Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 90


__ADS_3

ke esokan pagi nya Avila membuka matanya,dan dirinya merasakan sesuatu yang berat berada di perut nya


Avila melihat ke arah perut nya menemui tangan seseorang melingkar di sana,dengan reflek Avila berteriak dan mendorong Bara yang berada di sebelah nya dengan kencang


sontak Bara terbangun dan merasakan pinggang nya ke sakitan


Bara" aaaaa apa yang kamu lakukan (mengelus pinggang nya)


Avila" harus nya aku yang bertanya,apa yang kamu lakukan,dan (melihat pakaian nya yang sudah berganti) apa yang kamu lakukan dengan pakaian ku


Avila mulai menangis,bara mulai berdiri dan mendekati Avila


Avila" jangan mendekat atau aku berteriak


Bara" berteriak saja tidak ada yang mendengar mu juga


Avila" jangan macam macam


Bara berada tepat di depan Avila membuat Avila semakin takut,dengan sengaja bara mendekati wajah Avila,membuat Avila semakin takut dan memejamkan matanya


Bara" (tersenyum) kenapa kamu memejamkan mata,aku hanya ingin mengambil ini (menunjukan ponsel nya)


Avila" aku,aku,aku hanya,kenapa jadi mengalihkan pembicaraan,apa yang kamu lakukan pada ku,kenapa pakaian ku,dan (menatap tajam Bara)


Bara" (tersenyum dan menggenggam tangan Avila) bukan aku yang melakukan nya,tapi Tamara,calon adik ipar ku,kebetulan rumah nya tidak jauh dari sini,jadi aku meminta nya mengurus mu,saat aku membeli obat untuk mu,kenapa kamu bisa tidak makan,apa karena pekerjaan atau karena hal lain


Avila" bukan urusan mu,sudah pergi lah,jangan ganggu aku,aku mau bersiap siap pergi ke kantor


Avila mendorong Bara,agar menjauh dari nya,namun Bara menarik Avila dalam pelukan nya


Bara" maaf kan aku,aku janji pada mu jika aku tidak akan membuat mu bersedih lagi


Avila" lepaskan aku,apa yang kamu katakan


Bara" aku janji akan membuat mu bahagia setiap hari nya,aku mau kita selalu bersama,dan aku mau setiap hari ku,selalu ada kamu,dari aku terbangun hingga memejamkan mata,membesarkan anak anak dengan kasih sayang,dan yang terpenting aku tidak mau berpisah dari mu lagi


Avila merasa bingung dengan ucapan Bara


Avila" apa yang kamu bicarakan,aku tidak mengerti


bara melepaskan pelukannya dan menatap Avila


Bara" tidak tahu kah kamu jika kamu sedang di lamar pria tampan seperti ku


Avila" apa kata mu ? (terkejut)


Bara" apa karena demam telinga mu jadi bermasalah Avi


Avila" kamu baru saja bilang apa? melamar? maksud mu ?


Bara" Avi lebih baik kita ke rumah sakit,sepertinya terjadi sesuatu sama isi kepala mu,sampai tidak bisa mencerna perkataan ku (terkekeh)


Avila" kamu yang seharus nya di bawa ke rumah sakit,tidak usah bercanda pagi buta begini

__ADS_1


Bara" (tersenyum) baik lah,baiklah,Avila Adler,saya Bagaskara Carl,mulai hari ini menyatakan resmi menjadi laki laki yang akan bertanggung jawab penuh atas dirimu,laki laki yang akan memberikan kebahagian pada mu,menjaga mu,dan mencintai mu sampai maut memisahkan,Avila Adler mau kah kamu menerima permintaan pria tampan di hadapan mu ini


Avila" tidak,aku tidak mau


Avila melepaskan tangan nya dan menjauh dari Bara


Bara" kenapa ? (terkejut) bukan nya kamu juga mencintai ku


Avila" benar aku mencintai mu,bahkan sejak dulu,tapi


Bara" tapi apa ( mendekati Avila)


Avila" tapi bukan seperti ini aku ingin kamu melamar ku,lihat aku baru bangun tidur,kamar berantakan,bahkan rambutku tidak terlihat bagus,bukan seperti ini yang aku mau


Bara" (tertawa) jadi hanya karena hal ini


Avila" ini sangat penting untuk ku,karena akan menjadi bagian dari sejarah hidup ku,kenapa harus di saat seperti ini


Avila terus berceloteh,membuat Bara gemas melihat nya,dengan cepat bara Melu*mat bibir Avila,membuat Avila seketika terdiam dan terkejut di buat nya


