
Alicia mencoba menghubungi Arisya namun tak satu pun panggilan Alicia di angkat oleh Arisya,kini Arisya berada di tepi danau,yang terlihat sepi,tak tahu kenapa Arisya sangat senang ke tempat ini,karena tempat ini menurut nya satu satu nya tempat dimana ia bisa menenangkan diri nya,bahkan Alicia sebagai sahabat lun tidak tahu
Arisya" dasar sya bodoh!!! (berteriak) kamu sangat bodoh sya,kamu menganggap laki laki itu menyukai mu,padahal lihat dia hanya menganggap mu adik,kamu bodoh Arisya kamu sangat bodoh,sekarang kamu merasakan sakit hati siapa yang akan kamu salah kan hah,lihat diri mu bahkan laku laki biasa saja tidak melihat mu,sya sadarkan diri mu jangan seperti orang bodoh
Arisya terus memaki diri nya,bahkan ia terus berteriak meluapkan semua rasa sakit di hatinya
setelah selsai Arisya,duduk di rerumputan itu dan kembali menangis
Arisya" bodoh,bodoh,bodoh wanita bodoh (memukul kepalanya nya sendiri)
Alicia terus menelpon Arisya namun hasilnya tetap sama,Arisya tidak mengangkat panggilan itu
kadavi" kamu menghubungi siapa sih ?
Alicia" sya
kadavi" belum puas bertemu tadi sampai harus menghubunginya,ingat janji mu Alicia
Alicia" (menatap kadavi) jika aku bertemu aku tidak akan menghubungi nya,dan jika tidak ada masalah maka aku sudah bertemu
kadavi" masalah,bukan kah dia memang sumber masalah
Alicia" bisa tidak kamu berfikir baik tentang Arisya
kadavi" bagaimana mau berfikir baik jika memang dia tidak berprilaku baik
Alicia" terserah aku tidak mau berdebat dengan mu
Alicia memilih pergi meninggalkan kadavi yang hanya bisa melihat Alicia meninggalkan nya
Alicia" sya aku mohon angkat panggilan ini aku mohon sya
Arisya mendengar ponsel nya berdering,menandakan panggilan masuk
Arisya melihat nama kakak nya berada di layar
"my sister" nama itu tertera di layar ponsel Arisya
Arisya mengangkat panggilan itu
Arisya*assalamualaikum kak
Lusi* walaikumsalam,sya kamu di mana,kok tumben belum pulang ?
Arisya* oh ... ini aku sudah mau kembali ada apa kak ?
Lusi*tidak ada apa apa,hanya tidka biasa saja kamu pulang terlambat tapi tidak memberi kabar pada Kakak atau ibu
Arisya* oh maaf sya lupa,tadi sya ada sedikit pekerjaan tambahan,sebentar lagi sya akan tiba di rumah
Lusi* baik lah
Lusi mengakhiri panggilan itu
Ningrum" apa kata sya ,dimana dia ?
Lusi" akan segera pulang ada pekerjaan tambahan,tapi kenapa suara sya seperti habis menangis
Ningrum" menangis kenapa adik mu menangis
Lusi" tidak tahu mungkin Lulu salah dengar,oh apa semuanya sudah siap
__ADS_1
Panji" udah sayang,tinggal nunggu sya pulang saja
Hardi" ayah tunggu di luar ya,biar bisa kasih kode
Lusi" baik lah ayah (terkekeh)
Ningrum" awas ya yah,kalo sampai rencana ini gagal
Hardi" siap bund ayah tutup mulut
Hardi berjalan menuju teras rumah nya,sementara sya berada di perjalanan menuju rumah nya,ia memeriksa ponselnya begitu banyak panggilan dari Lucia,Evan bahkan Alicia
"cia,menelpon ku,ada apa? ah nanti saja aku hubungi kembali saat tiba di rumah" dalam hati Arisya
Arisya tiba di rumah,dan melihat ayah nya menunggunya di depan rumah
Arisya" ayah ... tumben nungguin sya
Hardi" kenapa gak boleh,kan anak gadis ayah pulang malam bikin khawatir
Arisya" maaf lain kali gak gini lagi sya janji
Hardi" kamu ini,bukan bocah umur lima tahun lagi,tapi kelakuan kamu masih aja suka bikin ayah khawatir
