Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 53


__ADS_3

"doorr"


Arisya hanya bisa pasrah dan memejamkan matanya,Arisya membuka mata nya perlahan,dirinya tidak merasakan sakit,atau pun apa pun


Arisya membuka matanya,saat ia membuka mata Arisya melihat kadavi sudah tergeletak di depan nya


"aarrgghh sial" pria itu mencoba menarik pelatuk nya lagi namun kaki nya lebih dulu terkena timah panas milik Vero


pria itu terjatuh,dan mencoba bangkit,Vero mengarahkan pistol nya pada lengan pria itu membuatnya tak bisa berkutik


Vero" aman kan segera


Arisya yang terkejut langsung memeluk kadavi yang sudah tergeletak di hadapan nya


Arisya" mas,mas mas Davi,bangun mas,mas


kadavi menelan selivah nya dengan susah dan membuka matanya


kadavi" apa,em... kamu baik baik saja


Arisya" aku tidak apa,jangan bicara bertahan lah,siapa saja cepat tolong mas Davi dia terluka


Abe dan Vero mendekati Arisya dan kadavi


Abe" bertahan lah nak, ambulance segera datang,Arisya apa kamu tidak apa apa


Arisya" tidak aku tidak apa apa,mas Davi bertahan lah aku mohon (menangis)


tidak menunggu lama ambulance tiba,kadavi langsung di bawa ke rumah sakit,Arisya ikut menemani kadavi,Arisya tidak melepaskan tangan kadavi sedikit pun,Arisya terus menggenggam tangan kadavi


"ya Allah walau pria ini tidak bersikap baik pada ku,tapi dia suami ku,dan dia menyelamatkan nyawaku,aku mohon selamat kan dia,jangan ambil dia,kasihan Alicia jika pria yang di cintai nya pergi,ya Allah aku berjanji jika pria ini sembuh aku akan melakukan apa pun untuk membuat nya bahagia,sekali pun harus meninggalkan nya aku berjanji,tapi tolong selamat kan dia,aku mohon" Arisya terus berdoa di dalam hati air matanya tak hentinya mengalir


sesampainya di rumah sakit kadavi langsung di tangani,Arisya dan Abe menunggu di ruang tunggu


Abe" tenang lah nak,Daddy yakin semua akan baik baik saja,jangan menangis lagi,kadavi bukan pria yang lemah,percaya pada Daddy


Arisya" tapi dad,darah yang keluar begitu banyak


Abe" sudah lah,Daddy yakin semua akan baik baik saja


Arisya" Alicia,aku harus memberitahu nya,dia harus tahu,aku yakin mas Davi membutuhkan Alicia


Arisya membuka tasnya mencari ponsel nya namun ia tak menemukan ponsel milik nya


Arisya" aaaahh (frustasi)


Abe" jangan beri tahu siapa pun dulu,sampai keadaan kadavi membaik,tenang lah nak,jangan seperti ini,kasihan anak mu


Abe memeluk menantunya itu,sambil terus mencoba menenangkan Arisya


berjalan cukup lama pemeriksaan kadavi,seorang dokter keluar


dokter" tuan Abe


Abe" iya,bagaimana ke Adana anak ku angkasa


dokter" peluru itu hampir mengenai lambung kadavi,untuk mengeluarkan nya kami harus membawa kadavi ke ruang oprasi,aku mau kamu menadatangani ini


Abe" lakukan apa pun angkasa,selamatkan kadavi

__ADS_1


dokter" baik lah,tuan Abe,nona aku akan menyelamatkan nya,jadi jangan khawatir percaya pada ku,tidak ada pasien yang gagal di tangan ku


angkasa mengedipkan matanya pada Arisya,semata mata untuk menghibur Arisya


setelah semua prosedur di lakukan kadavi masuk ke dalam ruang oprasi,tidak berjalan lama pengangkatan peluru itu,selsai


dokter" sudah aku bilang nona,suami mu akan baik baik saja,sebentar lagi kami akan memindahkan nya ke ruang rawat,dan kalian bisa menemui nya di sana,tuan Abe,jangan lupa minum obat mu jika masih ingin melihat cucu mu


Abe" hah.. kamu terlalu cerewet angkasa


dokter" baik lah aku permisi


kini Arisya bisa bernafas lega,mendengar kadavi kini sudah baik baik saja


Arisya dan Abe masuk kedalam ruang rawat kadavi,menunggu kadavi siuman,Arisya berusaha menghubungi Alicia namun nomor Alicia tidak dapat di hubungi


Abe" tidak usah kamu beritahu dia,dia tengah sibuk (tersenyum) lebih baik kamu beritahu mommy,dan minta mommy untuk tidak khawatir


Arisya sedikit bingung dengan ekspresi Abe ketika membicarakan Alicia


Arisya" baik lah dad


Arisya menghubungi mommy Fara


Fara* iya nak ada apa ?


