
ke esokan pagi nya,Avila dan Aryan hanya tinggal berdua saja,karena jeremy dan Naila sudah meninggalkan rumah sakit
Aryan" apa kamu menjaga ku karena rasa bersalah
Avila" karena kau adik ku
Aryan tersedak air yang tengah ia minum
Aryan" apa kata mu,ba-bagaimana kamu tahu?
Avila" aku tidak sengaja mendengar mama dan orang yang aku kira ayah mu itu bertengkar
Aryan" bertengkar (terkejut) itu artinya papa mengetahui nya,aku haru cepat pulang ke rumah
Avila memekik lengan Aryan
Aryan" awww sakit kenapa memukul ku
Avila" kamu mau pulang dalam kondisi begini,bodoh yang ada kamu akan menyusahkan orang,lebih baik kita cari cara agar semua ini cepat selesai,dan aku ingin bertanya,bagaimana bisa kamu adalah adik ku,sementara mama meninggalkan sudah lama sekali,dan
Aryan" beri aku makan aku akan menceritakan nya
Avila" banyak mau
Aryan" kamu pun sama
Avila mengambil makanan milik Aryan dan mulai menyuapi nya
Aryan" ingat kah saat usia Kakak tujuh tahun,dimana kakak pertama kali menemui mama
Avila" iya
Aryan" hari itu pula aku di buat (terkekeh)
Avila" hah ?! bagaimana maksud mu?
Aryan" Daddy memperkosa mama,ah tidak mereka saat itu masih suami istri walau tidak bersama,Daddy menuntut hak nya pada mama
Avila" apa kamu bilang,tidak mungkin Daddy belum datang,aku menemui mama bersama paman abe dan Vero
Aryan" apa kamu tidak percaya kakak,kakak Daddy tidak akan membiarkan mu terbang dengan pesawat hanya dengan seorang asisten,Daddy sangat mencintai mu jadi dia tidak akan membiarkan itu
Avila" bagaimana kamu tahu
Aryan" aku tidak sengaja mendengar aunty Zainab dan mama bercerita,dan aku mendesak mama untuk menceraikan semua nya pada ku
Avila" menghentikan suapan nya pada Aryan
Avila" Aryan kamu tidak sedang mengarang cerita buka
Aryan" buat apa aku mengarang cerita,hingga mengorbankan nyawaku ini
Avila" tapi mama sangat tidak suka pada ku,bahkan mama tidak melihat ku sama sekali saat lahir dia pergi begitu saja
Aryan" ibu mana yang tega meninggalkan anak nya jika bukan ada ancaman yang membahayakan putri nya
Avila terkejut
Avila" maksud mu ? (menatap tajam Aryan)
saat Aryan hendak berbicara pintu ruangan itu di ketuk oleh seseorang
Bara" boleh aku masuk
Avila" ah iya
__ADS_1
Bara membuka pintu dan melihat Avila tengah menyuapi Aryan
Bara" aku membawakan mu,makanan sayang,Hay Aryan bagaimana apa merasakan sesuatu
Aryan" merasakan sakit karena singa betina mengamuk (terkekeh)
Avila sontak memukul kembali lengan Aryan
Aryan" lihat (terkekeh)
Avila mengerucutkan bibir nya kesal
Bara yang melihat hal itu merasa tidak suka,dirinya merasa cemburu melihat kekasih nya bercanda dengan laki laki lain,walau laki laki itu adik tiri avila
Bara" bisa kita bicara lebih dulu Avi ? (menatap Avila)
Avila" silahkan bicara lah
Bara" tidak di sini,ada sesuatu yang ingi aku tanya kan
Aryan" pergi lah,aku tidak apa apa
Avila" (melihat ke arah Aryan) kamu yakin,baik lah jika begitu,tunggu lah aku tidak akan lama
Aryan" lama lama juga tidak apa apa singa betina (terkekeh)
Bara menatap tidak suka pada Aryan
sesampainya di luar Avila langsung meminta Bara bicara
Avila " ada apa ?
