
"Buka toko!"
Ketika toko dibuka Derrick tanpa basa-basi membeli senjata pembunuh dewa yang seharga 2980 poin misi, dimana senjata ini bentuknya seperti sebuah belati. Senjata ini memiliki efek mengabaikan pertahanan apapun milik lawan dan akan membunuh lawan dari dalam jika diaktifkan, kode pengaktifan hanya dengan berucap "Aktif" oleh pengguna.
Cret!
Derrick melukai tangannya dengan belati pembunuh dewa itu, hal itu dilakukan sebagai tanda kepemilikan, dimana belati itu hanya akan aktif jika Derrick perintahkan.
"Sistem beli kecepatan menggunakan semua poin yang tersisa." Perintah Derrick, dalam sekejap kecepatan Derrick meningkat 10 level, dari 60 menjadi 70 level.
Bang!
Tanah tempat Derrick berdiri hancur lebur terkena pukulan kakek jahat tersebut, sementara Derrick sudah menjauh sekitar 30 meter dari posisi awalnya.
"Kamu makin cepat." Ujar kakek jahat itu dengan menunjukkan senyum jahatnya.
"Tidak di duga kamu begitu jahat, bahkan anak cacat kau jadikan tumbal untuk iblis." Ucap Derrick geram ketika melihat salah satu dari 12 manusia hidup adalah anak kecil berusia sekitar 4 tahun, dimana kondisi anak itu adalah kedua tulang kakinya hancur.
"Haha, apa pedulimu? dia anak nakal yang mengganggu pekerjaanku hanya demi menyelamatkan ibunya yang bodo dan sok kuat itu." Balas kakek jahat menunjuk seorang wanita yang tak sadarkan diri dibelakang tiang eksekusi anak kecil tersebut.
"Kenapa wajahnya sangat familiar?" Derrick melihat wanita yang dimaksud, lalu tiba-tiba dia merasa familiar dengan wanita ibu dari anak tersebut.
Bush!
Derrick menunduk karena kakek jahat itu tiba-tiba menyerangnya saat sedang terpaku melihat ibu anak tersebut, lalu Derrick menghindar menjauh karena belum waktunya untuk menyerang balik.
"Jangan lari terus, pengecut!" Teriak kakek jahat dengan gerakan tangan.
Batu-batu langsung berterbangan ke arah Derrick, hal itu terjadi karena apapun yang ada dalam dunia ilusi milik kakek jahat itu bisa dikendalikan olehnya dengan mudah, Derrick berputar untuk menciptakan badai angin dan meloloskan diri.
"Kemari!" Kakek jahat menarik Derrick, hal itu terjadi karena Derrick juga bagian dari dunia ilusi tersebut meskipun bukan diciptakan oleh sang kakek jahat (musuh).
Derrick melancarkan tebasan energi menggunakan kerisnya, tebasan itu tidak membuat kakek itu takut dan benar saja tebasan itu bahkan tidak memberikan efek apapun.
"Sial, sial, sialan!" Teriak Derrick dengan mimik wajah sangat ketakutan.
"Derrick?" Ibu anak itu masih sedikit sadar, dia ternyata adalah Suanyi si wanita pembunuh, orang yang meminta Derrick menghamilinya sekitar 5 tahun lalu.
__ADS_1
Pertanyaannya apakah anak kecil itu hasil hubungan mereka berdua karena permintaan Suanyi si wanita pembunuh? Mengingat usia anak itu sekitar 4 tahunan, bukankah itu mungkin sajaš¤
Laut lepas, samudra Naga.
Tas!
Sebuah gelas pecah begitu saja karena di banting oleh kaisar iblis, hal itu terjadi karena dia melihat daftar pusaka di dimensi buatannya (bukan cincin penyimpanan), dimana salah satu daftar tiba-tiba menghilang dan itu adalah daftar dengan tulisan Belati pembunuh dewa.
"Manusia hina itu membeli senjata terbaikku." Gumamnya geram, lalu menghilangkan daftar itu dari wajahnya dan pergi ke nahkoda kapal dan memerintahkan agar lebih cepat.
"Baik yang mulia." Jawab nahkoda kapal yang merupakan iblis ular.
Sanches datang menghadap kaisar iblis sambil membawa gulungan surat, lalu berlutut untuk memberikan laporan kepada sang kaisar. "Lapor yang mulia, para pengintai milik kita di dunia bawah (dunia para iblis) mendapatkan informasi bahwa kaisar Khurmag bersiap untuk terlahir ke dunia manusia." Ujar Sanches membuka gulungan surat itu dan membacakan isinya.
"Menurut informasi ada manusia bodoh yang bersedia mengorbankan 10.000 nyawa manusia agar membuka dunia bawah untuk memberikan jalan kaisar Khurmag untuk terlahir ke dunia manusia." Tukas Sanches membaca surat dari penasehat tersebut, lalu isi surat itu kosong seketika setelah informasi telah dibacakan, sang kaisar hanya tersenyum kecil.
"Apa yang iblis itu janjikan kepada manusia bodoh itu, hingga dia bersedia mengorbankan 10.000 manusia?" Ucap kaisar iblis berpikir sambil memandang kejauhan.
"Yang paling bodoh, kenapa manusia tidak menyadari bahwa ada manusia bodoh diantara mereka yang membunuh ribuan nyawa atau jangan-jangan mereka takut kepada manusia tersebut?" Tambah Kaisar iblis tak habis pikir dengan kesuksesan iblis yang disebut kaisar Khurmag tersebut.
