Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 50


__ADS_3

kadavi melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,kadavi merasa sangat khawatir mendengar teriak kesakitan Arisya


sesampainya di rumah kadavi langsung berlari menuju kamar Arisya


bruk


pintu kamar itu di buka dengan kencang oleh kadavi,membuat semua orang menoleh pada nya


Bu sari" tuan


ibu Dewi" ini


Bu sari" suami nyonya Bu


ibu Dewi menjawab dengan ber oh ria saja


kadavi" apa yang terjadi


ibu Dewi" tidak apa apa pak,sya hanya mengalami kenaikan asam lambung saja,karena makan terlalu banyak,setelah perut nya kosong,tidak perlu ada yang di khawatirkan


kadavi" anda siapa ?


ibu Dewi" perkenalkan saya Bu Dewi,tapi orang di komplek ini memanggil saya ibu haji,saya seorang bidan ,saya tinggal di sebelah


kadavi" baik lah


ibu Dewi" nah sya,lebih baik kamu beristirahat,jangan terlalu lelah,dan ingat makan perlahan jangan seperti ini lagi


Arisya" baik Bu


ibu Dewi berpamitan pergi,bu sari mengantarkan bu Dewi


Bu sari" jadi bagaimana bu,apa yang harus saya lakukan


Bu Dewi" lebih aman semua obat ibu sari simpan di tempat yang. tidak terlihat oleh orang hanya bu sari saja yang tahu,saya takut kejadian seperti ini akan terulang,apa suami sya tahu masalah ini


Bu sari" percuma tuan tahu,tuan tidak akan pernah percaya,lagi pula tuan tidak akan perduli pada nyonya


Bu Dewi" jika begitu,kita jaga sya bersama Bu,kasihan dia


Bu sari" saya benar benar berterimakasih Bu,sudah mau membantu saya,kalo tidak saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada nyonya sya


Bu Dewi" saya memiliki alasan tersendiri Bu melakukan itu,jangan pernah sungkan meminta bantuan ku Bu,jika begitu saya permisi


Bu sari" sekali lagi terimakasih Bu


Bu Dewi pergi meninggalkan rumah Arisya


flashback


Emma" Audy saya mau kamu singkirkan bayi itu,saya tidak mau ada penghalang


ibu sari tidak sengaja mendengar percakapan Emma bersama Audy hari itu,hal itu membuat Bu sari menjadi takut,namun Bu sari berfikir jika ia takut maka Arisya tidak akan selamat


ibu sari selalu waspada,setiap kali ada tamu yang datang,dan akhirnya mau tidak mau bu sari meminta bantuan Nini


Nini" astaga Bu tega sekali mereka,kasian taun muda,masih di dalam perut saja sudah banyak berjuang


Bu sari" maka dari itu Nini kita harus membantu nyonya,kasihan nyonya

__ADS_1


Nini" iya Bu,Nini paham,Nini bakal siap dan waspada


Bu sari dan Nini membagi tugas mereka,bahkan Alicia datang pun mereka akan mencurigai nya


hari ini Audy dan nila datang ke kediaman Arisya


Nini* halo Bu sari,nenek sihir datang,siap siap Bu (berbisik)


Bu sari* baik sari,kami siap di bawah saya akan naik ke atas


Nini* baik Bu


setelah selsai melapor Nini kembali ke tempat nya ,dan Bu Sari naik ke atas,Bu sari melihat Arisya tertidur,Bu sari mencari tempat untuk bersembunyi agar dirinya bisa melihat apa saja yang di lakukan kedua orang itu


tidak menunggu lama,Audy dan nila masuk kemar arisya,dan mulai Menganti isi botol obat Arisya


setelah selsai Bu sari keluar untuk mengejutkan kedua nya,nila tidak sengaja menjatuhkan sebuah kertas,namun mereka tidak menyadarinya,setelah keduanya pergi Bu sari bergegas mengambil obat obat itu,dan kertas itu dan berlari ke rumah Bu Dewi


Bu sari" Bu haji,Bu assalamu'alaikum Bu


Bu Dewi"(membuka pintu) iya Bu sari ada apa


Bu sari" Bu haji bisa bantu saya,saya tidak tahu harus meminta bantuan pada siapa jika bukan pada ibu


