
ke esokan pagi nya Arisya terbangun karena merasakan sinar matahari yang menebus sela sela gorden kamar nya,Arisya mencoba menggerakan tubuhnya namun hanya sakit yang ia rasakan
Arisya melihat kadavi sudah tidak berada di sebelah nya,Arisya mencoba bangkit namun usaha nya sia sia rasa nyeri di pangkal paha nya membuatnya ingin menangis
Arisya melihat isi kamar nya,dimana bajunya sudah koyak,kamar nya terlihat sangat berantakan,Arisya melihat sekujur tubuhnya,di penuhi bercak merah,dan beberapa goresan
Arisya berusaha untuk bangun,Arisya mencoba berjalan walau rasa sakit yang ia rasakan,Arisya terus berjalan untuk membersihkan dirinya
setelah selesai Arisya merapihkan kamar nya,setelah itu Arisya turun untuk mengisi perut nya yang kini terasa sangat lapar
ibu sari" nyonya anda sudah bangun
Arisya" maaf Bu,sya bangun kesiangan karena sya merasa tidak enak badan
ibu sari" (tersenyum) nyonya ini lucu kenapa harus meminta maaf,silahkan makan nyonya
Arisya" (tersenyum) terimakasih Bu
ibu sari" tadi tuan berpesan jika nyonya tidak usah bekerja
Arisya" em
Arisya melanjutkan makan nya,dan tidak membahas kadavi sedikit pun
Arisya seharian hanya berdiam diri di kamar,ponsel Arisya berdering menandakan panggilan masuk
"Alicia"
Arisya langsung mengangkat panggilan itu
Arisya* halo cia,aku sangat merindukan mu,sudah lama kamu tidak menghubungi ku
Alicia*maaf madu ku yang cantik (terkekeh) pekerjaan ku sungguh padat,aku baru beberapa kembali dari luar kota
Arisya sedikit terdiam saat mendengar Alicia memanggilnya madu
Alicia*bagaimana jika hari ini kita bertemu aku juga sangat merindukan mu
Arisya* hah... aku tidak bisa cia
Alicia*kenapa ? katanya kamu merindukan ku
" tidak mungkin aku bertemu dengan Alicia dalam ke adaan begini" dalam hati Arisya
Alicia* Arisya,sya halo sya
Arisya* ah iya cia
Alicia* kenapa kamu tidak bisa bertemu
Arisya*em pekerjaan ku banyak cia,dan aku tidak bisa meninggalkan nya,iya pekerjaan ku banyak
Alicia* bukan kah kamu bekerja di perusahaan Daddy,kenapa mereka memberi mu begitu banyak pekerjaan
Arisya* cia disini aku hanya lah karyawan,bukan menantu jadi wajar saja jika merkea memberikan aku banyak pekerjaan
Alicia* kamu benar,jika begitu aku saja yang datang kesana
Arisya* hah apa ... ? ta-tapi cia aku sedang tidak berada di kantor,aku berada di luar benar,aku di luar
Alicia* oh baik lah jika begitu,lain kali saja jika begitu kita bertemu
__ADS_1
Arisya* em... baik lah cia
Alicia mengakhiri panggilan nya
Alicia" ada apa dengan Arisya,tidak biasanya dia seperti ini,dia seperti sedang menghindar dari ku
Alicia merasa sangat aneh dengan sikap Arisya
sementara di tempat lain kadavi tidak konsentrasi sedikit pun
"ah sial wanita itu ternyata,ah tidak mungkin aunty Audy salah memberi info,tapi wanita itu benar benar,sial kenapa aku jadi yang pertama,tidak masalah lagi pula dia sudah di bayar bukan,jadi tidak masalah" fikiran dan hati kadavi sedang beradu
Kholik melambaikan tangan nya di hadapan wajah kadavi,hal itu membuat kadavi,terkejut
kadavi" ada apa Kholik
Abe" tuan kadavi jika anda sedang tidak fokus lebih baik anda tinggalkan ruang rapat ini (Abe menatap kadavi tajam)
kadavi melihat orang orang di sekeliling nya,tengah menatap ke arah nya
kadavi" maaf semua nya
kadavi meninggalkan ruang rapat itu karena dirinya tahu jika ia tetap berada di sana maka Daddy nya akan mengusir nya
kadavi memasuki ruangan nya dan mengacak rambut frustasi
Kholik" tuan apa ada masalah
kadavi" tidak,Kholik cancel semua jadwal ku hari ini,aku mau pulang
