Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 81


__ADS_3

kini Alicia semakin tenang,membuat nya bisa di ajak bicara dengan baik


Arisya" cia aku dengar kamu belum makan pagi ini,makan lah bersama ku,akan aku buatkan makanan ke sukaan mu oke (tersenyum)


Alicia" terimakasih sya


Arisya membawa Alicia keluar dari kamar nya ini,kali pertama Alicia keluar dari kamar itu setelah beberapa bulan


Tantri sangat senang,melihat Alicia mau keluar dari kamar nya


Arisya" kamu tunggu lah di sini,aku akan buatkan makanan mu


Arisya meninggalkan Alicia di depan tv,tak lupa Arisya menyalakan tv dan mencari acara hiburan agar Alicia tidak bosan


tidak menunggu lama Arisya kembali dengan membawa dia piring nasi goreng kesukaan Alicia


Arisya" taraaaa,nasi goreng ala cafe Arisya sudah jadi,mari kita makan


Alicia" kamu cafe terbaik sya


Arisya" tentu saja,sekarang pelanggan setia ku ini harus makan kemudian kita minum obat,agar kamu cepat pulih dan ajari Fari bagaiman caranya memanggil mu


Alicia" sya kamu membuat ku terharu


Arisya" makan lah sebelum aku habiskan nasi mu


dengan menahan air mata Alicia memakan nasi goreng kesukaan nya,hal itu membuat Arisya tersenyum,Alicia makan dengan lahap hingga nasi di piringnya habis tak bersisa,setelah selsai Arisya memberikan obat milik Alicia


Alicia" trimakasih sya,kamu sungguh wanita yang baik,pantas saja semua orang menyayangi mu


Arisya" (berlutut di hadapan Alicia) kamu juga wanita baik cia,hanya saja orang lain tidak melihat kebaikan mu


Alicia" sya


kata kata Alicia terhenti saat mendengar suara tangis bayi


Tantri" maaf menganggu sya seperti nya anak mu haus


Arisya" (berdiri,mengambil Fari) cup cup sayang ini Buna nak,kenapa sayang kamu haus,iya lapar (tersenyum)


Arisya memberikan asi pada Fari dan memeperhatikan Alicia yang mendekati Tantri,Alicia menggenggam tangan Tantri


Alicia" aunty maaf kan aku,sudah menyusahkan,maafkan aku juga menjadi beban mu,aunty sering aku sakiti justru sekang aunty yang menerima ku


Tantri" (menangis) tidak nak,kamu tidak pernah menyakiti ku,kamu anak baik,aunty sangat menyayangi mu,tidak perlu meminta maaf,kamu adalah harta berharga milik kakak ku,jadi itu sudah tugasku menjaga mu nak,kamu seperti putri ku sendiri

__ADS_1


Alicia" terimakasih aunty (memeluk)


Arisya sangat terharu melihat keduanya,setelah selsai memberikan asi Arisya melihat ke arah Alicia yang sedari tadi melihat ke arah nya


Arisya " ingin mengendong Fari


Alicia" apa boleh ?


Arisya" tentu saja boleh,dia anak mu juga


Arisya memberikan Fari pada Alicia


Alicia" dia tampan sekali persis seperti Daddy nya,siapa namamu anak manis


Arisya" nama ku al-farisi mommy


Alicia" al-farisi nama yang bagus,sya


Arisya" iya cia


Alicia" apa kah mas Davi mengetahui hal ini


Arisya" (menundukan kepala) em... dia yang menemani ku melahirkan cia


Arisya" (tersenyum) sudah lah cia,mas Davi juga tidak akan perduli,apa lagi kami akan bercerai


Alicia teringat akan kejadian saat dirinya memberikan surat cerai pada Arisya


Alicia" astaga sya,tidak ada kah yang memberitahu mu tentang itu


Arisya" tentang apa ?


