Sistem Misi Dan Hadiah

Sistem Misi Dan Hadiah
Chapter 15


__ADS_3

Derrick yang tertidur pulas terbangun ketika sinar mentari pagi menembus kaca jendela dan menyinari wajahnya yang terlihat cerah dengan seulas senyum menghiasi bibirnya. Derrick beberapa kali mengerjap-ngerjapkan mata hingga matanya terbuka secara sempurna yang menandakan Derrick sudah bangun.


"Selamat pagi." Ucap Derrick sambil meregangkan tubuhnya yang terlihat kaku dan kelelahan tadi malam.


Derrick yang meregangkan tubuh itu melihat sekelilingnya yang ternyata kosong, tidak ada siapapun di kamar itu selain dirinya. "Dimana gadis pembunuh itu?" Tanya Derrick bingung dengan keadaan tersebut.


Derrick yang mencari sang gadis pembunuh dengan menoleh kesana-kemari itu tidak menemukan apapun selain seprei kasur yang kini sudah ada bercak darah, Derrick tersenyum kecil melihatnya.


"Gadis itu," Derrick mengingat kembali kejadian tadi malam.


Ketika Derrick hendak beranjak mandi dia menemukan selembar kertas emas yang memiliki angka 100 di bagian pojok kanan atas dan kiri bawah.


"100 kertas emas?" Tanya Derrick yang masih tersenyum bahagia tersebut dengan heran dan mengambil kertas emas tersebut.


Ternyata ada selembar kertas putih yang sudah diisi beberapa rangkai kata, Derrick langsung membacanya.


"Kesepakatan kita sudah berakhir, nyawamu sudah kuampuni untuk saat ini, berdoalah agar benihmu membuatku hamil, jika tidak aku akan membunuhmu." Derrick mengerutkan kening membaca surat tersebut yang ternyata dari Suanyi.


"100 kertas emas itu kamu gunakan untuk membeli pil penghapus ingatan, aku tidak ingin kamu mengingat apapun tentang kita, kuingatkan kamu harus membeli dan memakan pil tersebut jika tidak aku akan membunuhmu nanti malam, sekian terimakasih, Suanyi Kili." Derrick dibuat marah dengan isi surat selanjutnya.


"Kurang ajar, Si4lan!" Umpat Derrick sambil melempar kertas tersebut.


Derrick begitu bahagia karena mengetahui wanita pembunuh itu begitu cantik dan masih perawan tadi malam, dia bisa dikatakan jatuh cinta kepada Suanyi akibat kejadian semalam, namun Derrick tidak pernah mengira dia harus melupakan apapun tentang mereka dengan membeli pil penghapus ingatan.


Tcup!


Sebuah pedang panjang tiba-tiba menyerang Derrick, beruntung Derrick dengan reflek menghindarinya. "Peringatan satu?" Derrick membaca surat di pedang tersebut dan bertanya-tanya, namun tidak butuh waktu lama dia mengetahui surat itu berasal dari Suanyi wanita yang merebut keperjakaannya di dunia ini.


"Wanita jhalang!" Umpat Derrick kembali dan segera pergi ke toko obat untuk membeli pil yang dimaksud Suanyi.


Faktanya Derrick mungkin marah namun dia masih sadar bahwa dia tidak bisa melawan Suanyi saat ini, kalaupun bisa Derrick tidak akan mau melawan wanita pertama yang mencuri hatinya sekaligus keperjakaannya semenjak bereinkarnasi tersebut.


"Wanita itu dan juga Eira sama-sama tidak tahu terimakasih." Derrick tiba-tiba mengingat Eira, wanita yang mencoba membunuhnya karena mendapat warisan dewa air.


Tiga hari yang lalu.


Eira terbangun dari pingsannya dengan keadaan tubuh yang terikat dan berada dikamar Derrick, Eira beberapa kali menggelengkan kepalanya yang masih pusing akibat tindakan Derrick yang memukul kepalanya hingga pingsan.

__ADS_1


"Ah, pusing sekali, dia benar-benar kasar kepada wanita." Keluh Eira berusaha berdiri, namun dia baru menyadari bahwa dalam keadaan terikat di kasur.


"Dasar brengsek, apa yang dia lakukan kepadaku, kenapa dia mengikatku disini?" Eira marah, lalu lega ketika pakaian yang dia kenakan tidak berubah sama sekali yang menandakan Derrick tidak melakukan hal aneh kepadanya saat tak sadarkan diri.


"Derrick! Derrick! Derrick!" Teriak Eira memanggil Derrick agar datang, namun beberapa detik berlalu Derrick tidak menampakkan hidungnya sama sekali.


Eira merasa menjadi orang terbodoh di dunia, karena baru menyadari kekuatan dewa air bisa membantunya lepas dari ikatan dengan cara menjadi air itu sendiri.


"Dimana pria brengsek itu?" Tanya Eira yang sudah lelah berkeliling penginapan untuk mencari Derrick yang menghilang bak ditelan bumi.


Ok, lanjut.


Derrick saat ini benar-benar melupakan kejadian tadi malam, mulai dari melawan sekelompok burung kasuari sampai selesai meminum pil penghapus ingatan sesuai perintah Suanyi.


