
Avila" ka-kamu
pria itu tersenyum pada Avila,yang terkejut melihat nya
Bara" tidak berubah masih sering terlambat juga,aku fikir menghilang selama beberapa bulan ini akan ada perubahan
Avila berusaha mengendalikan dirinya
Avila" maaf tuan,saya tahu jika saya salah silahkan duduk,jadi apa yang harus kita bahas di sini,karena jujur sekertaris ku baru memberikan materinya,karena pihak kalian baru mengirimkan nya pagi ini
Bara" tidak kah kamu merindukan ku?
Avila" maaf tuan,jika anda kemari hanya membahas masalah pribadi saya rasa cukup sampai di sini pembahasan kita
Bara" (menatap avila) baik lah
Avila berusaha agar dirinya tidak gugup,Avila membaca berkas yang di berikan Aiden padanya,setelah selsai Avila menghubungi sekretarisnya itu
Avila* Aiden betrete den Raum (Aiden masuk kedalam ruangan)
Avila langsung mengakhiri panggilan nya,avila melihat ke arah Bara yang masih asik menatap Avila
Avila" Hem... tuan Bara saya rasa masalah ini bisa anda bicarakan dengan sekertaris saya,karena ini tidak terlalu mendesak
tidak lama pintu ruangan itu di ketuk dan Aiden masuk kedalam ruangan itu
Avila" Aiden Beschäftige dich mit diesem Problem, lass es mich wissen, wenn es wirklich ein wichtiges Problem gibt, ich gehe zu Summy (Aiden tangani masalah ini,beritahu saya jika ada masalah yang mendesak,saya akan menemui tuan summy)
Aiden merasa bingung karena yang ia ketahui jika Avila akan bertemu summy lusa bukan hari ini
melihat Avila akan meninggalkan ruangan bara dengan cepat menahan tangan Avila
Bara" Avila bisa kita bicara
Avila" maaf tuan Bara,ini waktu kerja bukan waktu berbincang,saya rasa anda bisa mengerti hal itu
dengan cepat Avila melepaskan tangan Bara,dan keluar dari ruangan itu
"astaga jantung ku,aku fikir aku sudah melupakan mu,ternyata " Avila menggelengkan kepalanya
Avila dengan buru buru masuk ke ruangan nya,sekitar tiga puluh menit Aiden kembali masuk ke ruangan Avila
Aiden"nona kenapa anda pergi begitu saja,dan berbohong seperti itu
Avila" aku tidak berbohong,aku hanya lupa itu saja
Aiden" apa dia laki laki itu (Aiden menatap Avila )
Avila" laki laki siapa ? (membuang muka)
Aiden" laki laki yang membuat mu melarikan diri ke mari
Avila" tidak ada Aiden jangan Asal bicara
Aiden" Avila aku sangat mengenal mu,jangan berbohong pada ku
Avila" Aiden,jangan sok tahu kamu
Aiden" Avila aku sudah mengenal mu dari kita kecil,jadi aku tahu,bahkan laki laki itu sekarang masih menunggu mu
Avila" apa!! dia menunggu ku (menutup mulutnya dengan kedua tangan) apa dia di luar (berbisik)
Aiden" lihat wajah panik mu itu vila
Avila" Aiden kamu mengerjai ku
Aiden" tidak laki laki itu memang masih menunggu mu
Avila" bagaimana ini,apa yang harus aku lakukan
__ADS_1
Avila menatap Aiden
Aiden" jangan berfikir yang bukan bukan Avila
Avila" sekali saja oke,apa pun yang kamu minta aku akan berikan
Aiden" benar kah,walau aku meminta sepatu mahal untuk istri ku
Avila" apa pun,walau harus menguras tabungan ku
Aiden" baiklah aku setuju
waktu pulang kantor tiba,Avila langsung menjalan kan misi nya bersama Aiden
Bara baru saja keluar dari ruangan Jeremy,dan melihat Avila tengah berjalan mesra dengan Aiden
Bara" Avila
Avila berbalik melihat ke arah Bara
Avila" oh kak Bara belum kembali (memeluk merasa lengan Aiden)
Bara" Avila laki laki ini
Avila" oh iya dia Aiden sekertaris dan juga kekasih ku,oh Aiden sayang kenalkan dia Bara
Aiden" oh (menahan tawa) Hay aku Aiden,kita sudah bertemu tadi
Bara" (melihat Aiden dari atas hingga ke bawah) oh iya ,Avila apa bisa kita bicara
Avila" oh maaf aku dan Aiden ada sedikit urusan jadi aku rasa aku tidak bisa bicara hari ini,lain kali saja ya,kalo begitu kami pergi dulu
Avila dan Aiden hendak pergi namun Bara kembali menahan Avila
Bara" Avi
Avila" (memejamkan mata nya) iya (tersenyum) ada apa kak ?