Kholik" baik tuan
Abe" Kholik keluar
Kholik langsung meninggalkan ruangan itu
Abe" ada apa dengan mu,hampir saja kamu merusak pertemuan penting
kadavi" maaf dad,sungguh aku tidak bermaksud
Abe" jika kamu memiliki masalah kesampingkan Jangan kamu bawa sampai ke perusahaan bersikaplah profesional Davi
kadavi" maaf dad aku tidak akan mengulangi hal ini
Abe" lebih baik kamu pulang,dan selesaikan urusan mu
kadavi" baik dad
kadavi memilih pulang ke rumah Alicia,melihat Alicia kadavi langsung memeluk nya
kadavi" hah aku merindukan mu sayang
Alicia tersenyum
Alicia" tumben sekali kamu sudah pulang,apa ada masalah
kadavi" tidak,aku hanya merindukan mu dan aku ingin berjalan jelan dengan mu sudah lama rasa nya
Alicia" kamu benar,tunggu aku akan berganti pakaian
kadavi" baik lah (tersenyum)
__ADS_1
setelah selesai Alicia dan kadavi pergi berjalan jalan seperti biasa,jalan jalan yang paling di sukai Alicia adalah belanja
Alicia" ah baju ini cocok untuk Arisya aku mau membeli ini
setiap kali melihat barang yang menurut nya bagus untuk Arisya Alicia selalu saja membelikannya untuk Arisya,membuat. kadavi kesal terus mendengar nama Arisya di sebut oleh Alicia
setelah selsai Alicia memilih untuk kembali ke rumah,di perjalanan Alicia terus bercerita
Alicia" sayang,apa kamu tahu Arisya kenapa ?
kadavi" maksud mu ?
Alicia" hari ini aku mengajak nya bertemu tapi dia menolak,seolah olah tangah menjauhi ku
kadavi" aku tidak tahu (ketus)
Alicia" oh iya bukan kah kamu semalam pulang ke sana
kadavi" hah apa?
Alicia" iya bukan kah kamu semalam pulang ke sana
kadavi" em,sudah lah aku tidak tahu dan tidak usah membahas nya lagi mengerti (sedikit meninggikan suara)
Alicia" oh baik lah
sesampainya di rumah kadavi memilih membersihkan dirinya,dan melihat bahunya yang terluka,kadavi kembali mengingat Arisya
dengan cepat kadavi menyelesaikan mandinya dan keluar mengunakan baju,Alicia yang melihat itu merasa heran dengan sikap suami nya
Alicia" tumben sekali keluar kamar mandi sudah memaki baju
kadavi" tidak sengaja membawa nya
Alicia" kamu kenapa sih mas hari ini kok sedikit berbeda
kadavi" tidak sayang,aku baik baik saja dan tidak ada yang berbeda dari ku
malam itu Alicia sudah tertidur sementara kadavi masih terjaga tidak tahu kenapa setiap kadavi melakukan sesuatu yang bisa mengingatkan nya pada kejadian kemarin wajah Arisya akan kembali terbayang oleh nya,hal itu membuat nya menjadi susah untuk memejamkan mata
ke esokan paginya seperti biasa Arisya,sudah bersiap untuk bekerja,Arisya turun dari kamar nya menuju meja makan,Arisya merasa heran biasanya meja makan itu tidak pernah sepi,tapi hari ini tidak seorang pun
Arisya" ibu sari kita sarapan bersama,Nini,pak Rahmat
Arisya tidak memperhatikan sekitar nya,Arisya mengambil air dan meminum air tersebut,Arisya berbalik ke arah kursi makan utama dan melihat kadavi di sana,dengan sepontan Arisya menyemburkan air yang berada di mulut nya ke arah kadavi
Arisya" astaga,maaf,maaf sungguh aku tidak sengaja mas,maaf kan aku,sungguh
Arisya mengambil tisu untuk membersihkan wajah kadavi namun Arisya menghentikan aksinya saat teringat ke jadian itu,dengan cepat Arisya memundurkan langkah nya menjauhi kadavi
Arisya" maaf,aku tidak sengaja
kini tubuh Arisya bergetar hebat,karena merasa sangat takut melihat kadavi
__________________
TBC
next
enjoy semua,jangan lupa tinggalkan jejak kalian setelah membaca ya,dan jangan lupa berikan dukungan untuk cerita ini dalam bentuk apa pun,terimakasih 💜💜💜💜
__ADS_1