
kini Arisya sudah hampir dua Minggu di Jerman,dan Arisya bertemu dengan Avila,hal itu semakin membuat nya bahagia
pagi ini seperti biasa Arisya bersiap untuk ke rumah makan,namun pagi ini tidak seperti biasanya
Arisya merasakan nyeri di perut nya,hal itu membuat nya sedikit tidak nyama
Arisya" tidak mungkin jika kamu akan keluar sekarang kan nak,ini belum waktu nya (Arisya mengelus perut nya )
setelah selesai seperti biasa Arisya akan berjalan ke arah restoran kecil milik mereka yang tak jauh dari tempat tinggal mereka
sesampai nya di tempat Arisya mengerjakan pekerjaan nya membantu Bu sari dan beberapa karyawan mereka membereskan tempat itu
Bu sari" sya kamu terlihat pucat apa kamu baik baik saja
Arisya" iya Bu Arisya gak apa apa,jangan khawatir
Bu sari" kamu bener gak apa apa,kalo kamu merasakan sesuatu biar kita pergi ke tempat bu haji
Arisya"sya baik baik saja Bu
tengah berbincang dengan Bu sari Arisya di kejutkan dengan suara Avila yang tiba tiba saja datang
Avila" kak sya
Arisya" (terkejut) Avila kamu buat kakak terkejut
Avila" maaf,kak aku dengar dari paman Abe jika anak kak cia ke guguran
Arisya" astaga kamu serius lalu bagaimana mereka,apa Alicia baik baik saja
Avila" tidak tahu aku hanya mendengar percakapan nya sampai di situ karena paman Abe tiba tiba meminta ku untuk keluar dari ruangan nya
Arisya" ya sudah lah Avila, terimakasih atas info nya,oh iya kamu tidka memberi tahu pada Daddy jika aku di sini bukan,aku tidak mau karena anak Alicia tiada mereka mengambil anak ku,bukan kah mereka yang tidak mau anak ku
Avila" kak sya apa kamu masih marah
Arisya" aku tidak marah,aku nya kesal pada mereka,aku di anggap sepeti barang yang seenak nya mereka ambil dan seenak nya pula mereka membuang ku,mungkin aku sudah memaafkan mereka tapi aku tidak akan pernah lupa jika mereka tidak menginginkan anak ku lagi
Avila" tapi aku rasa uncle Abe tidak begitu
Arisya" mereka keluarga Avila,jadi mereka pasti sudah membicarakan hal ini,dan sudah pasti Daddy pun ikut di dalam nya
Avila" tapi kak sya
Arisya" sudah lah Avila aku tidak mau membahas masalah ini lagi,aku ingin bahagia sekarang bersama anak ku,aku juga mau menjadi orang egois saat ini,jadi jangan pernah membahas hal ini lagi,atau kamu tidak perlu menemui ku lagi
Arisya berdiri meninggalkan Avila dan Bu sari yang sedang saling tatap melihat wajah marah Arisya
baru kali ini mereka melihat arisya begitu marah
saat hendak mengelap kaca Arisya merasakan sakit yang luar biasa pada perut nya
"aaaaaaaa ibuuuuu" Arisya berteriak
Bu Sari dan Avila langsung menghampiri Arisya bersama beberapa karyawan toko
Bu sari" sya ada apa sya (panik)
__ADS_1
Avila" huaaa ibu lihat
Avila menunjuk air yang mulai mengenang di bawah Arisya,dimana ketuban Arisya sudah pecah
Bu sari" tari,Rania tolong telpon ambulance,Arisya akan melahirkan
semua orang di restoran mereka sangat panik melihat Arisya yang akan melahirkan
tidak menunggu lama ambulance sudah datang Arisya di bawa ke tempat bersalin dimana Bu Dewi bekerja
Bu Dewi" kenapa bisa seperti ini,tadi pagi masih baik baik saja
Avila" mungkin karena aku
Bu Dewi menatap Avila
Bu Dewi" ceritanya nanti saja,aku harus menangani Arisya
Bu Dewi dan para tim medis lainya mulai memahami Arisya
Avila" ini pasti karena aku,karena aku kak sya jadi marah dan
kata kata Avila berhenti karena dirinya mulai menangis
Bu sari" tidak Avila,tidak ini semua memang normal,biasanya kelahiran anak pertama itu bisa maju atau mundur,jadi bukan karena kamu,sudah jangan menyalahkan dirimu yang penting saat ini adalah kita doakan Arisya dan bayi nya selamat
Nini berlari menuju Bu sari dan juga Avila
Nini" gimana mba sya Bu ? (panik)
Bu sari" sedang di tangani
Bu sari" biasa itu Nini,sudah duduk lah berdoa agar kedua nya selamat,apa kamu sudah memberi tahu Lusi
Nini" sudah tapi seperti nya belum membaca pesan ku karena aku hubungi juga tidak di angkat
Bu sari" ya sudah,kita tunggu saja
sementara di tempat lain kadavi sudah seperti orang gila terus menunggu di depan rumah keluarga Arisya
Kholik" tuan
kadavi" iya Kholik ada apa ?
