Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 75


__ADS_3

Lusi melihat ponsel nya yang seharian belum ia perhatikan


Lusi" banyak sekali panggilan dari Nini


Lusi mulai mengecek pesan yang sudah bertumpuk,betapa terkejutnya Lusi saat melihat pesan Nini yang mengatakan jika Arisya akan segera melahirkan


melihat pesan itu Lusi langsung menghubungi Nini


Lusi* Nini bagaimana Arisya,apa sudah melahirkan ?


Nini* masih dalam proses mba,kami juga masih menunggu


Lusi* kenapa cepat sekali,bukan kah masih seminggu lagi jadwal melahirkan nya


Nini* gak tahu mba saya juga,mohon doanya mba bilang ayah sama bunda jangan panik,di sini sudah ada yang menangani


Lusi* baik lah kabari aku jika,ada sesuatu aku akan memberi tahu ayah dan bunda


Nini* iya mba


Lusi mengakhiri panggilan nya,dan memberitahu ayah dan bunda nya


Lusi" bunda sya akan melahirkan


Ningrum" hah? apa ? bukan kah belum waktu nya


Lusi" aku juga tidak tahu


Ningrum" bagaimana ke adaan nya apa dia baik baik saja


Lusi" sya masih dalam penanganan Bun,kita doakan saja dan kita tunggu kabar nya


Arisya masih berjuang untuk melahirkan perut Arisya terasa sangat sakit


Bu Dewi" Arisya ini masih pembukaan empat,kamu harus kuat


Arisya" sangat sakit Bu,ya Allah Bu sya gak tahan Bu


Bu Dewi" sabar sya,sabar ya nak,ibu yakin kamu bisa


Arisya" iya Bu sya bisa Bu,sya bisa


Bu Dewi" tarik nafas nak yang teratur,kamu tidak boleh banyak bergerak takut air ketuban mu keluar lagi


Arisya" Bu sakit


Bu Dewi" iya nak ibu tahu,sabar nak sabar


Bu sari,Nini dan avila yang menunggu sangat cemas


ponsel Avila berdering menandakan panggilan masuk,Avila mengangkat panggilan itu tanpa melihat layar nya


Avila* ada apa,bisa tidak menganggu aku tengah menunggu orang melahirkan


Bara*siapa yang melahirkan ?


Avila* kakak ku Arisya,jangan banyak bertanya


Bara* kamu Dimana ?


Avila* rumah sakit ***************


Bara* Jerman ??


Avila baru menyadari suara orang yang berada di sebrang sana,Avila langsung mengakhiri panggilan nya


"astaga apa yang aku lakukan,bagaimana ini" kini kecemasan Avila Semakin bertambah


Bara yang baru saja menadapat informasi mengenai Arisya dan Avila langsung menghubungi kadavi


Bara* kadavi aku tahu,Dimana Arisya berada sekarang dia akan melahirkan

__ADS_1


kadavi* Dimana dia,apa kamu serius Bara


Bara* Avila memberi tahu ku


kadavi* Avila ? bukan kah dia


Bara* sudah tidak usah banyak bicara sekarang kita terbang ke Jerman istri mu akan melahirkan


tanpa banyak bicara lagi,kadavi langsung bergegas menelpon Kholik dan Daddy nya


kadavi* Kholik diapakan jet pribadi aku akan terbang ke Jerman istri ku akan melahirkan


Kholik* istri ?


kadavi* lakukan cepat


Kholik* baik lah


setelah selesai menelpon Kholik kadavi menghubungi Daddy Abe


kadavi* halo Daddy


Abe* Arisya ada di sini bukan


kadavi* Daddy sudah tahu ?


Abe* anak buah Daddy kehilangan chip nya dan baru tadi dia menghubungi kami


kadavi* dia akan melahirkan dad


Abe* Daddy sedang dalam perjalanan cepat lah kemari bawa keluarga Arisya ke mari,Daddy akan terus memberi tahu perkembangan nya pada mu


kadavi* baik dad,aku mengerti


setelah selsai,kadavi merasa bingung akan menghubungi keluarga Arisya,akhirnya kadavi berinisiatif membeli rumah milik keluarga Arisya agar bisa bertemu dengan mereka


kadavi menghubungi RT yang menangani penjualan rumah keluarga Arisya


kadavi* halo pak,saya Budi


pak RT" iya pak Budi ada apa


kadavi" saya dapat info jika bapak tengah menjual rumah


pak RT" iya pak benar,ada apa ya pak ?


