SERPIHAN HATI LIANTI

SERPIHAN HATI LIANTI
KEBAHAGIAAN EMILIA


__ADS_3

Hentakan musik terdengar begitu keras dari dalam HRV berwarna merah yang melaju dengan begitu cepat, beruntung karena saat ini hari libur maka kondisi jalan agak sepi Seperti mengejar waktu laju mobil itu seakan ugal ugalan dan terburu buru, rambu rambu jalan pun seakan tak di hiraukan lagi oleh pengemudinya.


Mobil itu berhenti di pelataran parkir sebuah restoran jepang, pintu mobil dibagian pengemudi pun terbuka. seorang wanita yang terbilang sangat muda keluar dengan senyuman yang begitu ceria, mencerminkan kalau suasana hatinya sedang bahagia.


" Hallo.. dimana? ini aku sudah di depan resto, jangan buat aku nunggu " wanita itu berbicara setelah memencet nomor kontak dan menghubungi seseorang dengan benda pipih di tangannya.


Setelah beberapa saat percakapan bberakhir dan telpon di tutup wanita itu pun melangkah ke arah pintu resto dan masuk dengan percaya diri.


" Sore mbak, ruang Vip pesanan tuan muda irvan di bagian mana ya? " tanya pada pelayan yang menyambutnya di pintu masuk


" Silahkan lewat sini nona, ruangannya ada di lantai atas. nanti ada teman kami yang akan mengantar dan sekaligus melayani pesanan khusus ruangan yang di pesan tuan muda irvan " ucap pelayan itu menunjukkan arah tangga menuju lantai atas di mana deretan ruang Vip berderet.

__ADS_1


----------------------


Plashback on


" Tuttt..tutt..tuttt.." nada panggil terdengar dari phonsel irvan, " Hallo, bisa ketemuan sore ini? aku mau membahas soal rencana pertunangan kita, karena setelah ku fikir fikir cuma ini jalan keluar dari masalah waktu itu. bukan begitu? " ucap irvan saat telepon sudah tersambung.


" Aaapa aku tidak salah dengar? " ucap suara wanita di balik telepon, " Aapa kamu serius van? Aku ngak lagi bermimpi kan? " lagi lagi ucapan tak percaya terdengar dengan nada terbata bata keluar dari mulut wanita di sana.


Wanita mana tak kegirangan mendengar kata kata indah keluar dari muluk seorang tuan muda yang begitu dingin pada wanita wanita di sekitarnya sungguh sangat langka. tanpa berfikir panjang lagi, " Aku mau..aku mau " ucapnya dengan semangat. " Mau ketemuan dimana ? serlok aja, aku pasti datang " tambahnya lagi dengan nada di buat selembut mungkin.


" Okey, aku tunggu ya..miss you.." seketika irvan tersenyum puas sesaat setelah sambungan telepon di akhirinya.

__ADS_1


**Plashback off


---------------------


" Silahkan** masuk nona ini ruangannya " pelayan mempersilahkan emilia masuk sesaat setelah membuka pintu ruangan vip yang sudah di pesan atas nama tuan muda irvan.


" Nona, kami ada beberapa menu baru. silahkan liat di buku daftar menunya " ucap pelayan itu sopan tatkala emilia menjatukan bokongnya di sofa empuk di ruangan itu.


" Nanti aja mbak, tunggu tuan muda irvan datang dulu " emilia tersenyum bahagia saat menyebut nama irvan.


" Baiklah nona, silahkan pencet tombol di sisi meja itu kalau nona membutuhkan layanan kami " ucap pelayan itu dengan ramah sebelum meninggalkan ruang vip dan nona cantik sana.

__ADS_1


__ADS_2