Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 19


__ADS_3

Alicia berlari meninggalkan tempat pemotretan saat Evan memberi tahu jika Arisya sedang menangis di sebuah taman tak jauh dari kantor


Evan*cepat lah kami tidak mungkin mendekati nya


Alicia* aku tahu,tunggu lah,aku segera kesana


Alicia langsung menutup panggilan nya


Alicia" Windy,aku pergi handle semua,oke


Windy" tapi mba


Alicia" aku percaya pada mu win


Alicia langsung meninggalkan tempat itu dan membawa mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata


setibanya di sana Evan melambaikan tangan ke arah Alicia yang sedang mencari nya


Alicia mendekati Evan yang sedang menunggunya di balik sebuah pohon


Alicia" apa yang kamu lakukan disini (berbisik)


Evan" itu lihat


Alicia melihat Arisya tengah menangis,di sebuah bangku


Alicia" apa yang terjadi


Evan" seperti yang aku katakan pada mu tadi


Alicia" dasar wanita bodoh,baik lah akan aku tangani,kamu kembali saja ke kantor


Evan" baik lah


Evan pergi meninggalkan Alicia,Alicia keluar dari balik pohon itu dan berjalan mendekati Arisya


Alicia" boleh aku duduk di sini


Arisya yang terkejut langsung melihat ke arah Alicia


Arisya" cia (terkejut)


Alicia" dasar gadis bodoh


Arisya" apa ? apa maksud mu?


Alicia" pura pura kuat padahal menangis sendiri di sini,sya apa aku sahabat yang buruk untuk mu


Arisya" kenapa tiba tiba menanyakan hal itu (membersihkan air matanya)


Alicia" bahkan aku tidak tahu jika sahabat ku menyukai seseorang,dan patah hati seorang diri,sedangkan sahabat ku itu setiap kali aku dalam kesulitan dia selalu ada untuk ku


Arisya" jangan bicara seperti itu,lagi pula kita berjauhan untuk kebaikan,oh iya apa mas Davi tahu kamu menemui aku,pulang lah cia,aku tidak mau kamu dan mas Davi bertengkar karena aku,pulang lah


Alicia" dia tahu aku menemui mu,dan dia mengizinkan nya


Arisya" mengizinkan,kamu berbohong kan ?


Alicia" tidka,mas Davi memang mengizinkan aku


Arisya" baik lah aku percaya


Alicia" kamu wanita yang baik sya,bahkan kamu mengorbankan cinta mu,untuk teman mu itu,sya kamu sangat keren (memberikan jempol nya)

__ADS_1


Arisya" sudah lah tidak usah bahas masalah ini,aku hanya sedikit sedih,mana hadiah ulang tahun ku ?


Alicia" (tersenyum) lihat lah anak kecil ini,bukannya menanyakan kabar ku,malah meminta hadiah,ini


Alicia memberikan sebuah kotak kecil pada Arisya


Arisya" kecil sekali,trimakasih cia


Alicia" bukanya nanti saja saat di rumah,sya kembali lah bekerja,nanti saat pulang aku akan menjemput mu


Arisya" apa kamu akan mengajak ku jalan jalan (tersenyum)


Alicia" em... kembali lah,oh jangan lupa bersihkan wajah mu jelek sekali


Arisya" Hem pasti,aku tunggu


Alicia dan Arisya berjalan menuju kantor Arisya


Alicia" masuk lah,dan bekerja lah yang baik


Arisya" kamu juga hati hati


Alicia" baik lah


Arisya masuk kedalam kantor


Danu" sya cepat keruang rapat,klien kita sudah tiba


Danu menarik tangan Arisya,Arisya mengikut berlari di belakang Danu


tok tok tok


"masuk"


