
Alicia berlari meninggalkan tempat pemotretan saat Evan memberi tahu jika Arisya sedang menangis di sebuah taman tak jauh dari kantor
Evan*cepat lah kami tidak mungkin mendekati nya
Alicia* aku tahu,tunggu lah,aku segera kesana
Alicia langsung menutup panggilan nya
Alicia" Windy,aku pergi handle semua,oke
Windy" tapi mba
Alicia" aku percaya pada mu win
Alicia langsung meninggalkan tempat itu dan membawa mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata
setibanya di sana Evan melambaikan tangan ke arah Alicia yang sedang mencari nya
Alicia mendekati Evan yang sedang menunggunya di balik sebuah pohon
Alicia" apa yang kamu lakukan disini (berbisik)
Evan" itu lihat
Alicia melihat Arisya tengah menangis,di sebuah bangku
Alicia" apa yang terjadi
Evan" seperti yang aku katakan pada mu tadi
Alicia" dasar wanita bodoh,baik lah akan aku tangani,kamu kembali saja ke kantor
Evan" baik lah
Evan pergi meninggalkan Alicia,Alicia keluar dari balik pohon itu dan berjalan mendekati Arisya
Alicia" boleh aku duduk di sini
Arisya yang terkejut langsung melihat ke arah Alicia
Arisya" cia (terkejut)
Alicia" dasar gadis bodoh
Arisya" apa ? apa maksud mu?
Alicia" pura pura kuat padahal menangis sendiri di sini,sya apa aku sahabat yang buruk untuk mu
Arisya" kenapa tiba tiba menanyakan hal itu (membersihkan air matanya)
Alicia" bahkan aku tidak tahu jika sahabat ku menyukai seseorang,dan patah hati seorang diri,sedangkan sahabat ku itu setiap kali aku dalam kesulitan dia selalu ada untuk ku
Arisya" jangan bicara seperti itu,lagi pula kita berjauhan untuk kebaikan,oh iya apa mas Davi tahu kamu menemui aku,pulang lah cia,aku tidak mau kamu dan mas Davi bertengkar karena aku,pulang lah
Alicia" dia tahu aku menemui mu,dan dia mengizinkan nya
Arisya" mengizinkan,kamu berbohong kan ?
Alicia" tidka,mas Davi memang mengizinkan aku
Arisya" baik lah aku percaya
Alicia" kamu wanita yang baik sya,bahkan kamu mengorbankan cinta mu,untuk teman mu itu,sya kamu sangat keren (memberikan jempol nya)
__ADS_1
Arisya" sudah lah tidak usah bahas masalah ini,aku hanya sedikit sedih,mana hadiah ulang tahun ku ?
Alicia" (tersenyum) lihat lah anak kecil ini,bukannya menanyakan kabar ku,malah meminta hadiah,ini
Alicia memberikan sebuah kotak kecil pada Arisya
Arisya" kecil sekali,trimakasih cia
Alicia" bukanya nanti saja saat di rumah,sya kembali lah bekerja,nanti saat pulang aku akan menjemput mu
Arisya" apa kamu akan mengajak ku jalan jalan (tersenyum)
Alicia" em... kembali lah,oh jangan lupa bersihkan wajah mu jelek sekali
Arisya" Hem pasti,aku tunggu
Alicia dan Arisya berjalan menuju kantor Arisya
Alicia" masuk lah,dan bekerja lah yang baik
Arisya" kamu juga hati hati
Alicia" baik lah
Arisya masuk kedalam kantor
Danu" sya cepat keruang rapat,klien kita sudah tiba
Danu menarik tangan Arisya,Arisya mengikut berlari di belakang Danu
tok tok tok
"masuk"
"ka-kadavi" dalam hati Arisya
Fatur" pak Davi,ini adalah tim andalan kami,konsep yang mereka berikan selalu menarik,maka dari itu saya mau pak Davi melihat konsep yang sudah mereka buat untuk iklan perusahaan bapak
kadavi" apa kamu yakin jika merkea bisa bekerja dengan baik
