
sudah sebulan berlalu,Alicia masih tidak menyerah untuk menemui Arisya,dari menunggu Arisya di kantor sampai mendatangi rumah Arisya
seperti hari ini,Alicia pagi pagi sudah berada di rumah Arisya
Alicia" assalamualaikum bunda
Ningrum yang mendengar suara pintu di ketuk langsung bergegas membuka pintu
Ningrum" cia
Alicia"(mencium tangan) pagi bunda,ini cia bawakan kue kesukaan bunda
Ningrum" oh iya,masuk nak
Alicia" terimakasih bunda
Alicia masuk kedalam rumah itu dan memperhatikan rumah yang nampak sepi
Alicia" kenapa rumah nya sepi Bun
Ningrum" oh iya,sya,Lulu,dan mas Panji sedang ke bandung menghadiri pesta teman dekat,mas panji
Alicia" jadi sya gak ada di rumah
Ningrum" iya cia,mereka pergi sejak hari Jumat lalu
Alicia" oooo,ayah kemana?
Ningrum" ayah biasa abis salat pasti ngobrol dulu sama tetangga
"sya tidak ada di rumah" dalam hati Alicia
Ningrum menghampiri Alicia dengan membawa nampan berisi minuman dan sebuah roti isi kesukaan alicia dan sya
Ningrum" cia minum nak
Alicia" terimakasih Bun,sudah lama tidak makan roti isi buatan bunda
Alicia memakan roti isi dengan lahap,sampai sampai Ningrum takut jika Alicia tersedak
Ningrum" pelan pelan cia,nanti tersedak
Alicia" ini enak Bun,sudah berapa hari cia tidak makan
seketika Alicia berhenti,karena ia kelepasan bicara
Ningrum" kamu tidak makan,kenapa? diet? iya
Alicia hanya tersenyum
Ningrum" Hem ... tidak ada yang boleh diet jika sudah berada di rumah bunda,habiskan semuanya jika masih mau bunda akan buatkan lagi
Alicia merasa terharu,bahkan ibu orang lain terasa seperti ini sendiri
sedang asik berbincang Hardi datang dan melihat Alicia berada di rumah nya
__ADS_1
Hardi" loh ada cia
Alicia" (mencium tangan ) sudah lama tidak mengunjungi ayah dan bunda,cia kangen
Hardi" ayah juga,duduk lagi cia,cia apa kabar,kadavi bagaimana ?
Alicia" cia baik,mas Davi juga baik yah
Hardi" tumben cia pagi pagi sudah datang,apa ada hal penting yang mau di bicarakan
Alicia" (menelan selivah nya) em ... sebenarnya ada satu hal yang ingin cia sampaikan,atau bisa di bilang meminta dari ayah dan bunda
Hardi dan ningrum pura pura tidak tahu yang di bicarakan Alicia
Hardi" apa itu ?
Alicia" ayah,ayah tahu bukan masalah Alicia
Hardi" masalah ??
Alicia" keturunan (sedikit pelan)
Hardi" lalu? apa Masalah nya ?
Alicia" ayah,bunda,mungkin permintaan cia ini terdengar gila,dan terdengar tidak masuk akal,dan mungkin juga ayah dan bunda tidak akan mau mengizinkan,tapi Alicia berbuat demikian,karena cia sudah melalui banyak hal,dari salat malam,dan sebagainya,dan semua itu menunjuk pada Arisya
Ningrum mencoba menahan emosinya,dirinya tidak terima jika anak nya harus menjadi madu seseorang
Hardi" Arisya? apa hubungan nya?