kadavi" begini pak saya mau membeli rumah itu,hari ini juga,bisa saya menghubungi pemilik rumah itu


pak RT" oh iya pak,baik lah saya akan mengirimkan nomor pemilik rumah nya,jika bapak mau melihat lihat bapak bisa datang ke lokasi nya


kadavi" baik lah pak,saya tunggu


kadavi mengakhiri panggilan nya,tak lama sebuah pesan masuk kadavi melihat pesan itu


kadavi langsung menghubungi nomor yang di berikan pak RT padanya,sedikit lama kadavi menunggu sampai panggilan itu di jawab


Panji*iya selamat malam


kadavi* akhirnya


Panji* kadavi ??!


Panji hendak mengakhiri panggilan nya namun kadavi lebih dulu mencegah aksi Panji itu


kadavi* tunggu sebenatar,aku mohon jangan di matikan,Arisya akan melahirkan,aku akan pergi kesana,dan aku mau mengajak kalian untuk pergi,pergi bersama aku yakin jika Arisya membutuhkan kita


Panji terdiam sejenak


kadavi*halo... mas Panji apa kamu mendengar ku


Lusi* kapan kamu akan pergi,kami akan menunggu di bandara

__ADS_1


kadavi* malam ini kak,aku akan berangkat malam ini juga


Lusi* baik lah kami akan menunggu di bandara


tanpa banyak bicara Lusi langsung mengakhiri panggilan itu


Lusi" kita pergi,dia benar Arisya butuh kita


Ningrum" tapi


Lusi" bunda,fikirkan Arisya dulu,selanjutnya kita fikirkan lagi nanti


Hardi" ayah setuju sama Lulu,kita bersiap sekarang


keluarga Arisya langsung berkemas,dan pergi ke bandara


begitu juga dengan kadavi,tanpa membawa barang kadavi langsung pergi menuju bandara


sementara Arisya masih merasakan sakit yang luar biasa


Bu sari"sya,sabar, istighfar, sya pasti kuat demi sih kecil


Nini" iya mba sya pasti kuat


Arisya" ya Allah Bu sakit sekali Bu,Arisya rasanya sudah tidak bisa mengais karena rasa sakit yang iya rasakan


Abe tiba di rumah sakit dimana Arisya berada


Abe" Avila dimana Arisya ?


Avila" sorry uncle,kak sya sedang di dalam


Abe" kita bicarakan ini nanti Avila


Avila melihat Abe dan Daddy nya yang menatap nya tajam


Avila" sorry dad


Jeremy" dasar anak nakal,kita bicarakan ini nanti


Abe tidak langsung menemui Arisya dirinya tahu jika ia menemui Arisya akan mengakibatkan hal fatal untuk Arisya


Abe" kenapa kamu lama sekali melapor


Bu Dewi" maaf Abe,aku harus mengurus semua nya sendiri,dan baru kemarin aku sempat melapor


Abe" sudah ku duga jika Arisya bersama mu


Bu Dewi" kau tahu bagaimana aku,aku tidak sanggup melihat Arisya di hina seperti itu


Abe" apa kamu sudah tahu yang terjadi


Bu Dewi" em.. Vero sudah cerita,aku tidak menyangka Alicia melakukan itu pada kita


Abe" itu salah ku,sudah lah yang pasti semua sudah selsai,bagaimana saat ini keadaan Arisya dan bayi nya


Bu Dewi" kita tunggu beberapa jam lagi,jika tidak bisa bertahan malam ini kita akan ambil tindakan operasi,jika kondisi nya memungkin kan kita akan tetap usahakan untuk melahirkan normal


Abe" tidak bisa kah menunggu besok,agar kadavi dan keluarga Arisya tiba


Bu Dewi" kita lihat nanti Abe, jika kita memaksa akan berbahaya bagi ke dua nya


Abe" lakukan apa pun yang terbaik Dewi


Bu Dewi" ini ke Alihan ku jadi percaya pada ku


Bu Dewi meninggalkan Abe yang masih terduduk diam di ruangan itu


______________________


TBC

__ADS_1


next


kita lanjut lagi guys


__ADS_2