
avila tengah duduk bersandar di kursi kerjanya,dirinya merasa sangat nyaman
Avila" akhirnya semua nya selsai,aku akan kembali ke Jerman
Avila melihat ponsel nya ada beberapa panggilan dari Jeremy,melihat nama jeremy senyum Avila mengembang dengan cepat jari Avila menekan nama itu membuat sebuah panggilan
Jeremy* halo lieb (sayang:Jerman)
Avila* halo Daddy,sudah sampai di Indonesia
Jeremy* menurut mu Lieb
Avila* sudah
Jeremy* anak nakal kamu ya,sejak kapan kamu dan Bara mempunyai hubungan
Avila* (terkekeh) pasti Daddy sudah bertemu uncle Vero
Jeremy* kamu punya hutang bicara pad aku lieb
Avila* baik lah dad,aku mengerti
Jeremy*ya sudah lieb,sampai jumpa nanti,Daddy akan menjemput mu pulang bekerja
Avila* Okay, mein Liebling (baik lah sayang ku: Jerman)
Avila mengakhiri panggilan nya
Bara" aku sangat iri pada Daddy mu
Avila sedikit terkejut melihat bara yang berada di depan pintu ruangan nya
Avila" iri kenapa ?(tersenyum)
Bara" kamu begitu romantis pada Daddy mu,tapi pada ku tidak
Bara berjalan menuju kursi yang berada tepat di depan Avila
Avila" dia cinta pertama ku,wajar jika aku mesra pada nya,lagi pula dia laki laki terhebat yang ada di hidup ku
Bara" baik lah baik,itu artinya aku harus menjadi superhero mu dulu agar kamu mau
Avila"(terkekeh) tidak harus seperti itu juga,ada apa kemari
Bara" apa lagi,jika bukan merindukan kekasihku yang sangat sibuk
Avila" maaf pekerjaan ini benar benar menyita waktu ku,bagaimana sebagai gantinya hari ini aku ajak kamu untuk makan siang bersama,aku sangat lapar sekarang
Bara" hanya makan siang ?
Avila" iya,memang nya kamu mau apa
Bara" em ... (memutar bola mata nya) tidak ada,ya sudah makan siang (terkekeh)
Avila" dasar
Avila dan Bara meninggalkan kantor pergi untuk makan siang
Avila dan Bara sampai di sebuah kafe,mereka mulai memesan makanan,sedang asik berbincang Aryan datang menemui Avila
Aryan" kakak,aku mohon ikut lah dengan ku sebenatar saja,temui mama
Avila" (memejamkan mata) aku sudah cukup bersabar dengan mu,sudah aku katakan jangan menganggu ku
Aryan" kak aku mohon
Avila bangkit dari duduk nya dan mengajak Bara untuk pergi,Aryan tidak tinggal diam Aryan mengejar Avila dan Bara
Aryan" kak aku mohon,kak sekali saja temui mama
__ADS_1
Avila" DIA BUKAN MAMA KU!!! (Avila berteriak) sudah berapa kali aku katakan pada mu jika mama ku sudah lama mati,dan wanita itu dia bukan mama ku
Avila kembali berjalan meninggalkan bara dan juga Aryan
Bara" aku mohon pergi lah,jangan ganggu Avila lagi,sudah cukup penderitaan nya,jangan kamu tambah kan lagi,pergi lah
Aryan tidak mendengar kan Bara Aryan berlari mengejar Avila
Aryan" kak aku mohon kak
Avila terus berjalan
Aryan" Kak aku mohon kak,ikut dengan ku temui mama
Avila"(berhenti) jangan ikuti aku atau aku akan melaporkan mu dan mama mu ke polisi karena masalah ini
Aryan" kakak,mama sangat merindukan kakak
Avila" rindu (tertawa) rindu kata mu,maaf aku tidak,jika kamu berani selangkah saja mengikuti ku lagi,jangan berharap kamu bisa melihat dunia ini lagi
Avila berjalan meninggalkan Aryan yang diam mematung melihat Avila,Avila berjalan tanpa melihat kanan dan kiri,sebuah mobil dari kejauhan terlihat sangat kencang
melihat hal itu Aryan langsung mengajar Avila
Aryan" KAK!!! (berteriak) awas kak
Avila melihat ke arah kanan nya dimana mobil itu sudah mendekat pada nya
brug,brak,brak
