Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 39


__ADS_3

kini Arisya mau tidak mau,bekerja di perusahaan milik Abe,karena dirinya harus menuruti mau mertua nya agar kejadian yang menimpah dirinya tetap aman


Fara" sekarang kamu bekerja di perusahaan Daddy sya


Arisya" iya mom,bagaimana mommy tahu


meletakan minuman di meja


Fara" Daddy yang bilang,bagus jika begitu itu artinya mommy tidak perlu merasa khawatir kamu akan kelelahan (tersenyum) sya apa kadavi sering datang kesini


Arisya" iya ma,siang tadi juga kesini


Fara" bagus jika begitu,mommy tidak sabar menunggu ke hadiran cucu mommy (tersenyum) sya kapan kalian akan berbulan madu,mommy rasa kalian tidak terlalu sibuk


Arisya" oh masalah itu,aku akan beri tahu mas Davi nanti mom,mas Davi masih sibuk mengurus pekerjaan nya


Fara" baik lah,mommy ikut saja


Fara dan Arisya berbincang sampai sore hari,Fara berpamitan karena dirinya akan pergi menemui seseorang,setelah ke pulangan Fara Arisya kembali menyiapkan semua barang yang akan dirinya kenakan besok untuk bekerja


"bagaimana tanggapan para karyawan di sana,kenapa aku sangat takut,dan aku akan sering bertemu dengan mas Davi,bagaimana aku bisa menghindari nya" ketakutan ketakutan itu terus muncul di kepala Arisya


sampai dirinya tertidur


ke esokan pagi nya,Arisya seperti biasa setelah selesai sarapan bersama para maid Arisya pergi bekerja,kini kerja jantung Arisya berkerja ekstra dari biasa nya


sesampainya di kantor itu,Arisya rasanya tidak ingin turun karena dirinya merasa takut


pak Rahmat" nyonya


Arisya" ah iya pak (terkejut)


pak Rahmat" kita sudah sampai non


Arisya" iya pak


Arisya tetap duduk di kursi nya tak ada tanda tanda akan meninggalkan mobil itu


pak Rahmat" nyonya bismilah saja,berdoa semuanya akan baik baik saja


Arisya" tapi pak,sya takut


pak Rahmat" nyonya lihat tuan besar sudah menunggu,berdoa nyonya insyaallah semua akan baik baik saja


Arisya" (menarik nafas) baik lah,pak Rahmat benar,terimakasih pak


Arisya keluar dari mobil,dan di sambut oleh Abe dan Vero


Abe" Hay sayang (merangkul Arisya) sudah siap bekerja


Arisya" insyaallah Arisya siap dad (tersenyum)


Vero" kaki mu sudah membaik sya


Arisya" oh iya om,sudah (tersenyum)


Abe" kita masuk sekarang,mereka sudah menunggu kita


Abe membawa Arisya masuk kedalam kantor dan menuju ke ruang pertemuan,dimana para petinggi perusahaan dan beberapa staf dimana Arisya akan bekerja ada di sana


Abe" selamat pagi semu

__ADS_1


"pagi" bersamaan


Abe" hari ini saya akan mengenalkan karyawan baru,yang akan bekerja di bagian pemasaran kita,dia adalah Arisya


Vero membawa Arisya masuk ke dalam ruangan itu,dimana semua orang melihat ke arah nya


Avila" kak sya


Avila sedikit berteriak karena dirinya merasa senang dan juga terkejut


Avila" maaf,maaf silahkan lanjut kan


Abe" (tersenyum) saya tidak mau banyak bicara,saya mau kalian semua bisa membantu dan juga membimbing Arisya,dan saya tidak mau mendengar jika ada hal buruk terjadi pada nya


semua orang hanya menatap Arisya,membuat Arisya merasa takut


setelah selesai beberapa orang keluar dari ruangan itu termasuk kadavi


bara" selamat bergabung di team ku sya,aku harap ide ide mu bisa membantu perusahaan


Avila" kak sya,selamat bergabung kenalkan aku asisten kak bara,eh maksud ku pak bara,kita akan terus bertemu,jika ada kesulitan tanyakan saja pada ku


bara"(mengacak rambut Avila) kamu bahkan sering membuat masalah bagaimana bisa membantu


Avila" kak bara,hentikan jangan merusak rambutku yang sudah estetik ini


Abe" sudah sudah kalian ini selalu saja seperti itu,sya silahkan ikut dengan bara dan Avila,selamat bekerja sayang (memeluk Arisya)


Avila" uncle Abe sangat menyayangi kak sya,kenapa tidak ada yang sayang pada ku di sini


Abe" (mengacak rambut Avila) kami menyayangi mu gadis onar (terkekeh)