Bu Dewi" ada apa Bu sari,kenapa terlihat sangat panik seperti ini Bu,mari masuk lebih dulu


ibu Dewi membawa Bu sari masuk kedalam rumahnya agar Bu sari sedikit lebih tenang


Bu Dewi" duduk Bu,tenang dulu,bicara perlahan Bu


Bu Dewi memberikan segelas air pada Bu sari agar Bu sari lebih tenang,setelah merasa lebih tenang Bu sari menceritakan semuanya pada Bu Dewi mengenai kejadian yang Barus saja terjadi


Bu sari" entah lah Bu,nyonya kami tidak pernah mendapat perlakuan baik dari keluarga nyonya Alicia,atau tuan padahal nyonya sya hanya membantu dan itu pun karena keinginan nyonya Alicia


Bu Dewi" tega sekali mereka,baik lah saya akan bawa ini ke laboratorium,secepat nya saya akan kabari ibu,untuk sekarang jangan bertindak gegabah,seperti biasa saja,saya rasa ini akan lebih baik


Bu sari" baik Bu,terimakasih Bu,jika begitu saya permisi,saya takut tuan dan nyonya besar akan curiga


Bu Dewi" baik lah,sore ini akan saya kabari Bu


setelah kepergian Bu sari,Bu Dewi mengambil ponsel nya dan mengirim pesan pada seseorang,setelah itu Bu Dewi pergi untuk memeriksa obat yang baru saja ia dapat kan


ibu Dewi tiba di rumah sakit,buru buru meminta petugas laboratorium mengecek obat yang ia bawa


petugas" Bu dapet dari mana obat keras ini


Bu Dewi" ada apa ?


petugas" ini obat memiliki efek yang berbahaya untuk ibu hamil dan bisa merusak rahim Bu


Bu Dewi sangat terkejut mendengar penuturan petugas itu


Bu Dewi" jika begitu urus obat obat ini,dan saya minta data detail mengenai obat ini segera


petugas" baik Bu


setelah selsai,Bu Dewi bergegas membeli obat yang sama untuk Arisya,setelah selsai Bu Dewi menghubungi bu sari untuk mengambil obat yang baru


Bu Dewi" ini Bu sari,saya mohon benar benar di jaga,kasihan Arisya,apa salah nya,dia anak yang baik

__ADS_1


Bu sari" saya juga tidak tahu Bu,sekali lagi terimakasih Bu,jika begitu saya permisi,takut nyonya Arisya curiga


Bu Dewi" iya Bu,jika ada apa apa segera panggil saya ya


Bu sari" iya Bu,saya permisi


flashback off


Arisya hanya berdiam diri melihat kadavi yang sedari tadi sibuk dengan dirinya sendiri,membuat Arisya sedikit tidak nyaman


Arisya melihat ponsel nya berdering menandakan panggilan masuk


Arisya* ada apa cia (merasa senang)


Alicia* apa mas Davi ada di sana


Arisya melihat ke arah Davi


Arisya* oh iya,mau bicara pada mas Davi,kenapa tidak menelpon mas Davi nya saja


Alicia*tidak di angkat


Arisya melihat ke arah kadavi


kadavi" ponsel ku di mobil


Arisya*akan aku berikan


Alicia* iya tapi kamu perbesar saja suara nya


Arisya* em baik lah


Arisya mengikuti kemauan Alicia


Alicia* mas Davi kapan pulang,aku sangat merindukan mu,bukan kah kamu sudah berjanji tidak akan tidur malam ini (terkekeh) aku tunggu di rumah aku sudah sangat panas (berbicara dengan manja)


kadavi* tunggu lah aku akan segera ke sana


Alicia* baik lah sayang,aku akan menunggu mu,sampai jumpa Daddy


kadavi* em


panggilan berakhir Arisya meletakan ponsel nya di atas meja


Arisya" lain kali jika ingin membicarakan hal seperti itu jangan di hadapan anak ku


Arisya langsung berbaring dan membelakangi kadavi


kadavi hanya diam menatap punggung Arisya,setelah selsai kadavi pergi meninggalkan rumah Arisya


"pergi lah tidak usah kembali,jangan pernah perduli pada ku,atau anak ku,kalian semua sama saja" dalam hati Arisya kesal


________________


TBC


next


jangan lupa setelah membaca tinggalkan jejak kalian,dan berikan dukungan apa pun untuk ku, arigatou gozaimasu 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2