Aiden" maaf tuan,aku dan Avila ada sedikit urusan,jadi kami harus pergi,ayo Avila kita pergi
Aiden kali ini membawa Avila pergi meninggalkan kantor
Avila" thanks Aiden,kamu sangat membantu
Aiden" ingat janji mu
Avila" iya iya
Bara merasa kecewa melihat Avila bersama Aiden
Jeremy" (menepuk pundak Bara) Bara kamu tidak jadi bicara pada Avi
Bara" tidak uncle,Avila pergi bersama kekasih nya
Jeremy" kekasih? Avila punya kekasih ?
Bara" iya (bingung) sekertaris nya,Aiden itu kekasih nya
Jeremy tertawa dengan keras membuat Bara semakin bingung
Bara" ada apa uncle ?
Jeremy" Aiden itu bukan kekasih Avi,dia hanya teman Avi,lagi pula Aiden sudah menikah dan akan segera mempunyai anak
Bara" jadi
Bara kembali mengingat saat Aiden mengangkat tangan nya dan tersemat cincin pernikahan di jarinya
Bara" jadi Avi
__ADS_1
Jeremy" seperti nya Avi ingin memberikan kejutan pada mu,datang saja ke apartemen nya,ini kunci apartemen Avi dan ini alamat nya ,dia malam ini akan kembali ke sana
Bara" thanks uncle
Bara langsung pergi ke apartemen itu untuk menemui Avila
sementara Avila tengah pergi bersama Aiden membelikan sepatu untuk istrinya
Avila" cepat lah Aiden aku sudah lelah,aku ingin pulang
Aiden" sudah aku katakan berikan kartu mu,agar aku yang pergi dan kamu pulang lah
Avila" astaga kenapa aku bodoh sekali mengikuti mu ke mari,ini (memberikan kartu ATM miliknya) kembalikan pada ku besok
Aiden" thanks cantik,pulang lah
Avila" dasar lintah
Avila berlari sambil terkekeh meninggalkan Aiden
sesampainya di apartemen Avila seperti biasa menyalakan lampu dan membuka baju kerjanya,di ruang tamunya
Bara" tidak kah kamu tahu guna kamar mu
Avila sangat terkejut mendengar suara orang di dalam apartemen nya
Avila" aaaaaaaa (menutup kembali baju nya)
Bara mendekati Avila dan menutup mulut Avila
Bara" jangan berisik
Avila"(melepaskan tangan Bara) apa yang kamu lakukan,dan-dan bagaimana kamu bisa masuk kedalam rumah ku,pergi,pergi aku bilang
bara memalingkan wajah nya saat baju Avila terbuka,menyadari hal itu Avila Kemabli memegang bajunya
Avila" jangan menghadap ke mari (berusaha mengancingkan baju nya)
Bara" aku dapat kunci apartemen ini dari Daddy mu,dan juga dia yang mengizinkan ku untuk bermalam di sini
Avila" tidak bisa lebih baik kamu pergi,aku tidak bisa menerima tamu
Bara" (mendekati Avila) aku bukan tamu biasa bukan
Avila" jangan macam macam atau aku panggil ke amanan
Avila sudah terhimpit antara dinding dan Bara,kini Avila tidak bisa lagi mengelak
Bara" kenapa tidak lapor pacar mu saja,kenapa harus keamanan
Avila" Bara sudah aku peringatkan menjauh dari ku atau
Bara" atau apa,pacar palsu mu itu akan datang
Avila" lepaskan aku,ada apa dengan mu,Aiden itu pacar ku bukan pacar palsu ku
Bara" harusnya aku yang bertanya pada mu,ada apa dengan tiba tiba pergi tanpa memberi kabar,tidak usah berbohong lagi,aku sudah tahu dari Daddy mu
Avila" (mendorong Bara sekuat tenaganya) bukan urusan mu,dan aku mau kamu pergi sekarang juga,dan satu lagi,aku tidak bisa menerima orang dewasa di rumah ku,bukan kah kamu yang bilang jika aku adalah seorang anak kecil,jadi aku minta pergi sebelum aku merepotkan mu
Bara kembali mendekati Avila dan melingkarkan tangan nya di pinggang Avila,hal itu membuat Avila sangat terkejut
Bara" bukan kah anak anak harus di jaga
bara mulai mendekat kan wajah nya pada wajah Avila,Avila memejamkan matanya tidak tahu apa yang ada di fikiran nya saat ini
____________________
TBC
__ADS_1
next
kita bahas bara Sama Avila dulu ya,gak apa apa ya,biar sesuai alur nya hehe,jadi jadi aku mau ngingetin setelah membaca jangan lupa berikan dukungan kalian untuk ku oke 🥰🥰🥰😘😘