Sistem Misi Dan Hadiah

Sistem Misi Dan Hadiah
Chapter 13


__ADS_3

Derrick membantai belasan burung Kasuari yang sudah berevolusi menjadi monster atau binatang ajaib sesuai dengan Misi yang dia dapatkan dari sistem.


"Tinggal satu lagi, misi selesai." Ucap Derrick sambil bersiap dengan kerisnya, mata Derrick memandang burung kasuari yang tersisa, diperkirakan burung itu adalah pimpinan sekelompok monster kasuari yang Derrick lawan.


Tang!


Cakar burung itu beradu dengan keris Derrick dan membuat Derrick terlempar beberapa langkah, burung itu melompat dan siap menerjang Derrick yang berguling-guling di tanah.


Bang! Akibat serangan itu menciptakan jejak kaki burung kasuari yang sangat dalam.


"Mengerikan, untung saja aku berhasil menghindar." Derrick bersyukur, lalu menyerang balik dengan tebasan elemen angin.


Bush! bush! bush!


Burung itu menghindari semua serangan tebasan angin Derrick dan melancarkan cakar yang mengarah ke dada.


Bang!


Derrick menangkis cakar tersebut, namun dia kembali dibuat terlempar karena serangan cakar burung kasuari itu terlalu kuat.


Bang!


Bang!


Bang!


Derrick terus menangkis dan sesekali menghindari serangan agresif burung kasuari tersebut, hasilnya Derrick lebih banyak dirugikan karena kalah kekuatan dan fisik dari burung kasuari tersebut.


Bush!


Derrick menghindari serudukan burung itu dan melepaskan bubuk mesiu dalam jumlah banyak, lalu meledakkan dalam sekali gerakan.


Boom!


Cr0t!!!


Derrick langsung menusuk leher burung kasuari yang terluka akibat ledakan itu, karena jika lambat dikit saja burung itu akan beregenerasi dan semua luka-lukanya akan sembuh total.


"Selamat misi berhasil diselesaikan, 300 poin misi ditambahkan ke akun." Suara pemberitahuan sistem bergema dalam otak Derrick yang terluka parah.


"Daftar." Ucap Derrick lirih membuka toko.


Derrick membeli pil Pavizone Iodine sebanyak 4 butir dan menghabiskan 400 poin misi, pil Pavizone itu sangat bermanfaat untuk menyembuhkan luka, baik luka senjata tajam ataupun luka lebam. Walaupun manfaatnya tidak sebaik pil Regenerasi Phoenix, pil itu masih lebih baik untuk menyembuhkan luka-luka yang diterima akibat bertarung.


"Misi sudah selesai, kuharap misi baru tidak cepat-cepat ada, karena aku ingin fokus menghadapi ujian masuk Sekte Naga Langit." Pinta Derrick sambil menelan sebutir Pil Pavizone yang langsung membuat semua luka-lukanya sembuh tak berbekas, walaupun rasa sakitnya luka masih ada.


"Sistem cek status." perintah Derrick.


'Ting!'

__ADS_1


Nama: Ran Derrick.


Umur: 20 tahun.


Poin misi: 50 poin.


Tenaga dalam: 32 dari 100 level.


Stamina: 49 dari 100 level.


Kekuatan: 30 dari 100 level.


Vitalitas/reflek: 26 dari 100 level.


Kecepatan: 40 dari 100 level.


Misi: Belum ada.


Misi spesial: mengambil pedang tingkat Dewa.


Hadiah: 10 K poin misi.


Derrick puas membaca laporan sistem tentang kemajuan yang telah dia capai beberapa hari belakangan.


'Ting.'


Jenis monster: Naga kadal.


Usia: 2 juta tahun.


Level: binatang roh.


Atribut: Api petir.


Beberapa informasi muncul di otak Derrick yang sedang tidur beristirahat karena terlalu lelah menumpas sekawanan monster burung kasuari langkah 2.


"Apa itu?" Derrick bingung, beberapa detik kemudian dia langsung bangun dan langsung masuk dalam mode bertahan.


"Dimana monster itu?" Tanya Derrick yang mengira bahwa monster yang sistem informasikan sedang mendekatinya.


"Tuan monster yang tuan dapat di pelelangan tempo hari sudah teridentifikasi, ternyata mayat monster itu adalah mayat binatang roh naga kadal yang legendaris berusia 2 juta tahun." Jelas sistem dalam otak Derrick.


Derrick langsung tercengang mendengarnya, dia tidak pernah mengira mendapatkan monster kadal yang sudah berevolusi menjadi binatang roh Naga kadal berusia 2 juta tahun.


"Itu berarti tulangnya bernilai jual tinggi?" Pikir Derrick menunjukkan senyum bahagia karena mendapatkan harta Karun yang bisa membuatnya kaya.


"Haha, aku beruntung, aku beruntung sekali, haha." Derrick tertawa terbahak-bahak sampai-sampai tawanya menggema di hutan.


"Tuan tidak berniat membuatnya menjadi senjata ajaib?" Tanya sistem kepada Derrick yang terlampau senang.

