
kini Arisya mau tidak mau,bekerja di perusahaan milik Abe,karena dirinya harus menuruti mau mertua nya agar kejadian yang menimpah dirinya tetap aman
Fara" sekarang kamu bekerja di perusahaan Daddy sya
Arisya" iya mom,bagaimana mommy tahu
meletakan minuman di meja
Fara" Daddy yang bilang,bagus jika begitu itu artinya mommy tidak perlu merasa khawatir kamu akan kelelahan (tersenyum) sya apa kadavi sering datang kesini
Arisya" iya ma,siang tadi juga kesini
Fara" bagus jika begitu,mommy tidak sabar menunggu ke hadiran cucu mommy (tersenyum) sya kapan kalian akan berbulan madu,mommy rasa kalian tidak terlalu sibuk
Arisya" oh masalah itu,aku akan beri tahu mas Davi nanti mom,mas Davi masih sibuk mengurus pekerjaan nya
Fara" baik lah,mommy ikut saja
Fara dan Arisya berbincang sampai sore hari,Fara berpamitan karena dirinya akan pergi menemui seseorang,setelah ke pulangan Fara Arisya kembali menyiapkan semua barang yang akan dirinya kenakan besok untuk bekerja
"bagaimana tanggapan para karyawan di sana,kenapa aku sangat takut,dan aku akan sering bertemu dengan mas Davi,bagaimana aku bisa menghindari nya" ketakutan ketakutan itu terus muncul di kepala Arisya
sampai dirinya tertidur
ke esokan pagi nya,Arisya seperti biasa setelah selesai sarapan bersama para maid Arisya pergi bekerja,kini kerja jantung Arisya berkerja ekstra dari biasa nya
sesampainya di kantor itu,Arisya rasanya tidak ingin turun karena dirinya merasa takut
pak Rahmat" nyonya
Arisya" ah iya pak (terkejut)
pak Rahmat" kita sudah sampai non
Arisya" iya pak
Arisya tetap duduk di kursi nya tak ada tanda tanda akan meninggalkan mobil itu
pak Rahmat" nyonya bismilah saja,berdoa semuanya akan baik baik saja
Arisya" tapi pak,sya takut
pak Rahmat" nyonya lihat tuan besar sudah menunggu,berdoa nyonya insyaallah semua akan baik baik saja
Arisya" (menarik nafas) baik lah,pak Rahmat benar,terimakasih pak
Arisya keluar dari mobil,dan di sambut oleh Abe dan Vero
Abe" Hay sayang (merangkul Arisya) sudah siap bekerja
Arisya" insyaallah Arisya siap dad (tersenyum)
Vero" kaki mu sudah membaik sya
Arisya" oh iya om,sudah (tersenyum)
Abe" kita masuk sekarang,mereka sudah menunggu kita
Abe membawa Arisya masuk kedalam kantor dan menuju ke ruang pertemuan,dimana para petinggi perusahaan dan beberapa staf dimana Arisya akan bekerja ada di sana
Abe" selamat pagi semu
__ADS_1
"pagi" bersamaan
Abe" hari ini saya akan mengenalkan karyawan baru,yang akan bekerja di bagian pemasaran kita,dia adalah Arisya
Vero membawa Arisya masuk ke dalam ruangan itu,dimana semua orang melihat ke arah nya
Avila" kak sya
Avila sedikit berteriak karena dirinya merasa senang dan juga terkejut
Avila" maaf,maaf silahkan lanjut kan
Abe" (tersenyum) saya tidak mau banyak bicara,saya mau kalian semua bisa membantu dan juga membimbing Arisya,dan saya tidak mau mendengar jika ada hal buruk terjadi pada nya
semua orang hanya menatap Arisya,membuat Arisya merasa takut
setelah selesai beberapa orang keluar dari ruangan itu termasuk kadavi
bara" selamat bergabung di team ku sya,aku harap ide ide mu bisa membantu perusahaan
Avila" kak sya,selamat bergabung kenalkan aku asisten kak bara,eh maksud ku pak bara,kita akan terus bertemu,jika ada kesulitan tanyakan saja pada ku
bara"(mengacak rambut Avila) kamu bahkan sering membuat masalah bagaimana bisa membantu
Avila" kak bara,hentikan jangan merusak rambutku yang sudah estetik ini
Abe" sudah sudah kalian ini selalu saja seperti itu,sya silahkan ikut dengan bara dan Avila,selamat bekerja sayang (memeluk Arisya)
Avila" uncle Abe sangat menyayangi kak sya,kenapa tidak ada yang sayang pada ku di sini
Abe" (mengacak rambut Avila) kami menyayangi mu gadis onar (terkekeh)
