Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 37


__ADS_3

tidak terasa Arisya sudah sebulan menjadi istri kadavi,dan kini dirinya sudah tinggal di rumah sendiri,karena itu sudah perjanjian bersama kadavi


walau mendapat banyak tentangan dari Alicia yang tidak setuju jika Alicia harus tinggal terpisah,Arisya sangat ingat di mana hari itu Alicia marah pada nya


flashback


pagi itu di kediaman kadavi,seperti biasa Arisya membantu memasak di dapur,menyiram tanaman,setelah itu dirinya pergi bekerja,namun hari itu karena hari libur Arisya melakukan hal lain di rumah itu


Arisya"ah aku lupa menelpon bunda


Arisya berjalan menuju kamar nya,seperti biasa Arisya selalu saja di suguhkan dengan kemesraan kadavi dan Alicia,di dalam rumah itu,dengan langkah perlahan Arisya melewati keduanya namun,langkah nya terhenti saat vas bunga terjatuh dan membuat kadavi menghentikan aksinya bersama Alicia


Alicia" sya,ada apa ?


Alicia mendekati Arisya yang membereskan vas bunga itu


Alicia" jangan di sentuh sya,biar bu Tia yang membersihkan


Arisya" maaf vas bunga mu jadi pecah,sungguh aku tidak sengaja maaf kan aku ...


Alicia" tidak apa apa sya hanya vas bunga apa kamu terluka


Arisya" tidak cia


kadavi berjalan mendekati Alicia,dan memeluk Alicia


kadavi" rumah untuk mu sudah aku siap kan,besok kami sudah bisa menempati rumah itu


Arisya" iya aku mengerti,terimakasih


Alicia" apa rumah? rumah untuk siapa?


kadavi" untu dia,siapa lagi


Alicia" untuk sya,bukan kah sya akan tinggal di sini,aku tidak setuju sya tidak boleh pergi ke mana pun,aku tidak akan mengizinkan sya meninggalkan rumah ini


kadavi" tapi sayang


Alicia" aku tidak mau mendengar alasan,dan sya akan tetap di sini,atau jangan jangan kamu yang mengusirnya


kadavi menatap tajam Arisya


Arisya" cia bisa kita bicara berdua saja,aku mohon


Alicia" tidak mau,aku tidak mau mendengar alasan


Arisya" cia dengar kan aku,tidak ada yang mengusir ku atau meminta ku meninggalkan rumah ini,semua itu aku yang mau cia

__ADS_1


Alicia" kenapa,apa kamu tidak betah tinggal di sini,atau rumah ini kurang luas,atau fasilitas di rumah ini kurang,kenapa sya,aku sudah sangat lama memimpikan bisa tinggal bersama mu,memakan masakan mu setiap hari,kenapa kamu malah ingin pergi


Arisya" rumah ini sangat nyama,bahkan sangat luas untuk ku,fasilitas nya juga sungguh luar biasa,bukan nya aku tidak ingin tinggal bersama mu,tapi cia aku juga mau seperti orang kebanyakan sudah menikah,tinggal di rumah sendiri dan mengurus rumah ku sendiri,aku mau belajar menjadi ibu rumah tangga yang baik hanya itu,cia jika aku tinggal di sini bersama mu,aku tidak akan pernah belajar,semua sudah ada,apa yang aku butuhkan semua sudah di kerjakan,aku hanya ingin merasakan hal seperti orang kebanyakan saja


Alicia" tapi sya,kenapa harus repot repot melakukan itu


Arisya" cia kamu seperti tidak mengenal ku saja


kadavi" sudah lah sayang lagi pula dia memang mau biarkan saja


Alicia" diam kamu mas,baik lah kamu boleh pindah tapi aku yang mengatur semuanya bagaimana,aku tidak mau kamu kekurangan sedikit pun di rumah itu


