
waktu pesta makan malam tiba,Arisya sudah berada di dalam perjalanan,bersama dengan kadavi,Arisya merasa sangat gugup,karena tidak hanya keluarga tapi seluruh kolega ,Arisya merasa sangat takut saat ini
kadavi yang melihat ke gugupan Arisya hanya berdiam diri,dirinya bahkan berharap jika Arisya melakukan ke salahan
sesampainya di depan hotel,detak jantung Arisya semakin tidak karuan
kadavi" ayo turun,dan ingat jangan buat kesalahan sedikit pun,jika itu terjadi aku tidak mau membantu mu
Arisya" aku. mengerti
supir membuka kan pintu untuk Arisya,Arisya keluar dengan sangat hati hati,kadavi berjalan lebih dulu Arisya mengikuti dari belakang
saat memasuki ruangan yang penuh hiasan dan dekorasi yang sangat cantik Arisya berdecak kagum melihat nya
Arisya" wah indah sekali
kadavi" jangan seperti orang kampung,tutup mulut mu itu
mendengar perkataan kadavi Arisya sontak menutup mulut nya,kadavi memberikan lengan nya pada Arisya,namun Arisya hanya diam,tak merespon hal itu,sampai kadavi menarik tangan Arisya dan melekatkan di lengan nya
kadavi" sudah aku bilang jangan membuat kesalahan
Arisya" maaf
kadavi dan Arisya berjalan masuk,semua tamu dan keluarga menyambut kedatangan mereka berdua,acara demi acara di lalui,kini Arisya tengah berbincang bersama beberapa kolega bersama ayah mertua nya,mereka sangat senang melihat Arisya
setelah usai,mereka kembali ke kediaman Abe,malam ini adalah malam pertama untuk Arisya menjadi seorang istri
setelah membersihkan diri Arisya,keluar dari kamar mandi,dan tak mendapati kadavi di dalam kamar itu
Arisya" huh syukur lah dia tidak ada
Arisya mengeringkan rambutnya,dan berniat untuk tidur setelah itu,tiba tiba pintu kamar nya terbuka
Alicia" cepat masuk,jika kamu tidak mau aku akan pergi dari rumah
Arisya" cia,ada apa (terkejut)
Alicia" ini mas Davi,bukan nya bersama mu,malah datang ke kamar ku
Arisya" oh ... tidak masalah cia jika mas Davi ingin di sana
Alicia" kamu tidak masalah,tapi aku bermasalah,cepat masuk atau aku pergi dari sini
kadavi" baik lah,baik tapi kamu jangan pergi
Arisya melihat sikap manja kadavi pada Alicia
Alicia" ya sudah masuk jika begitu
dengan wajah kesal kadavi masuk kedalam kamar itu,dan menatap tajam ke arah Arisya
Alicia" kalo begitu,nikmati malam kalian,dan aku akan ke kamar ku,selamat malam
Alicia hendak meninggalkan kamar namun kadavi menahan nya
kadavi" tunggu (memegang tangan Alicia)
Alicia" ada apa ?
kadavi mencium bibir Alicia di hadapan Arisya,sontak membuat Arisya memalingkan wajah nya
kadavi" selamat malam Amore
Alicia" dasar ... selamat malam
__ADS_1
kadavi melepaskan Alicia,dan Alicia pun pergi meninggalkan kamar itu
kadavi berjalan mendekati tempat tidur mengambil bantal,melihat hal itu membuat Arisya bertanya tanya
Arisya" mau kemana ?
