
Alicia mulai membaca kertas kertas yang kini ada di hadapan nya,dirinya sama sekali tidak mengerti dengan semua tulisan yang ada di dalam kertas kertas itu,hal itu membuat nya sedikit frustasi
Alicia" kenapa dulu aku tidak pernah berfikir untuk belajar hal seperti ini,lihat sekarang aku seperti orang bodoh
Alicia meletakan kepalanya di atas meja sambil memandang selembar kertas yang kini ia pegang
Alicia" ayolah kepala ku bekerja sama lah sedikit,agar kita bisa menyelesaikan semua ini,lihat tidak ada satu pun kertas di sini yang aku mengerti
seseorang tengah memperhatikan Alicia,yang terlihat lucu di mata nya,yang membuat orang itu tidak ingin melepas pandangan nya dari Alicia
Dirly" pak Mario,apa nona Alicia tidak mau kita bantu
Mario merasa terkejut melihat Dirly yang sudah ada di belakang nya
Mario" maksud mu ?
Dirly" kenapa pak Mario tidak masuk,bukan kah kita akan mengajarkan nona Alicia,apa nona Alicia menolak ?
Mario" tidak,aku belum masuk kedalam
memutar mata malas dan membelakangi Dirly
tok tok tok
mendengar suara ketukan pintu,Alicia dengan cepat membereskan beberapa kertas yang berserakan di meja kerja nya
Alicia" se-sebentar,astaga memalukan sekali
dengan cepat Alicia membereskan meja kerja nya
Alicia" silahkan masuk
Mario dan Dirly masuk kedalam ruangan Alicia,setelah mendapat izin Alicia
Alicia berusaha menelan selivah nya,karena ia tidak tahu mengapa merasakan tubuh nya sangat kaku saat ini
Mario" apa sudah ada yang kamu kerjakan
Alicia diam tidak menjawab pertanyaan Mario,mata nya masih tertuju ke arah pintu
Mario yang melihat itu mengikuti pandangan Alicia,setelah itu melambaikan tangan nya di depan wajah Alicia yang masih memandang ke arah pintu
Mario" nona Alicia (melambaikan tangan)
Alicia" (terkejut) oh iya,astaga maaf
Mario" apa anda baik baik saja
Alicia" ya saya baik baik saja,ada apa kemari,em tidak maksud saya ada apa bapak kemari
Mario rasanya ingin tertawa melihat tingkah gugup Alicia,Mario hendak menjawab namun Dirly lebih dulu menjawab pertanyaan Alicia
Dirly" jadi begini nona,kami di sini untuk membantu nona Alicia belajar mengenai kontrak kontrak itu
Mario mantap tajam ke arah Dirly yang kini menundukan kepala nya,mendapat tatapan maut dari atasannya itu
Alicia" ah iya,maaf jadi merepotkan,tapi sungguh aku benar benar tidak mengerti,semua yang ada di dalam sini,aku bahkan hampir frustasi melihat nya
Mario" bagian mana yang kamu tida mengerti
Alicia" semua nya (menundukan kepala nya)
__ADS_1
melihat Alicia yang merasa sedih Mario tidak tega melihat nya
Mario" Duduk lah,biar aku beri tahu
Alicia duduk di kursi nya,dengan sigap Dirly pun mengambil kursi untuk Mario,Mario dan Alicia mulai membahas setiap dokumen yang ada di hadapan mereka
sementara di tempat lain,Avila dan Aryan tengah sibuk memilih gaun untuk Avila
Avila" bagaimana bagus tidak yang ini
Aryan memutar mata malas,pasal nya dirinya dan Avila sudah tiga jam berkeliling mall untuk mencari baju
Aryan" kakak,ini sudah toko yang entah ke berapa kita kunjungi,dan sudah beberapa baju yang kakak coba,setiap aku berkata bagus kakak akan bilang tidak,astaga kakak kita hanya akan makan malam dengan keluarga Kaka Bara,kenapa harus seheboh ini
Avila" kamu lelah,sorry tapi kakak mau tampil bagus di hadapan mereka,walau kakak tahu mereka sudah mengenal kakak,tapi
perkataan Avila terhenti,karena Aryan lebih dulu memotong
Aryan" kakak tidak perlu menunjukan atau mengenakan sesuatu yang bagus,seseorang terlihat baik itu di mulai dari hati dan sikap nya kak,percaya pada ku,lagi pula om Vero dan keluarga sudah mengenal Kakak dengan baik,kalian bersama bahkan saat kakak masih kecil,aku rasa mereka tahu kakak sepeti apa
Avila menatap adik nya itu
