
Setelah beberapa hari tiba di indonesia Arisya memilih menempati rumah mereka yang lama,karena diri nya ingin belajar mandiri,namun Ningrum dan Hardi setiap hari datang untuk melihat ke adaan putri bungsunya itu
pagi pagi sekali seperti biasa bel rumah Arisya berbunyi menandakan seseorang berada di balik pintu itu,Arisya melihat ke arah jam di dinding rumah itu
Arisya" tumben jam segini udah nyampe aja eyang mu nak
Arisya berjalan menuju pintu,untuk membuka pintu,karena belnya terus berbunyi
Arisya" iya sebenatar,astaga tidak sabaran sekali
Arisya membuka pintu rumah itu dan terkejut melihat tamu yang ada di balik pintu itu
Arisya" aunty Tantri (terkejut)
Tantri" sya apa kabar,aunty dengar kamu sudah melahirkan
Arisya" baik aunty,iya aunty ,mari masuk,aunty ada apa pagi pagi seperti ini datang ke mari ?
Tantri" sya aunty Tau permasalahan mu dengan Alicia
Arisya" sudah lah aunty aku sudah ikhlas dan aku sudah bahagia bersama putra ku
Tantri" sya ada yang harus aunty jelas kan ke kamu,ini sangat penting,aunty sudah tidak tahan melihat kadavi,aunty sangat merasa bersalah pada nya karena ulah Alicia
Arisya" maksud aunty apa ? ulah Alicia?
Tantri" Alicia dan kadavi sudah bercerai sya,itu karena kadavi tahu anak yang di kandung Alicia bukan lah anak kadavi
Alicia yang mendengar penuturan aunty Tantri terkejut bukan main
Arisya" ma-maksud aunty,a-a-alicia
Tantri" iya,dan kamu pasti tahu orang nya,karena Alicia melakukan itu semua sejak dirinya SMA
Arisya terdiam,dirinya mencoba berfikir
aunty" tidak sedang mempermainkan ku kan,aunty tidak sedang menjebak ku bukan
Tantri" tidak sya,aunty menyampaikan hal yang benar,sekarang Alicia sudah tidak berdaya,dirinya di vonis tidak bisa berjalan,karier nya hancur dan kadavi meninggalkan nya,dan lebih parah lagi Mario pun meninggalkan nya
Arisya" ma-mario,Mario kenapa Mario
Tantri" iya Mario,dia adalah kekasih Arisya sejak SMA,apa kamu tidak tahu itu sya ?
Arisya" tidak aunty,dimana Alicia sekarang aunty ?
tantri" bersama aunty di rumah eyang,atas nama Alicia aunty ingin meminta maaf pada mu sya,Alicia sudah membuat mu menderita selama ini,bahkan membuat mu harus berpisah dengan kadavi,dia berfikir jika selama ini tidak ada yang menyayangi nya,dia berfikir jika semua orang menyayangi mu,maka dari itu dia berbuat seperti ini,dia selalu berfikir jika eyang bahkan almarhum papa nya sangat menyayangi mu
__ADS_1
Arisya" kenapa seperti itu,semua orang sangat menyayangi nya,kenapa dia berfikir seperti itu,tidak perlu aunty minta maaf aku sudah memaafkan nya,apa boleh aku bertemu Alicia
Tantri" tentu nak,aunty yakin kamu bisa membantu nya untuk bangkit lagi
Arisya" baik lah aunty,aku akan mengabari ibu lebih dulu,setelah itu kita pergi
Tantri" baik lah nak
Arisya pergi memberi kabar pada bunda nya,agar mencegah ayah nya untuk datang
Ningrum* baik lah nak,bunda mengerti kabari bunda jika sudah
Arisya*iya Bun
setelah selsai Arisya bersiap tak lupa menyiapkan juga keperluan putranya itu,setelah selesai Arisya menemui Tantri yang tengah bermain bersama Fari
Tantri" dia sangat mirip kadavi sya
Arisya" (tersenyum) aku sudah selsai aunty mari kita pergi
setelah menempuh perjalanan yang cukup lama Arisya dan Tantri tiba di kediaman Tantri
Tantri" sya dia ada di kamar nya,temui dia,biar Fari aunty yang jaga
Arisya" terimakasih aunty
