Sistem Misi Dan Hadiah

Sistem Misi Dan Hadiah
Pergerakan Kaisar Iblis


__ADS_3

Dua tahun sudah berlalu, banyak perubahan di dalam kerajaan Roban setelah pemberontakan VAR. Xiao kini menjadi raja menggantikan raja Hans (Leroy Kiriga) dan Kaisar sihir yang terbunuh dalam pemberontakan VAR dua tahun lalu.


Pada awalnya masih banyak pemberontakan yang dilakukan oleh prajurit yang setia kepada raja Hans terlepas siapa raja Hans sebenarnya, namun karena tidak mendapat dukungan rakyat dan juga diburu pasukan Vasya pada akhirnya mereka menyerahkan diri dan bersumpah akan setia kepada raja baru kerajaan Roban, yaitu Xiao.


##


Hutan barat.


Seekor ular kobra berukuran 10 meter terus berlari meliuk-liuk di antara pepohonan besar hutan, sesekali ekor ular itu mengibas ke samping, kibasan itu menciptakan bola api yang menuju kearah seseorang yang mengejar sang ular.


Sling!


Orang itu menghindari bola api itu dan melancarkan tebasan energi kepada sang ular dan mengenai tubuh dekat leher, ular itu berteriak kesakitan ketika tebasan energi itu merobek kulitnya.


"Kamu tidak bisa lari ular sialan!" Teriak Derrick dengan kencang sambil melempar kerisnya ke kepala ular tersebut.


Ular kobra itu dengan cepat menghindar, namun karena tubuhnya terlalu besar membuatnya kesulitan menghindar dan kepalanya tertusuk keris.


Chrisssss!


Bang!


Raung ular itu kesakitan dan ekornya mengibas ke sembarang arah dan menyebabkan hutan itu kebakaran, Derrick dengan cepat melancarkan tendangan kaki kirinya yang menyebabkan ular itu mati setelah meraung beberapa saat.


"Akhirnya kamu menyerah juga ular sialan." Ujar Derrick kesal.


Ular besar itu mati akibat tendangan kaki kiri Derrick yang sangat keras dan mematikan, beberapa saat kemudian inti kristal ular itu melayang diatas kepala ular dan langsung diambil oleh Derrick.


"Ah, aku lupa." Derrick terkejut melihat hutan yang kebakaran akibat kekuatan atribut ular kobra yang dia bunuh.


Derrick menciptakan bola air ditangannya, bola itu semakin besar seiring waktu hingga berukuran sangat besar sebesar rumah. Derrick melempar bola itu keatas, lalu bola air itu pecah dan menciptakan hujan yang langsung memadamkan api yang membakar hutan.


TING... Suara sistem bergema di otak Derrick.


"Selamat tuan berhasil menyelesaikan misi, 3k poin misi ditambahkan ke dalam akun." Terdengar suara sistem memberikan notifikasi bahwa misi sudah selesai dijalankan, Derrick tersenyum senang karena mendapat 3k poin misi dari sistem.


"Tapi kenapa aku merasa aneh, sistem ini baru pulih dua bulan lalu, namun tiga misi yang dia berikan selalu berhadiah 3k poin misi."


"Seakan-akan sistem ingin cepat-cepat aku membeli semua kekuatan dewa."


Gumam Derrick memikirkan tentang sistem yang menurutnya aneh, karena setiap misi yang dia jalankan berhadiah poin misi yang cukup tinggi, seakan-akan sistem ingin cepat-cepat membuatnya membeli kekuatan dewa. Sistem juga tidak menjawab ketika Derrick mengajaknya berbicara, sistem hanya berbicara jika ada misi atau misi selesai, selain dari itu sistem hanya diam bahkan ketika Derrick membeli sesuatu dalam sistem.


"Ah..., lupakan saja." Derrick memutuskan untuk melupakan keanehan sistem.

__ADS_1


"Sistem cek status." Perintah Derrick yang ingin mengecek statusnya.


TING...


Nama: Ran Derrick.


Umur: 26 tahun.


Poin misi: 9 K.


Level tenaga dalam: 90 dari 100 level.


Stamina: 77 dari 100 level.


Kekuatan tempur: 80 dari 100 level.


Vitalitas: 90 dari 100 level.


Kecepatan: 60 dari 100 level.


Misi: Belum ada


Kekuatan dewa: Dewa angin, dewa api, dan dewa air.


Mengenai kekuatan dewa air Derrick mendapatkan kekuatan itu karena bonus dari sistem setelah 3 tahun tertidur, Derrick kembali merasa aneh kenapa sistem seperti terburu-buru memberinya kekuatan.


"Buka toko."


TING...


Tiba-tiba muncul sebuah jendela notifikasi yang menampilkan berbagai hal, mulai dari senjata, makanan, peralatan, hingga berbagai tumbuhan herbal.


Derrick membeli ikan panggang pedas yang seharga 2 poin misi yang mengejutkan Derrick, karena terlalu murah. Dalam sekejap ikan panggang yang berjumlah 10 ekor muncul dihadapan Derrick, tanpa ba-bi-bu lagi Derrick menyantap ikan panggang itu dengan lahap.


