Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 11


__ADS_3

kadavi POV


setelah selesai mengurus pekerjaan nya,kadavi berniat menyusul istrinya,kerumah ibu mertuanya,sesampai nya di sana,kadavi di sambut oleh mama Emma


Emma" Davi,pagi pagi sekali sudah kemari,mau menjemput cia


kadavi" iya ma,apa dia sudah bangun


Emma" (memasang wajah sedih) dia pergi dari sini,karena sahabat nya itu meminta bantuan,lihat dia tega meninggalkan mama hanya untuk sahabat nya itu


kadavi" jadi cia tidak di sini


Emma" em dia pergi,sedih sekali jadi mama,anak mama pun tidak sayang pada mama


kadavi" mama tenang saja,Davi akan memberi pelajaran pada wanita itu,dan membuat Alicia sadar jika wanita itu bukan teman yang baik,Davi pamit ma


kadavi pergi meninggalkan rumah Emma,dengan emosi yang siap meledak


nila" apa kadavi marah


Audi" aku jijik sekali melihat kelurga itu,lagi pula suami mu dan anak mu mau saja berteman dnegan keluarga miskin seperti itu


Emma" kita lihat saja,aku yakin sehabis ini Alicia tidak akan bertemu dengan wanita sialan itu,sudah lah ayo kita pergi,aku sudah tidak tahan melihat kuku ku berantakan


ketiga wanita itu pergi meninggalkan rumah,sementara kadavi sudah sangat emosi,dari kejauhan kadavi melihat Alicia bersama Arisya yang berada di halte bus tengah asik tertawa


kadavi langsung menghampiri kedua wanita itu,kadavi menarik Alicia,dan memaki mengeluarkan amaranya pada Arisya


tanpa ia sangka Arisya menampar dirinya dengan kuat,membuatnya terkejut


setelah itu Arisya meninggalkan mereka,kadavi menarik Alicia masuk kedalam mobil


kadavi" sudah berapa kali aku katakan ,jangan pernah bergaul dengan wanita itu,dia itu tidak baik,dan dia hanya memanfaatkan mu saja,kenapa kamu tidak mengerti


Alicia" memanfaatkan ku,kamu bilang,jika kamu tidak tahu jangan menilai seseorang,Arisya dan kelurga nya tidak pernah seperti itu,justru aku sangat iri,pada Arisya,mereka memiliki banyak kasih sayang,tidak seperti keluarga ku,yang menilai semuanya dari kasta dan harta,dan satu lagi,mereka tidak seperti mommy mu yang tidak pernah mengerti perasaan orang lain


kadavi memberhentikan mobilnya,membuat Alicia hampir terbentur


Alicia" kamu sudah gila


kadavi" lihat diri mu,sejak kamu bergaul dengan nya,kamu menjadi kasar,bahkan kamu bisa menghina mommy


Alicia memilih diam,karena ia tahu masalah nya akan semakin panjang jika diri nya menjawab


sesampainya di rumah Alicia langsung masuk tanpa mengatakan apa pun


sementara di tempat lain,Arisya yang baru tiba di kantor di kejutkan oleh Evan


Evan" sya,tumben Lo naik taksi


Arisya" ada kendala Van,ada apa Van?


Evan" ini gue mau kasih ini,oleh oleh dari Surabaya buat Lo,ini khusu buat Lo,karena Lo dah banyu gue kemaren


Arisya" wah makasih ya Van,loh untuk mara dan Uci enggak


Evan" ada ini untuk mereka,tenang sahabat gue semuanya gue kasih,tapi punya Lo sedikit berbeda


Arisya" oooo aku jadi penasaran.