Kholik" tuan,mau sampai kapan tuan menunggu di rumah tak berpenghuni seperti ini
kadavi" sampai mereka kembali,sampai sya kembali pada ku
Kholik" tuan nyonya menunjukan perkembangan hari ini nyonya mengerjakan jari nya
kadavi" benar kah (senang)apa Daddy sudah tahu hal ini
Kholik" sudah tuan
kadavi" apa Daddy belum juga menemukan orang nya yang di curigai pergi bersama Arisya
Kholik" belum tuan,tapi menurut info,orang itu masih ada di sini,masih ada di rumah nya,jadi kemungkinan besar jika nona Arisya tidak pergi bersama nya
__ADS_1
kadavi" kemana mereka,sungguh aku sangat bodoh kholik aku membuat istri dan anak ku meninggalkan ku
mata kadavi mulai berkaca kaca
tok tok tok
kaca mobil kadavi di ketuk oleh seseorang,kadavi membuka kaca mobilnya
kadavi" iya pak ada apa
pak RT" maaf pak,jika saya boleh tahu sejak sebulan lalu bapak selalu saja di sini,di rumah keluarga pak Hardi,apa ada sesuatu pak?
kadavi" oh saya suami Arisya,saya menunggu nya untuk kembali
pak RT" suami sya,tapi maaf sekali pak,rumah ini sudah kosong,dan pemiliknya tidak mungkin kembali,karena sejak seminggu lalu keluarga pak Hardi sudah menyerahkan pada saya,untuk menjual rumah ini
kadavi langsung keluar dari mobilnya dan memegang bahu pak rt
kadavi" seminggu lalu,kenapa saya tidak melihat mereka,dan kenapa rumah ini di jual
pak RT" maaf pak,mereka mengirimkan surat beserta berkas berkas nya,saya hanya menerima saja pesan dari mereka
kadavi" apa mereka bilang mereka pergi kemana ?
pak RT" maaf pak tidak,pak saya mohon untuk bapak tidak lagi datang,karena warga di sini mulai risih melihat bapak yang setiap hari datang ke sini,mereka mulai mencurigai bapak,apa lagi akhir akhir ini banyak warga yang ke hilangan pak
mendengar ucapan pak RT kadavi menjadi emosi,kadavi mencengkram kerah baju pak RT dengan kuat
kadavi" kamu pikir saya pencuri,saya hanya mencari istri saya,dan Asal Anda tahu jika saya ini kadavi Carl pemimpin perusahaan besar dan saya tidak mungkin mencuri
melihat kadavi akan memukul Kholik dengan cepet menarik kadavi,Kholik langsung memasukan kadavi ke dalam mobil
Kholik" maaf pak RT,maaf bos saya dalam keadaan tidak stabil karena mempunyai sedikit masalah,sekali lagi saya minta maaf pak RT
pak RT" (memegang leher nya) tidak apa apa pak,saya paham,sekiranya bapak bisa mengerti keadaan warga di sini
Kholik" baik pak kami akan pergi,tapi pak jika bapak memiliki informasi mengenai kelurga pak Hardi bisa langsung hubungi saya ini pak (memberikan kartu nama)
pak RT" baik pak saya mengerti
setelah selsai Kholik masuk ke mobil dan melajukan mobil itu meninggalkan kediaman itu
kadavi" kenapa mereka susah sekali di cari,bahkan anak buah Daddy tidak bisa mencari keberadaan mereka (merasa putus asa)
Kholik" tenang lah pak,banyak berdoa,saya yakin Allah tidak akan diam jika hamba nya meminta
kadavi" saya sangat merindukan Arisya Kholik
Kholik hanya diam dirinya hanya melihat kadavi yang berada di samping nya dengan wajah sedih
"tidak pernah aku melihat wajah pak Davi seperti ini,bahkan setelah perceraian nya dengan Alicia wajah nya tak seperti ini" dalam hati Kholik yang merasa iba pada kadavi
_____________________
TBC
next
__ADS_1
jangan lupa kasih dukungan buat aku ya,kita lanjut lagi okey