Bara" aku tidak suka kamu terlalu dekat dengan nya
Bara" em,aku tidak suka melihat mu tertawa dengan nya
Avila" Bara kamu lupa jika dia adik ku
Bara" iya aku tahu,tapi kalian kakak beradik tiri,dan aku tidak suka melihat mu terlalu akrab dengannya
Avila" astaga,kamu cemburu
Bara" tidak bukan begitu
Avila" ya ampun sayang,dia adik ku,bahkan usia nya terpadu jauh dari ku,dan kamu cemburu,itu aneh
Bara" apa hak seperti itu kamu anggap aneh Avila,apa aku juga terlihat aneh di mata mu (kesal)
Avila" tidak bukan seperti itu,menurut ku
belum menyelesaikan perkataan nya,Bara langsung pergi meninggal kan Avila
Avila hanya diam menatap Bara yang sudah berjalan menjauh dari nya,Avila kembali masuk ke dalam ruangan Aryan
Aryan" dimana kakak itu ?
Avila" dia sudah pulang,dia cemburu pada mu
Aryan" apa aku setampan itu hingga membuat nya cemburu
Avila" jangan terlalu percaya diri
Aryan" tentu saja aku tampan,lihat saja aku (tersenyum)
Avila" sudah lah bukan urusan mu,lanjutkan cerita mu itu
__ADS_1
Aryan" baik lah baiklah
saat Aryan akan bercerita tiba tiba pintu ruangan itu kembali terbuka membuat Aryan menelan lagi kata kata yang belum sempat dirinya ucapkan
Naila" apa kamu sudah makan nak
terlihat Naila masuk dengan membawa beberapa tas dan sebuah kotak makan
Aryan" sudah ma,tapi kak Avila belum makan (melirik Avila)
Naila" aku tidak perduli,jika sudah minum obat mu lalu istirahat
Aryan" mama aku lelah berbaring,tidak bisa kah aku duduk sebentar saja
Naila" tidak boleh nanti kamu makin parah
Avila" tidak apa apa tadi suster mengatakan jika Aryan boleh bergerak (Avila membuka suara nya )
Naila" jangan ikut campur urusan ku dengan putra ku,dan kamu lebih baik pergi,aku muak melihat mu di sini
seketika Avila menjatuhkan Bantal yang sedang dia pegang
Avila" tidak bisa kah kamu berkata baik pada ku,apa salah ku hingga kamu melakukan ini pada ku,apa yang aku perbuat,apa,apa beritahu aku,agar aku perbaiki,agar kamu bisa melihat ku
Naila" pergi,ini rumah sakit aku tidak mau karena mu kami dalam,masalah
Avila" aku ...
kata kata Avila terhenti,saat sebuah tangan menarik nya kedalam pelukannya
Jeremy" kamu keterlaluan Naila,jika bukan karena hutang nyawa pada anak,itu putri ku tidak akan mau disini,ingat Naila Avila juga darah daging mu bukan hanya,putra mu itu
Naila" dia bukan putri ku,putriku sudah mati sejak lama,anak ku hanya Aryan
Aryan" mama!!! cukup
Naila" aku tidak mau kamu terkena sial karena mereka cukup,aku saja Aryan,lihat apa yang terjadi pada mu sekarang,jika bukan karena ulah mereka kamu tidak akan terbaring di sini,pergi kalian dan jangan pernah kembali
Aryan" aku tidak akan mengizinkan siapa pun pergi dari sini,tidak kakak tidak juga Daddy
mendengar perkataan Aryan sontak Naila membentak Aryan
Naila" Aryan !! hentikan ucapan mu
Jeremy melihat ke arah Aryan dan juga Naila
Jeremy" Daddy ?
Aryan" aku sudah tidak tahan melihat semua ini,sampai kapan aku harus bersembunyi dan terus itu melihat singa itu bersama ayah ku
Naila" Aryan !!! (berteriak) hentikan
Jeremy" ayah ? apa semua ini Naila ?
Avila" (mengangkat wajah nya ke arah jeremy) dad Aryan bukan adik tiri ku tapi dia adik kandung ku
sontak perkataan Avila membuat Jeremy dan Naila terkejut bukan main
Jeremy langsung terduduk lemas,begitu pula dengan Naila yang langsung membalikan tubuh nya yang terasa lemas
seketika ruangan itu menjadi hening semuanya sibuk dengan fikiran masing masing
______________
TBC
__ADS_1