Pilihan Hidup Ku

Pilihan Hidup Ku
PHK 98


__ADS_3

Bara telah membawa Avila ke klinik namun Avila belum juga sadarkan diri,akhirnya Bara mengambil inisiatif untuk membawa Avila ke rumah Arisya,walau dirinya tahu jika Arisya pun memiliki masalah


Bara* sya Avila jatuh sakit,dan aku tidak tahu harus membawa mu kemana,apa boleh aku menitip nya ke rumah mu


Arisya* astaga,bawalah dia kemari,aku akan merawat nya


Bara* baik lah aku dalam perjalanan ke sana


Arisya* baik lah aku menunggu Bara,hati hati


Bara mengakhiri panggilan nya,dan melajukan mobil nya ke arah rumah Arisya


sesampainya di sana,Arisya sudah menunggu mereka di depan teras


Bara" sya bantu aku bawa barang barang Avila


Avila langsung membuka pintu mobil itu dan membawa beberapa barang milik Avila


Arisya" bawa dia masuk,kenapa bisa terjadi Bara


Bara" nanti aku letakan dulu dia


Arisya" sebelah sini


Arisya membuka kan pintu kamar,bara masuk dan meletakan Avila di tempat tidur nya


Arisya" kemarin malam dia tidak tidur,dan aku yakin dia tidak makan


Bara" (menoleh ke arah Arisya) maksud mu? kenapa dia tidak tidur dan


Arisya memotong perkataan Bara


Arisya" bara jangan bilang kamu tidak tahu masalah yang sedang di hadapi Avila


Bara" (menggelengkan kepala) tidak,masalah apa ?


Arisya" astaga Bara, jadi kami tidak tahu,kekasih macam apa kamu Bara,orang kamu sayang punya masalah kamu malah tidak tahu


Bara" masalah apa sya,sungguh aku tidak tahu ?


Arisya" adik tiri Avi mencari nya


Bara" a-a-adik tiri,hah anak laki laki yang memakai seragam sekolah itu


Arisya" ya kamu benar,saat kemunculan anak itu,Avila merasa tidak tenang,membuat Avila teringat akan ibu nya


Bara" itu pasti menyiksa nya

__ADS_1


Arisya" aku juga baru tahu kisah Avila dari Daddy Abe kemarin,wajar jika saat ini dirinya ingin melupakan ibu nya,dan sekarang dia terganggu dengan ke hadiran adik tiri nya


Bara" aku laki laki payah sya


Arisya" maksud mu ?


Bara" aku mendiamkan nya,bahkan aku tidak mengatakan kabar nya beberapa hari ini


Arisya" aku tahu Avila cerita pada ku,kamu dan mas Davi sama saja,sudah buat masalah tapi tidak mau memperbaiki nya


Bara hanya menatap Arisya tanpa menjawab,sedang berbincang Arisya mendengar putra nya mulai menangis


Arisya" kamu tunggu dia dulu,aku mau mengurus Fari sebentar setelah itu aku akan kembali,dan kamu heh pulang,ini juga sudah sore,kamu juga pasti lelah,tunggu lah di sini sebentar


Arisya bergegas berlari mencari putra nya itu


Bara menatap ke arah Avila yang masih memejamkan mata nya itu


Bara" maaf kan akau,aku tidak tahu jika kamu sedang sedih,aku egois,bahkan aku hampir saja melakukan hal bodoh pada mu,maafkan aku,aku hanya takut jika kamu di ambil orang lain,sungguh aku tidak mau kehilangan mu,tidak ada maksud lain,aku takut kehilangan mu hanya itu


Bara menggenggam tangan Avila,dan mencium tangan itu dengan lembut


Bara" maaf kan aku,aku tidak akan lagi bertanya masalah gambar itu,atau laki laki yang menghubungi mu di kantor,aku berjanji aku tidak akan bertindak bodoh lagi,aku akan mengendalikan diri ku mulai saat ini,dan aku akan menghampiri adik tiri mu itu,biar aku beritahu pada nya betapa kejam ibu nya terhadap mu,agar dia tidak lagi menganggu mu