Arisya memberikan Fari pada Tantri,kemudian Arisya masuk kedalam kamar Alicia,Arisya melihat Alicia yang tengah duduk di kursi roda sambil melihat keluar jendela,tidak tahu apa yang ia lihat padangan Alicia kosong
Arisya menginjak sesuatu yang menimbulkan suara
Alicia" aunty sudah kembali,cia hanya melihat pemandangan
Arisya hanya diam dirinya tak sanggup melihat Alicia yang terlihat kurus dari biasanya,bahkan rambutnya yang dulu indah kini terlihat tidak terurus
Alicia" aunty ada apa kenapa diam
Alicia memutar kursi roda nya betapa terkejut nya Alicia melihat Arisya berdiri tepat di belakang nya
Alicia" (menahan air mata nya) apa yang kamu lakukan di sini,oooo aku tahu kamu ingin mentertawakan ku bukan,tertawa lah sepuas mu aku tidak perduli,dan pergi dari sini (menahan air matanya)
Arisya hanya diam menatap Alicia air matanya kini keluar semakin deras membasahi pipinya
Alicia" tidak usah menangis,aku tidak butuh bekas kasihan,lihat saja setelah aku sembuh aku akan membalas semuanya,pergi kamu dari sini
Arisya mendorong kursi rodanya mendekati Arisya dan mendorong Arisya untuk keluar namun Arisya menahan nya sekuat tenaga
Alicia" aku bilang pergi,pergi,pergi dari sini (berteriak)
__ADS_1
kini air mata Alicia sudah tidak bisa ia tahan
Alicia" pergi dari sini,aku membencimu,pergi semua ini karena diri mu,pergi!!
Arisya memeluk Alicia walau terus dapat penolakan dari Alicia
Alicia" lepaskan aku,lepaskan aku pergi dari sini pergi
Arisya" aku tidak akan meninggalkan sahabatku yang sedang bersedih cia
mendengar perkataan Arisya,air mata Alicia semakin deras kini dirinya tidak lagi meronta tapi mempererat pelukan nya pada Arisya
Alicia" aku membenci mu,aku sangat membenci mu,kamu merebut semuanya dari ku,aku membenci mu
Arisya" benci lah aku jika itu membuat mu bahagia,tapi aku mohon jangan pergi dari ku,jangan minta aku pergi meninggalkan mu
Alicia" huaaaaa (menangis semakin kencang) kenapa kamu baik pada ku sya,aku sudah menyakiti mu,bahkan aku merusak hidup mu,bahkan mengambil kebahagian mu kenapa,kenapa sya ?
Arisya" karena aku menyayangi mu,kamu sahabat ku,bahkan kamu sudah aku anggap saudara ku cia,mana mungkin aku bisa membenci saudaraku
Alicia" maaf kan aku sya,maaf kan aku,aku sangat jahat,aku bodoh,tidak melihat ketulusan mu sya,aku bukan orang baik,tidak pantas mendapat maaf dari mu
Arisya" tidak cia,tidak kamu tidak perlu. meminta maaf pada mu aku sudah memaafkan mu sungguh
Alicia" aku sudah kehilangan semuanya,aku kehilangan semua orang yang menyayangi ku sya,aku sangat bodoh sya
Arisya" tidak,tidak ada yang meninggalkan mu cia,aku bersama mu
Arisya memeluk Alicia kembali
Alicia" aku malu sya,aku malu,aku tidak sanggup rasanya hidup,aku memilih mati saja,tapi Tuhan tidak juga mengabulkan doa ku
Arisya" tidak cia jangan bilang begitu,aku masih butuh kamu,dan Fari juga belum mengenalmu,jangan berkata seperti itu,kamu harus sembuh,kamu harus kembali lagi,mama Emma pasti sedih jika tahu ini,dan aku yakin mas Davi juga akan sedih jika melihat mu seperti ini
Alicia" Fari ? siapa dia ?
Arisya" putra ku cia,anak ku (tersenyum)
mendengar hal itu wajah Alicia berubah murung
Arisya" aku tahu cia,kamu kehilangan nya,jangan bersedih aku yakin Allah akan memberikan yang terbaik untuk mu,cia Fari juga putra mu,kamu juga ibunya Fari jangan bersedih
Alicia menatap Arisya dengan rasa malu
Alicia" tidak tahu apa yang harus aku katakan sya,kamu sungguh sangat baik sya (memeluk)
___________________
__ADS_1
TBC
next