Karena faktanya kaisar iblis sendiri sudah beberapa kali mencoba memanipulasi manusia untuk melakukan pengorbanan 10.000 tumbal manusia agar dia bisa terlahir kedua manusia, namun sebelum pion manusianya berhasil memenuhi syarat 10.000 ribu manusia, pionnya sudah ketahuan dan diserang habis-habisan oleh beberapa sekte atau kerajaan yang mengatasnamakan pembela keadilan atau hanya sekedar ingin balas dendam.
"Yang mulia ada laporan terbaru dari penasehat." Ujar Sanches kembali melapor ketika melihat surat yang tadinya kosong kini berisi tulisan kembali.
"Hm...," Kaisar iblis hanya berdehem pelan.
"Sepertinya wadah gagal itu akan menjadi orang ke-10.000 sebagai tumbal untuk kelahiran kaisar Khurmag, namun dia masih dapat bertahan karena menyadari tipu muslihat manusia bodoh yang menjadi pion kaisar Khurmag, bagaimana...,"
Bang!
Belum selesai Sanches membacakan surat, dia ditendang hingga terhempas jatuh ke laut oleh kaisar iblis yang sangat marah dan geram.
"Aku akan membunuhmu Khurmag jika kamu menghancurkan mahakarya ku, mahakaryaku sistem kekuatan dewa iblis." Teriaknya marah, sampai-sampai badai tercipta dengan kapal mereka sebagai pusatnya.
"Uhuk, uhuk." Sanches yang ditendang terhempas sampai-sampai menghancurkan kapal dan tembus hingga berakhir di laut, lalu ia naik kapal kembali dan batuk darah beberapa kali akibat tendangan yang di daratkan oleh sang kaisar iblis.
"Yang mulia maafkan hamba jika membuatmu marah, uhuk, uhuk." Sanches bersujud meminta pengampunan kepada sang kaisar iblis yang marah, karena dia mengira sang kaisar marah kepadanya.
__ADS_1
"Hm," Kaisar iblis mendengus dan menyuruh agar Sanches pergi dengan lambaian tangannya, Sanches menghela nafas lega dan pergi dari hadapan kaisar iblis tersebut.
"Kekuatan bocah ini masih level 93, aku tidak akan sanggup melawan iblis itu." Gumam sang kaisar melihat tangannya yang beraura kegelapan.
"Jangankan melawan iblis itu, melawan manusia lemah yang level 95 saja aku sangat kesulitan." Tambahnya dengan kesal karena kekuatan tenaga dalam Lao Aidan hanya level 93 yang menurutnya lemah dan tidak sanggup melawan kaisar iblis Khurmag.
"Satu-satunya cara adalah menghentikan kebangkitan iblis itu, tapi aku bahkan tidak tahu dimana mereka berada." Gumam sang kaisar iblis.
Saat sedang bergumam dan merasa kesal, sang kaisar iblis merasakan ada aura iblis di pulau yang akan mereka lewati, aura iblis itu sangat kuat dan cukup familiar.
"Aura ini?"
"Berhenti!" Teriak kaisar iblis.
"Cepat pergi ke pulau itu, sekarang juga!" Teriaknya memerintahkan sang nahkoda yang langsung dipenuhi.
Kapal mereka segera bergerak mendekati pulau yang dimana Derrick berada dan terjebak di dunia ilusi kakek jahat yang merupakan cucu dewa keabadian.
Sebelumnya, dunia ilusi.
Derrick yang ditarik oleh kakek jahat terus berteriak ketakutan, namun ketika sampai Derrick tersenyum kecil, lalu memegang lengan tangan kakek jahat yang mencekiknya dan mengaktifkan sihir penyegel sihir lawan miliknya.
"Apa yang terjadi?" Tanya kakek jahat itu ketika mencoba mematahkan leher Derrick, namun kekuatan cengkraman tangannya berkurang karena tidak diperkuat mana karena sudah tersegel.
Cr0t!
Derrick mengambil kesempatan ketika kakek jahat terkejut dan kebingungan karena tidak dapat mengerahkan mana, dia langsung menusuk dada kiri kakek jahat itu dengan belati pembunuh dewa yang dia beli dari sistem.
"Argh...," Kakek itu berteriak kesakitan karena tusukan itu sangatlah pedih dan begitu menyakitkan.
"Aktif!" Perintah Derrick.
Cr0t!
Dalam sekejap tubuh kakek itu mengeluarkan belati yang merobek tubuhnya dari dalam, belati itu sebanyak 20 buah dan membuat kakek jahat menjadi kakek landak karena tubuhnya penuh dengan belati berdarah yang berasal dari dalam tubuhnya akibat Derrick mengaktifkan kekuatan belati pembunuh dewa tersebut.
Ketika Derrick merasa senang karena berhasil membunuh kakek jahat itu, tiba-tiba suasana berubah suram dan tubuh kakek itu diselimuti aura kegelapan.
__ADS_1
"Haha...," Suara tawa jahat terdengar berasal dari tubuh kakek yang menyedihkan itu, seketika Derrick mempercepat membuka ikatan 12 manusia yang masih hidup di tiang eksekusi, dimana 12 orang itu adalah Resi, Jeda, Suanyi, dan anak Suanyi, serta 8 orang lainnya yang tidak diketahui.
Bersambung...