Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 102


__ADS_3

avila tengah duduk bersandar di kursi kerjanya,dirinya merasa sangat nyaman


Avila" akhirnya semua nya selsai,aku akan kembali ke Jerman


Avila melihat ponsel nya ada beberapa panggilan dari Jeremy,melihat nama jeremy senyum Avila mengembang dengan cepat jari Avila menekan nama itu membuat sebuah panggilan


Jeremy* halo lieb (sayang:Jerman)


Avila* halo Daddy,sudah sampai di Indonesia


Jeremy* menurut mu Lieb


Avila* sudah


Jeremy* anak nakal kamu ya,sejak kapan kamu dan Bara mempunyai hubungan


Avila* (terkekeh) pasti Daddy sudah bertemu uncle Vero


Jeremy* kamu punya hutang bicara pad aku lieb


Avila* baik lah dad,aku mengerti


Jeremy*ya sudah lieb,sampai jumpa nanti,Daddy akan menjemput mu pulang bekerja


Avila* Okay, mein Liebling (baik lah sayang ku: Jerman)


Avila mengakhiri panggilan nya


Bara" aku sangat iri pada Daddy mu


Avila sedikit terkejut melihat bara yang berada di depan pintu ruangan nya


Avila" iri kenapa ?(tersenyum)


Bara" kamu begitu romantis pada Daddy mu,tapi pada ku tidak


Bara berjalan menuju kursi yang berada tepat di depan Avila


Avila" dia cinta pertama ku,wajar jika aku mesra pada nya,lagi pula dia laki laki terhebat yang ada di hidup ku


Bara" baik lah baik,itu artinya aku harus menjadi superhero mu dulu agar kamu mau


Avila"(terkekeh) tidak harus seperti itu juga,ada apa kemari


Bara" apa lagi,jika bukan merindukan kekasihku yang sangat sibuk


Avila" maaf pekerjaan ini benar benar menyita waktu ku,bagaimana sebagai gantinya hari ini aku ajak kamu untuk makan siang bersama,aku sangat lapar sekarang


Bara" hanya makan siang ?


Avila" iya,memang nya kamu mau apa


Bara" em ... (memutar bola mata nya) tidak ada,ya sudah makan siang (terkekeh)


Avila" dasar


Avila dan Bara meninggalkan kantor pergi untuk makan siang


Avila dan Bara sampai di sebuah kafe,mereka mulai memesan makanan,sedang asik berbincang Aryan datang menemui Avila


Aryan" kakak,aku mohon ikut lah dengan ku sebenatar saja,temui mama


Avila" (memejamkan mata) aku sudah cukup bersabar dengan mu,sudah aku katakan jangan menganggu ku


Aryan" kak aku mohon


Avila bangkit dari duduk nya dan mengajak Bara untuk pergi,Aryan tidak tinggal diam Aryan mengejar Avila dan Bara


Aryan" kak aku mohon,kak sekali saja temui mama

__ADS_1


Avila" DIA BUKAN MAMA KU!!! (Avila berteriak) sudah berapa kali aku katakan pada mu jika mama ku sudah lama mati,dan wanita itu dia bukan mama ku


Avila kembali berjalan meninggalkan bara dan juga Aryan


Bara" aku mohon pergi lah,jangan ganggu Avila lagi,sudah cukup penderitaan nya,jangan kamu tambah kan lagi,pergi lah


Aryan tidak mendengar kan Bara Aryan berlari mengejar Avila


Aryan" kak aku mohon kak


Avila terus berjalan


Aryan" Kak aku mohon kak,ikut dengan ku temui mama


Avila"(berhenti) jangan ikuti aku atau aku akan melaporkan mu dan mama mu ke polisi karena masalah ini


Aryan" kakak,mama sangat merindukan kakak


Avila" rindu (tertawa) rindu kata mu,maaf aku tidak,jika kamu berani selangkah saja mengikuti ku lagi,jangan berharap kamu bisa melihat dunia ini lagi


Avila berjalan meninggalkan Aryan yang diam mematung melihat Avila,Avila berjalan tanpa melihat kanan dan kiri,sebuah mobil dari kejauhan terlihat sangat kencang


melihat hal itu Aryan langsung mengajar Avila


Aryan" KAK!!! (berteriak) awas kak


Avila melihat ke arah kanan nya dimana mobil itu sudah mendekat pada nya


brug,brak,brak


Avila membuka matanya,melihat Aryan sudah terbaring di jalan raya,seketika air mata Avila mengalir,seluruh tubuhnya bergetar hebat melihat Aryan yang terbaring di penuhi darah