Arisya" tapi cia


Alicia" setuju atau aku tidak mengizinkan mu untuk keluar dari rumah ini


Arisya" baik lah cia,apa kata mu saja setelah perdebatan panjang,dan mengatur ini dan itu Arisya bisa tinggal terpisah


flashback off


Arisya" Bu sari,sya pergi bekerja dulu


ibu sari" iya nyonya,pak Rahmat sudah menunggu


Nani" nyonya ingat ya pulang bekerja akan mengajari Nani membaca lagi


Arisya" iya Nani,nanti setelah selsai bekerja aku akan mengajari mu lagi,kalo gitu aku pamit dulu ya


Arisya masuk kedalam mobil,untuk berangkat bekerja


pak Rahmat" nyonya tadi tuan menelpon jika siang ini nyonya di minta ke kantor tuan


Arisya" oh baik lah pak


sesampai nya di kantor seperti biasa mata dan bisikan bisikan tidak mengenakan itu tertuju pada Arisya,bahkan kini para karyawan yang berada satu ruangan pun mulai banyak yang terang terangan mengatai Arisya sebagai wanita tidak baik


Lucia" sabar ya sya,jangan di denger omongan orang orang itu,mereka tidak tahu apa yang terjadi


Evan" ini kalo bukan Lo yang minta buat Diem udah gue karungin gue kanyutin ke Ciliwung tuh Manusia manusia tak berakhlak


Arisya" Evan ih gak boleh gitu,udah biar aja mereka mau bilang apa lagi pula,aku tidak seperti itu


Lucia" gue setuju sama sya


Arisya" oh iya aku pergi dulu,ke kantor mas Davi,tidak apa apa kan aku tinggal


Evan" tidak apa apa pergi lah,hati hati di jalan

__ADS_1


Arisya pergi meninggalkan ruangan nya,sesampainya di lobby Arisya di dorong oleh seseorang hingga dirinya terjatuh


"aaaaa"


Arisya melihat ke arah beberapa orang yang sengaja mendorong nya


Rena" ups maaf,wanita penggoda suami orang terjatuh (tertawa)


Arisya mencoba berdiri namun wanita itu kembali menjatuhkan Arisya


Rena" enak banget ya jadi Lo,udah godain suami orang,di nikahin,sekarang kerja udah kayak perusahan milik Lo bisa pergi sesuka hati Lo


Arisya" maaf nona,saya tidak punya urusan dengan anda,lagi pula itu hak saya,dan anda tidak pantas menilai seseorang seperti itu


Rena" wah wah wanita kotor seperti mu mengajari ku,heh wanita j*****,jangan sok suci (menjambak rambut Arisya)


Arisya mengaduh kesakitan,semua orang yang melihat hanya berdiam diri bahkan ada yang terlihat senang


Arisya" lepaskan aku,aku mohon sakit sekali


Rena" kenapa sakit,iya ingin pergi dan mengadu pada suami mu,ups suami orang maksud nya


Rena dan beberapa teman nya tertawa girang,sementara Arisya hanya bisa berdiam diri dan menangis,Rena mendorong kembali Arisya hingga kini tersungkur ke lantai,dan kepala Arisya membentur lantai


Rena hendak menginjak tangan Arisya namun seseorang menghentikan aksi Rena,membuat Rena terjatuh


"jangan kamu lukai dia,Jika kamu berani melakukan nya,aku akan jamin jika hidup mu berada dalam Maslaah" semua mata melihat ke arah laki laki yang berada di hadapan Arisya


Arisya" mas bara (terkejut)


bara membantu Arisya bangun


bara" nona,jika kamu masih ingin hidup mu aman,minta maaf jika tidak jangan salahkan aku jika besok kamu menjadi gembel di jalan


Rena" berani sekali kamu,aku tidak takut dengan ancaman murahan mu itu,dan kau berani sekali mendorong ku seperti ini,siapa kau


bara" aku ...


Arisya menghentikan perkataan bara


Arisya" mas bara sudah,kita pergi saja sya mohon


melihat Arisya memohon pada nya bara langsung membawa arisya pergi meninggalkan kantor itu


__________________


TBC

__ADS_1


next


Hay mau ngingetin jangan lupa kasih like dan komen kalian ya,dan jangan lupa kasih dukungan buat aku terimakasih 🤗🤗🤗🥰🥰


__ADS_2