
sudah seminggu Arisya bekerja di kantor serasa bekerja di neraka,beberapa orang mulai menunjukan sifat tak suka pada Arisya,dari mulai mencemooh,menyindir sampai membandingkan,ada beberapa yang tulus mendekati Arisya
Bara" sya are you oke?
Arisya" yes im oke,tenang saja
Avila" aku tidak menyangka mas Davi seperti itu pada kak sya
Bara" Avi jaga mulut mu
Arisya" hanya kalian yang tahu aku mohon jangan pernah beri tahu siapa pun
Bara" tapi sya jika seperti ini kamu akan tersiksa
Avila" benar kak
Arisya" (tersenyum) aku baik baik saja,jangan khawatir,Asal keluarga ku baik bahagia aku pun akan bahagia,sudah lah tidak perlu di bahas lagi,ayo pergi ke ruang rapat sebelum kita kena marah
Avila" kak sya (memasang wajah sedih)
Arisya" Avila,sudah lah cepat bawa berkas itu
Bara" aku tidak habis fikir apa yang ada di fikiran kadavi
Arisya" ter-se-rah (memasang wajah tersenyum)
Arisya berjalan meninggalkan ruangan itu,Arisya ingat hari itu bagaimana Avila dan Bara mengetahui perlakuan kadavi pada nya
flashback
hari itu kadavi benar benar membuat Arisya sangat tersiksa,terus menerus meminta Arisya berlarian kesana kemari di kantor itu,membuat Arisya merasa kesal pada kadavi
brak
Arisya membanting berkas itu di hadapan kadavi
kadavi" apa yang kamu lakukan (berteriak)
Arisya" harus nya aku yang menanyakan hal itu pada mu,tidak bisa kah kamu menghargai kerja kerasku sedikit saja
kadavi" heh kerja keras,kerja yang bagaimana,oh iya kerja keras merusak rumah tangga ku iya kamu benar j*****
Arisya" terserah apa kata mu,apa kata mu saja,yang penting aku tidak pernah sedikit pun melakukan hal yang kamu tuduhkan
Arisya hendak pergi meninggalkan kadavi,namun kadavi menarik tangan Arisya dengan kuat
Arisya" aaaa sakit,lepaskan tanganku
kadavi" dengarkan aku,jika kamu tidak menyerah dengan ini semua aku jamin,jika orang tua mu itu,akan tahu bagaimana sikap putri mereka
Arisya" jangan pernah bawa orang tua ku,dalam Maslah ini,mereka tidak tahu apa pun,jangan pernah melibatkan mereka
__ADS_1
kadavi" tapi maaf,aku lebih suka menyiksa mu dengan melihat orang tua menderita
Arisya"apa pun boleh kamu lakukan asal kan jangan membawa keluarga ku (berkaca kaca)
brug
kadavi mendorong Arisya dengan kuat,membuat Arisya tersungkur
Avila dan Bara yang tidak sengaja mendengar dan melihat semua kejadian itu langsung berlari menolong
Arisya
Bara" Davi Lo dah gak waras ya,lo harus nya bersyukur kalo sya mau bantu Lo,dan harusnya Lo bersikap baik pada Arisya
Avila membantu Arisya bangun
Avila" kak Davi, Avila pernah bermimpi untuk mendapatkan pria seperti kak Davi,namum setelah melihat semua ini,aku akan berfikir kembali
kadavi" bagus dua orang bodoh ini juga mulai membela mu,lakukan terus akting mu,agar rencana mu berjalan,tapi maaf itu tidak akan berlaku untuk ku,Kholik ayo pergi
Arisya meninggalkan Bara dan juga Avila,dengan sedikit tertatih Arisya berusaha berjalan
Bara dan Avila yang sangat penasaran akhirnya menggali informasi dari Kholik,Kholik menceritakan semua yang terjadi pada kadavi dan Arisya
Bara" kadavi benar benar laki laki bodoh menyia-nyiakan wanita sebaik Arisya
Avila" kasihan kak sya selama ini semua orang menganggap nya bahagia padahal semua itu hanya lah kebohongan
Bara" tenang saja kami bisa menjaga rahasia
Avila dan Bara berjanji akan melindungi Arisya sebisa mungkin
flashback off
