
kadavi POV
setelah selesai mengurus pekerjaan nya,kadavi berniat menyusul istrinya,kerumah ibu mertuanya,sesampai nya di sana,kadavi di sambut oleh mama Emma
Emma" Davi,pagi pagi sekali sudah kemari,mau menjemput cia
kadavi" iya ma,apa dia sudah bangun
Emma" (memasang wajah sedih) dia pergi dari sini,karena sahabat nya itu meminta bantuan,lihat dia tega meninggalkan mama hanya untuk sahabat nya itu
kadavi" jadi cia tidak di sini
Emma" em dia pergi,sedih sekali jadi mama,anak mama pun tidak sayang pada mama
kadavi" mama tenang saja,Davi akan memberi pelajaran pada wanita itu,dan membuat Alicia sadar jika wanita itu bukan teman yang baik,Davi pamit ma
kadavi pergi meninggalkan rumah Emma,dengan emosi yang siap meledak
nila" apa kadavi marah
Audi" aku jijik sekali melihat kelurga itu,lagi pula suami mu dan anak mu mau saja berteman dnegan keluarga miskin seperti itu
Emma" kita lihat saja,aku yakin sehabis ini Alicia tidak akan bertemu dengan wanita sialan itu,sudah lah ayo kita pergi,aku sudah tidak tahan melihat kuku ku berantakan
ketiga wanita itu pergi meninggalkan rumah,sementara kadavi sudah sangat emosi,dari kejauhan kadavi melihat Alicia bersama Arisya yang berada di halte bus tengah asik tertawa
kadavi langsung menghampiri kedua wanita itu,kadavi menarik Alicia,dan memaki mengeluarkan amaranya pada Arisya
tanpa ia sangka Arisya menampar dirinya dengan kuat,membuatnya terkejut
setelah itu Arisya meninggalkan mereka,kadavi menarik Alicia masuk kedalam mobil
kadavi" sudah berapa kali aku katakan ,jangan pernah bergaul dengan wanita itu,dia itu tidak baik,dan dia hanya memanfaatkan mu saja,kenapa kamu tidak mengerti
Alicia" memanfaatkan ku,kamu bilang,jika kamu tidak tahu jangan menilai seseorang,Arisya dan kelurga nya tidak pernah seperti itu,justru aku sangat iri,pada Arisya,mereka memiliki banyak kasih sayang,tidak seperti keluarga ku,yang menilai semuanya dari kasta dan harta,dan satu lagi,mereka tidak seperti mommy mu yang tidak pernah mengerti perasaan orang lain
kadavi memberhentikan mobilnya,membuat Alicia hampir terbentur
Alicia" kamu sudah gila
kadavi" lihat diri mu,sejak kamu bergaul dengan nya,kamu menjadi kasar,bahkan kamu bisa menghina mommy
Alicia memilih diam,karena ia tahu masalah nya akan semakin panjang jika diri nya menjawab
sesampainya di rumah Alicia langsung masuk tanpa mengatakan apa pun
sementara di tempat lain,Arisya yang baru tiba di kantor di kejutkan oleh Evan
Evan" sya,tumben Lo naik taksi
Arisya" ada kendala Van,ada apa Van?
Evan" ini gue mau kasih ini,oleh oleh dari Surabaya buat Lo,ini khusu buat Lo,karena Lo dah banyu gue kemaren
Arisya" wah makasih ya Van,loh untuk mara dan Uci enggak
Evan" ada ini untuk mereka,tenang sahabat gue semuanya gue kasih,tapi punya Lo sedikit berbeda
Arisya" oooo aku jadi penasaran.
