Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 74


__ADS_3

kini Arisya sudah hampir dua Minggu di Jerman,dan Arisya bertemu dengan Avila,hal itu semakin membuat nya bahagia


pagi ini seperti biasa Arisya bersiap untuk ke rumah makan,namun pagi ini tidak seperti biasanya


Arisya merasakan nyeri di perut nya,hal itu membuat nya sedikit tidak nyama


Arisya" tidak mungkin jika kamu akan keluar sekarang kan nak,ini belum waktu nya (Arisya mengelus perut nya )


setelah selesai seperti biasa Arisya akan berjalan ke arah restoran kecil milik mereka yang tak jauh dari tempat tinggal mereka


sesampai nya di tempat Arisya mengerjakan pekerjaan nya membantu Bu sari dan beberapa karyawan mereka membereskan tempat itu


Bu sari" sya kamu terlihat pucat apa kamu baik baik saja


Arisya" iya Bu Arisya gak apa apa,jangan khawatir


Bu sari" kamu bener gak apa apa,kalo kamu merasakan sesuatu biar kita pergi ke tempat bu haji


Arisya"sya baik baik saja Bu


tengah berbincang dengan Bu sari Arisya di kejutkan dengan suara Avila yang tiba tiba saja datang


Avila" kak sya


Arisya" (terkejut) Avila kamu buat kakak terkejut


Avila" maaf,kak aku dengar dari paman Abe jika anak kak cia ke guguran


Arisya" astaga kamu serius lalu bagaimana mereka,apa Alicia baik baik saja


Avila" tidak tahu aku hanya mendengar percakapan nya sampai di situ karena paman Abe tiba tiba meminta ku untuk keluar dari ruangan nya


Arisya" ya sudah lah Avila, terimakasih atas info nya,oh iya kamu tidka memberi tahu pada Daddy jika aku di sini bukan,aku tidak mau karena anak Alicia tiada mereka mengambil anak ku,bukan kah mereka yang tidak mau anak ku


Avila" kak sya apa kamu masih marah


Arisya" aku tidak marah,aku nya kesal pada mereka,aku di anggap sepeti barang yang seenak nya mereka ambil dan seenak nya pula mereka membuang ku,mungkin aku sudah memaafkan mereka tapi aku tidak akan pernah lupa jika mereka tidak menginginkan anak ku lagi


Avila" tapi aku rasa uncle Abe tidak begitu


Arisya" mereka keluarga Avila,jadi mereka pasti sudah membicarakan hal ini,dan sudah pasti Daddy pun ikut di dalam nya


Avila" tapi kak sya


Arisya" sudah lah Avila aku tidak mau membahas masalah ini lagi,aku ingin bahagia sekarang bersama anak ku,aku juga mau menjadi orang egois saat ini,jadi jangan pernah membahas hal ini lagi,atau kamu tidak perlu menemui ku lagi


Arisya berdiri meninggalkan Avila dan Bu sari yang sedang saling tatap melihat wajah marah Arisya


baru kali ini mereka melihat arisya begitu marah


saat hendak mengelap kaca Arisya merasakan sakit yang luar biasa pada perut nya


"aaaaaaaa ibuuuuu" Arisya berteriak


Bu Sari dan Avila langsung menghampiri Arisya bersama beberapa karyawan toko


Bu sari" sya ada apa sya (panik)

__ADS_1


Avila" huaaa ibu lihat


Avila menunjuk air yang mulai mengenang di bawah Arisya,dimana ketuban Arisya sudah pecah


Bu sari" tari,Rania tolong telpon ambulance,Arisya akan melahirkan


semua orang di restoran mereka sangat panik melihat Arisya yang akan melahirkan


tidak menunggu lama ambulance sudah datang Arisya di bawa ke tempat bersalin dimana Bu Dewi bekerja


Bu Dewi" kenapa bisa seperti ini,tadi pagi masih baik baik saja


Avila" mungkin karena aku


Bu Dewi menatap Avila


Bu Dewi" ceritanya nanti saja,aku harus menangani Arisya


Bu Dewi dan para tim medis lainya mulai memahami Arisya


Avila" ini pasti karena aku,karena aku kak sya jadi marah dan


kata kata Avila berhenti karena dirinya mulai menangis


Bu sari" tidak Avila,tidak ini semua memang normal,biasanya kelahiran anak pertama itu bisa maju atau mundur,jadi bukan karena kamu,sudah jangan menyalahkan dirimu yang penting saat ini adalah kita doakan Arisya dan bayi nya selamat


Nini berlari menuju Bu sari dan juga Avila


Nini" gimana mba sya Bu ? (panik)


Bu sari" sedang di tangani


Bu sari" biasa itu Nini,sudah duduk lah berdoa agar kedua nya selamat,apa kamu sudah memberi tahu Lusi


Nini" sudah tapi seperti nya belum membaca pesan ku karena aku hubungi juga tidak di angkat


Bu sari" ya sudah,kita tunggu saja


sementara di tempat lain kadavi sudah seperti orang gila terus menunggu di depan rumah keluarga Arisya


Kholik" tuan


kadavi" iya Kholik ada apa ?