Vero" sudah lah Avi,kembali bekerja,laporan mu aku tunggu sore ini di meja ku ingat (tersenyum)


Avila" ah itu,baik baik,aku kerjakan,ayo kak sya kita tinggalkan tempat ini,sebelum tugas ku bertambah


Avila membawa Arisya menuju ruangan mereka dimana Arisya benar benar di sambut hangat oleh rekan rekan nya


hari ini berjalan sangat baik,semua pekerjaan Arisya selesai tepat waktu,dan semua rekan kerja Arisya sangat lah menyenangkan membuat rasa takut Arisya hilang,kini Arisya berada di perjalanan untuk pulang ke rumah


ponsel Arisya berbunyi menandakan sebuah pesan masuk


"pelakor seperti mu tidak akan aku biarkan bahagia,lihat saja aku akan membuat mu menderita" Arisya tidak menghiraukan pesan tersebut karena ia menganggap jika itu pesan dari orang iseng


sementara di tempat lain,Alicia baru saja kembali dari luar kota setelah pemotretan,kadavi sangat bahagia melihat istri nya kembali


kadavi" (memeluk) aku sangat merindukan mu


Alicia" aku juga,bagiamana kabar Arisya,apa kami tinggal bersama nya,selama aku meninggalkan mu


kadavi" tentu,dia baik baik saja,ah kenapa jadi membahas dia,sayang


kadavi mengendong Alicia,dan menuntaskan kerinduan nya pada istrinya,yang sudah dua Minggu tidak ia temui


hari semakin larut,Alicia sudah tertidur,sementara kadavi masih membuka matanya nya dan melihat lihat sebuah kiriman dari seseorang dimana berisi foto Arisya bersama pria lain


setelah selesai kadavi meletakan ponsel nya dan mulai memejamkan matanya,keesokan harinya kadavi sudah pergi bekerja sebelum Alicia terbangun,setibanya di kantor kadavi langsung menghadiri pertemuan


setelah selesai kadavi keluar ruangan dan tidak sengaja melihat Arisya dan bara yang terlihat begitu akrab bahkan terlihat tidak ada rasa canggung di antara kedua nya


kadavi" kholik bawa dia keruangan ku

__ADS_1


Kholik melihat ke arah Arisya yang tengah asik berbincang bersama bara


Kholik" nona Arisya tuan


kadavi" siapa lagi,kerjakan sekarang aku menunggu


kadavi pergi ke ruangan nya,sementara Kholik menemui Arisya


Kholik" permisi nona Arisya tuan kadavi menunggu nona di ruangan nya


Arisya" ada apa pak Kholik,apa ada sesuatu


Kholik" saya kurang tahu nona,tuan hanya mengatakan hal itu


bara" sya aku rasa suami mu merindukan mu (tersenyum ) pergi temui dia,jangan biar kan dia menunggu


Arisya hanya tersenyum,perasaan Arisya mulai terasa tidak baik,kini Arisya sangat takut jika harus bertemu kadavi


sesampai nya di ruangan kadavi Arisya langsung masuk seorang diri


Arisya" apa kamu memanggil ku


kadavi" bukan kah itu pekerjaan wanita j*****


Arisya memejamkan matanya


Arisya" jika tidak ada hal penting aku akan pergi


kadavi melemparkan foto foto Arisya yang ia dapat kan dari seseorang


Arisya" apa ini


kadavi" apa kamu tidak punya mata


Arisya melihat foto dimana dirinya bersama Evan dan beberapa rekan kerja nya dulu


Arisya" Evan


kadavi" bukan kah dia kekasih mu


Arisya" bukan dia adalah rekan kerja ku,Evan teman ku Alicia pun tahu itu


kadavi" terserah apa kata mu


kadavi berjalan mendekati Arisya,membuat Arisya merasa takut


kadavi" kamu (memegang dagu Arisya) jangan pernah berharap bisa menggoda sepupu ku,karena aku tidak akan membiarkan keluarga ku jatuh dalam perangkap wanita j***** seperti mu


kadavi membersihkan tangan di baju Arisya


kadavi" pergi dan jangan pernah tersenyum jika bertemu,aku sangat muak melihat nya


Arisya pergi meninggalkan ruangan kadavi,menahan air matanya namun Arisya tidak sanggup menahan air matanya yang mengalir tanpa aba aba,Kholik yang melihat itu hanya bisa berdiam diri,Arisya menangis tanpa suara meluapkan rasa sakit yang baru saja dirinya terima


____________________


TBC


next


Hay Hay author back ... jangan lupa ya setelah membaca tinggalkan jejak kalian,dan berikan dukungan ke aku ya terimakasih semua 🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


__ADS_2