kadavi" tidur,kau fikir
Arisya" kenapa tidak di sini
kadavi" aku tidak Sudi harus berbagi tempat tidur dengan mu
Arisya menundukan kepalanya
Arisya" jika begitu biar aku saja,yang tidur di sofa itu,mas Davi tidur lah di sini
Arisya beranjak membawa banyak dan juga selimut
kadavi" bagus jika kamu sadar
Arisya mulai menata tempat tidur nya sementara kadavi sudah berbaring di tempat tidur
Arisya membelakangi kadavi,rasanya Arisya ingin sekali berteriak dan menangis sekencang kencang nya,walau ia tahu hal ini akan menjadi resiko tapi tidak tahu kenapa ia merasakan sakit yang luar biasa
setelah puas menangis Arisya tertidur dengan pulas,ke esokan paginya,karena merasa sangat ke dinginan Arisya terbangun pukul empat pagi,Arisya merapihkan tempat tidur nya,dan meletakan semua nya kembali pada tempat nya,setelah selsai Arisya memilih membersihkan dirinya,dan tidak menunggu lama adzan subuh berkumandang,Arisya menjalankan ke wajiban nya sebagai seorang muslimah,setelah selsai Arisya memilih keluar dari kamar dan melihat rumah itu sangat sepi,Arisya berjalan menuju dapur dimana para maid tengah mengerjakan tugas nya
"nona Arisya" para maid merasa terkejut melihat Arisya berada di dapur
Bu citra" ada yang bisa kami bantu non
Arisya" ah tidak aku hanya ingin kemari saja
Maya" kenapa nona sudah bangun
para maid terkejut mendengar ucapan Arisya,selama ini tidak pernah ada tuan rumah yang datang ke dapur jika bukan meminta makanan yang mereka mau
ibu citra" tidak perlu nona,ini sudah tugas kami,nona tidak perlu membantu
Arisya" ayolah aku sangat bingung harus melakukan apa,boleh ya aku membantu memasak,oh begini saja kalian memasak untuk yang lain aku memasak untuk kalian,aku mohon aku mau melakukan sesuatu,di rumah sebesar ini aku tidak tahu harus apa
para maid saling pandang,mereka merasa heran dengan Arisya,ibu citra melihat Abe dan Fara berada di pintu namun Abe meminta citra untuk tatap diem
ibu citra" tapi nona
Arisya" ayolah boleh ya,aku memasak ya ya ya,aku mohon
Abe memberi tanda agar ibu citra setuju
ibu citra"ba-baik lah nona
Arisya" yeyyy
Arisya nampak girang
Abe dan Fara pergi,meninggalkan dapur
Arisya" kalian biasa sarapan apa,bagaimana jika hari ini aku buatkan nasi goreng untuk kalian
telpon dapur berbunyi,tak lain dari Abe
ibu citra* iya tuan
Abe* apa pun masakan Arisya letakan di atas meja,mengerti
ibu citra* baik tuan
__ADS_1
Abe menutup panggilan itu,ibu citra kembali ketempat nya,para maid memperhatikan Arisya yang sangat lihai memasak
Arisya" nasi goreng sudah siap,sekarang mau masak apa lagi
ibu citra" ini nona cumi tepung makanan kesukaan tuan Davi,dan ayam goreng kesukaan tuan,
Arisya" baik lah aku akan memasak nya
setelah selsai Arisya mengira jika para maid akan memakan masakan nya ternyata ibu citra memerintahkan para maid memasukan masakan Arisya kedalam ruang makan
Arisya" kenapa di bawa masuk,itu kan buat kalian,lihat hanya tersisa segini,kalian bagaimana,dan jika mereka merasa masakan ku tidak enak,bagaimana,habis lah aku
tiba tiba Maya menjawab perkataan Arisya yang tengah merasa panik
Maya" nona ini sangat enak,aku tidak berbohong
Maya menyendok kan lagi nasi goreng dan memberikan nya pada Bu citra dan para maid lain,dan mereka mengatakan hal yang sama masakan Arisya sangat enak
ibu citra" nona aku rasa nona tidak perlu khawatir lagi,tuan dan nyonya akan Suka percaya lah
Arisya" (tersenyum) benar kah
Maya" benar nona
mendapat pujian para maid sedikit membuat Arisya tenang,namun dirinya masih merasa khawatir penilaian dari mertuanya
Arisya hendak kembali ke kamar namun ia tidak jadi melangkah masuk,karena melihat kadavi dan Alicia tengah bermesraan di sana,Arisya bersembunyi di balik tembok
"tidak seharusnya aku di sini,kenapa aku di sini,kenapa aku merasa kan sakit" dalam hati Arisya
Fara" sya sedang apa
Arisya terkejut mendengar Fara memanggil nya
Arisya" oh mom sya ingin masuk ke kamar,mau mengambil ponsel
Alicia keluar dari kamar itu bersama kadavi yang masih memeluk nya dari belakang
Alicia" sya
Fara" cia sedang apa kamu
Alicia" oh aku membangunkan mas Davi,tapi ternyata dia sudah bangun,sya kamu dari mana
Arisya" oh aku dari
Fara memotong perkataan Arisya
Fara" sudah cepat bersiap Daddy sudah menunggu di meja makan
Alicia" oh baik lah mom
Alicia dan kadavi mengikuti Fara sementara Arisya masuk kedalam kamar dan mengambil ponsel nya
"(menarik nafas) kamu bisa sya,kamu bisa" dalam hati Arisya
Arisya langsung menuju rumah makan dan makan bersama dengan keluarga barunya
__________________
TBC
next
jangan lupa berikan dukungan kalian pada ku ya, terimakasih semua,oh iya jangan lupa juga tinggalkan jejak ya 🥰🥰🤗🤗
__ADS_1