Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 110


__ADS_3

...happy reading...


...✨...


...✨...


...✨...


...✨...


...✨...


...enjoy guys...


...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...


__________________


Jeremy dan Avila sudah tiba di rumah yang di beritahu Leon, Jeremy dan Avila segera masuk kedalam rumah itu


tok,tok,tok


Naila" iya sebentar


Naila membuka pintu,betapa terkejutnya Naila melihat Jeremy dan Avila berdiri di hadapan nya saat ini


Naila" kalian


dengan cepat Naila menutup pintu namun aksi nya itu di hentikan oleh jeremy


Jeremy" jangan menghindar lagi Naila,aku sudah tahu semua nya


Naila" jangan pernah ganggu kami


Jeremy" cukup Naila,jangan menguji kesabaran ku


Avila langsung memeluk Naila tanpa berkata apa pun


Naila" lepaskan aku


berusaha mendorong Avila,namun Avila memeluk semakin erat


Avila" Avila sayang mama,Avila sayang mama,Avila sayang mama


hanya kata kata itu yang keluar dari mulut Avila,hal itu membuat pertahanan Naila runtuh,Naila membalas pelukan Avila sambil menangis


Jeremy melepas pintu itu,dan menyaksikan kedua wanita yang ia cintai sedang bersama,Avila sangat bahagia,pasal nya setelah sekian lama ini kali pertama diri nya merasakan pelukan ibu nya


Avila" mama maaf kan Avila,Avila sungguh tidak tahu apa yang terjadi,Avila sungguh egois


Naila" tidak nak,mama yang egois,mama yang penakut,mama yang salah


sedang menumpahkan rasa rindu,kedua nya harus berhenti karena mendengar suara benda jatuh dari dalam rumah


Jeremy" Aryan


ketiga nya langsung berlari masuk kedalam rumah itu,melihat Aryan sudah terjatuh di lantai


Jeremy dengan sigap membantu putranya itu,dan mengembalikan Aryan ke tempat duduk nya


Jeremy" kamu baik baik saja


Aryan" iya aku baik baik saja hanya aku haus


Naila langsung mengambil minum untuk putra nya itu,dan memberikan nya pada Aryan


Aryan" apa kakak dan Daddy sudah ke rumah Daddy Leon

__ADS_1


Jeremy" sudah


Aryan" sudah mendengar cerita nya


Jeremy mengangguk kan kepala nya


Jeremy" maaf kan aku Naila,aku sungguh tidak tahu jika Daddy akan melakukan itu,aku sungguh tidak tahu,maaf kan aku,maafkan aku sebagi suami mu tidak bisa menjaga mu dengan baik,maafkan aku Naila


Naila" kamu terlalu pengecut Jeremy,bahkan hanya mengambil ke putusan untuk meninggalkan rumah saja kamu tidak bisa,sudah lah aku tidak mau membahas semua nya lagi (menatap Avila) Avila maafkan mama,yang terus menyakiti mu,mama tahu mama salah,maafkan mama


Avila" tidak mama (menggelengkan kepala) mama melakukan itu karena mama takut kehilangan Avila,mama takut Avila terluka,mama melakukan itu demi Avila


Naila" mama benar benar minta maaf nak,jika bukan karena ancaman pada mu,mungkin mama akan membawa mu pergi,tapi mama tidak bisa


Avila" mama (memeluk) Avila merindukan mama


Naila" mama juga nak,mama merindukan Avila


Jeremy" Naila bisakah kita perbaiki semua nya dari awal


Naila melepas pelukan nya pada Avila dan menatap Jeremy


Naila" aku rasa tidak,aku sudah bahagia dengan hidup ku,dan aku tidak mau mengulang kesalahan yang sama


Jeremy" Naila ada hal yang perlu kamu tahu,sampai detik ini,aku masih sangat mencintai mu,bahkan seburuk apapun perilaku mu pada ku,aku tetap mencintai mu


Naila" tapi aku tidak,lebih baik kita menjalani hidup kita masing masing,dan jangan saling menganggu


Aryan" mama tidak bisakah mama melakukannya untuk kami


Naila" tidak


Avila" mama,apa mama tidak bisa mempertimbangkan nya demi kami


Naila"(menarik nafas) tidak


Naila langsung memotong perkataan Aryan


Naila" cukup Aryan,cukup mama bilang tidak ya tidak,tuan Jeremy (menatap jeremy) silahkan anda tinggalkan tempat ini