Alicia" sya surat itu,surat palsu


Arisya" surat palsu,maksud mu


Alicia" maaf kan aku sya,waktu itu aku meminta Windy untuk membuat surat cerai asli,namun Windy yang sudah muak dengan ku,dan kesal terhadap ku,memberikan surat cerai properti syuting jadi surat itu tidak ada gunanya


Arisya" (terkejut) a-apa jadi mas Davi


Alicia" iya mas Davi tidak pernah berniat menceraikan mu,asal kamu tahu Arisya,mas Davi sangat mencintai mu,bukan karena kamu mengandung anak nya,tapi dirinya benar benar sudah jatuh cinta pada mu,bahkan dulu,saat bersama ku yang selalu dia ceritakan dirimu,selalu khawatir pada mu,selalu meminta Kholik atau anak buah yang lain memperhatikan mu,kamu tahu semua makanan yang kamu dapatkan di masa ngidam mu,itu semua mas Davi yang mencari bahkan Bara pernah menjadi tempat mas Davi menitipkan makanan untuk mu,karena dirinya gengsi jika harus bertemu dengan mu,sya aku mohon kembali lah pada mas Davi,sungguh dalam hal ini mas Davi tidak salah semua ini salah ku


Arisya" tidak cia,tidak itu akan menyakiti mu


Alicia" justru jika kamu tidak kembali pada mas Davi lah yang membuat ku terluka dan merasa bersalah,Fari butuh Daddy nya,dan daddy nya pun butuh kalian aku mohon anggap saja ini adalah cara kamu memaafkan ku,aku mohon kembali lah sya,sya dari awal aku memang tidak mencintai mas Davi,tapi Mario jadi aku akan bahagia jika cinta mu kembali pada mas Davi

__ADS_1


Arisya" aku tidak mencintai nya (melihat ke sembarang arah)


Alicia" sya kamu lupa jika dirimu bukan lah orang yang pandai dalam berbohong (memegang pundak Arisya )


Arisya menatap Alicia


Alicia" aku mohon,anggap lah ini sebagai penyemangat untuk aku sembuh sya


Arisya" cia... (berkaca kaca)


Alicia" pergi temui mas Davi sekarang,aku yakin beberapa bulan ini mas Davi seperti orang gila karena merindukan kalian


Arisya" (tersenyum) baik lah aku akan menemui mas Davi


setelah perbincangan nya bersama Alicia,kini Arisya sudah berada di perjalanan untuk menemui kadavi


Arisya" kamu akan segera bertemu Daddy mu nak,ternyata selama ini,Daddy mu sangat merindukan kita


Al - Farisi si bayi mungil itu tersenyum,seolah olah mengerti apa yang di ucapkan Arisya


sesampai nya di kantor Arisya langsung menuju ruangan kadavi karena dirinya tahu jika ini adalah jam kerja kadavi,setibanya di ruangan kadavi Arisya tidak menemukan siapa pun,Arisya berfikir jika kadavi masih bekerja di luar,Arisya mencoba mencari Kholik namun ia tidak menemukan Kholik


Arisya" mungkin Daddy mu masih ada pertemuan kita akan menunggu nya


menunggu beberapa saat kadavi tak kunjung datang,Arisya masih setia menunggu bersama Fari yang sudah tertidur pulas


pintu ruangan kadavi terbuka,dan terlihat Kholik masuk dalam ruangan itu dan terkejut melihat Arisya


Kholik" nona Arisya,ah nyonya maksud ku


Arisya" dimana mas kadavi Kholik


Kholik" tuan hari ini tidak bekerja nyonya tuan


belum selesai,Kholik berbicara Arisya sudah berlari pergi meninggalkan kholiK


Kholik" astaga aku belum selsai bicara,kenapa sudah pergi,tuan sedang sakit di rumah yang dulu nyonya tempati hah (menghela nafas)


Arisya sudah dalam perjalanan menuju ketempat kadavi,Arisya sungguh tidak sabar untuk bertemu kadavi,bahkan dirinya tidak memikirkan ayah nya yang akan marah pada nya


__________________


TBC


next

__ADS_1


__ADS_2