Arisya" (tersenyum) karena sya Putri ayah
Hardi" ayah gak bayangin kalo kamu nanti nikah,bakal kayak apa suami kamu,ngadepin bayi dua puluh enam tahun kayak kamu (terkekeh)
Arisya" ayah (mengerucut kan bibir nya)
Hardi" ya sudah kita masuk
tarrrr
konfeti berhamburan
"kejutan,selamat ulang tahun,selamat ulang tahun sya semoga panjang umur, happy birthday sya" Panji dan Lusi sangat bersemangat
Ningrum" tiup lilin nya nak
Lusi" eits tunggu berdoa dulu
Arisya tersenyum dan mulai berdoa,setelah selsai Arisya meniup lilin nya dan menangis memeluk Lusi
Arisya" terimakasih sya terharu
Arisya menangis hingga sesegukan membuat keluarga nya sedikit heran
Ningrum" sya kamu baik baik saja nak
Arisya" em... sya hanya terharu mendapat kejutan
Panji" lah mas kira kenapa sya,kamu nangis nya kayak lani kalo gak di kasih susu (terkekeh)
Arisya" mas Panji,ih kok sya di samain sama lani
Panji" abis mirip sih (tertawa)
Arisya" bunda liat mas Panji
Ningrum" lah kenapa jadi ngadu ibu sih
__ADS_1
Panji" kan kayak bocah
Arisya" mas Panji,ih kesel ih sya sama mas Panji,kita kemusuhan pokoknya,awas aja mas Panji titip sya jajanan gak akan sya beliin
Panji" uluh Uluh adeknya mas ngambek,uluh uluh,sini sini (memeluk) adek mas udah gede sekarang ya,yah pasti bentar lagi ada cowok yang jagain,jadi mas Panji gak repot ngurusin bocah ini ini lagi
Arisya" ih mas Panji,kak Lulu liat suami mu
Lusi" mas ini,jangan gitu sya itu udah besar,umur nya (tertawa)
Arisya" ih kakak Lulu sama aja,ayah liat
Hardi" sudah sudah,ayah sudah lapar,sekarang kita makan setelah itu kita baru meledek sya lagi (tertawa)
Arisya" ayah!!!
Arisya melupakan kesedihan nya saat bersama kelurga nya,Arisya kembali tersenyum,bahkan ia lupa akan rasa sakit yang ia rasakan beberapa jam yang lalu
sementara di tempat lain,Alicia masih sibuk menghubungi Arisya namun Arisya tidak menjawab bahkan sampai ponsel Alicia mati
Alicia" kemana anak ini,apa dia sudah kembali ke rumah,atau dia astaga sya kamu buat aku khawatir
kadavi" aku pergi dulu
Alicia" mau kemana mas
kadavi" mencari tempat dimana tidak ada yang membahas sahabat mu itu
kadavi pergi begitu saja meninggalkan Alicia yang masih terdiam
Alicia melihat dirinya di cermin
Alicia" apa salah jika aku berteman dengan sya,dia anak yang baik,bahkan sangat baik
Alicia berbaring di tempat tidur nya,sampai dirinya memejamkan mata,dan masuk kedalam mimpinya
sementara kadavi tengah asik bersenang senang bersama teman teman nya di sebuah club'
alicia terbangun dari tidurnya dimana dirinya melihat kembali Arisya bersama seorang anak kecil sedang bermain
Alicia" sya !!
Alicia terbangun dan melihat kadavi belum berada di samping nya
Alicia" kemana mas Davi
Alicia melihat jam di dinding nya menunjukan pukul tiga dini hari,Alicia mengambil wudhu dan kembali menunaikan salat malam,seperti biasa setiap mendekati waktu subuh Alicia akan tertidur
didalam tidur nya Alicia kembali melihat arisya di mimpinya,kali ini wajah Arisya lebih jelas,dan Seorang laki laki yang berjalan menghampiri Arisya yang tengah bermain bersama anak kecil
Alicia kembali terbangun saat mendengar kumandang adzan subuh
Alicia" Arisya lagi,apakah ini jawaban dari mu ya Allah
_______________________
TBC
next
jangan lupa berikan dukungan nya buat aku ya semua terimakasih
__ADS_1