Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 36


__ADS_3

waktu pesta makan malam tiba,Arisya sudah berada di dalam perjalanan,bersama dengan kadavi,Arisya merasa sangat gugup,karena tidak hanya keluarga tapi seluruh kolega ,Arisya merasa sangat takut saat ini


kadavi yang melihat ke gugupan Arisya hanya berdiam diri,dirinya bahkan berharap jika Arisya melakukan ke salahan


sesampainya di depan hotel,detak jantung Arisya semakin tidak karuan


kadavi" ayo turun,dan ingat jangan buat kesalahan sedikit pun,jika itu terjadi aku tidak mau membantu mu


Arisya" aku. mengerti


supir membuka kan pintu untuk Arisya,Arisya keluar dengan sangat hati hati,kadavi berjalan lebih dulu Arisya mengikuti dari belakang


saat memasuki ruangan yang penuh hiasan dan dekorasi yang sangat cantik Arisya berdecak kagum melihat nya


Arisya" wah indah sekali


kadavi" jangan seperti orang kampung,tutup mulut mu itu


mendengar perkataan kadavi Arisya sontak menutup mulut nya,kadavi memberikan lengan nya pada Arisya,namun Arisya hanya diam,tak merespon hal itu,sampai kadavi menarik tangan Arisya dan melekatkan di lengan nya


kadavi" sudah aku bilang jangan membuat kesalahan


Arisya" maaf


kadavi dan Arisya berjalan masuk,semua tamu dan keluarga menyambut kedatangan mereka berdua,acara demi acara di lalui,kini Arisya tengah berbincang bersama beberapa kolega bersama ayah mertua nya,mereka sangat senang melihat Arisya


setelah usai,mereka kembali ke kediaman Abe,malam ini adalah malam pertama untuk Arisya menjadi seorang istri


setelah membersihkan diri Arisya,keluar dari kamar mandi,dan tak mendapati kadavi di dalam kamar itu


Arisya" huh syukur lah dia tidak ada


Arisya mengeringkan rambutnya,dan berniat untuk tidur setelah itu,tiba tiba pintu kamar nya terbuka


Alicia" cepat masuk,jika kamu tidak mau aku akan pergi dari rumah


Arisya" cia,ada apa (terkejut)


Alicia" ini mas Davi,bukan nya bersama mu,malah datang ke kamar ku


Arisya" oh ... tidak masalah cia jika mas Davi ingin di sana


Alicia" kamu tidak masalah,tapi aku bermasalah,cepat masuk atau aku pergi dari sini


kadavi" baik lah,baik tapi kamu jangan pergi


Arisya melihat sikap manja kadavi pada Alicia


Alicia" ya sudah masuk jika begitu


dengan wajah kesal kadavi masuk kedalam kamar itu,dan menatap tajam ke arah Arisya


Alicia" kalo begitu,nikmati malam kalian,dan aku akan ke kamar ku,selamat malam


Alicia hendak meninggalkan kamar namun kadavi menahan nya


kadavi" tunggu (memegang tangan Alicia)


Alicia" ada apa ?


kadavi mencium bibir Alicia di hadapan Arisya,sontak membuat Arisya memalingkan wajah nya


kadavi" selamat malam Amore


Alicia" dasar ... selamat malam

__ADS_1


kadavi melepaskan Alicia,dan Alicia pun pergi meninggalkan kamar itu


kadavi berjalan mendekati tempat tidur mengambil bantal,melihat hal itu membuat Arisya bertanya tanya


Arisya" mau kemana ?


kadavi" tidur,kau fikir


Arisya" kenapa tidak di sini


kadavi" aku tidak Sudi harus berbagi tempat tidur dengan mu


Arisya menundukan kepalanya


Arisya" jika begitu biar aku saja,yang tidur di sofa itu,mas Davi tidur lah di sini


Arisya beranjak membawa banyak dan juga selimut


kadavi" bagus jika kamu sadar


Arisya mulai menata tempat tidur nya sementara kadavi sudah berbaring di tempat tidur


Arisya membelakangi kadavi,rasanya Arisya ingin sekali berteriak dan menangis sekencang kencang nya,walau ia tahu hal ini akan menjadi resiko tapi tidak tahu kenapa ia merasakan sakit yang luar biasa


setelah puas menangis Arisya tertidur dengan pulas,ke esokan paginya,karena merasa sangat ke dinginan Arisya terbangun pukul empat pagi,Arisya merapihkan tempat tidur nya,dan meletakan semua nya kembali pada tempat nya,setelah selsai Arisya memilih membersihkan dirinya,dan tidak menunggu lama adzan subuh berkumandang,Arisya menjalankan ke wajiban nya sebagai seorang muslimah,setelah selsai Arisya memilih keluar dari kamar dan melihat rumah itu sangat sepi,Arisya berjalan menuju dapur dimana para maid tengah mengerjakan tugas nya