Fatur" saya bisa menjamin itu,silahkan Arisya
Arisya mulai berdiri,untuk melakukan persentasinya,Arisya mulai menjalankan satu persatu konsep yang sudah ia buat selama seminggu penuh,namun kadavi terus memberikan pertanyaan yang tidak maksud di akal Arisya
kadavi" jika saya mengunakan konsep keluarga seperti itu,apa produk saya akan terlihat,apa kah orang orang yang melihat akan fokus pada keluarga itu,bayangkan saja jika pria atau wanita nya good looking
Arisya" maka dari itu pak kami akan usahakan produk produk yang akan di pasarkan akan menjadi menarik dan di tonjolkan
kadavi" tapi saya tidak yakin jika merkea akan melihat produk kami jika konsep nya semacam ini
Arisya menarik nafasnya,mencoba sabar dengan perkataan yang terus di lontarkan kadavi
Arisya" begini saja pak,bagaimana jika bapak memberitahu kami,apa yang bapak inginkan
kadavi" saya datang ke sini untuk mencari solusi jika saya sudah punya solusi untuk apa saya kemari
Arisya" (mencoba tersenyum) baik lah pak saya mengerti
Danu yang melihat kejengkelan Arisya langsung mengambil alih
Danu" begini pak,bukan maksud kami begitu,kami hanya ingin bapak menyampaikan ke inginan bapak,agar kami bisa membuat kan konsep yang pas untuk produk bapak
kadavi" baiklah saya akan memberikan nya memalui email,dan saya mau konsep nya sesuai keinginan kami
__ADS_1
"demi apa Apun,aku sangat kesal melihat wajah laki laki ini,tuhan aku berharap jauhkan dia dari ku" dalam hati Arisya
Fatur" baik lah pak kami akan menunggu informasi dari bapak
kadavi" saya rasa cukup sampai di sini,pertemuan ini,dan nona lebih baik anda lebih banyak belajar lagi, karena konsep yang anda berikan terkesan kuno (tersenyum)
Arisya hanya tersenyum,menanggapi perkataan kadavi,sementara Fatur dan Danu hanya bisa diam
kadavi meninggalkan ruangan di susul Fatur dan Danu
Arisya" heh sombong sekali dia,lihat saja aku akan berikan konsep yang luar biasa agar dia tidak seenak nya menghina ku
Arisya terus merutuki sikap kadavi pada nya
tidak terasa jam pulang kantor sudah tiba,Arisya yang sudah sangat lelah ingin sekali cepat menemui kasur kesayangan nya
Evan" sya nih kado buat Lo
Arisya" wah Evan baik deh,makasih ya
Lucia" ini juga buat Lo
Arisya" wah Uci makasih ya,tapi
"gak usah traktir,kita gak butuh" bersamaan
Arisya" (terkekeh) kompak banget deh,yakin ya gak nyesel
"enggak" bersamaan
arisya tertawa melihat Evan dan Lucia yang terus menjawab bersamaan
Arisya" ya udah kalo gitu,sya duluan ya semua
Danu menghentikan langkah Arisya
Danu" sya tunggu
Arisya" oh iya kak
Danu" ini untuk mu,selamat ulang tahun
Arisya" (tersenyum) makasih kak,sya duluan ya kak
beberapa rekan kerja Arisya juga banyak yang memberikan kado untuk nya,sampai Arisya hampir tidak bisa membawa nya
Alicia" sya (melambaikan tangan )
Alicia yang melihat Arisya kesulitan langsung membantu
Alicia" banyak sekali
Arisya" masih ada yang perduli pada ku,kita akan kemana ?
Alicia" ada deh,masuk lah
Arisya"baik lah
Arisya dan Alicia pergi meninggalkan kantor itu,sepanjang perjalanan kedua nya saling berbincang,dan tertawa,Arisya seolah melupakan rasa lelah dan kesal nya
_________________
TBC
__ADS_1
next