Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 23


__ADS_3

sudah sebulan berlalu,Alicia masih tidak menyerah untuk menemui Arisya,dari menunggu Arisya di kantor sampai mendatangi rumah Arisya


seperti hari ini,Alicia pagi pagi sudah berada di rumah Arisya


Alicia" assalamualaikum bunda


Ningrum yang mendengar suara pintu di ketuk langsung bergegas membuka pintu


Ningrum" cia


Alicia"(mencium tangan) pagi bunda,ini cia bawakan kue kesukaan bunda


Ningrum" oh iya,masuk nak


Alicia" terimakasih bunda


Alicia masuk kedalam rumah itu dan memperhatikan rumah yang nampak sepi


Alicia" kenapa rumah nya sepi Bun


Ningrum" oh iya,sya,Lulu,dan mas Panji sedang ke bandung menghadiri pesta teman dekat,mas panji


Alicia" jadi sya gak ada di rumah


Ningrum" iya cia,mereka pergi sejak hari Jumat lalu


Alicia" oooo,ayah kemana?


Ningrum" ayah biasa abis salat pasti ngobrol dulu sama tetangga


"sya tidak ada di rumah" dalam hati Alicia


Ningrum menghampiri Alicia dengan membawa nampan berisi minuman dan sebuah roti isi kesukaan alicia dan sya


Ningrum" cia minum nak


Alicia" terimakasih Bun,sudah lama tidak makan roti isi buatan bunda


Alicia memakan roti isi dengan lahap,sampai sampai Ningrum takut jika Alicia tersedak


Ningrum" pelan pelan cia,nanti tersedak


Alicia" ini enak Bun,sudah berapa hari cia tidak makan


seketika Alicia berhenti,karena ia kelepasan bicara


Ningrum" kamu tidak makan,kenapa? diet? iya


Alicia hanya tersenyum


Ningrum" Hem ... tidak ada yang boleh diet jika sudah berada di rumah bunda,habiskan semuanya jika masih mau bunda akan buatkan lagi


Alicia merasa terharu,bahkan ibu orang lain terasa seperti ini sendiri


sedang asik berbincang Hardi datang dan melihat Alicia berada di rumah nya

__ADS_1


Hardi" loh ada cia


Alicia" (mencium tangan ) sudah lama tidak mengunjungi ayah dan bunda,cia kangen


Hardi" ayah juga,duduk lagi cia,cia apa kabar,kadavi bagaimana ?


Alicia" cia baik,mas Davi juga baik yah


Hardi" tumben cia pagi pagi sudah datang,apa ada hal penting yang mau di bicarakan


Alicia" (menelan selivah nya) em ... sebenarnya ada satu hal yang ingin cia sampaikan,atau bisa di bilang meminta dari ayah dan bunda


Hardi dan ningrum pura pura tidak tahu yang di bicarakan Alicia


Hardi" apa itu ?


Alicia" ayah,ayah tahu bukan masalah Alicia


Hardi" masalah ??


Alicia" keturunan (sedikit pelan)


Hardi" lalu? apa Masalah nya ?


Alicia" ayah,bunda,mungkin permintaan cia ini terdengar gila,dan terdengar tidak masuk akal,dan mungkin juga ayah dan bunda tidak akan mau mengizinkan,tapi Alicia berbuat demikian,karena cia sudah melalui banyak hal,dari salat malam,dan sebagainya,dan semua itu menunjuk pada Arisya


Ningrum mencoba menahan emosinya,dirinya tidak terima jika anak nya harus menjadi madu seseorang


Hardi" Arisya? apa hubungan nya?


Alicia" yah,cia kemari mau meminta sya menjadi istri kedua untuk mas Davi


Ningrum" pergi dari rumah kami,jangan pernah datang lagi,kamu fikir karena kamu memiliki banyak uang bisa melakukan hal itu pada kami,maaf nona Alicia anda tidak akan pernah mendapatkan apa yang kamu ingin kan,dan saya tidak akan mengizinkan putri saya bersama suami mu


Hardi menarik tangan Ningrum untuk kembali duduk


Hardi" Alicia semua ke putusan berada di tangan Arisya,dan jika benar kamu dan Davi menginginkan Arisya,suami mu lah yang seharusnya datang kemari,ayah akan memikirkan hal itu jika yang datang adalah suami mu,sekarang pergi lah,karena akan percuma jika kamu yang terus mengejar Arisya