Avila" astaga aku baru sadar jika adik ku ini sudah besar,bahkan bisa menceramahi kakak nya (terkekeh) baik lah adikku yang ganteng,kakak akan mengambil baju ini (tersenyum)
Aryan" cepat lah sedikit aku sudah lapar, aku bisa mati kelaparan nanti
Aryan kembali duduk di kursi
Avila hanya bisa tertawa melihat adik nya itu,sementara di tempat lain Arisya tengah berusaha memajukan baju pada putra nya yang semakin hari semakin aktif
Arisya" Faris,al-farisi astaga Faris cepat kemari pakai baju dulu nak
Fari" kejai atu Buna,kejai
Arisya merasa sangat kewalahan melihat putranya yang sangat aktif itu
Arisya" Fari cukup sayang,Buna lelah nak,cepat sini pakai baju nya,kita mau pergi ke rumah eyang sama mommy,jika Fari tidak memakai baju,Buna akan tinggalkan Fari di rumah
mendengar akan pergi ke rumah orang tua Arisya bocah kecil itu seketika langsung menggantikan langkahnya,dan berbalik menatap ke arah Arisya yang tengah duduk di sofa
Fari" eyang (menatap Arisya penuh tanya)
Arisya" iya rumah eyang,seperti nya Fari tidak mau ikut,ya sudah Buna saja yang pergi
Arisya sengaja hendak pergi karena iya yakin jika putranya akan memeluk nya agar dirinya tidak pergi
"satu dua tiga" dalam hati Arisya
brag
benar saja sebuah tangan kecil memeluk kaki Arisya
Fari" Buna,ai itut
Arisya" Buna tidak mau ajak Fari,habis kamu tidak mau mendengarkan bunda
Fari" Buna solli,ai calah,Buna angan mayah ai ya
Arisya"(tersenyum) anak baik,(Arisya merendahkan dirinya agar sejajar dengan putranya)tidak sayang Buna tidak marah pada Fari,Buna kan sayang Fari hug Buna sayang
Fari langsung memeluk Arisya,dengan erat
__ADS_1
Arisya" sekarang Fari pakai baju,setelah itu kita telpon mommy bilang jika Fari sudah menunggu
Fari dengan girang menyambut perkataan Arisya,setelah selsai mengurus putranya Arisya menghubungi Alicia
Alicia* iya sya
Arisya* cia ini sudah pukul setengah lima dan kamu belum memberi kabar pada ku
Alicia* maaf,maaf Buna nya Fari sungguh aku lupa,lihat lah pekerjaan ku
Alicia mengarahkan ponsel nya pada tumpukan kertas di meja
Arisya* astaga banyak sekali itu cia,jika begitu besok saja,kamu akan lelah jika harus pergi lagi nanti
Alicia* tidak apa apa sya, ini sudah mau selsai kok,tumpukan kertas itu sudah sesuai aku baca
Arisya" kamu tidak berbohong
Alicia* tidak Buna,ya sudah matikan panggilan ini,agar aku bisa cepat selesai aku tahu anak kecil itu pasti sudah tidak sabar untuk pergi
Arisya* mommy tepat sekali,ya sudah cia aku tunggu di rumah bunda ya
Alicia* iya Buna
panggilan berakhir,Mario melihat ke arah Arisya yang kembali bekerja
"sepanjang hari ini,aku baru melihat senyum nya setelah menerima panggilan dari Arisya" dalam hati Mario
Alicia" akhirnya aku selsai
Mario sedikit terkejut mendengar suara Alicia yang tiba tiba sedikit berteriak
Alicia" Dirly ini,yang terakhir,dan besok kamu ajari aku cara membuat laporan nya oke
Dirly" baik lah nona cia,anda sudah bekerja keras hari ini
Alicia* aku tidak bekerja sendiri,ada kamu yang membantuku terimakasih
Mario merasa kesal karena sejak tadi diri nya seperti tidak di anggap oleh Alicia,dirinya seperti tidak terlihat oleh Alicia
Mario" Hem,Hem,seperti ada yang terlupakan apa ya
mendengar suara Mario Dirly langsung mendekat pada Mario
namun tidak dengan Alicia dirinya memilih merapihkan barang barang nya dan bersiap untuk pulang
Alicia" aku pulang dulu ya semua,sampai jumpa besok
Alicia dengan cepat keluar dari ruangan itu
Mario" Dirly apa aku tidak terlihat di mata nya,kenapa dia hanya berterimakasih pada mu,padahal yang mengajarkan nya aku bukan kamu
Dirly" saya tidak tahu pak
Mario merasa sangat kesal melihat sikap Alicia pada nya hari ini
___________________
TBC
next
__ADS_1