Avila" jangan kamu lakukan


Bara" sayang kamu sudah bangun


Avila" jangan kamu lakukan,biarkan saja


Bara" maksud mu,bukan kah kamu terganggu dengan semua itu


Avila" ya sangat,bahkan mimpi buruk yang tidak pernah datang lagu,beberapa hari ini kembali,membuat ku takut untuk tidur


Bara hanya terdiam dan menundukan kepalanya


Bara" maaf,tidak seharusnya aku seperti ini,aku justru meninggalkan mu,dan membiarkan mu menghadapi semua nya sendiri


Avila" (tersenyum) kamu merasa cemburu pada ku ya kan


Bara" em (menganggukkan kepala)


Avila tersenyum bahagia melihat Bara yang seperti anak kecil sedang melakukan ke salahan


Avila"(tersenyum) aku suka kamu cemburu


Bara" hah,apa kata mu,kamu suka? aku tidak,aku hampir saja melakukan tindakan bodoh karena itu,dan kamu

__ADS_1


Avila" bukan suka itu,tapi itu artinya kamu sangat mencintai ku,jadi aku tidak ragu lagi dengan mu


Bara" ragu ?? (merasa sedikit bingung dengan perkataan Avila)


Avila" em,aku takut jika kamu tidak benar benar mencintai ku,dan akan meninggalkan ku,sungguh aku tidak mau merasakan sakit nya lagi,sudah cukup rasanya aku merasakan sakit,rasanya aku tidak sanggup jika harus merasakan sakit nya kembali,aku tidak mau orang tahu hubungan kot,atau memberi tahu orang tua kita karena aku takut mereka menutut terlalu tinggi,dan saat kamu bosan dengan ku kamu akan meninggalkan ku,aku tidak mau seperti itu,dan aku tidak mau melihat Daddy ku bersedih karena ku


Bara menggenggam tangan Avila


Bara" Avi lihat aku


Avila mengangkat wajah nya dan menatap Bara yang berada di depan nya


Bara" Avila aku sangat mencintaimu,Avila aku bukan tipe laki laki yang akan meninggalkan wanita ku begitu saja,Avi jika aku sudah berkomitmen pada seseorang,sampai kapan pun,aku akan bersama nya,Avila aku tidak akan pernah meninggalkan mu atau mengecewakan Daddy mu,pegang janji ku Avi,aku tidak akan meninggalkan mu,jika itu akan terjadi maka kamu lah yang akan meninggalkan ku,dan merasakan sakit nya kehilangan


Avila sangat terharu mendengar perkataan Bara,tak terasa air mata Avila menetes


Bara" jangan menangis sungguh aku tidak suka kekasih ku menangis,itu menyakitkan


Avila" peluk aku


dengan tersenyum Bara menuruti Avila,Bara memeluk Avila dengan hangat


Avila" laki laki yang kamu lihat di buku harian ku itu salah kamu


Bara" aku (mengerenyitkan dahi)


Avila" em ... hanya saja,aku memberikan kesan berbeda sedikit agar jika kamu melihat nya kamu tidak tahu jika dari dulu aku sangat menyukai mu


Bara" ternyata kamu juga bucin (terkekeh) lalu laki laki yang menelpon mu di kantor


Avila" kata mu tidak akan menanyakan hal itu


Bara" kamu mendengar nya


Avila" (terkekeh) sedikit


Bara" siapa laki laki itu kenapa kamu mesra sekali


Avila" itu Daddy,kamu tahu bukan,jika aku dan Daddy selalu seperti itu jika berbicara


Bara" astaga aku cemburu pada Daddy mertua ku sendiri,lain kali beritahu aku sebelum aku merasa cemburu,atau ubah cara bicara mu sungguh aku sangat iri mendengar nya


Avila terkekeh dalam pelukan Bara,kedua nya masih saling berpelukan,merasakan kehangatan rindu mereka,tanpa di sadari seseorang melihat merkea dengan bahagia


__________________


TBC

__ADS_1


next


__ADS_2