Alicia" cia paham,kalo begitu cia pergi


Alicia meninggalkan kediaman Arisya,sementara Ningrum meluapkan kekesalan nya


Ningrum" ayah bicara apa sih,bunda gak akan setuju,kalo Arisya menikah dengan kadavi,apa lagi jadi istri kedua yah,apa kata orang


Hardi" itu tidak akan terjadi,Arisya pasti akan terus menolak,dan kadavi,mustahil akan datang kemari untuk meminta Arisya pada kita,bunda jangan khawatir,jika pun nanti Allah menginginkan atau mentakdirkan seperti itu,kita sebagai orang tua harus terus melindungi nya,sudah lah Bun tidak perlu menanggapi hal ini dengan emosi


Ningrum" ayah... (memeluk)


Alicia terus menangis dirinya terus berfikir mencari cara agar suaminya luluh dan bisa menemui Arisya,namun Alicia tidak menemukan jalan nya


sementara di tempat lain Arisya tengah bimbang dengan hati nya,karena setelah salat malam meminta petunjuk,kini Alicia dan kadavi terus datang di mimpinya bahkan kini hati dan fikiran nya tidak bisa di ajak bekerja sama


Lusi" sya kamu kenapa sih


Arisya" enggak apa apa kak,cuma lagi liat kerjaan

__ADS_1


Lusi" dari kemarin kakak perhatikan kamu kayak banyak fikiran


Arisya" enggak kok kak,aku hanya banyak kerjaan saja


Lusi" sya kamu tuh kalo punya masalah bilang jangan di Pendem sendiri gak baik


Arisya" enggak kok kak bener deh,oh iya sore ini kita jadi pulang kan,soalnya ada kerjaan yang harus sya urus


Lusi" kalo gitu kita jalan jalan dulu ya sya,kakak mau cari oleh oleh buat bunda


Arisya" kalo itu sya antre paling depan (terkekeh)


Lusi" kamu ya


sementara kadavi,tengah menghubungi asisten rumah tangganya untuk mengetahui keadaan Alicia yang sudah hampir seminggu mogok makan,karena ingin kadavi menikahi Arisya


kadavi* apa hari ini dia tidak makan juga


Bu Apri*tidak tuan,nyonya pagi pagi sekali sudah pergi,dan tidak makan atau minum sedikit pun


kadavi* kenapa kerasa kepala sekali Alicia,baik lah terimakasih Bu


Bu Apri* sama sama tuan


kadavi mengakhiri panggilan nya,dan menatap layar ponsel nya dimana foto Alicia berada di sana


kadavi" sampai kapan kamu akan seperti ini,kenapa kamu jadi sangat keras kepala sekali,ayolah cia aku tidak tega melihat mu seperti itu,tapi aku juga tidak mau dengan wanita itu


pintu ruangan kadavi di ketuk,oleh asisten nya


Kholik" permisi tuan,pertemuan akan segera di mulai para karyawan sudah menunggu


kadavi" Kholik kamu sudah menikah ?


Kholik" sudah pak,ada apa ?


kadavi" sudah punya anak ?


Kholik" Alhamdulillah sudah satu pak,ada apa pak ?


kadavi" apa tujuan mu menikah hanya untuk memiliki ke turunan


Kholik" saya menikah karena perintah agama pak,tapi dalam perintah itu salah satu nya ada perintah dimana kita mendidik anak keturunan kita dengan baik,jadi mempunyai keturunan pun menurut saya sebuah perintah,dan lagi jika kita memiliki anak,saat pulang bekerja,lelah kita akan Hilang ke seketika saat melihat buah hati kita menyabut kita di depan pintu,atau melihat nya menunjukan kebisaan nya hari itu,itu menurut saya nikmat yang tidak bisa di gantikan


kadavi melihat wajah bahagia Kholik


Kholik" maaf tuan saya malah jadi curhat,memang nya ada apa tuan ?


kadavi" ah tidak,ayo kita ke ruang rapat dulu


kadavi dan Kholik ke ruang rapat


"sepenting dan seberpengaruh itu kah kehadiran seorang anak dalam rumah tangga" dalam hati kadavi


_____________

__ADS_1


TBC


next


__ADS_2