Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 60


__ADS_3

Arisya duduk dan menatap kedua orang tua nya itu


Hardi" jadi dulu saat Lusi baru masuk perguruan tinggi,Lusi tidak sengaja melihat Emma tengah asik berselingkuh dengan salah satu dekan di kampus itu,Emma yang mengetahui itu,langsung mengancam Lusi,tapi kamu tahu kakak kamu kan,semakin di larang akan semakin dia lakukan tanpa rasa takut,hari itu Lusi mengadukan semua nya pada tuan Henry,dan memberikan bukti bukti yang sudah di kumpulkan


Arisya" lalu


Hardi" lalu tuan Henry marah besar dan berniat akan menceraikan nyonya Emma,dan mengambil hak asuh Alicia,Emma tidak terima,dirinya selalu mencari kesalahan tuan Henry,membuat tuan Henry Asal bicara,jika dirinya akan menikahi Lusi,saat itu tuan Henry benar benar hanya asal bicara,ayah. tidak tahu jika,Emma menganggap serius hal itu


kadavi" lalu kenapa mama Emma dan papa Handry tidak jadi berpisah


Hardi" yang kami dengar karena permintaan almarhumah eyang,yang meminta tuan Henry memikirkan Alicia yang kasihan jika tumbuh tanpa sosok seorang ibu


Arisya" jadi semua itu hanya salah paham,hingga membuat mama Emma sangat membenci keluarga kita


Ningrum" benar nak,apa. yang dia perbuat pada mu selama ini nak,kenapa tidak pernah memberi tahu bunda


Arisya" (tersenyum) aku hanya mengarang saja Bun,yah agar kalian mau cerita pada ku


Hardi" Arisya (meninggikan suara) kamu ke terlaluan,kamu hampir membuat ayah serangan jantung ternyata kamu hanya bercanda,minta maaf sama kakak mu dan mas mu sana


Arisya" maaf,sya tidak bermaksud,iya sya minta maaf


Arisya menuju kamar Lusi


tok tok tok


Lusi" masuk


Arisya" kakak,sya minta maaf sudah salah paham


Lusi" apa yang di lakukan mereka pada mu sya


Arisya" Arisya hanya berbohong,agar kalian mau menjawab pertanyaan sya


Lusi" tapi Masalah kadavi


Arisya" iya itu benar,tapi jangan di bahas lagi,sya tidak mau ayah sama bunda jadi kefikiran yang tidak tidak


Lusi" kamu ini sya,sudah jelas sekarang


Arisya" em,aku akan berikan rekaman ini pada om Vero,agar mama Emma tidak berkelit lagi


Lusi" baik lah,kamu buat kakak takut sya


Arisya" maaf,ya sudah sya mau pulang,urusan sya sudah selsai,sya masih harus memberikan ini pada om Vero


Lusi" dasar anak ini,ya sudah ayo kita. temui ayah sama bunda

__ADS_1


Panji" sama mas Panji gak minta maaf gitu,mas udah mau telpon ambulance tau,pas kamu kesakitan


Arisya" maaf ya mas Panji ku yang ganteng,aduh senang sya di perhatiin


Panji" awas kamu ya,besok besok kalo kayak gini lagi mas Panji jitak kamu


Arisya" (terkekeh) iya iya maaf


setelah selsai berbincang,Arisya dan kadavi berpamitan untuk pulang,mengingat waktu juga sudah mulai sore,sebelum pulang Arisya memberikan yang di minta vero pada nya,setelah selsai mereka kembali ke rumah


sesampainya di rumah Arisya memilih membersihkan diri lebih dulu,setelah selsai Arisya melihat ponsel nya,ada beberapa panggilan tak terjawab dari Alicia,Arisya langsung menelpon kembali namun nomor Alicia kembali tidak aktif