Bara" Avila kamu tidak apa apa


Avila tidak mendengarkan perkataan bara,dengan sekuat tenaganya Avila bangkit dan mendekati Aryan yang sudah di kelilingi orang orang


Avila" Aryan,Aryan


Aryan" (tersenyum) se-senang se-kali mendengarnya (menarik nafas) i-ikut lah de-dengan ku kak


Aryan tidak sadarkan diri


Avila" Aryan,Aryan siapa pun cepat panggilkan ambulance,siapa saja cepat tolong aku,aku mohon adik ku butuh pertolongan


Bara mengambil mobil nya dengan cepat meminta bantuan agar orang orang mengangkat Aryan ke dalam mobilnya,Avila terus memangku kepala Aryan,Avila terus menangis,bibir nya terus bergerak berdoa meminta keselamatan untuk Aryan


Avila" aku mohon cepat lah,aku mohon


Bara" baik lah,sabar lah sayang,Aryan akan baik baik saja


sesampainya di rumah sakit para tim medis membawa Aryan ke IGD,Avila terus memegang tangan Aryan


suster" maaf nona anda harus menunggu di luar


dengan berat hati Avila melepaskan tangan Aryan


Bara" tenang lah sayang dia akan baik baik saja (memeluk Avila)


Avila" ini salah ku,ini salah ku


Bara" tidak,tidak ini bukan salah mu,ini kecelakaan sayang,jangan menyalahkan diri mu


Avila terus menangis di pelukan Bara,saat Avila merasa tenang Avila mengambil ponselnya menghubungi Jerman sementara Bara mengurus berkas milik bara


Jeremy* ada apa nak


Avila* dad (terisak)


Jeremy* lieb are you oke? ada apa ?

__ADS_1


Avila* dad aku di rumah sakit


mendengar kata rumah sakit jeremy langsung berdiri dari duduk nya


Jeremy* rumah sakit mana,aku segera datang


Avila melihat kanan dan kiri


Avila* __________ cepat lah datang


tidak banyak bicara Jeremy langsung pergi bersama Abe dan Vero menuju rumah sakit,Abe tidak lupa menghubungi kadavi dan Arisya


Avila terus menatap pintu IGD berharap seseorang keluar memberikan kabar baik pada nya


menunggu cukup lama, Jeremy,Abe,dan Vero tiba


Jeremy" lieb (memeluk) apa yang terjadi (melihat Avila yang penuh noda darah)


Avila" Aryan dad,Aryan


Jeremy" Aryan ? ah Aryan ada apa dengan anak itu


Avila" dia menyelamat kan hidup ku,karena aku dia tertabrak mobil dad (menangis)


Jeremy" (memeluk) tenang lah nak,tenang lah,jangan menyalahkan diri mu


Bara tiba,melihat para orang tua sudah berada di sana


Bara" maaf uncle,apa ada yang tahu,Nomor atau alamat ibu Aryan


sontak semua mata tertuju pada Bara


Avila" tas,tas Aryan


Avila mengambil tas milik Aryan dan mencari ponsel Aryan


bukan nya memberikan nomor nya pada bara,Avila menghubungi nomor tersebut


Naila* Aryan kenapa belum pulang,Aryan kenapa diam


Avila"(terdiam sejenak) halo


Naila* (terkejut) siapa ini,kenapa ponsel anak saya ada pada anda


Avila* ini Avila (menangis)


Naila* (semakin terkejut) a-a-vila


Avila* Aryan,mengalami kecelakaan sekarang Aryan berada di rumah sakit ___________


seketika ponsel Naila terjatuh,Naila langsung terjatuh ke lantai,melihat hal itu Zainab langsung menghampiri Naila dan mengambil ponselnya


Zainab" Naila Naila (Zainab melihat ponsel Naila) halo,halo


namun panggilan nya sudah terputus


Zainab" Naila ada apa ?


Naila" (menatap Zainab) putra ku,putra ku kecelakaan Zai (menangis)


Zainab terkejut mendengar nya,dan langsung memeluk Naila


kini fikiran Naila sudah tidak karuan,dirinya kini hanya merasa takut jika harus kehilangan Aryan


___________


TBC


next

__ADS_1


__ADS_2