Bara" (melepaskan ciuman nya) aku tidak perduli,bagaimana rupa mu,yang aku mau kamu dan hati mu,jadi tidak usah fikirkan hal itu,apa kamu mau menerima ku (menyatukan kening nya dan Avila)


Avila"( tersenyum) iya aku mau


Bara hendak men*cium kembali bibir mungil Avila yang terasa manis namun ia menghentikan aksinya


Bara" astagfirullah,dosa Avi,kita bukan mahram


Avila" tadi saja tidak ingat dosa,sekarang baru sadar


Avila" tapi aku mau dekat dekat kamu


Avila mulai menggoda Bara yang kini bersikap waspada pada Avila


Avila" ayo kemari peluk aku lagi,cepat peluk aku (terkekeh)


Bara" Avila jangan macam macam,Avila jangan mendekat atau aku berteriak


Avila" triak saja tidak akan ada yang mendengarkan mu (terkekeh)


Bara" Avila hey Avila


bara berlari keluar kamar dan menahan pintu itu agar Avila tidak mengejar nya


Bara" huh (mengelus dadanya) sangat berbahaya


Avila sangat senang melihat wajah Bara yang terlihat panik,membuat nya tidak berhenti tertawa


sementara di di kediaman Tantri,Alicia tengah membantu Tantri memasak di dapur,walau dirinya hanya membantu meletakan makanan ke atas meja


Tantri" cia,kamu tidak mau menengok mama mu


Alicia" tidak,aku takut mama akan sedih melihat ku seperti ini,lebih baik mama tidak tahu aunty

__ADS_1


Tantri" cia,tidak kah kamu mau melihat dunia luar,jika kamu tidak mau melihat mama mu bagaimana jika kita ke rumah Arisya


Alicia" tidak aunty,aku tidak mau membuat mas Davi semakin marah melihat ku


Tantri" jika begitu


belum menyelesaikan perkataan nya Alicia kembali memotong perkataan Tantri


Alicia" aunty cia lelah,cia hanya ingin istirahat saja,jika aunty ingin pergi,pergi lah,jangan lupa bawakan sesuatu untuk ku


Alicia meninggalkan dapur dan Kemabli ke kamar nya,melakukan hal kesukaan nya menatap jendela


Tantri sangat khawatir melihat sikap Alicia yang tidak mau keluar dari rumah


Tantri mengambil ponsel nya,menghubungi Arisya


Tantri* sya,cia masih tidak mau di ajak keluar rumah,aunty takut jika dia selama nya tidak mau keluar rumah


Arisya* apa aunty sudah mengunakan cara yang di beritahu terapis kemarin


Tantri* sudah sya,tapi hasil nya sama saja,apa yang harus kita lakukan


Arisya* tenang lah aunty,kita akan cari caranya,sya juga akan mencoba mencari cara agar cia mau keluar dari rumah


Tantri*mohon bantuan nya sya,aunty tidak tahu harus meminta bantuan pada siapa jika bukan pada mu


Arisya* iya aunty,sya akan mencari cara nya


Tantri* ya sudah sya,aunty masih memasak,aunty hanya ingin memberi tahu hal itu pada mu


setelah menerima panggilan dari Tantri Arisya menatap kadavi yang berada di hadapan nya


kadavi" siapa ?


Arisya" aunty Tantri


kadavi" ada apa ?


Arisya" cia mas,semenjak sakit dirinya tidak mau keluar rumah,dokter meminta kami agar membuat cia mau keluar rumah,agar cia tidak terus terusan bersedih


kadavi" oooo,apa dia masih bersedih ?


Arisya" iya mas,cia terus saja menyalahkan dirinya,padahal aku sudah bilang padanya jika aku,tidak pernah menyalahkan nya tapi dia tetap seperti itu


kadavi" em,ya sudah aku pergi melihat Fari dulu


kadavi pergi meninggalkan Arisya,dengan wajah tanpa ekspresi


Arisya" mas Davi masih marah seperti nya pada cia,apa yang harus aku lakukan tuhan (menengadah ke atas)


"aku yang salah,aku yang bersalah,aku kehilangan semua nya karena kesalahan ku,semua orang membenciku itu salah ku,bahkan orang yang aku cintai juga ikut meninggalkan ku karena ulah ku,aku benci diri ku" itu lah yang ada di fikiran Alicia,yang membuat nya takut untuk keluar,karena dirinya takut melakukan kesalahan kembali


__________________

__ADS_1


TBC


next


__ADS_2