
kini Alicia semakin tenang,membuat nya bisa di ajak bicara dengan baik
Arisya" cia aku dengar kamu belum makan pagi ini,makan lah bersama ku,akan aku buatkan makanan ke sukaan mu oke (tersenyum)
Alicia" terimakasih sya
Arisya membawa Alicia keluar dari kamar nya ini,kali pertama Alicia keluar dari kamar itu setelah beberapa bulan
Tantri sangat senang,melihat Alicia mau keluar dari kamar nya
Arisya" kamu tunggu lah di sini,aku akan buatkan makanan mu
Arisya meninggalkan Alicia di depan tv,tak lupa Arisya menyalakan tv dan mencari acara hiburan agar Alicia tidak bosan
tidak menunggu lama Arisya kembali dengan membawa dia piring nasi goreng kesukaan Alicia
Arisya" taraaaa,nasi goreng ala cafe Arisya sudah jadi,mari kita makan
Alicia" kamu cafe terbaik sya
Arisya" tentu saja,sekarang pelanggan setia ku ini harus makan kemudian kita minum obat,agar kamu cepat pulih dan ajari Fari bagaiman caranya memanggil mu
Alicia" sya kamu membuat ku terharu
Arisya" makan lah sebelum aku habiskan nasi mu
dengan menahan air mata Alicia memakan nasi goreng kesukaan nya,hal itu membuat Arisya tersenyum,Alicia makan dengan lahap hingga nasi di piringnya habis tak bersisa,setelah selsai Arisya memberikan obat milik Alicia
Alicia" trimakasih sya,kamu sungguh wanita yang baik,pantas saja semua orang menyayangi mu
Arisya" (berlutut di hadapan Alicia) kamu juga wanita baik cia,hanya saja orang lain tidak melihat kebaikan mu
Alicia" sya
kata kata Alicia terhenti saat mendengar suara tangis bayi
Tantri" maaf menganggu sya seperti nya anak mu haus
Arisya" (berdiri,mengambil Fari) cup cup sayang ini Buna nak,kenapa sayang kamu haus,iya lapar (tersenyum)
Arisya memberikan asi pada Fari dan memeperhatikan Alicia yang mendekati Tantri,Alicia menggenggam tangan Tantri
Alicia" aunty maaf kan aku,sudah menyusahkan,maafkan aku juga menjadi beban mu,aunty sering aku sakiti justru sekang aunty yang menerima ku
Tantri" (menangis) tidak nak,kamu tidak pernah menyakiti ku,kamu anak baik,aunty sangat menyayangi mu,tidak perlu meminta maaf,kamu adalah harta berharga milik kakak ku,jadi itu sudah tugasku menjaga mu nak,kamu seperti putri ku sendiri
__ADS_1
Alicia" terimakasih aunty (memeluk)
Arisya sangat terharu melihat keduanya,setelah selsai memberikan asi Arisya melihat ke arah Alicia yang sedari tadi melihat ke arah nya
Arisya " ingin mengendong Fari
Alicia" apa boleh ?
Arisya" tentu saja boleh,dia anak mu juga
Arisya memberikan Fari pada Alicia
Alicia" dia tampan sekali persis seperti Daddy nya,siapa namamu anak manis
Arisya" nama ku al-farisi mommy
Alicia" al-farisi nama yang bagus,sya
Arisya" iya cia
Alicia" apa kah mas Davi mengetahui hal ini
Arisya" (menundukan kepala) em... dia yang menemani ku melahirkan cia
Arisya" (tersenyum) sudah lah cia,mas Davi juga tidak akan perduli,apa lagi kami akan bercerai
Alicia teringat akan kejadian saat dirinya memberikan surat cerai pada Arisya
Alicia" astaga sya,tidak ada kah yang memberitahu mu tentang itu
Arisya" tentang apa ?