TING....


"Misi terdeteksi, misi menyelamatkan sekelompok pedagang yang sedang dirampok, hadiah 5k poin misi, waktu penyelesaian misi 2 jam."


Terdengar notifikasi sistem memberikan misi baru kepada Derrick yang langsung terkejut dan tertegun dengan misi tersebut. Derrick segera menajamkan pendengarannya untuk mencari sebuah pertempuran. Tak butuh waktu lama Derrick sudah mendengar sebuah pertempuran yang cukup sengit di arah selatan hutan.


"Sepertinya baru dimulai, aku bersantai dulu, haha." Derrick lebih memilih bersantai dulu dan melanjutkan makannya sebelum membantu dan menyelesaikan misi dari sistem.


##

__ADS_1


Benua Naga Hitam.


Lao Aidan tersenyum ketika melihat beberapa ikan yang dia budidayakan di dimensi ciptaan hilang dalam sekejap tepat di depan matanya. Lao Aidan berada di sebuah dimensi ciptaan yang berisi berbagai senjata, peralatan, tanaman herbal, sayur-sayuran, hingga beberapa hewan berserakan dalam dimensi tersebut, termasuk beberapa batu meteorit.


"Kutemukan kamu, hehe." Ucapnya dengan tertawa kecil melihat tujuan ikan itu dengan jelas, dimana tujuan ikan itu adalah benua Eghed tepatnya hutan dimana Derrick berada dan menyantap ikan bakar.


Lao Aidan segera pergi dari dimensi ciptaan tersebut, lalu muncul di dalam istana megah yang dia tempati. Itu adalah istana sebuah kerajaan yang dia taklukkan, dimana wilayah kerajaan itu berbatasan langsung dengan kerajaan Galing yang menjadi tembok penghalang pasukannya menaklukkan wilayah benua Naga Hitam bagian barat.


Perlu diketahui bahwa Kaisar iblis (Lao Aidan) sudah menguasai hampir 47% benua Naga Hitam, namun penaklukan mereka terhenti oleh kekuatan kerajaan Galing yang sangat kuat dan didukung 7 kerajaan lainnya yang berdiri di benua Naga Hitam bagian Barat yang dihuni beberapa pendekar kuat, termasuk dewa pedang yang agung. Mereka sudah tertahan oleh kerajaan Galing selama 2 tahun lebih, tentu saja itu membuat Kaisar iblis kesal dan marah.


"Yang mulia!" Jenderal Werbel si iblis Es memberi hormat, dia adalah jenderal baru karena semua jenderal lamanya mati akibat perang, termasuk si tengkorak api (Jenderal Silva).


Werbel sendiri memiliki perawakan seperti manusia, namun kepalanya hanyalah tengkorak tanpa kulit dan beraura es yang sangat dingin, dua tanduk kecil keluar dari mata tengkoraknya.


Semua iblis dalam ruangan tersebut juga memberi hormat mengikuti jenderal besar Werbel. Mereka semua berlutut hingga kaisar iblis duduk di singgasana kebesarannya dengan wajah sombong dan pandangan merendahkan.


"Werbel siapkan pasukan terbaik untukku, aku akan pergi ke benua Eghed untuk mengambil sesuatu." Ucap Kaisar iblis dengan dingin memerintahkan.


"Baik yang mulia!"


"Apakah aku perlu menemani mu yang mulia?"


"Tidak perlu, kamu fokus saja menaklukkan kerajaan manusia sialan itu untukku."


"Baik yang mulia!"


Kaisar iblis segera pergi dari singgasananya setelah memberikan perintah, namun dia terhenti di hadapan iblis tengkorak api yang terlihat masih muda, Kaisar iblis itu menoleh melihat iblis tengkorak api itu yang belakangan adalah putra Jenderal Silva.


"Sanches, kamu ikut aku pergi ke benua Eghed." Ucap kaisar iblis dengan tersenyum kepada iblis itu.


"Baik yang mulia." Jawab Sanches dengan membungkuk hormat, lalu mengikuti kaisar sihir menuju ke pelabuhan.


"Apakah yang mulia ingin membuat portal menuju benua Eghed?" Tanya Sanches tanpa sungkan setelah mereka keluar dari ruang singgasana.


"Tidak, tapi karena kamu menanyakan hal itu, maka sekalian kita membuat portal menuju benua Eghed agar kita bisa pergi ke benua itu tanpa perlu berlayar lagi di lain waktu." Jawab Kaisar iblis dengan datar.


"Dan kamu siapkan bahan ritual membuat portal." Perintah kaisar sihir kepada Sanches.


"Baik yang mulia!" Sanches menangkupkan kedua tangan, lalu pergi untuk menyiapkan ritual membuat portal di benua Eghed nantinya.


Di pelabuhan.


Setelah semua pasukannya siap, dan Sanches sudah membawa semua bahan ritual membuka portal, Kaisar iblis segera memberi perintah untuk berlayar.

__ADS_1


"Manusia aku akan merebut kembali kekuatan ku darimu, hehe." Kaisar iblis menunjukkan senyum yang sangat mengerikan ketika kapal mulai berlayar menuju benua Eghed.


__ADS_2