Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 78


__ADS_3

Avila" ka-kamu


pria itu tersenyum pada Avila,yang terkejut melihat nya


Bara" tidak berubah masih sering terlambat juga,aku fikir menghilang selama beberapa bulan ini akan ada perubahan


Avila berusaha mengendalikan dirinya


Avila" maaf tuan,saya tahu jika saya salah silahkan duduk,jadi apa yang harus kita bahas di sini,karena jujur sekertaris ku baru memberikan materinya,karena pihak kalian baru mengirimkan nya pagi ini


Bara" tidak kah kamu merindukan ku?


Avila" maaf tuan,jika anda kemari hanya membahas masalah pribadi saya rasa cukup sampai di sini pembahasan kita


Bara" (menatap avila) baik lah


Avila berusaha agar dirinya tidak gugup,Avila membaca berkas yang di berikan Aiden padanya,setelah selsai Avila menghubungi sekretarisnya itu


Avila* Aiden betrete den Raum (Aiden masuk kedalam ruangan)


Avila langsung mengakhiri panggilan nya,avila melihat ke arah Bara yang masih asik menatap Avila


Avila" Hem... tuan Bara saya rasa masalah ini bisa anda bicarakan dengan sekertaris saya,karena ini tidak terlalu mendesak


tidak lama pintu ruangan itu di ketuk dan Aiden masuk kedalam ruangan itu


Avila" Aiden Beschäftige dich mit diesem Problem, lass es mich wissen, wenn es wirklich ein wichtiges Problem gibt, ich gehe zu Summy (Aiden tangani masalah ini,beritahu saya jika ada masalah yang mendesak,saya akan menemui tuan summy)


Aiden merasa bingung karena yang ia ketahui jika Avila akan bertemu summy lusa bukan hari ini


melihat Avila akan meninggalkan ruangan bara dengan cepat menahan tangan Avila


Bara" Avila bisa kita bicara


Avila" maaf tuan Bara,ini waktu kerja bukan waktu berbincang,saya rasa anda bisa mengerti hal itu


dengan cepat Avila melepaskan tangan Bara,dan keluar dari ruangan itu


"astaga jantung ku,aku fikir aku sudah melupakan mu,ternyata " Avila menggelengkan kepalanya


Avila dengan buru buru masuk ke ruangan nya,sekitar tiga puluh menit Aiden kembali masuk ke ruangan Avila


Aiden"nona kenapa anda pergi begitu saja,dan berbohong seperti itu


Avila" aku tidak berbohong,aku hanya lupa itu saja


Aiden" apa dia laki laki itu (Aiden menatap Avila )


Avila" laki laki siapa ? (membuang muka)


Aiden" laki laki yang membuat mu melarikan diri ke mari


Avila" tidak ada Aiden jangan Asal bicara


Aiden" Avila aku sangat mengenal mu,jangan berbohong pada ku


Avila" Aiden,jangan sok tahu kamu


Aiden" Avila aku sudah mengenal mu dari kita kecil,jadi aku tahu,bahkan laki laki itu sekarang masih menunggu mu


Avila" apa!! dia menunggu ku (menutup mulutnya dengan kedua tangan) apa dia di luar (berbisik)


Aiden" lihat wajah panik mu itu vila


Avila" Aiden kamu mengerjai ku


Aiden" tidak laki laki itu memang masih menunggu mu


Avila" bagaimana ini,apa yang harus aku lakukan

__ADS_1


Avila menatap Aiden


Aiden" jangan berfikir yang bukan bukan Avila


Avila" sekali saja oke,apa pun yang kamu minta aku akan berikan


Aiden" benar kah,walau aku meminta sepatu mahal untuk istri ku


Avila" apa pun,walau harus menguras tabungan ku


Aiden" baiklah aku setuju


waktu pulang kantor tiba,Avila langsung menjalan kan misi nya bersama Aiden


Bara baru saja keluar dari ruangan Jeremy,dan melihat Avila tengah berjalan mesra dengan Aiden


Bara" Avila


Avila berbalik melihat ke arah Bara


Avila" oh kak Bara belum kembali (memeluk merasa lengan Aiden)


Bara" Avila laki laki ini


Avila" oh iya dia Aiden sekertaris dan juga kekasih ku,oh Aiden sayang kenalkan dia Bara


Aiden" oh (menahan tawa) Hay aku Aiden,kita sudah bertemu tadi


Bara" (melihat Aiden dari atas hingga ke bawah) oh iya ,Avila apa bisa kita bicara


Avila" oh maaf aku dan Aiden ada sedikit urusan jadi aku rasa aku tidak bisa bicara hari ini,lain kali saja ya,kalo begitu kami pergi dulu


Avila dan Aiden hendak pergi namun Bara kembali menahan Avila


Bara" Avi


Avila" (memejamkan mata nya) iya (tersenyum) ada apa kak ?