Arisya merasa tidak nyaman di ruang rapat karena semua orang berdesas desus mengenai dirinya,Bara yang melihat itu,mencoba berbincang untuk menghibur Arisya
Bara" sudah tidak usah di dengarkan perkataan mereka anggap saja mereka sedang berdongeng,dan anggap saja mereka semau adakah wayang
tidak tahu mengapa perkataan bara membuat Arisya terkekeh
Arisya" kamu tahu aku membayangkan jika mereka berperut buncit seperti karakter wayang (terkekeh)
Bara" nah benar sekali,agar kamu terhibur (terkekeh)
melihat Bara dan Arisya asik tertawa kadavi merasa tidak senang
setelah rapat selsai kadavi langsung menarik tangan Arisya,namun Bara menahan tangan Arisya
Bara" lepaskan tangan Arisya
kadavi" kau yang harusnya melepaskan tangan nya
__ADS_1
Bara" tidak aku tidak akan membiarkan mu menyakiti nya
kadavi" punya hak apa kau,aku suami nya
Bara"cih suami kata mu,suami macam apa seperti mu, jangan pernah menyakiti Arisya
Arisya yang sudah merasa sakit,dan malu karena beberapa orang mulai memperhatikan mereka langsung meminta agar bara melepaskan tangan nya
Arisya" bara (menatap Bara dengan mata berkaca kaca)
Bara" tapi sya
Arisya" aku mohon
dengan terpaksa Bara melepaskan tangan Arisya,dan kadavi membawa ke ruangan nya
kadavi" jangan ada yang menganggu ku,dan jangan ada yang datang
Kholik langsung pergi menjauh dari ruangan kadavi ,kadavi yang sudah merasa kesal dengan arisya membawa Arisya ke dalam kamar yang ada di ruangan dan meniduri Arisya tanpa kelembutan
setelah selesai Arisya hanya bisa menangis,sementara kadavi meninggalkan nya begitu saja,sementara Arisya berusaha untuk membenahi dirinya yang terlihat seperti wanita pemuas nafsu laki laki,Arisya mulai menangis melihat dirinya di cermin
setelah jam pulang kantor,dan merasa semua karyawan telah pulang baru lah Arisya keluar dan pergi meninggalkan kantor
sementara di tempat lain Emma dan Audy menemui Alicia yang tengah bekerja bersama Vero
Emma" apa kamu sudah gila cia,mengaku pergi keluar kota,ternyata kamu berada di sini,apa kamu tidak takut jika kadavi mengetahui ini,apa lagi kamu bersama laki laki miskin seperti dia
Alicia" mama sudah berapa kali aku katakan,aku dan Vero hanya teman,lagi pula itu cerita lama,kini aku dan Vero hanya berteman
Emma" mama tidak mau,jika sampai kadavi berfikir yang tidak tidak,cukup dulu saja kamu membuat masalah jangan kamu buat masalah lagi
Alicia" tidak usah ikut campur urusan ku nyonya Emma,sejak kapan kamu mulai memperhatikan ku,dan satu lagi,aku melakukan ini agar mas Davi dan Arisya bisa semakin dekat,dan mas Davi akan segera mendapat keturunan,pergilah aku akan kembali bekerja jangan pernah ikut campur dengan urusan ku
Alicia meninggalkan Emma dan juga Audy begitu saja
Emma" dasar anak bodoh,aku tidak akan membiarkan Arisya merebut kadavi dari Alicia,tidak akan aku biarkan itu semua terjadi,Audy apa semua berita itu sudah tersebar,aku tidak mau gadis itu hidup tenang,aku mau gadis itu menyerah dan meninggalkan kadavi jika sampai wanita itu hamil,bunuh saja anak nya
dengan perasan marah Emma pergi dari tempat itu,tanpa mereka sadari seseorang mendengar percakapan mereka
_________________
TBC
next
maaf ya baru bisa up,banyak pekerjaan soalnya,hehe
aku usahain tetap up malam ini dan besok hehe,makasih udah mau nunggu,dan jangan lupa setelah membaca berikan like dan komen,dan jangan lupa berikan dukungan pada ku dalam bentuk apa pun terimakasih,
saranghae 💙💙💙
__ADS_1