Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 17


__ADS_3

Alicia mencoba menghubungi Arisya namun tak satu pun panggilan Alicia di angkat oleh Arisya,kini Arisya berada di tepi danau,yang terlihat sepi,tak tahu kenapa Arisya sangat senang ke tempat ini,karena tempat ini menurut nya satu satu nya tempat dimana ia bisa menenangkan diri nya,bahkan Alicia sebagai sahabat lun tidak tahu


Arisya" dasar sya bodoh!!! (berteriak) kamu sangat bodoh sya,kamu menganggap laki laki itu menyukai mu,padahal lihat dia hanya menganggap mu adik,kamu bodoh Arisya kamu sangat bodoh,sekarang kamu merasakan sakit hati siapa yang akan kamu salah kan hah,lihat diri mu bahkan laku laki biasa saja tidak melihat mu,sya sadarkan diri mu jangan seperti orang bodoh


Arisya terus memaki diri nya,bahkan ia terus berteriak meluapkan semua rasa sakit di hatinya


setelah selsai Arisya,duduk di rerumputan itu dan kembali menangis


Arisya" bodoh,bodoh,bodoh wanita bodoh (memukul kepalanya nya sendiri)


Alicia terus menelpon Arisya namun hasilnya tetap sama,Arisya tidak mengangkat panggilan itu


kadavi" kamu menghubungi siapa sih ?


Alicia" sya


kadavi" belum puas bertemu tadi sampai harus menghubunginya,ingat janji mu Alicia


Alicia" (menatap kadavi) jika aku bertemu aku tidak akan menghubungi nya,dan jika tidak ada masalah maka aku sudah bertemu


kadavi" masalah,bukan kah dia memang sumber masalah


Alicia" bisa tidak kamu berfikir baik tentang Arisya


kadavi" bagaimana mau berfikir baik jika memang dia tidak berprilaku baik


Alicia" terserah aku tidak mau berdebat dengan mu


Alicia memilih pergi meninggalkan kadavi yang hanya bisa melihat Alicia meninggalkan nya


Alicia" sya aku mohon angkat panggilan ini aku mohon sya


Arisya mendengar ponsel nya berdering,menandakan panggilan masuk


Arisya melihat nama kakak nya berada di layar


"my sister" nama itu tertera di layar ponsel Arisya


Arisya mengangkat panggilan itu


Arisya*assalamualaikum kak


Lusi* walaikumsalam,sya kamu di mana,kok tumben belum pulang ?


Arisya* oh ... ini aku sudah mau kembali ada apa kak ?


Lusi*tidak ada apa apa,hanya tidka biasa saja kamu pulang terlambat tapi tidak memberi kabar pada Kakak atau ibu


Arisya* oh maaf sya lupa,tadi sya ada sedikit pekerjaan tambahan,sebentar lagi sya akan tiba di rumah


Lusi* baik lah


Lusi mengakhiri panggilan itu


Ningrum" apa kata sya ,dimana dia ?


Lusi" akan segera pulang ada pekerjaan tambahan,tapi kenapa suara sya seperti habis menangis


Ningrum" menangis kenapa adik mu menangis


Lusi" tidak tahu mungkin Lulu salah dengar,oh apa semuanya sudah siap

__ADS_1


Panji" udah sayang,tinggal nunggu sya pulang saja


Hardi" ayah tunggu di luar ya,biar bisa kasih kode


Lusi" baik lah ayah (terkekeh)


Ningrum" awas ya yah,kalo sampai rencana ini gagal


Hardi" siap bund ayah tutup mulut


Hardi berjalan menuju teras rumah nya,sementara sya berada di perjalanan menuju rumah nya,ia memeriksa ponselnya begitu banyak panggilan dari Lucia,Evan bahkan Alicia


"cia,menelpon ku,ada apa? ah nanti saja aku hubungi kembali saat tiba di rumah" dalam hati Arisya


Arisya tiba di rumah,dan melihat ayah nya menunggunya di depan rumah


Arisya" ayah ... tumben nungguin sya


Hardi" kenapa gak boleh,kan anak gadis ayah pulang malam bikin khawatir


Arisya" maaf lain kali gak gini lagi sya janji


Hardi" kamu ini,bukan bocah umur lima tahun lagi,tapi kelakuan kamu masih aja suka bikin ayah khawatir


