dengan senyuman di wajah mereka


kadavi" selamat pagi Buna


Arisya" (tersenyum) selamat pagi Daddy,mandi lah aku akan membuat sarapan untuk mu,dan jangan ganggu Fari,biarkan dia tidur


kadavi menuruti perintah istri nya,setelah selsai kadavi melihat Fari sudah terbangun


kadavi" sayang Fari bangun (berteriak)


Arisya" ajak dia main aku masih memasak


mendengar perintah Arisya kadavi langsung mengendong putranya,kadavi berniat mengajak Fari keluar rumah namun saat dirinya membuka pintu,kadavi sangat terkejut melihat seseorang di balik pintunya,hal itu membuat kadavi susah payah menelan selivah nya,melihat tatapan tajam orang tersebut


_________________


TBC


next

__ADS_1


maaf ya lama up nya,aku banyak kerjaan baru sempet up hari ini maaf sekali lagi,jangan bosen ya nungguin aku up, terimakasih juga udah mau nunggu 😘😘


__ADS_2