Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 41


__ADS_3

ke esokan pagi nya Arisya terbangun karena merasakan sinar matahari yang menebus sela sela gorden kamar nya,Arisya mencoba menggerakan tubuhnya namun hanya sakit yang ia rasakan


Arisya melihat kadavi sudah tidak berada di sebelah nya,Arisya mencoba bangkit namun usaha nya sia sia rasa nyeri di pangkal paha nya membuatnya ingin menangis


Arisya melihat isi kamar nya,dimana bajunya sudah koyak,kamar nya terlihat sangat berantakan,Arisya melihat sekujur tubuhnya,di penuhi bercak merah,dan beberapa goresan


Arisya berusaha untuk bangun,Arisya mencoba berjalan walau rasa sakit yang ia rasakan,Arisya terus berjalan untuk membersihkan dirinya


setelah selesai Arisya merapihkan kamar nya,setelah itu Arisya turun untuk mengisi perut nya yang kini terasa sangat lapar


ibu sari" nyonya anda sudah bangun


Arisya" maaf Bu,sya bangun kesiangan karena sya merasa tidak enak badan


ibu sari" (tersenyum) nyonya ini lucu kenapa harus meminta maaf,silahkan makan nyonya


Arisya" (tersenyum) terimakasih Bu


ibu sari" tadi tuan berpesan jika nyonya tidak usah bekerja


Arisya" em


Arisya melanjutkan makan nya,dan tidak membahas kadavi sedikit pun


Arisya seharian hanya berdiam diri di kamar,ponsel Arisya berdering menandakan panggilan masuk


"Alicia"


Arisya langsung mengangkat panggilan itu


Arisya* halo cia,aku sangat merindukan mu,sudah lama kamu tidak menghubungi ku


Alicia*maaf madu ku yang cantik (terkekeh) pekerjaan ku sungguh padat,aku baru beberapa kembali dari luar kota


Arisya sedikit terdiam saat mendengar Alicia memanggilnya madu


Alicia*bagaimana jika hari ini kita bertemu aku juga sangat merindukan mu


Arisya* hah... aku tidak bisa cia


Alicia*kenapa ? katanya kamu merindukan ku


" tidak mungkin aku bertemu dengan Alicia dalam ke adaan begini" dalam hati Arisya


Alicia* Arisya,sya halo sya


Arisya* ah iya cia


Alicia* kenapa kamu tidak bisa bertemu


Arisya*em pekerjaan ku banyak cia,dan aku tidak bisa meninggalkan nya,iya pekerjaan ku banyak


Alicia* bukan kah kamu bekerja di perusahaan Daddy,kenapa mereka memberi mu begitu banyak pekerjaan


Arisya* cia disini aku hanya lah karyawan,bukan menantu jadi wajar saja jika merkea memberikan aku banyak pekerjaan


Alicia* kamu benar,jika begitu aku saja yang datang kesana


Arisya* hah apa ... ? ta-tapi cia aku sedang tidak berada di kantor,aku berada di luar benar,aku di luar


Alicia* oh baik lah jika begitu,lain kali saja jika begitu kita bertemu

__ADS_1


Arisya* em... baik lah cia


Alicia mengakhiri panggilan nya


Alicia" ada apa dengan Arisya,tidak biasanya dia seperti ini,dia seperti sedang menghindar dari ku


Alicia merasa sangat aneh dengan sikap Arisya


sementara di tempat lain kadavi tidak konsentrasi sedikit pun


"ah sial wanita itu ternyata,ah tidak mungkin aunty Audy salah memberi info,tapi wanita itu benar benar,sial kenapa aku jadi yang pertama,tidak masalah lagi pula dia sudah di bayar bukan,jadi tidak masalah" fikiran dan hati kadavi sedang beradu


Kholik melambaikan tangan nya di hadapan wajah kadavi,hal itu membuat kadavi,terkejut


kadavi" ada apa Kholik


Abe" tuan kadavi jika anda sedang tidak fokus lebih baik anda tinggalkan ruang rapat ini (Abe menatap kadavi tajam)


kadavi melihat orang orang di sekeliling nya,tengah menatap ke arah nya


kadavi" maaf semua nya


kadavi meninggalkan ruang rapat itu karena dirinya tahu jika ia tetap berada di sana maka Daddy nya akan mengusir nya