"Kenapa aku disini? apa yang terjadi?" Derrick bingung kepada dirinya sendiri yang kini melupakan semua ingatannya kemaren.


"Sistem." Panggil Derrick.


Sistem akan menyahut jika dipanggil oleh Derrick atau ada informasi penting yang harus sistem sampaikan kepada Derrick, maka tak heran sistem banyak diam dan hanya bersuara ketika ada sesuatu yang penting untuk diketahui Derrick.


"Monster itu benar-benar tidak ada lagi di cincin spasial milikku, jadi itu benar aku meminta dibuatkan senjata? kenapa aku melupakannya?" Derrick heran setelah selesai mengecek barang-barang di cincin spasial melalui telepati dengan cincin.


"Tuan akan tahu suatu saat nanti, jadi tenanglah tuan." Sistem memberi nasehat kepada Derrick, lalu tertidur kembali dalam otak Derrick.


Ok, lanjut.


Puncak bukit tertinggi kota Daun, lebih tepatnya salah satu pintu gerbang memasuki dunia buatan milik sekte Naga langit, dunia buatan itu adalah markas utama sekaligus tempat pelatihan murid sekte Naga langit, tempat itu adalah tempat yang sebelumnya dikuasai oleh para dewa.


"Selanjutnya!" Teriak seorang wanita tua yang memakai baju hijau longgar dengan sabuk berwarna hitam melingkar di pinggangnya.


Wanita itu bernama Yuanyi salah satu guru sekte Naga langit yang ditugaskan untuk menyeleksi calon murid baru sekte Naga langit, Yuanyi terkenal judes kepada siapapun termasuk kepada Dewa pedang yang agung selaku pimpinan tertinggi sekte, bahkan ketua sekte harus hormat kepada dewa pedang yang agung, namun tidak bagi Yuanyi.


Bush!


Sebuah sinar kuning terang memancar setinggi 2 km ketika seorang pria muda menyentuh air dalam baskom, air itu adalah air ritual yang memungkinkan seseorang melihat bakat orang lain.


"Bakat tenaga dalam B, identik dengan elemen cahaya." Ujar Yuanyi datar. "Kamu lulus." Ucapnya kembali sembari mendorong pemuda itu memasuki sekte Naga langit dengan kasar.

__ADS_1


"Selanjutnya!" Teriaknya lagi sambil memandang tajam semua peserta seleksi untuk memasuki dan menjadi bagian dari sekte Naga langit.


Seorang gadis berkerudung yang menutupi wajahnya datang dihadapan Yuanyi, secara kasar Yuanyi menarik tangan kanan gadis itu dan mencemplungkannya ke dalam baskom air ritual.


Bush!


Sebuah cahaya biru air memancar hingga menembus langit ketika tangan gadis itu memasuki baskom, semua orang terpanah melihat fenomena itu, sampai-sampai mereka tidak berkedip sama sekali hingga fenomena itu menghilang dengan sendirinya.


"Bagaimana Master?" Tanya gadis yang ternyata Eira itu dengan senyum kecil kepada Yuanyi.


"Aaa, bakat tenaga dalam S, identik dengan elemen air, k-kamu lulus." Ucap Yuanyi terbata-bata setelah sadar dari keterkejutan.


Bush!


Buum!!


Buuum!!!


Buuummmm!!!!


Tiba-tiba muncul 7 orang yang mengejutkan semua peserta, mereka adalah guru besar sekte Naga langit, bahkan salah satu dari mereka adalah ketua sekte Naga langit yang menjabat saat ini.


Bersambung.


Note:


Tenaga dalam bawaan terbagi menjadi 5 tingkatan, yaitu:


Tingkat D, memiliki tenaga dalam bawaan 1000 poin, artinya dia cenderung mendekati manusia biasa (tidak memiliki bakat menjadi pendekar).


Tingkat C, memiliki tenaga dalam bawaan 4000 poin, termasuk murid biasa atau hanya ditakdirkan sebagai kroco, jikapun sukses menjadi pendekar hebat itu termasuk dalam keajaiban dunia yang jarang terjadi, satu-satunya orang yang memiliki bakat tenaga dalam C yang menjadi pendekar kuat hanyalah dewa pedang yang agung.


Tingkat B, memiliki tenaga dalam 7 ribu poin, termasuk langkah dan dapat dipastikan masa depannya sebagai pendekar lebih mudah dicapai.


Tingkat A, memiliki tenaga dalam 10 ribu poin yang cukup langkah bagi dunia para pendekar.


Tingkat S, memiliki tenaga dalam 10 ribu poin sama seperti tingkat A, namun tingkat S memiliki potensi yang tak terbatas dalam meningkatkan tenaga dalam bawaan, bahkan satu-satunya orang yang memiliki tenaga dalam tingkat S dimasa lalu mampu menembus ranah surgawi di usia yang terbilang sangat muda, yaitu berusia 27 tahun, orang itu dikenal sebagai dewa air dari Klan Ran (Leluhur Eira).

__ADS_1


__ADS_2