Putri Kembar Sang Psychopath

Putri Kembar Sang Psychopath
101-Masalah baru (hilangnya siswi perempuan secara misterius)


__ADS_3

Pov Karla


Selama satu minggu berlalu, Katrin udah mulai. terbiasa sama kegiatan sekolah, bahkan dia aktif dalam berbagai eskul dan kegiatan sekolah. Dia juga sudah memiliki teman, gue seneng bisa liat adek gue bahagia. Dan gue sendiri udah punya temen yang terobsesi sama perkelahian, namanya Zea, dia suka sama hal baku hantam, sampe-sampe gue pusing tiap hari selalu bareng dia.


"Kar nanti jadi kan latihannya? gue udah gak sabar nihh." lagi dan lagi Zea bertanya. Karla hanya melirik kilas dengan wajah datarnya.


"Jadi..... " singkatnya, Zea hanya menghela nafas, wajahnya terlihat kecewa dengan respon gue.


"Dih singkat banget sihh mbak kulkas satu ini.... bisa lebih akrab lagi kann?." Gue cuma menatap datar Zea, tanpa mau menjawab apapun.


"Ya udah ya udahh.... yang penting gue bisa latihan baku hantam sama lo." asal dia ikut latihan bela diri, maka semuanya akan beres. Hingga lima hari setelah latihan, gue buat group WA bareng Irma dan juga Zea, begitu juga kembaran gue, nah kalau kumpul biasanya diadakan divilla daddy yang beberapa tahu baru dibangun, dan jarang banget dipakenya, jadi ya gue minta izin sama daddy buat gue sama Katrin pake, dan pastinya gue udah diizinin bebas buat make tuh villa, duhh daddy idaman banget.


Dan setiap seminggu sekali gue dan mereka bertiga akan kumpul bareng, gue buat group namanya Bougenville, hal itu gue buat, untuk belajar bersama, dan mendiskusikan pelajaran, tapi tidak hanya itu gue juga buatin jam digital buat tanda persahabatan kita berempat, dan udah gue lengkapi sama kamera penyadap dan juga untuk komunikasi disaat darurat, itu sengaja gue buat karena sekarang angka siswa yang tiba-tiba menghilang sudah mulai bertambah.


Dan ya group itu hanya embel-embel, kenyataannya adalah untuk mencaritahu siapa yang membuat kecemasan disekolah, dan kini kian memburuk.


Banyak yang menjadi korban, dan gue mau kita berempat tetap aman, dan selalu mengaktifkan jam mereka, tapi akhir-akhir ini ada kecurigaan yang terjadi pada alat yang gue buat, gue curiga ada yang mau ngelakuin hal buruk sama kita berempat. Lagi pusing-pusingnya mikir kejanggalan yang terjadi eh gue liat Katrin dideketin sama cowok, yang gak pernah sekalipun gue liat dia ada disekolah ini.


"Lo nanti dikantin mau pesen apa, biar sekalian gitu gue yang pesenin." Disaat yang sama, Zea juga melihat hal tersebut.


"Eh liat adek lo deket sama siapa? kayaknya gue belum pernah ketemu sama tuh cowok, siapa yaa?." gue menatap tajam keduanya, kesel banget tuh cowok sok akrab sama adek gue, gue berusaha nahan emosi, gue mau lihat seberapa jauh laki-laki itu sok akrab sama adek gue.


Dan beruntungnya gue ketemu tuh sama Irma, dan nyuruh mereka menemui gue, dan anjirnya mereka terlambat, keenakan ngobrol sama tuh cowok. Yang bikin gue makin kesel itu ternyata Katrin gak pake jam yang gue kasih.

__ADS_1


"Kalian telat..... " tegas gue dengan suara sedikit ditinggikan. Mereka berdua cuma nunduk, gak berani buat natap gue.


Setelah mendengar alasan keduanya, akhirnya gue memutuskan buat diskusi masalah group baru yang baru gue buat.


"Ada hal penting yang mau gue kasih tahu lo semua." semua menatap dengan serius, ya tapi kenyataanya memang sedang ada masalah serius.


Ini menyangkut masalah group yang baru gue buat, ya ada yang mau cari masalah sama group gue, sebelumnya memang udah gue bahas masalah hilangnya para siswa yang misterius dan belum ditemukan sampai sekarang, para guru juga merasa heran, mereka sudah menghubungi polisi, dan yang paling aneh, kebanyakan yang hilang adalah siswa perempuan.