Alicia" yah,cia kemari mau meminta sya menjadi istri kedua untuk mas Davi
Ningrum" pergi dari rumah kami,jangan pernah datang lagi,kamu fikir karena kamu memiliki banyak uang bisa melakukan hal itu pada kami,maaf nona Alicia anda tidak akan pernah mendapatkan apa yang kamu ingin kan,dan saya tidak akan mengizinkan putri saya bersama suami mu
Hardi menarik tangan Ningrum untuk kembali duduk
Hardi" Alicia semua ke putusan berada di tangan Arisya,dan jika benar kamu dan Davi menginginkan Arisya,suami mu lah yang seharusnya datang kemari,ayah akan memikirkan hal itu jika yang datang adalah suami mu,sekarang pergi lah,karena akan percuma jika kamu yang terus mengejar Arisya
Alicia" cia paham,kalo begitu cia pergi
Alicia meninggalkan kediaman Arisya,sementara Ningrum meluapkan kekesalan nya
Ningrum" ayah bicara apa sih,bunda gak akan setuju,kalo Arisya menikah dengan kadavi,apa lagi jadi istri kedua yah,apa kata orang
Hardi" itu tidak akan terjadi,Arisya pasti akan terus menolak,dan kadavi,mustahil akan datang kemari untuk meminta Arisya pada kita,bunda jangan khawatir,jika pun nanti Allah menginginkan atau mentakdirkan seperti itu,kita sebagai orang tua harus terus melindungi nya,sudah lah Bun tidak perlu menanggapi hal ini dengan emosi
Ningrum" ayah... (memeluk)
Alicia terus menangis dirinya terus berfikir mencari cara agar suaminya luluh dan bisa menemui Arisya,namun Alicia tidak menemukan jalan nya
sementara di tempat lain Arisya tengah bimbang dengan hati nya,karena setelah salat malam meminta petunjuk,kini Alicia dan kadavi terus datang di mimpinya bahkan kini hati dan fikiran nya tidak bisa di ajak bekerja sama
Lusi" sya kamu kenapa sih
Arisya" enggak apa apa kak,cuma lagi liat kerjaan
__ADS_1
Lusi" dari kemarin kakak perhatikan kamu kayak banyak fikiran
Arisya" enggak kok kak,aku hanya banyak kerjaan saja
Lusi" sya kamu tuh kalo punya masalah bilang jangan di Pendem sendiri gak baik
Arisya" enggak kok kak bener deh,oh iya sore ini kita jadi pulang kan,soalnya ada kerjaan yang harus sya urus
Lusi" kalo gitu kita jalan jalan dulu ya sya,kakak mau cari oleh oleh buat bunda
Arisya" kalo itu sya antre paling depan (terkekeh)
Lusi" kamu ya
sementara kadavi,tengah menghubungi asisten rumah tangganya untuk mengetahui keadaan Alicia yang sudah hampir seminggu mogok makan,karena ingin kadavi menikahi Arisya
kadavi* apa hari ini dia tidak makan juga
Bu Apri*tidak tuan,nyonya pagi pagi sekali sudah pergi,dan tidak makan atau minum sedikit pun
kadavi* kenapa kerasa kepala sekali Alicia,baik lah terimakasih Bu
Bu Apri* sama sama tuan
kadavi mengakhiri panggilan nya,dan menatap layar ponsel nya dimana foto Alicia berada di sana
kadavi" sampai kapan kamu akan seperti ini,kenapa kamu jadi sangat keras kepala sekali,ayolah cia aku tidak tega melihat mu seperti itu,tapi aku juga tidak mau dengan wanita itu
pintu ruangan kadavi di ketuk,oleh asisten nya
Kholik" permisi tuan,pertemuan akan segera di mulai para karyawan sudah menunggu
kadavi" Kholik kamu sudah menikah ?
Kholik" sudah pak,ada apa ?
kadavi" sudah punya anak ?
Kholik" Alhamdulillah sudah satu pak,ada apa pak ?
kadavi" apa tujuan mu menikah hanya untuk memiliki ke turunan
Kholik" saya menikah karena perintah agama pak,tapi dalam perintah itu salah satu nya ada perintah dimana kita mendidik anak keturunan kita dengan baik,jadi mempunyai keturunan pun menurut saya sebuah perintah,dan lagi jika kita memiliki anak,saat pulang bekerja,lelah kita akan Hilang ke seketika saat melihat buah hati kita menyabut kita di depan pintu,atau melihat nya menunjukan kebisaan nya hari itu,itu menurut saya nikmat yang tidak bisa di gantikan
kadavi melihat wajah bahagia Kholik
Kholik" maaf tuan saya malah jadi curhat,memang nya ada apa tuan ?
kadavi" ah tidak,ayo kita ke ruang rapat dulu
kadavi dan Kholik ke ruang rapat
"sepenting dan seberpengaruh itu kah kehadiran seorang anak dalam rumah tangga" dalam hati kadavi
_____________
__ADS_1
TBC
next