__ADS_1


Derrick yang tertawa itu seketika kesal. "Itu tidak perlu, aku tidak perlu senjata ajaib atau senjata bagus untuk menjadi kuat, yang kuperlukan adalah uang untuk menghemat penggunaan poin misi ketika kelaparan." Tolak Derrick dengan nada kesal sambil jalan meninggalkan hutan.


"Tunggu dulu, bukankah si jenius menciptakan sebuah sihir yang mampu menggabungkan senjata ajaib ke dalam tubuh?" Derrick yang berniat pulang seketika teringat bahwa Faisal menciptakan sihir penggabungan antara senjata dan tubuh manusia.


Derrick segera membuka buku catatan penelitian Faisal yang menyimpan semua penelitian tentang keterampilan yang bisa dibilang sukses, dimana 10 diantaranya tercatat sebagai penelitian yang paling sukses bagi Faisal.


"Dari 10 keterampilan yang ada, aku belum menguasai sihir menggabungkan tubuh dan senjata, sihir pemindahan kekuatan, dan keterampilan dewa tombak." Gumam Derrick membaca 10 keterampilan yang sukses diciptakan Faisal.


Sihir menggabungkan tubuh dan senjata adalah sihir yang memungkinkan Derrick menggabungkan senjata ke dalam tubuhnya, artinya tubuh Derrick bisa menjadi kuat layaknya senjata itu sendiri.


Sihir pemindahan kekuatan memungkinkan Derrick memberikan kekuatan yang dia miliki kepada orang lain, namun resikonya kekuatan itu akan menghilang dari Derrick, kekuatan itu dapat dikuasai kembali jika Derrick berlatih kembali dari awal atau orang yang dia berikan kekuatan menyalurkan kekuatan itu kembali beberapa waktu kepadanya.


Sementara keterampilan tombak dewa memungkin Derrick menciptakan sebuah tombak dari energi tenaga dalam, tombak itu memiliki daya hancur yang sangat besar, itu dapat dilihat dari konsumsi energinya yang diluar logika, yaitu mencapai 6000 energi tenaga dalam dan diperkirakan termasuk sihir terlarang karena banyak menghabiskan energi tenaga dalam.


"Baiklah, aku akan mencoba sihir penggabungan ini." Derrick akhirnya memutuskan menjadikan monster yang dia dapat di pelelangan menjadi senjata ajaib dan menggabungkannya ke dalam tubuh.


Rumah master senjata.


Derrick saat ini berada tepat di depan sebuah rumah mewah nan indah dengan pagar besi yang memiliki ujung pagar yang mengandung listrik, tampaknya listrik itu akan menyetrum siapapun yang mencoba memanjat pagar.


Rumah itu adalah rumah master senjata yang sangat terkenal di kota Daun dan seorang master yang paling dipercaya oleh sekte Naga Langit dalam membuat senjata untuk murid-murid sekte.


"Ada keperluan apa tuan datang kemari?" Tanya satpam kepada Derrick yang berniat masuk ke kediaman.


"Aku ingin meminta master untuk menempa senjata." Balas Derrick, satpam itu mengangguk dan mengajak Derrick mengikutinya masuk.


Derrick memasuki sebuah ruangan yang sangat luas dengan arsitektur bergaya Eropa yang mengejutkan Derrick, lalu ada beberapa ukiran cina kuno yang ada di pilar penyangga langit-langit rumah besar tersebut, patung naga melingkari 4 pilar tersebut menambah kesan bangsawan pemilik rumah.


"Mungkinkah aku bereinkarnasi ke masa depan? masa setelah era teknologi berakhir?" Tanya Derrick dalam hati menebak di masa mana dia bereinkarnasi setelah mengalami kecelakaan di kehidupan sebelumnya.


"Jika ini masa depan, kenapa beberapa hal tidak diketahui atau tidak ada di masa sekarang, bahkan sejarahnya pun tidak ada." Batin Derrick, dia menyadari bahwa ada beberapa kekurangan jika dia mengira dia bereinkarnasi ke masa depan.


"Master ada yang ingin bertemu denganmu." Satpam itu memberi hormat dan memberitahu niat kedatangan Derrick kepada seorang kakek tua yang sibuk menyesap kopinya.


"Bukankah sudah kubilang, jangan membiarkan siapapun masuk kecuali orang-orang sekte naga langit." Dengus kakek tua itu kesal.


"Ah, maaf tuan kukira dia murid sekte, hehe." Satpam itu canggung.


"Aku akan mengusirnya." Satpam berujar dan siap mengusir Derrick.


"Lupakan saja, aku memaklumi kebodohan mu ini untuk yang keberapa kalinya." Tukas kakek tua itu tidak enak mengusir Derrick yang sudah datang.


"Kamu boleh pergi." Usir kakek tua itu dengan kasar, sang satpam hanya bisa menunduk dan pergi meninggalkan Derrick dan kakek tua tersebut.


"Anak muda ada urusan apa kamu datang menemuiku?" Tanya pria tua dengan suara serak dan berat tanpa menoleh melihat Derrick, dia lebih memilih menyesap kopinya.


"Master aku datang untuk meminta," Derrick segera memberitahu tujuannya datang menemuinya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2