Aiden" maaf tuan,aku dan Avila ada sedikit urusan,jadi kami harus pergi,ayo Avila kita pergi


Aiden kali ini membawa Avila pergi meninggalkan kantor


Avila" thanks Aiden,kamu sangat membantu


Aiden" ingat janji mu


Avila" iya iya


Bara merasa kecewa melihat Avila bersama Aiden


Jeremy" (menepuk pundak Bara) Bara kamu tidak jadi bicara pada Avi


Bara" tidak uncle,Avila pergi bersama kekasih nya


Jeremy" kekasih? Avila punya kekasih ?


Bara" iya (bingung) sekertaris nya,Aiden itu kekasih nya


Jeremy tertawa dengan keras membuat Bara semakin bingung


Bara" ada apa uncle ?


Jeremy" Aiden itu bukan kekasih Avi,dia hanya teman Avi,lagi pula Aiden sudah menikah dan akan segera mempunyai anak


Bara" jadi


Bara kembali mengingat saat Aiden mengangkat tangan nya dan tersemat cincin pernikahan di jarinya


Bara" jadi Avi

__ADS_1


Jeremy" seperti nya Avi ingin memberikan kejutan pada mu,datang saja ke apartemen nya,ini kunci apartemen Avi dan ini alamat nya ,dia malam ini akan kembali ke sana


Bara" thanks uncle


Bara langsung pergi ke apartemen itu untuk menemui Avila


sementara Avila tengah pergi bersama Aiden membelikan sepatu untuk istrinya


Avila" cepat lah Aiden aku sudah lelah,aku ingin pulang


Aiden" sudah aku katakan berikan kartu mu,agar aku yang pergi dan kamu pulang lah


Avila" astaga kenapa aku bodoh sekali mengikuti mu ke mari,ini (memberikan kartu ATM miliknya) kembalikan pada ku besok


Aiden" thanks cantik,pulang lah


Avila" dasar lintah


Avila berlari sambil terkekeh meninggalkan Aiden


sesampainya di apartemen Avila seperti biasa menyalakan lampu dan membuka baju kerjanya,di ruang tamunya


Bara" tidak kah kamu tahu guna kamar mu


Avila sangat terkejut mendengar suara orang di dalam apartemen nya


Avila" aaaaaaaa (menutup kembali baju nya)


Bara mendekati Avila dan menutup mulut Avila


Bara" jangan berisik


Avila"(melepaskan tangan Bara) apa yang kamu lakukan,dan-dan bagaimana kamu bisa masuk kedalam rumah ku,pergi,pergi aku bilang


bara memalingkan wajah nya saat baju Avila terbuka,menyadari hal itu Avila Kemabli memegang bajunya


Avila" jangan menghadap ke mari (berusaha mengancingkan baju nya)


Bara" aku dapat kunci apartemen ini dari Daddy mu,dan juga dia yang mengizinkan ku untuk bermalam di sini


Avila" tidak bisa lebih baik kamu pergi,aku tidak bisa menerima tamu


Bara" (mendekati Avila) aku bukan tamu biasa bukan


Avila" jangan macam macam atau aku panggil ke amanan


Avila sudah terhimpit antara dinding dan Bara,kini Avila tidak bisa lagi mengelak


Bara" kenapa tidak lapor pacar mu saja,kenapa harus keamanan


Avila" Bara sudah aku peringatkan menjauh dari ku atau


Bara" atau apa,pacar palsu mu itu akan datang


Avila" lepaskan aku,ada apa dengan mu,Aiden itu pacar ku bukan pacar palsu ku


Bara" harusnya aku yang bertanya pada mu,ada apa dengan tiba tiba pergi tanpa memberi kabar,tidak usah berbohong lagi,aku sudah tahu dari Daddy mu


Avila" (mendorong Bara sekuat tenaganya) bukan urusan mu,dan aku mau kamu pergi sekarang juga,dan satu lagi,aku tidak bisa menerima orang dewasa di rumah ku,bukan kah kamu yang bilang jika aku adalah seorang anak kecil,jadi aku minta pergi sebelum aku merepotkan mu


Bara kembali mendekati Avila dan melingkarkan tangan nya di pinggang Avila,hal itu membuat Avila sangat terkejut


Bara" bukan kah anak anak harus di jaga


bara mulai mendekat kan wajah nya pada wajah Avila,Avila memejamkan matanya tidak tahu apa yang ada di fikiran nya saat ini


____________________


TBC

__ADS_1


next


kita bahas bara Sama Avila dulu ya,gak apa apa ya,biar sesuai alur nya hehe,jadi jadi aku mau ngingetin setelah membaca jangan lupa berikan dukungan kalian untuk ku oke 🥰🥰🥰😘😘


__ADS_2