Arisya" mom,mas Davi


Arisya menceritakan kejadian nya pada Fara,Fara sangat terkejut,dan sudah di pastikan jika Fara tengah panik


Arisya* Oma jangan panik,Daddy nya cucu Oma sudah baik baik,saja,lebih baik Oma kemari,agar melihat ke Adana nya


Fara seketika terkekeh mendengar Arisya berbicara seperti anak kecil


Arisya mengakhiri panggilan nya


Abe" trik mu sangat baik


Arisya hanya tersenyum


Fara tiba di rumah sakit namun kadavi belum juga membuka mata


Fara" sya lebih baik kamu pulang ini sudah larut,baju mu juga sangat kotor,kamu butuh istirahat sya,cucu Oma juga pasti lelah


Arisya" tapi mom


Fara" akan mommy beri kabar jika kadavi sudah sadar,di sini tidak baik untuk mu,pulang lah biar supir mommy yang mengantar mu


dengan berat hati Arisya menuruti kemauan Fara,Arisya meninggalkan rumah sakit


setelah kepergian Arisya,Vero datang bersama Kholik


Abe" bagaimana?


Vero" anak bodoh itu memilih bunuh diri,dari pada mengatakan nya,tapi tenang lah,aku sudah meminta moon dan Jess melacak semua nya,aku usahakan dalam waktu dekat kita tahu siapa pelakunya,aku rasa dia orang dekat,karena dia tahu jadwal pulang kerja Arisya


"dan dia tahu dimana Arisya berada" semua mata menuju sumber suara


Abe" Davi kamu sudah sadar,biar Daddy panggil dokter dulu

__ADS_1


Kholik bergegas memanggil dokter,kadavi di periksa oleh dokter


Fara" bagaimana angkasa


angkasa" dia sudah tidak apa apa,beruntung peluru itu tidak menembus lambung mu anak nakal


kadavi" (tersenyum) thanks om


angkasa" jadi siapa pelakunya


Vero" kami masih melacak nya,anak sialan itu malah menelan racun


angkasa" tidak ada kah cctv,ah tapi percuma tidak mungkin mereka merencanakan nya di sana juga


Vero" kenapa tidak mungkin,Kholik kerjakan sekarang


Kholik" baik tuan,saya permisi


Vero" bagaimana kamu bisa tahu Arisya dalam bahaya kadavi


kadavi" tadi pagi saat kami tiba di kantor,satpam memberikan sebuah kotak yang di tujukan untuk Arisya,namun Kholik yang menerima nya,dan menyerahkan nya pada ku,dan di dalam nya berisi pisau di lumuri darah dan ada sebuah pesan


kadavi merogoh kantung jas nya yang berada di sebelah nya


kadavi" ini om


"kita akan bersenang senang sore ini,sebelum kamu tidur damai anak cantik" Vero melihat tulisan itu


Vero" kenapa sama dengan tulisan yang di berikan Kholik


kadavi" Kholik ?


Vero" iya Kholik memberiku kertas yang meminta Arisya turun ke basement,dia bilang ini dari pak Rahmat


kadavi" tidak pak Rahmat,izin pada ku jika diri nya tidak enak badan dan tidak bisa menjemput Arisya tadi siang


Vero" aku rasa orang ini sudah sangat mengenal kegiatan Arisya


Abe" Vero,temukan segera aku tidak mau kejadian yang membahayakan seperti ini terulang


Vero" sementara melakukan penyidikan,aku mau Arisya jangan di biarkan keluar rumah,dan aku akan memperketat penjagaan Arisya


Abe" lakukan


Fara" baik lah,aku akan menemani Arisya di rumah nya sampai masalah ini selsai,dan membantunya mengurus kadavi di rumah


angkasa" jadi tugas ku apa,selain memeriksa


Abe" bekerja lah yang baik,jika kamu di butuhkan akan aku hubungi


kini keluarga kadavi mulai sedikit waspada,mereka takut kejadian seperti ini akan terulang


sementara di tempat lain,seseorang tengah marah besar,karena rencananya kembali gagal


"sial!!! (berteriak),awas saja,selanjutnya aku akan berhasil,dan kalian berdua,benar benar bodoh tidak berguna,pergi kalian aku tidak butuh kalian,dan tinggalkan semua fasilitas yang sudah aku berikan" wanita itu sangat murka berharap jika rencana selanjutnya akan berhasil


_____________________


TBC

__ADS_1


next


jangan lupa ya setelah membaca berikan dukungan kalian buat aku,dan tinggalkan jejak jejak manja kalian 😘😘😘


__ADS_2