Arisya" (tersenyum) karena sya Putri ayah


Hardi" ayah gak bayangin kalo kamu nanti nikah,bakal kayak apa suami kamu,ngadepin bayi dua puluh enam tahun kayak kamu (terkekeh)


Arisya" ayah (mengerucut kan bibir nya)


Hardi" ya sudah kita masuk


tarrrr


konfeti berhamburan


"kejutan,selamat ulang tahun,selamat ulang tahun sya semoga panjang umur, happy birthday sya" Panji dan Lusi sangat bersemangat


Ningrum" tiup lilin nya nak


Lusi" eits tunggu berdoa dulu


Arisya tersenyum dan mulai berdoa,setelah selsai Arisya meniup lilin nya dan menangis memeluk Lusi


Arisya" terimakasih sya terharu


Arisya menangis hingga sesegukan membuat keluarga nya sedikit heran


Ningrum" sya kamu baik baik saja nak


Arisya" em... sya hanya terharu mendapat kejutan


Panji" lah mas kira kenapa sya,kamu nangis nya kayak lani kalo gak di kasih susu (terkekeh)


Arisya" mas Panji,ih kok sya di samain sama lani


Panji" abis mirip sih (tertawa)


Arisya" bunda liat mas Panji


Ningrum" lah kenapa jadi ngadu ibu sih

__ADS_1


Panji" kan kayak bocah


Arisya" mas Panji,ih kesel ih sya sama mas Panji,kita kemusuhan pokoknya,awas aja mas Panji titip sya jajanan gak akan sya beliin


Panji" uluh Uluh adeknya mas ngambek,uluh uluh,sini sini (memeluk) adek mas udah gede sekarang ya,yah pasti bentar lagi ada cowok yang jagain,jadi mas Panji gak repot ngurusin bocah ini ini lagi


Arisya" ih mas Panji,kak Lulu liat suami mu


Lusi" mas ini,jangan gitu sya itu udah besar,umur nya (tertawa)


Arisya" ih kakak Lulu sama aja,ayah liat


Hardi" sudah sudah,ayah sudah lapar,sekarang kita makan setelah itu kita baru meledek sya lagi (tertawa)


Arisya" ayah!!!


Arisya melupakan kesedihan nya saat bersama kelurga nya,Arisya kembali tersenyum,bahkan ia lupa akan rasa sakit yang ia rasakan beberapa jam yang lalu


sementara di tempat lain,Alicia masih sibuk menghubungi Arisya namun Arisya tidak menjawab bahkan sampai ponsel Alicia mati


Alicia" kemana anak ini,apa dia sudah kembali ke rumah,atau dia astaga sya kamu buat aku khawatir


kadavi" aku pergi dulu


Alicia" mau kemana mas


kadavi" mencari tempat dimana tidak ada yang membahas sahabat mu itu


kadavi pergi begitu saja meninggalkan Alicia yang masih terdiam


Alicia melihat dirinya di cermin


Alicia" apa salah jika aku berteman dengan sya,dia anak yang baik,bahkan sangat baik


Alicia berbaring di tempat tidur nya,sampai dirinya memejamkan mata,dan masuk kedalam mimpinya


sementara kadavi tengah asik bersenang senang bersama teman teman nya di sebuah club'


alicia terbangun dari tidurnya dimana dirinya melihat kembali Arisya bersama seorang anak kecil sedang bermain


Alicia" sya !!


Alicia terbangun dan melihat kadavi belum berada di samping nya


Alicia" kemana mas Davi


Alicia melihat jam di dinding nya menunjukan pukul tiga dini hari,Alicia mengambil wudhu dan kembali menunaikan salat malam,seperti biasa setiap mendekati waktu subuh Alicia akan tertidur


didalam tidur nya Alicia kembali melihat arisya di mimpinya,kali ini wajah Arisya lebih jelas,dan Seorang laki laki yang berjalan menghampiri Arisya yang tengah bermain bersama anak kecil


Alicia kembali terbangun saat mendengar kumandang adzan subuh


Alicia" Arisya lagi,apakah ini jawaban dari mu ya Allah


_______________________


TBC


next


jangan lupa berikan dukungan nya buat aku ya semua terimakasih

__ADS_1


__ADS_2