"ka-kadavi" dalam hati Arisya


Fatur" pak Davi,ini adalah tim andalan kami,konsep yang mereka berikan selalu menarik,maka dari itu saya mau pak Davi melihat konsep yang sudah mereka buat untuk iklan perusahaan bapak


kadavi" apa kamu yakin jika merkea bisa bekerja dengan baik


Fatur" saya bisa menjamin itu,silahkan Arisya


Arisya mulai berdiri,untuk melakukan persentasinya,Arisya mulai menjalankan satu persatu konsep yang sudah ia buat selama seminggu penuh,namun kadavi terus memberikan pertanyaan yang tidak maksud di akal Arisya


kadavi" jika saya mengunakan konsep keluarga seperti itu,apa produk saya akan terlihat,apa kah orang orang yang melihat akan fokus pada keluarga itu,bayangkan saja jika pria atau wanita nya good looking


Arisya" maka dari itu pak kami akan usahakan produk produk yang akan di pasarkan akan menjadi menarik dan di tonjolkan


kadavi" tapi saya tidak yakin jika merkea akan melihat produk kami jika konsep nya semacam ini


Arisya menarik nafasnya,mencoba sabar dengan perkataan yang terus di lontarkan kadavi


Arisya" begini saja pak,bagaimana jika bapak memberitahu kami,apa yang bapak inginkan


kadavi" saya datang ke sini untuk mencari solusi jika saya sudah punya solusi untuk apa saya kemari


Arisya" (mencoba tersenyum) baik lah pak saya mengerti


Danu yang melihat kejengkelan Arisya langsung mengambil alih


Danu" begini pak,bukan maksud kami begitu,kami hanya ingin bapak menyampaikan ke inginan bapak,agar kami bisa membuat kan konsep yang pas untuk produk bapak


kadavi" baiklah saya akan memberikan nya memalui email,dan saya mau konsep nya sesuai keinginan kami

__ADS_1


"demi apa Apun,aku sangat kesal melihat wajah laki laki ini,tuhan aku berharap jauhkan dia dari ku" dalam hati Arisya


Fatur" baik lah pak kami akan menunggu informasi dari bapak


kadavi" saya rasa cukup sampai di sini,pertemuan ini,dan nona lebih baik anda lebih banyak belajar lagi, karena konsep yang anda berikan terkesan kuno (tersenyum)


Arisya hanya tersenyum,menanggapi perkataan kadavi,sementara Fatur dan Danu hanya bisa diam


kadavi meninggalkan ruangan di susul Fatur dan Danu


Arisya" heh sombong sekali dia,lihat saja aku akan berikan konsep yang luar biasa agar dia tidak seenak nya menghina ku


Arisya terus merutuki sikap kadavi pada nya


tidak terasa jam pulang kantor sudah tiba,Arisya yang sudah sangat lelah ingin sekali cepat menemui kasur kesayangan nya


Evan" sya nih kado buat Lo


Arisya" wah Evan baik deh,makasih ya


Lucia" ini juga buat Lo


Arisya" wah Uci makasih ya,tapi


"gak usah traktir,kita gak butuh" bersamaan


Arisya" (terkekeh) kompak banget deh,yakin ya gak nyesel


"enggak" bersamaan


arisya tertawa melihat Evan dan Lucia yang terus menjawab bersamaan


Arisya" ya udah kalo gitu,sya duluan ya semua


Danu menghentikan langkah Arisya


Danu" sya tunggu


Arisya" oh iya kak


Danu" ini untuk mu,selamat ulang tahun


Arisya" (tersenyum) makasih kak,sya duluan ya kak


beberapa rekan kerja Arisya juga banyak yang memberikan kado untuk nya,sampai Arisya hampir tidak bisa membawa nya


Alicia" sya (melambaikan tangan )


Alicia yang melihat Arisya kesulitan langsung membantu


Alicia" banyak sekali


Arisya" masih ada yang perduli pada ku,kita akan kemana ?


Alicia" ada deh,masuk lah


Arisya"baik lah


Arisya dan Alicia pergi meninggalkan kantor itu,sepanjang perjalanan kedua nya saling berbincang,dan tertawa,Arisya seolah melupakan rasa lelah dan kesal nya


_________________


TBC

__ADS_1


next


__ADS_2