Jeremy" Naila (kecewa)


Avila" avila tidak mau pergi,Avila mau bersama mama


Avila kembali memeluk Naila


Aryan melakukan hal yang sama


Aryan" jika begitu Daddy juga tidak boleh pergi Aryan mau bersama Daddy


Naila" tidak Aryan


Aryan" jika begitu kakak juga tidak boleh di sini


Avila" tidak mau kakak mau disini


Aryan" jika begitu Daddy juga di sini


Naila" baik Avila dan Daddy di sini,tapi tidak ada yang melamggar peraturan yang akan mama buat,dan turuti semua perkataan mama


"siap" Aryan dan Avila menjawab bersamaan


Jeremy bersorak dalam hati nya,Avila dan Aryan saling pandang,seakan memberikan kode


malam hari Avila membantu naila memasak untuk makan malam mereka


Avila" ma kenapa Aryan tidak di bawa kembali ke rumah sakit perawatan nya belum selesai

__ADS_1


Naila" tanya kan saja padanya,yang terus merengek meminta pulang,sudah mama katakan pada nya agar tetap di sana


Avila" jadi bukan Mama yang membawa Aryan pulang,mama hanya menuruti kemauan nya


setelah selsai dengan masakan nya,kedua wanita itu meletakan masakan mereka kemeja makan


Avila" dad,Aryan makanan sudah siap (berteriak)


Naila" astaga Avila,datangi mereka bukan nya malah berteriak di sini


Avila hanya terkekeh menanggapi perkataan mama nya itu


tidak menunggu lama,Aryan dan Jeremy tiba di meja makan,Jeremy dengab hati hati membawa outranya itu


setelah semua berkumpul avila tidak lupa mengabadikan momen kebersamaan mereka untuj pertama kali nya,dengan gembira avila memposting hasil jepretan nya itu ke sosial media nya


membuat siapa pun yang melihat akan bertanya tanya,tidak terkecuali kadavi dan keluarga nya


Arisya yang melihat gambar milik Avila sontak memberi tahu suami nya


Arisya" mas Davi ligat ini


Avila menunjukan gambar yang berada di ponsel nya


kadavi" Avila dan aunty Naila, uncle Jeremy,ada apa ini (terkejut)


Avila" ih kamu ya,bukan nya mengucap syukur dan mendoakan agar semuanya membaik malah seperti itu (menatap kadavi)


kadavi" bukan begitu sayang,hanya saja terlihat aneh,kemarin kamu lihat kan bagaimana aunty Naila,tapi kenapa sekarang


Arisya" kamu benar,coba kamu tanya Daddy


kadavi" kamu benar


kadavi mengambil ponsel nya untuk menghubungi Daddy Abe,namun ponsel kadavi berdering lebih dulu


kadavi" Bara


tanpa banyak bertanya kadavi langsung mengangkat panggilan itu


kadavi* iya Bara ada apa ?


Bara* apa kamu sudah melihat,postingan Avi


kadavi*em sudah,jangan bertanya karena aku juga tidak tahu apa yang terjadi,aku saja baru akan menanyakan pada dad ku


Bara* avila juga aku hubungi tidak bisa,tanyakan pada Daddy mu siapa tahu dad tahu


kadavi" baik lah baik


kadavi mengakhiri panggilan nya,dan mencoba menghubungi Daddy Abe namun kadavi pun tidak mendapatkan kan jawaban karena Daddy Abe pun tidak tahu


sementara di tempat lain Avila masih asik menikmati waktu nya bersama sang mama,Avila seakan tidak mau lepas dari pelukan Naila,bahkan sampai tidur pun avila terus memeluk Naila


Avila" aku sangat ingin merasakan ini,sejak dulu (mempererat pelukan nya )


Naila" maafkan mama nak,mama juga sangat merindukan mu,bahkan mama selalu menangis setiap malam karena merindukan mu,tapi mulai detik ini mama berjanji mama akan menebus semua waktu yang telah hilang mama janji pada mu


Avila" aku juga,mau bersama mama


Avila dan Naila mencurahkan semua rasa rindu mereka,hingga mereka terbuai di alam mimpi


____________________


TBC


next

__ADS_1


__ADS_2