Vero" sudah lah Avi,kembali bekerja,laporan mu aku tunggu sore ini di meja ku ingat (tersenyum)
Avila" ah itu,baik baik,aku kerjakan,ayo kak sya kita tinggalkan tempat ini,sebelum tugas ku bertambah
Avila membawa Arisya menuju ruangan mereka dimana Arisya benar benar di sambut hangat oleh rekan rekan nya
hari ini berjalan sangat baik,semua pekerjaan Arisya selesai tepat waktu,dan semua rekan kerja Arisya sangat lah menyenangkan membuat rasa takut Arisya hilang,kini Arisya berada di perjalanan untuk pulang ke rumah
ponsel Arisya berbunyi menandakan sebuah pesan masuk
"pelakor seperti mu tidak akan aku biarkan bahagia,lihat saja aku akan membuat mu menderita" Arisya tidak menghiraukan pesan tersebut karena ia menganggap jika itu pesan dari orang iseng
sementara di tempat lain,Alicia baru saja kembali dari luar kota setelah pemotretan,kadavi sangat bahagia melihat istri nya kembali
kadavi" (memeluk) aku sangat merindukan mu
Alicia" aku juga,bagiamana kabar Arisya,apa kami tinggal bersama nya,selama aku meninggalkan mu
kadavi" tentu,dia baik baik saja,ah kenapa jadi membahas dia,sayang
kadavi mengendong Alicia,dan menuntaskan kerinduan nya pada istrinya,yang sudah dua Minggu tidak ia temui
hari semakin larut,Alicia sudah tertidur,sementara kadavi masih membuka matanya nya dan melihat lihat sebuah kiriman dari seseorang dimana berisi foto Arisya bersama pria lain
setelah selesai kadavi meletakan ponsel nya dan mulai memejamkan matanya,keesokan harinya kadavi sudah pergi bekerja sebelum Alicia terbangun,setibanya di kantor kadavi langsung menghadiri pertemuan
setelah selesai kadavi keluar ruangan dan tidak sengaja melihat Arisya dan bara yang terlihat begitu akrab bahkan terlihat tidak ada rasa canggung di antara kedua nya
kadavi" kholik bawa dia keruangan ku
__ADS_1
Kholik melihat ke arah Arisya yang tengah asik berbincang bersama bara
Kholik" nona Arisya tuan
kadavi" siapa lagi,kerjakan sekarang aku menunggu
kadavi pergi ke ruangan nya,sementara Kholik menemui Arisya
Kholik" permisi nona Arisya tuan kadavi menunggu nona di ruangan nya
Arisya" ada apa pak Kholik,apa ada sesuatu
Kholik" saya kurang tahu nona,tuan hanya mengatakan hal itu
bara" sya aku rasa suami mu merindukan mu (tersenyum ) pergi temui dia,jangan biar kan dia menunggu
Arisya hanya tersenyum,perasaan Arisya mulai terasa tidak baik,kini Arisya sangat takut jika harus bertemu kadavi
sesampai nya di ruangan kadavi Arisya langsung masuk seorang diri
Arisya" apa kamu memanggil ku
kadavi" bukan kah itu pekerjaan wanita j*****
Arisya memejamkan matanya
Arisya" jika tidak ada hal penting aku akan pergi
kadavi melemparkan foto foto Arisya yang ia dapat kan dari seseorang
Arisya" apa ini
kadavi" apa kamu tidak punya mata
Arisya melihat foto dimana dirinya bersama Evan dan beberapa rekan kerja nya dulu
Arisya" Evan
kadavi" bukan kah dia kekasih mu
Arisya" bukan dia adalah rekan kerja ku,Evan teman ku Alicia pun tahu itu
kadavi" terserah apa kata mu
kadavi berjalan mendekati Arisya,membuat Arisya merasa takut
kadavi" kamu (memegang dagu Arisya) jangan pernah berharap bisa menggoda sepupu ku,karena aku tidak akan membiarkan keluarga ku jatuh dalam perangkap wanita j***** seperti mu
kadavi membersihkan tangan di baju Arisya
kadavi" pergi dan jangan pernah tersenyum jika bertemu,aku sangat muak melihat nya
Arisya pergi meninggalkan ruangan kadavi,menahan air matanya namun Arisya tidak sanggup menahan air matanya yang mengalir tanpa aba aba,Kholik yang melihat itu hanya bisa berdiam diri,Arisya menangis tanpa suara meluapkan rasa sakit yang baru saja dirinya terima
____________________
TBC
next
Hay Hay author back ... jangan lupa ya setelah membaca tinggalkan jejak kalian,dan berikan dukungan ke aku ya terimakasih semua 🌹🌹🌹🌹
__ADS_1