"Ada yang caritahu tentang group yang kita buat, gue cek ada yang penyitas keamanannya, jadi terpaksa gue ketatin keamanannya." jelas gue, baru aja semalem gue perbaharui keamanannya, dan juga gue tingkatin ke level tinggi.


"Beneran lo? anjir siapa yang berani? apa jangan-jangan mereka mulai curiga?." Zea bertanya-tanya, bisa saja memang mereka curiga, karena group itu kita buat pas ada satu siswi hilang, dan liat bertambah setiap bulannya.


Para orang tua semakin resah dengan hal tersebut, terlebih jika anak mereka perempuan, karena itulah incarannya.


"Iya kak, maaf Katrin lupa.... tapi kak ada kabar kalau Rita dari kelas IPS 2 hilang kemarin." Semua terkejut mendengar kabar itu lagi.


"What? hilang lagi? aduhh gue jadi takut, gimana ini Kar." terlihat ketakutan dari wajah Irma, memang ini bisa membuat siswi disini parno, gue harus bisa memecahkan masalah ini, gue harus temuin tuh pelaku.


"Kita harus tenang, makanya gue bilang jangan lepas jam itu, karena jika ada yang hilang diantara kita, bisa dilacak." ini demi keamanan, gak boleh ada yang lengah, harus waspada.


"Makanya ada kecurigaan yang gue rasain sekarang, kayaknya mereka lagi ngincer group kita." firasat gue buruk akan hal ini, gak bisa dibiarin lama-lama, kalau gak pasti bakal ada yang hilang lagi.


"Terus gimana kak? ini mah udah parah banget, kita harus segera temukan pelaku."

__ADS_1


"Iya Kar.... kita harus bisa tangkep tuh pelaku, biar aman sekolah, kalau kaya gini orang tua para siswi perempuan gak akan tenang."


"Iya gue tahu, kita selidiki apa-apa yang mencurigakan, inget tetep waspada, kita mulai dari temen deket Rita, cewe yang dikabarkan hilang kemarin." gue akan tindak lanjuti, masalah sekolah ini, pertama gue mau tanya ke temen deket Rita, kapan terakhir dia bersama.


"Semoga cepet kelar ini masalah, gue takut Trin.... " gue tahu rasa takut yang kian membesar, akan memungkinkan peluang besar buat pada dalang.


"Udah Ir tenang ya, gaka akan terjadi apa-apa kok." Katrin bersikap tenang, meski gue tahu dia juga takut, dan gue juga khawatir kalau hal ini bakal terjadi sama adik gue, gue gak mau.


"Ya udah, besok kita akan mulai menyelidiki."


"Kita udah kaya detektif aja, beneran nih kita udah mirip banget detektif." disaat seperti ini Zea malah santai aja, dasar belum tahu aja nih bocah kalau gue udah mendirikan markas rahasia, gimana ya kalau dia tahu.


Memang gue sama Katrin belum bisa kasih tahu rahasia besar gue ke Irma ataupun Zea, jadi kalau latihan juga dimansion daddy, karena ya gue belum bisa aja kasih tahu rahasian gue sama adek gue, demi keamanan, nanti bakal gua kasih tahu kalau semua udah aman, gue gak mau bawa Irma ataupun Zea, takutnya mereka kena masalah.


💕💖💕💖💕💖💕


"Gue ada mangsa baru... cewe polos yang kaya raya bro....gak hanya itu cewe itu cantik banget."


"Wih sikat aja, boleh juga tuh cewe, pasti nanti bakal dapet banyak kita duitnya." mereka sudah mulai bergerak lagi, mereka adalah mafia yang bergelut dalam bidang prostitusi para gadis, dan masih dalam penyelidikan oleh kepolisian, tapi masih saja belum ditemukan bukti kuat, atau siapa saja penjahatnya.


Nama mafia tersebut adalah Red Heart, mereka sudah mulai beraksi lagi, dan masih belum ditemukan markas barunya. Karena kabar angin mengatakan jika mafia tersebut menghilang secara misterius, dan belum ditemukan kebenaran tentang hilangnya mafia tersebut.


"Gue bakal bawa tuh cewe, lo tenang aja."

__ADS_1


__ADS_2