Avila membuka matanya,melihat Aryan sudah terbaring di jalan raya,seketika air mata Avila mengalir,seluruh tubuhnya bergetar hebat melihat Aryan yang terbaring di penuhi darah
Bara" Avila kamu tidak apa apa
Avila tidak mendengarkan perkataan bara,dengan sekuat tenaganya Avila bangkit dan mendekati Aryan yang sudah di kelilingi orang orang
Avila" Aryan,Aryan
Aryan" (tersenyum) se-senang se-kali mendengarnya (menarik nafas) i-ikut lah de-dengan ku kak
Aryan tidak sadarkan diri
Avila" Aryan,Aryan siapa pun cepat panggilkan ambulance,siapa saja cepat tolong aku,aku mohon adik ku butuh pertolongan
Bara mengambil mobil nya dengan cepat meminta bantuan agar orang orang mengangkat Aryan ke dalam mobilnya,Avila terus memangku kepala Aryan,Avila terus menangis,bibir nya terus bergerak berdoa meminta keselamatan untuk Aryan
Avila" aku mohon cepat lah,aku mohon
Bara" baik lah,sabar lah sayang,Aryan akan baik baik saja
sesampainya di rumah sakit para tim medis membawa Aryan ke IGD,Avila terus memegang tangan Aryan
suster" maaf nona anda harus menunggu di luar
dengan berat hati Avila melepaskan tangan Aryan
Bara" tenang lah sayang dia akan baik baik saja (memeluk Avila)
Avila" ini salah ku,ini salah ku
Bara" tidak,tidak ini bukan salah mu,ini kecelakaan sayang,jangan menyalahkan diri mu
Avila terus menangis di pelukan Bara,saat Avila merasa tenang Avila mengambil ponselnya menghubungi Jerman sementara Bara mengurus berkas milik bara
Jeremy* ada apa nak
Avila* dad (terisak)
Jeremy* lieb are you oke? ada apa ?
__ADS_1
Avila* dad aku di rumah sakit
mendengar kata rumah sakit jeremy langsung berdiri dari duduk nya
Jeremy* rumah sakit mana,aku segera datang
Avila melihat kanan dan kiri
Avila* __________ cepat lah datang
tidak banyak bicara Jeremy langsung pergi bersama Abe dan Vero menuju rumah sakit,Abe tidak lupa menghubungi kadavi dan Arisya
Avila terus menatap pintu IGD berharap seseorang keluar memberikan kabar baik pada nya
menunggu cukup lama, Jeremy,Abe,dan Vero tiba
Jeremy" lieb (memeluk) apa yang terjadi (melihat Avila yang penuh noda darah)
Avila" Aryan dad,Aryan
Jeremy" Aryan ? ah Aryan ada apa dengan anak itu
Avila" dia menyelamat kan hidup ku,karena aku dia tertabrak mobil dad (menangis)
Jeremy" (memeluk) tenang lah nak,tenang lah,jangan menyalahkan diri mu
Bara tiba,melihat para orang tua sudah berada di sana
Bara" maaf uncle,apa ada yang tahu,Nomor atau alamat ibu Aryan
sontak semua mata tertuju pada Bara
Avila" tas,tas Aryan
Avila mengambil tas milik Aryan dan mencari ponsel Aryan
bukan nya memberikan nomor nya pada bara,Avila menghubungi nomor tersebut
Naila* Aryan kenapa belum pulang,Aryan kenapa diam
Avila"(terdiam sejenak) halo
Naila* (terkejut) siapa ini,kenapa ponsel anak saya ada pada anda
Avila* ini Avila (menangis)
Naila* (semakin terkejut) a-a-vila
Avila* Aryan,mengalami kecelakaan sekarang Aryan berada di rumah sakit ___________
seketika ponsel Naila terjatuh,Naila langsung terjatuh ke lantai,melihat hal itu Zainab langsung menghampiri Naila dan mengambil ponselnya
Zainab" Naila Naila (Zainab melihat ponsel Naila) halo,halo
namun panggilan nya sudah terputus
Zainab" Naila ada apa ?
Naila" (menatap Zainab) putra ku,putra ku kecelakaan Zai (menangis)
Zainab terkejut mendengar nya,dan langsung memeluk Naila
kini fikiran Naila sudah tidak karuan,dirinya kini hanya merasa takut jika harus kehilangan Aryan
___________
TBC
next
__ADS_1