
Emma tengah bersiap untuk pergi,melarikan diri saat dirinya mendengar kabar jika kedua sahabat nya itu di tangkap oleh polisi
Emma" kurang ajar Abe,aku tidak akan tinggal diam aku harus membujuk kadavi lebih dulu agar menyelamatkan ku
Emma memasukan semua barang berharga milik nya kedalam tas dan berniat untuk pergi,namun sayang aksinya terhenti saat para polisi sudah mengepung rumah nya
Emma" lepas kan aku,kalian tidak tahu siapa aku,lepaskan aku (berteriak)
polisi" nanti nyonya jika kita sudah sampai di kantor kami akan melepaskan anda,sekarang di mohon kerja sama nya nyonya
polisi itu memborgol tangan Emma,dan membawa Emma ke kantor polisi,sesampainya di kantor polisi Emma sudah melihat nila dan Audy berada di sel
Fara" aku pastikan tangan kotor mu itu akan membusuk di dalam sana Emma
Emma" lihat saja nanti,kadavi akan melepaskan ku,dan putri ku akan menyelamat kan ku
Abe" kadavi pun menandatangani laporan atas diri mu,bagaimana akan menyelamatkan mu,oh satu lagi putri mu,mungkin. sebenatar lagi dia akan bersenang senang mendengar kabar ini,Emma terimalah buah dari yang kau tanam,selama ini aku sudah cukup sabar melihat aksi gila mu,tapi kali ini aku tidak akan diam kasian Henry di alam sana melihat anak dan istri nya
Emma" aku akan membalas kalian
Fara" jika kamu masih mempunyai umur Emma
Abe dan fara kembali berbincang dengan kuasa hukum dan pihak polisi
sementara kadavi di kantor masih merasa kesal pada Arisya,yang mau saja di peluk oleh Bara
Arisya" pak Kholik sya mau makan nasi goreng kambing bisa tolong belikan untuk sya
Kholik melihat ke arah kadavi namun kadavi tidak merespon
Arisya" pak Kholik kenapa malah bengong sih
Kholik" oh bi
kata kata Kholik terhenti saat kadavi tidak setuju
Kholik" maaf nona aku masih banyak pekerjaan,bagaimana dengan yang lain saja
Arisya" ya sudah deh,gak jadi sya maunya pak Kholik yang membelikan nya
Kholik" maaf nona
kadavi" Kholik ayo kita pergi,klien pasti menunggu kita
Kholik" baik tuan
Kholik keluar ruangan itu dan mengambil berkas yang mereka butuhkan
Arisya" mas Davi hati hati ya,jangan lupa makan siang dan minum obat nya
kadavi" em
kadavi pergi meninggalkan ruangan nya
kadavi" tidak peka sekali menjadi wanita (gumam kesal kadavi)
Kholik" tuan bukan kah pertemuan itu di tunda jadi besok ya
kadavi" diam dan pergi saja,tidak usah banyak tanya
__ADS_1
setelah beberapa jam kepergian kadavi,Arisya masih sibuk dengan pekerjaan nya,sampai dirinya tak menyadari jika Bara sudah berada di depan pintu ruangan itu
Bara" permisi nona Arisya
Arisya" Hem wangi apa ini,ini seperti
Bara" nasi goreng kambing,seperti yang di inginkan ibu hamil ini
Arisya" ya ampun Bara bagaimana kamu tahu,aaaa Bara sweet banget (terkekeh)
Bara" ini makan lah,aku dengar kamu belum makan siang,dimana kadavi
Arisya langsung mengambil nasi goreng itu tanpa basa basi
Arisya" Hem wanginya enak sekali,kamu tahu saja,mas Davi sedang ada pertemuan,tapi belum kembali sudah lama begini
Bara" maaf ya sya tadi pagi kamu jadi kena marah Davi gara gara aku
Arisya" tidak apa apa Bara,oh iya coba ceritakan bagaimana kejadian kenapa bisa wanita itu menolak mu lagi dan memberikan undangan untuk pernikahan nya
Bara" hari Minggu itu,setelah beberapa kali aku mengajak nya keluar,akhirnya dia mau keluar dengan ku,aku berfikir jika aku akan ada kesempatan,ternyata aku salah,ternyata dia menolak ku,dan memberikan undangan pernikahan nya sebulan lagi,aku tidak tahu harus bercerita pada siapa,jika bukan pada mu,makanya tadi pagi aku merasa sangat bahagia saat melihatmu