Arisya melihat ke arah kadavi yang,tengah melihat leptop nya


Arisya" mas Davi tidak kembali ke kamar mas Davi


kadavi" kenapa ? ini kamar ku juga bukan


Arisya" baik lah,jika begitu aku yang akan tidur di sofa


kadavi bangkit dari duduk nya,dan menarik tangan Arisya menuju tempat tidur


kadavi" tidur lah di sini,apa masalah nya jika kita tidur bersama,kita suami dan istri,lagi pula aku sudah melakukan nya,buktinya anak ku ada di perut mu,tidak usah takut jadi


Arisya sedikit tersipu mendengar perkataan kadavi


kadavi" hanya apa,sudah tidur lah,besok kita akan kembali bekerja


Arisya" em mas,besok boleh aku meminta izin,ini pertama kali nya aku mengikuti kelas bayi dan orang tua,om angkasa yang menyarankan,kata om angkasa jika bisa ibu dan ayah harus ikut,aku tahu mas Davi pasti sibuk


kadavi" baik lah,tidur lah sudah malam,tidak usah banyak bicara


Arisya mulai memejamkan matanya,sementara kadavi masih asik dengan leptop nya


ke esokan paginya,seperti biasa kadavi sudah siap untuk pergi ke kekantor bersama Arisya,sesampainya di kantor Arisya bertemu Avila,namun Avila masih tidak mau berbicara pada Arisya


kadavi" apa Avila marah pada mu


Arisya" aku juga tidak tahu,nanti akan aku tanyakan padanya


kadavi" baik lah


Arisya mulai bekerja,sementara kadavi pergi tidak tahu kemana


Arisya" pak Kholik ini sudah waktu makan siang,dan mas Davi belum juga kembali,aku harus pergi,nanti jika mas Davi datang beritahu pada nya jika aku pergi ke ke tempat pertemuan


Kholik" oh mau belajar mengurus bayi ya nona

__ADS_1


Arisya" em,kalo begitu aku pergi dulu ya pak


Kholik" baik lah nona,hati hati


Arisya sampai di lobi namun langkah nya terhenti saat tiba tiba Avila memeluk nya


Avila" maafin Avi,Avi marah sama kakak karena mikir kalo kak Bara mulai ada rasa sama kakak,maafin Avi yang selalu gak percaya sama kakak


Arisya" Avi ada apa (tersenyum) kamu gak salah,sudah tidak usah menangis,lihat kakak,jangan menangis lagi,Bara akan mengejek mu jika seperti ini,sudah ya


Avila" maaf kak,gak seharusnya Avi kayak gitu ke kakak,maaf


Arisya" avi,lain kali tanya sama kakak,jangan langsung marah,kamu jadi sedih sekarang kan,sudah Avi nanti lagi kita bicara kakak harus pergi


Arisya hendak pergi namun langkah nya lagi lagi terhenti


Bara" sya ayo aku temani ke pertemuan itu bukan kah membutuhkan ibu dan ayah,agar aku bisa belajar


Avila" ah benar,agar nanti kalo kak Bara punya istri sudah siap siaga


Bara" diam kamu anak kecil


Arisya" tidak usah bara biar aku sendiri saja,tidak apa apa


Avila" tidak apa apa kak biar kami temani,hitung hitung menghindari pekerjaan


Bara" biar aku temani


"tidak usah,bayi itu ayah nya masih hidup"


Arisya,Bara dan Avila melihat ke arah belakang


Arisya" mas Davi


kadavi" tidak usah kau temani istri ku,karena bayi ini ayah nya masih ada,jadi aku yang akan mengantar nya


Arisya" mas Davi (tidak menyangka)


kadavi" ayo pergi bukankah sudah terlambat


Arisya" ah Iya iya mas


kadavi dan Arisya pergi meninggalkan kantor,di tempat pertemuan itu kadavi sangat antusias mengikuti pelajaran,yang di berikan Arisya merasa sangat bahagia melihat kadavi yang sekarang


____________________


TBC

__ADS_1


next


__ADS_2