kadavi memasuki ruangan nya dan mengacak rambut frustasi


Kholik" tuan apa ada masalah


kadavi" tidak,Kholik cancel semua jadwal ku hari ini,aku mau pulang


Kholik" baik tuan


Abe" Kholik keluar


Kholik langsung meninggalkan ruangan itu


Abe" ada apa dengan mu,hampir saja kamu merusak pertemuan penting


kadavi" maaf dad,sungguh aku tidak bermaksud


Abe" jika kamu memiliki masalah kesampingkan Jangan kamu bawa sampai ke perusahaan bersikaplah profesional Davi


kadavi" maaf dad aku tidak akan mengulangi hal ini


Abe" lebih baik kamu pulang,dan selesaikan urusan mu


kadavi" baik dad


kadavi memilih pulang ke rumah Alicia,melihat Alicia kadavi langsung memeluk nya


kadavi" hah aku merindukan mu sayang


Alicia tersenyum


Alicia" tumben sekali kamu sudah pulang,apa ada masalah


kadavi" tidak,aku hanya merindukan mu dan aku ingin berjalan jelan dengan mu sudah lama rasa nya


Alicia" kamu benar,tunggu aku akan berganti pakaian


kadavi" baik lah (tersenyum)

__ADS_1


setelah selesai Alicia dan kadavi pergi berjalan jalan seperti biasa,jalan jalan yang paling di sukai Alicia adalah belanja


Alicia" ah baju ini cocok untuk Arisya aku mau membeli ini


setiap kali melihat barang yang menurut nya bagus untuk Arisya Alicia selalu saja membelikannya untuk Arisya,membuat. kadavi kesal terus mendengar nama Arisya di sebut oleh Alicia


setelah selsai Alicia memilih untuk kembali ke rumah,di perjalanan Alicia terus bercerita


Alicia" sayang,apa kamu tahu Arisya kenapa ?


kadavi" maksud mu ?


Alicia" hari ini aku mengajak nya bertemu tapi dia menolak,seolah olah tangah menjauhi ku


kadavi" aku tidak tahu (ketus)


Alicia" oh iya bukan kah kamu semalam pulang ke sana


kadavi" hah apa?


Alicia" iya bukan kah kamu semalam pulang ke sana


kadavi" em,sudah lah aku tidak tahu dan tidak usah membahas nya lagi mengerti (sedikit meninggikan suara)


Alicia" oh baik lah


sesampainya di rumah kadavi memilih membersihkan dirinya,dan melihat bahunya yang terluka,kadavi kembali mengingat Arisya


dengan cepat kadavi menyelesaikan mandinya dan keluar mengunakan baju,Alicia yang melihat itu merasa heran dengan sikap suami nya


Alicia" tumben sekali keluar kamar mandi sudah memaki baju


kadavi" tidak sengaja membawa nya


Alicia" kamu kenapa sih mas hari ini kok sedikit berbeda


kadavi" tidak sayang,aku baik baik saja dan tidak ada yang berbeda dari ku


malam itu Alicia sudah tertidur sementara kadavi masih terjaga tidak tahu kenapa setiap kadavi melakukan sesuatu yang bisa mengingatkan nya pada kejadian kemarin wajah Arisya akan kembali terbayang oleh nya,hal itu membuat nya menjadi susah untuk memejamkan mata


ke esokan paginya seperti biasa Arisya,sudah bersiap untuk bekerja,Arisya turun dari kamar nya menuju meja makan,Arisya merasa heran biasanya meja makan itu tidak pernah sepi,tapi hari ini tidak seorang pun


Arisya" ibu sari kita sarapan bersama,Nini,pak Rahmat


Arisya tidak memperhatikan sekitar nya,Arisya mengambil air dan meminum air tersebut,Arisya berbalik ke arah kursi makan utama dan melihat kadavi di sana,dengan sepontan Arisya menyemburkan air yang berada di mulut nya ke arah kadavi


Arisya" astaga,maaf,maaf sungguh aku tidak sengaja mas,maaf kan aku,sungguh


Arisya mengambil tisu untuk membersihkan wajah kadavi namun Arisya menghentikan aksinya saat teringat ke jadian itu,dengan cepat Arisya memundurkan langkah nya menjauhi kadavi


Arisya" maaf,aku tidak sengaja


kini tubuh Arisya bergetar hebat,karena merasa sangat takut melihat kadavi


__________________


TBC


next


enjoy semua,jangan lupa tinggalkan jejak kalian setelah membaca ya,dan jangan lupa berikan dukungan untuk cerita ini dalam bentuk apa pun,terimakasih 💜💜💜💜

__ADS_1


__ADS_2