Arisya" kenapa kamu tidak mencoba membuka hati untuk yang lain Bara,aku yakin di luar sana ada wanita yang tulus mencintai mu
Bara" aku tidak yakin,aku sudah menyukainya sejak aku SMA,dia wanita yang pintar,pekerja keras,tidak manja,dan dia pintar
Arisya" coba lah buka hati mu untuk wanita lain,Bara aku yakin ada wanita yang sedang menunggu mu di luar sana,dan dia sangat tulus mencintai mu,bahkan mungkin rela menunggu mu sampai kamu melihat nya
Bara" (tertawa) hanya gadis bodoh yang melakukan itu,dan satu lagi Arisya,tidak ada wanita yang seperti itu
Arisya" ada,tapi kamu belum menemui nya saja
Arisya" kita tidak tahu,mungkin di sekitar mu
Bara" di sekitar ku,hanya Avila si gadis manja,membosankan,bahkan selalu merengek pada ku seperti anak kecil (tertawa)
Arisya" terserah pada mu Bara,yang pasti cobalah buka hati mu untuk orang lain
Bara" akan aku usahakan sya,habis kan,jangan sampai keponakan ku itu kelaparan,aku kembali ke ruangan ku dulu,sampai jumpa lagi
Arisya" em
tanpa kedua nya sadari seseorang tengah mendengar percakapan mereka berdua
hari semakin sore,waktu pulang kantor tiba,Arisya dan kadavi tengah menunggu Vero di lobi
Arisya" Avila (melambaikan tangan)
Avila menghampiri kadavi dan Arisya
Avila" selamat kembali bekerja mas Davi,maaf tadi pagi Avi tidak bisa ikut menyambut mas Davi
kadavi" tidak apa apa Avi terimakasih
Avila" kalo begitu Avi pergi dulu mas,ada urusan yang harus Avi lakukan
Arisya merasa bingung dengan sikap Avila yang seolah olah tidak melihat diri nya
Arisya" Avila,Avila,Avila
__ADS_1
Avila terus berjalan menuju pintu seperti tidak mendengar perkataan Arisya
kadavi" ada apa,apa Avila marah pada mu
Arisya" tidak tahu,apa aku membuat ke salahan
Vero" maaf menunggu lama
kadavi" tidak om,ada apa ?
Vero" Arisya kami sudah menemukan dalang penembakan itu
Arisya" benar kah,siapa om,apa sudah di tangkap
Vero" besok kita akan menemuinya,kamu besok bersiap,dan om tidak mau kamu lemah hanya karena merasa kasihan Arisya
Arisya" maksud om ?
Vero" kadavi akan menjelaskan nya pada mu,di rumah,pulang lah setelah itu beristirahat jangan lupa bersiap oke
kadavi" baik om
Arisya menatap kadavi,yang terlihat berbeda
Arisya dan kadavi masuk kedalam mobil
Arisya" siapa mas orang nya,apa aku mengenal nya ?
kadavi" nanti saja di rumah,akan aku beri tahu
Arisya" mas tidak bisa sekarang saja kah aku mohon
kadavi" tidak arisya,di rumah saja,sudah lah duduk diam
Arisya" perasaan ku tidak tenang jika seperti ini,siapa mas tolong beritahu aku,aku berjanji jika aku akan mempersiapkan diri ku,dan tidak akan goyah saat tahu,aku berjanji
kadavi melihat ke arah Arisya yang menunjukan wajah serius
kadavi" tapi kamu harus janji,tidak boleh mengacaukan semua nya
Arisya" aku berjanji
kadavi" baik lah,jika kamu melanggar maka kami akan menghukum orang tersebut tanpa ada nya kamu,setuju
Arisya" aku setuju,cepat katakan mas
kadavi" baik lah,orang nya adalah
Arisya menatap kadavi dengan lekat,menunggu kalimat yang akan keluar dari bibir kadavi
kadavi" mama Emma,orang nya adalah mama Emma
Arisya terdiam,dirinya tidak percaya jika mama Ema masih saja mengincar dirinya,masih berusaha mencelakainya,bahkan calon cucu yang ada di perut Arisya
"apa salah ku padanya,kenapa mama Emma selalu melakukan ini pada ku" dalam hati Arisya
_________________
TBC
__ADS_1
next