SERPIHAN HATI LIANTI

SERPIHAN HATI LIANTI
KECEMBURUAN LIANTI


__ADS_3

Tidak seperti biasanya saat jam istirahat Irvan yang selalu nongkrong dikantin bareng teman temannya lebih memilih diam dikelas menemani Lianti yang memang jarang keluar kelas.


" Bro kalau ke kantin, aku nitip ya " ucap Irvan saat Arya berjalan disampingnya


" Mau nitip beli apa nih ? " kata Arya memutar badan menghadap Irvan yang masih duduk dibangkunya


" Li.., kamu mau makan apa ? " tanya Irvan pada Lianti yang masih sibuk dengan buku bukunya


" Bro tolong beliin somay, bubur ayam, nasi goreng, dan dua air mineral " ucap Irvan pada Arya yang sudah menunggu


Setelah menerima uang dari Irvan, Arya pun berlalu meninggalkan kelas menuju kantin


" Li.., aku mau tanya, aku mohon tolong jawab dengan jujur. Sebenarnya ada apa? kenapa sikap kamu berubah sejak hari itu? " tanya Irvan yang kini sudah duduk disamping Lianti


" Ngak, ngak ada apa apa, aku biasa aja " jawab Lianti tanpa menoleh sedikit pun dan terus menyibukan diri


" Li.., tolong liat aku saat berbicara. aku tau ini ngak mungkin ngak ada apa apanya, sampai sikap kamu bisa kayak gini ke aku " ucap Irvan lagi sambil meraih dan menggenggam ke dua tangan Lianti


" Lepasin Van, malu di liatin teman teman " ucap Lianti yang wajahnya sudah bersemuh merah


" Ngak, biarin aja semua orang tau. itu malah lebih baik kan? " kata Irvan tegas tanpa melepas genggamannya


Karena suara irvan sedikit keras dan kondisi kelas yang tidak terlalu ribut, membuat semua mata tertuju ke arah mereka berdua.


Dan tanpa aba aba, sekilas mulai terdengar suara suara sumbang,


" Ooo ternyata mereka pacaran "

__ADS_1


" Pantesan terjadi keributan kemarin itu "


" Pasangan serasi "


" Di tikung dong si Rara "


Lianti hanya diam tanpa bisa berkata kata lagi, disatu sisi hatinya merasa senang karena Irvan berani terang terangan mengakui hubungan mereka didepan teman temannya.


Tapi disisi lain ia masih ragu dengan keseriusan Irvan karena memikirkan apa ucapan Emilia waktu itu.


" Kringgg kringggg " phonsel Irvan tiba tiba berbunyi


" Iya Emil, ada apa ? " ucap Irvan menjawab panggilan telepon. " Okey, pulang sekolah aku jemput kamu dan kita langsung kesana " ucapnya lagi, sebelum mengakhiri percakapan telepon itu.


Lianti yang mendengar itu jadi cemberut tanpa sadar, Irvan yang melihat itu pun kembali meraih tangan Lianti


" Kenapa harus dengan Emilia sih? atau aku pulang naik taksi aja kalau gitu, kan sudah ada Emilia yang temenin kamu " kata Lianti terdengar ketus


" Hmm kelihatannya Lianti cemburu pada Emilia " gumam Irvan dalam hati mendengar mencoba membaca keadaan


" Lianti sayang, dengar baik baik. Teman aku yang ulang tahun itu juga temannya Emilia, Kami sahabatan, satu sekolah dari SD sampai SMP " ucap Irvan menjelaskan biar Lianti tidak terus salah faham


" Dan aku ngajak kamu, biar sahabat sahabatku juga kenal sama pacarku yang cantik ini " tambah Irvan menggoda agar Lianti kembali tersenyum


" Bagaimana sayang, mau kan temanin aku? " ucap Irvan berharap


Dan cuma dijawab dengan anggukan kepala tanda setuju oleh Lianti

__ADS_1


Irvan pun legah setelah kembali melihat senyum manis wanita didepannya itu,


" Terimakasih sayang, love you " ucapnya senang, Sembari mengecup kening Lianti tanpa menghiraukan orang orang di sekelilingnya.


" Waduh serasa dunia milik berdua nih " ucap Arya membuat kedua sejoli itu tersadar dengan kondisi disekeliling mereka. " Adegan sayang sanyangannya distop dulu, sekarang waktunya makan, nih! keburu dingin ngak enak loh " tambahnya lagi, sambil meletakkan bungkusan yang dibawanya


" Sejak kapan kamu berdiri di situ " tanya Irvan salah tingkah


" Sejak kapan ya? " ucap Arya seolah berfikir


" Sejak adengan pegang tangan kali ya? " berfikir lagi


" Bukan..bukan " ucapnya lagi


" Ah mungkin sejak adengan cium kening " celoteh Arya santai, namun semakin membuat Irvan salah tingkah dan wajah Lianti bersemu merah


 


BERSAMBUNG


**SAMPAI EPISODE INI BELUM JUGA ADA YANG MELIRIK CERITA "SERPIHAN HATI LIANTI"


TAPI AUTHOR TIDAK PUTUS ASA DAN AKAN TERUS MELANJUTKAN MENULIS,


SEMOGA SAJA BESOK ATAU LUSA BANYAK YANG TERTARIK DAN MENYUKAI CERITA INI..


SEMANGATTTT**

__ADS_1


__ADS_2