Alicia" sya surat itu,surat palsu
Arisya" surat palsu,maksud mu
Alicia" maaf kan aku sya,waktu itu aku meminta Windy untuk membuat surat cerai asli,namun Windy yang sudah muak dengan ku,dan kesal terhadap ku,memberikan surat cerai properti syuting jadi surat itu tidak ada gunanya
Arisya" (terkejut) a-apa jadi mas Davi
Alicia" iya mas Davi tidak pernah berniat menceraikan mu,asal kamu tahu Arisya,mas Davi sangat mencintai mu,bukan karena kamu mengandung anak nya,tapi dirinya benar benar sudah jatuh cinta pada mu,bahkan dulu,saat bersama ku yang selalu dia ceritakan dirimu,selalu khawatir pada mu,selalu meminta Kholik atau anak buah yang lain memperhatikan mu,kamu tahu semua makanan yang kamu dapatkan di masa ngidam mu,itu semua mas Davi yang mencari bahkan Bara pernah menjadi tempat mas Davi menitipkan makanan untuk mu,karena dirinya gengsi jika harus bertemu dengan mu,sya aku mohon kembali lah pada mas Davi,sungguh dalam hal ini mas Davi tidak salah semua ini salah ku
Arisya" tidak cia,tidak itu akan menyakiti mu
Alicia" justru jika kamu tidak kembali pada mas Davi lah yang membuat ku terluka dan merasa bersalah,Fari butuh Daddy nya,dan daddy nya pun butuh kalian aku mohon anggap saja ini adalah cara kamu memaafkan ku,aku mohon kembali lah sya,sya dari awal aku memang tidak mencintai mas Davi,tapi Mario jadi aku akan bahagia jika cinta mu kembali pada mas Davi
__ADS_1
Arisya" aku tidak mencintai nya (melihat ke sembarang arah)
Alicia" sya kamu lupa jika dirimu bukan lah orang yang pandai dalam berbohong (memegang pundak Arisya )
Arisya menatap Alicia
Alicia" aku mohon,anggap lah ini sebagai penyemangat untuk aku sembuh sya
Arisya" cia... (berkaca kaca)
Alicia" pergi temui mas Davi sekarang,aku yakin beberapa bulan ini mas Davi seperti orang gila karena merindukan kalian
Arisya" (tersenyum) baik lah aku akan menemui mas Davi
setelah perbincangan nya bersama Alicia,kini Arisya sudah berada di perjalanan untuk menemui kadavi
Arisya" kamu akan segera bertemu Daddy mu nak,ternyata selama ini,Daddy mu sangat merindukan kita
Al - Farisi si bayi mungil itu tersenyum,seolah olah mengerti apa yang di ucapkan Arisya
sesampai nya di kantor Arisya langsung menuju ruangan kadavi karena dirinya tahu jika ini adalah jam kerja kadavi,setibanya di ruangan kadavi Arisya tidak menemukan siapa pun,Arisya berfikir jika kadavi masih bekerja di luar,Arisya mencoba mencari Kholik namun ia tidak menemukan Kholik
Arisya" mungkin Daddy mu masih ada pertemuan kita akan menunggu nya
menunggu beberapa saat kadavi tak kunjung datang,Arisya masih setia menunggu bersama Fari yang sudah tertidur pulas
pintu ruangan kadavi terbuka,dan terlihat Kholik masuk dalam ruangan itu dan terkejut melihat Arisya
Kholik" nona Arisya,ah nyonya maksud ku
Arisya" dimana mas kadavi Kholik
Kholik" tuan hari ini tidak bekerja nyonya tuan
belum selesai,Kholik berbicara Arisya sudah berlari pergi meninggalkan kholiK
Kholik" astaga aku belum selsai bicara,kenapa sudah pergi,tuan sedang sakit di rumah yang dulu nyonya tempati hah (menghela nafas)
Arisya sudah dalam perjalanan menuju ketempat kadavi,Arisya sungguh tidak sabar untuk bertemu kadavi,bahkan dirinya tidak memikirkan ayah nya yang akan marah pada nya
__________________
TBC
next
__ADS_1