"nona Arisya" para maid merasa terkejut melihat Arisya berada di dapur


Bu citra" ada yang bisa kami bantu non


Arisya" ah tidak aku hanya ingin kemari saja


Maya" kenapa nona sudah bangun


para maid terkejut mendengar ucapan Arisya,selama ini tidak pernah ada tuan rumah yang datang ke dapur jika bukan meminta makanan yang mereka mau


ibu citra" tidak perlu nona,ini sudah tugas kami,nona tidak perlu membantu


Arisya" ayolah aku sangat bingung harus melakukan apa,boleh ya aku membantu memasak,oh begini saja kalian memasak untuk yang lain aku memasak untuk kalian,aku mohon aku mau melakukan sesuatu,di rumah sebesar ini aku tidak tahu harus apa


para maid saling pandang,mereka merasa heran dengan Arisya,ibu citra melihat Abe dan Fara berada di pintu namun Abe meminta citra untuk tatap diem


ibu citra" tapi nona


Arisya" ayolah boleh ya,aku memasak ya ya ya,aku mohon


Abe memberi tanda agar ibu citra setuju


ibu citra"ba-baik lah nona


Arisya" yeyyy


Arisya nampak girang


Abe dan Fara pergi,meninggalkan dapur


Arisya" kalian biasa sarapan apa,bagaimana jika hari ini aku buatkan nasi goreng untuk kalian


telpon dapur berbunyi,tak lain dari Abe


ibu citra* iya tuan


Abe* apa pun masakan Arisya letakan di atas meja,mengerti


ibu citra* baik tuan

__ADS_1


Abe menutup panggilan itu,ibu citra kembali ketempat nya,para maid memperhatikan Arisya yang sangat lihai memasak


Arisya" nasi goreng sudah siap,sekarang mau masak apa lagi


ibu citra" ini nona cumi tepung makanan kesukaan tuan Davi,dan ayam goreng kesukaan tuan,


Arisya" baik lah aku akan memasak nya


setelah selsai Arisya mengira jika para maid akan memakan masakan nya ternyata ibu citra memerintahkan para maid memasukan masakan Arisya kedalam ruang makan


Arisya" kenapa di bawa masuk,itu kan buat kalian,lihat hanya tersisa segini,kalian bagaimana,dan jika mereka merasa masakan ku tidak enak,bagaimana,habis lah aku


tiba tiba Maya menjawab perkataan Arisya yang tengah merasa panik


Maya" nona ini sangat enak,aku tidak berbohong


Maya menyendok kan lagi nasi goreng dan memberikan nya pada Bu citra dan para maid lain,dan mereka mengatakan hal yang sama masakan Arisya sangat enak


ibu citra" nona aku rasa nona tidak perlu khawatir lagi,tuan dan nyonya akan Suka percaya lah


Arisya" (tersenyum) benar kah


Maya" benar nona


mendapat pujian para maid sedikit membuat Arisya tenang,namun dirinya masih merasa khawatir penilaian dari mertuanya


Arisya hendak kembali ke kamar namun ia tidak jadi melangkah masuk,karena melihat kadavi dan Alicia tengah bermesraan di sana,Arisya bersembunyi di balik tembok


"tidak seharusnya aku di sini,kenapa aku di sini,kenapa aku merasa kan sakit" dalam hati Arisya


Fara" sya sedang apa


Arisya terkejut mendengar Fara memanggil nya


Arisya" oh mom sya ingin masuk ke kamar,mau mengambil ponsel


Alicia keluar dari kamar itu bersama kadavi yang masih memeluk nya dari belakang


Alicia" sya


Fara" cia sedang apa kamu


Alicia" oh aku membangunkan mas Davi,tapi ternyata dia sudah bangun,sya kamu dari mana


Arisya" oh aku dari


Fara memotong perkataan Arisya


Fara" sudah cepat bersiap Daddy sudah menunggu di meja makan


Alicia" oh baik lah mom


Alicia dan kadavi mengikuti Fara sementara Arisya masuk kedalam kamar dan mengambil ponsel nya


"(menarik nafas) kamu bisa sya,kamu bisa" dalam hati Arisya


Arisya langsung menuju rumah makan dan makan bersama dengan keluarga barunya


__________________


TBC


next


jangan lupa berikan dukungan kalian pada ku ya, terimakasih semua,oh iya jangan lupa juga tinggalkan jejak ya 🥰🥰🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2