__ADS_1
Evan" omong omong sya,muka Lo kusut dah kayak emak emak komplek kagak di kasih uang belanja
Arisya" gak apa apa Van,cuma lagi sedikit kesal
Evan" jangan suka kesel kesel ntar keriputan Lo
Arisya" kan ada kamu,tinggal minta vocer perawatan kamu selsai masalah kerutan (tertawa)
Evan" nah gitu dong ke tawa kan cantik
Arisya" aduh Evan bisa aja,ya udah ayo masuk
Evan" iya juga ngapa kita malah gibah di sini
Evan dan Arisya menunggu di depan lift untuk menuju ke ruangan mereka,tetiba Danu menghampiri mereka
Danu" pagi sya,Van
Evan dan Arisya saling pandang,pasal nya Danu tidak pernah menegur mereka selama mereka bekerja di sini
"pagi" bersamaan
Danu" sya hari ini kami kerja bareng saya ya,kita mau ngecek lapangan untuk syuting iklan besok
Arisya" oh iya kak Danu,jam berapa kak?
Danu" jam sepuluh
pintu lift terbuka Danu,Arisya dan Evan masuk kedalam lift
Arisya" oh baik kak
mereka bertiga keluar dari lift
Danu" em Arisya apa kamu sudah sarapan
Arisya" em su...
belum selesai Arisya menjawab Danu memberikan sebuah goodie bag pada Arisya yang berisi makanan
Danu" ini untuk kamu,di habiskan
Danu langsung pergi meninggalkan Arisya dan Evan
Evan" cie pucuk di cinta ulam pun tiba,cie sya cie,tuh sya dia udah kode sya
Arisya" apa sih Van,belum tentu van,siapa tahu sama kayak kamu cuma mau terimakasih aja,karena aku udah bantu dia
Evan" ah gue rasa enggak deh,mars sama Uci harus tau nih
Evan bergegas menuju ruangan
Arisya" heh Evan jangan buat gosip ya kamu ya,Evan
Arisya mengejar Evan yang sudah pergi lebih dulu
pukul sepuluh Arisya dan Danu pergi melihat proyek iklan mereka
di sana arisya melihat Danu yang berbeda,seperti bukan danu yang sering ia lihat,Danu sangat perhatian,bahkan banyak bicara padanya,hal itu membuat Arisya merasa kan hal yang berbeda saat bersama Danu
__ADS_1
Danu" sya mau pesen makan apa ?
Arisya" nasi goreng aja kak
Danu" oke,mba
Danu memanggil pelayan yang ada di cafe itu
pelayan" iya mas ada yang bisa saya bantu
Danu" saya mau pesan makan mba
pelayan" iya mas mau pesan apa
Danu" nasi goreng spesial dua,minum nya
Danu melihat Arisya
Arisya" air mineral saja
Danu" air mineral nya juga dia ya mba,udah itu saja,oh iya minta tambahan telur mata sapi nya satu ya mba
pelayan" baik mas,itu saja ya,saya ulangi pesanan nya mas,nasi goreng spesial dua dengan tambahan telur mata sapi satu,dan dua air mineral
Danu" iya mba (tersenyum)
pelayan" jika begitu silahkan menunggu
pelayan meninggalkan Arisya dan Danu
Danu" sya kamu suka makan apa sya
Arisya" oh aku suka makan apa aja sih kak,aku gak milih ,kenapa kak
Danu" gak apa apa tanya aja sya,kamu suka jalan jalan
Arisya" suka tapi tidak terlalu,aku lebih suka di rumah
Danu" sya aku ada tempat makan enak,kamu mau gak malam Minggu ini temani aku makan ke sana
Arisya terdiam sejenak,Arisya mencerna kata kata Danu
"malam Minggu makan,apakah kak Danu mengajak ku berkencan" dalam hati Arisya ke girangan
Arisya" kak Danu beneran ajak sya
Danu" iya emang di sini ada siapa lagi selain kamu
Arisya" mau kak,sya mau apa lagi makan gratis
Danu" oke malam Minggu aku jemput kamu ya sya
Arisya" iya kak sya tunggu
hari ini walau di awali dengan hal yang menyakitkan,namun hari Arisya di akhiri dengan bahagia,Arisya sangat senang karena kini dirinya bisa mengenal Danu
___________________
TBC
__ADS_1
next