Kholik" tuan,mau sampai kapan tuan menunggu di rumah tak berpenghuni seperti ini


kadavi" sampai mereka kembali,sampai sya kembali pada ku


Kholik" tuan nyonya menunjukan perkembangan hari ini nyonya mengerjakan jari nya


kadavi" benar kah (senang)apa Daddy sudah tahu hal ini


Kholik" sudah tuan


kadavi" apa Daddy belum juga menemukan orang nya yang di curigai pergi bersama Arisya


Kholik" belum tuan,tapi menurut info,orang itu masih ada di sini,masih ada di rumah nya,jadi kemungkinan besar jika nona Arisya tidak pergi bersama nya

__ADS_1


kadavi" kemana mereka,sungguh aku sangat bodoh kholik aku membuat istri dan anak ku meninggalkan ku


mata kadavi mulai berkaca kaca


tok tok tok


kaca mobil kadavi di ketuk oleh seseorang,kadavi membuka kaca mobilnya


kadavi" iya pak ada apa


pak RT" maaf pak,jika saya boleh tahu sejak sebulan lalu bapak selalu saja di sini,di rumah keluarga pak Hardi,apa ada sesuatu pak?


kadavi" oh saya suami Arisya,saya menunggu nya untuk kembali


pak RT" suami sya,tapi maaf sekali pak,rumah ini sudah kosong,dan pemiliknya tidak mungkin kembali,karena sejak seminggu lalu keluarga pak Hardi sudah menyerahkan pada saya,untuk menjual rumah ini


kadavi langsung keluar dari mobilnya dan memegang bahu pak rt


kadavi" seminggu lalu,kenapa saya tidak melihat mereka,dan kenapa rumah ini di jual


pak RT" maaf pak,mereka mengirimkan surat beserta berkas berkas nya,saya hanya menerima saja pesan dari mereka


kadavi" apa mereka bilang mereka pergi kemana ?


pak RT" maaf pak tidak,pak saya mohon untuk bapak tidak lagi datang,karena warga di sini mulai risih melihat bapak yang setiap hari datang ke sini,mereka mulai mencurigai bapak,apa lagi akhir akhir ini banyak warga yang ke hilangan pak


mendengar ucapan pak RT kadavi menjadi emosi,kadavi mencengkram kerah baju pak RT dengan kuat


kadavi" kamu pikir saya pencuri,saya hanya mencari istri saya,dan Asal Anda tahu jika saya ini kadavi Carl pemimpin perusahaan besar dan saya tidak mungkin mencuri


melihat kadavi akan memukul Kholik dengan cepet menarik kadavi,Kholik langsung memasukan kadavi ke dalam mobil


Kholik" maaf pak RT,maaf bos saya dalam keadaan tidak stabil karena mempunyai sedikit masalah,sekali lagi saya minta maaf pak RT


pak RT" (memegang leher nya) tidak apa apa pak,saya paham,sekiranya bapak bisa mengerti keadaan warga di sini


Kholik" baik pak kami akan pergi,tapi pak jika bapak memiliki informasi mengenai kelurga pak Hardi bisa langsung hubungi saya ini pak (memberikan kartu nama)


pak RT" baik pak saya mengerti


setelah selsai Kholik masuk ke mobil dan melajukan mobil itu meninggalkan kediaman itu


kadavi" kenapa mereka susah sekali di cari,bahkan anak buah Daddy tidak bisa mencari keberadaan mereka (merasa putus asa)


Kholik" tenang lah pak,banyak berdoa,saya yakin Allah tidak akan diam jika hamba nya meminta


kadavi" saya sangat merindukan Arisya Kholik


Kholik hanya diam dirinya hanya melihat kadavi yang berada di samping nya dengan wajah sedih


"tidak pernah aku melihat wajah pak Davi seperti ini,bahkan setelah perceraian nya dengan Alicia wajah nya tak seperti ini" dalam hati Kholik yang merasa iba pada kadavi


_____________________


TBC


next

__ADS_1


jangan lupa kasih dukungan buat aku ya,kita lanjut lagi okey


__ADS_2