__ADS_1


Evan" omong omong sya,muka Lo kusut dah kayak emak emak komplek kagak di kasih uang belanja


Arisya" gak apa apa Van,cuma lagi sedikit kesal


Evan" jangan suka kesel kesel ntar keriputan Lo


Arisya" kan ada kamu,tinggal minta vocer perawatan kamu selsai masalah kerutan (tertawa)


Evan" nah gitu dong ke tawa kan cantik


Arisya" aduh Evan bisa aja,ya udah ayo masuk


Evan" iya juga ngapa kita malah gibah di sini


Evan dan Arisya menunggu di depan lift untuk menuju ke ruangan mereka,tetiba Danu menghampiri mereka


Danu" pagi sya,Van


Evan dan Arisya saling pandang,pasal nya Danu tidak pernah menegur mereka selama mereka bekerja di sini


"pagi" bersamaan


Danu" sya hari ini kami kerja bareng saya ya,kita mau ngecek lapangan untuk syuting iklan besok


Arisya" oh iya kak Danu,jam berapa kak?


Danu" jam sepuluh


pintu lift terbuka Danu,Arisya dan Evan masuk kedalam lift


Arisya" oh baik kak


mereka bertiga keluar dari lift


Danu" em Arisya apa kamu sudah sarapan


Arisya" em su...


belum selesai Arisya menjawab Danu memberikan sebuah goodie bag pada Arisya yang berisi makanan


Danu" ini untuk kamu,di habiskan


Danu langsung pergi meninggalkan Arisya dan Evan


Evan" cie pucuk di cinta ulam pun tiba,cie sya cie,tuh sya dia udah kode sya


Arisya" apa sih Van,belum tentu van,siapa tahu sama kayak kamu cuma mau terimakasih aja,karena aku udah bantu dia


Evan" ah gue rasa enggak deh,mars sama Uci harus tau nih


Evan bergegas menuju ruangan


Arisya" heh Evan jangan buat gosip ya kamu ya,Evan


Arisya mengejar Evan yang sudah pergi lebih dulu


pukul sepuluh Arisya dan Danu pergi melihat proyek iklan mereka


di sana arisya melihat Danu yang berbeda,seperti bukan danu yang sering ia lihat,Danu sangat perhatian,bahkan banyak bicara padanya,hal itu membuat Arisya merasa kan hal yang berbeda saat bersama Danu

__ADS_1


Danu" sya mau pesen makan apa ?


Arisya" nasi goreng aja kak


Danu" oke,mba


Danu memanggil pelayan yang ada di cafe itu


pelayan" iya mas ada yang bisa saya bantu


Danu" saya mau pesan makan mba


pelayan" iya mas mau pesan apa


Danu" nasi goreng spesial dua,minum nya


Danu melihat Arisya


Arisya" air mineral saja


Danu" air mineral nya juga dia ya mba,udah itu saja,oh iya minta tambahan telur mata sapi nya satu ya mba


pelayan" baik mas,itu saja ya,saya ulangi pesanan nya mas,nasi goreng spesial dua dengan tambahan telur mata sapi satu,dan dua air mineral


Danu" iya mba (tersenyum)


pelayan" jika begitu silahkan menunggu


pelayan meninggalkan Arisya dan Danu


Danu" sya kamu suka makan apa sya


Arisya" oh aku suka makan apa aja sih kak,aku gak milih ,kenapa kak


Danu" gak apa apa tanya aja sya,kamu suka jalan jalan


Arisya" suka tapi tidak terlalu,aku lebih suka di rumah


Danu" sya aku ada tempat makan enak,kamu mau gak malam Minggu ini temani aku makan ke sana


Arisya terdiam sejenak,Arisya mencerna kata kata Danu


"malam Minggu makan,apakah kak Danu mengajak ku berkencan" dalam hati Arisya ke girangan


Arisya" kak Danu beneran ajak sya


Danu" iya emang di sini ada siapa lagi selain kamu


Arisya" mau kak,sya mau apa lagi makan gratis


Danu" oke malam Minggu aku jemput kamu ya sya


Arisya" iya kak sya tunggu


hari ini walau di awali dengan hal yang menyakitkan,namun hari Arisya di akhiri dengan bahagia,Arisya sangat senang karena kini dirinya bisa mengenal Danu


___________________


TBC

__ADS_1


next


__ADS_2