
Derrick ternyata berhasil menghindar dari serangan Hara tersebut, hasilnya Hara hanya menghantam tanah dan membuat tanah tersebut menjadi lubang kawah.
Bang!
Derrick melancarkan tendangan pipi kiri Hara hingga membuatnya terhempas membentur pohon besar yang ada disampingnya.
"Kamu masih hidup rupanya!" teriak Hara bertanya, namun bola api berbentuk kepala banteng berukuran 7 meter menghampiri Hara.
"Elemen api: banteng api!" teriak Derrick meninju bersamaan dengan bola api kepala banteng tersebut meluncur menyerang Hara yang terkejut.
Bush!
Teriakan kesakitan Hara terdengar ketika bola api itu menghantamnya, ketika bola itu selesai terlihat Hara yang penuh dengan luka bakar dan bersandar di salah satu batang pohon.
"Kamu masih hidup?" tanya Derrick dengan waspada, tiba-tiba Hara berubah menjadi ular besar yang langsung melilit Derrick.
"Aku akan membunuhmu, sialan!" teriak Hara marah dengan nada laki yang sudah terkubur bertahun-tahun lamanya.
Krak kraaak krakkk
Hara terus mengencangkan lilitannya, namun tiba-tiba dia teriak kesakitan karena Derrick melapisi tubuhnya dengan api, namun meskipun begitu Hara tetap menolak mengendorkan lilitannya.
"Teknik sihir: sihir penyegel sihir lawan!" Derrick menggunakan teknik sihir penyegel sihir.
Dalam sekejap Hara berubah menjadi manusia kembali dengan posisi tangan mengunci leher Derrick, Hara terkejut atribut sihirnya tiba-tiba tak berfungsi, bahkan mana miliknya seakan menghilang dari tubuh.
Cr0t!
Derrick menusuk perut bawah Hara dengan keris yang memang selalu dia selipkan di pinggang belakangnya.
"Ahhh!" teriak kesakitan Hara, Derrick menusuk lehernya dengan sekejap, namun Hara dapat menghindar.
"Apa yang kamu lakukan kepadaku?" tanya Hara marah dan menyerang balik Derrick dengan tinju.
Bang!
"Uwek!"
Hara termuntah darah ketika perutnya terkena tendangan api Derrick dan terhempas merobohkan empat pohon sebelum akhirnya berhenti ketika terbentur batu besar, dimana kaki kanannya diisi senjata ajaib dan membuat teknik sihir penyegel sihir tidak berguna karena itu bukan sihir melainkan senjata sihir.
__ADS_1
"Tubuhnya sangat kuat, padahal dia wanita jadi-jadian." gumam Derrick ketika melihat Hara masih bergerak dan berusaha berdiri untuk melawan balik.
"Haha, aku akan membunuhmu." ucap Hara sambil berdiri menatap tajam Derrick.
"Aku akan membunuhnya sebelum 2 menit berlalu." batin Derrick berniat menyelesaikan pertarungan, karena sihir penyegel sihir hanya bertahan selama dua menit.
Kaki kanan berselimut api yang membara siap membakar tubuh Hara yang sudah lemah tersebut, "Tendangan api penghancur kehidupan!" teriak Derrick menendang dada Hara hingga menghancurkan batu dan membuat tubuh Hara terhempas jauh.
Hara terlihat tertunduk mati di sebuah batang pohon besar, tubuhnya terhempas sejauh 10 meter dan merobohkan beberapa pohon yang menghalangi jalannya.
Melihat itu Derrick merasa yakin memenangkan pertempuran, namun tiba-tiba Hara yang tertunduk dan terlihat mati itu tertawa kecil dan tawanya semakin lama semakin membesar.
"Hahahaha, Haha, hahaaaaaahaaaaa!" Hara tertawa, tubuhnya perlahan demi perlahan pulih, bahkan tubuhnya terlihat seperti setengah ular.
"Hybrid?" gumam Derrick bertanya-tanya.
Derrick pernah mendengar bahwa manusia beratribut binatang buas akan memiliki ketahanan seperti binatang buas atributnya tersebut, ditambah bonus pemulihan tubuh yang sangat kuat dan cepat, jika dia berubah menjadi binatang buas atributnya maka dia akan mendapatkan pemulihan lebih cepat dari bentuk manusia.
Namun yang istimewa adalah ketika pengguna atribut binatang buas dapat melakukan hybrid, yaitu gabungan binatang buas dan manusia atau dengan kata lain setengah binatang-setengah manusia, maka orang itu akan terlihat seperti tak pernah terlibat dalam pertarungan sejak awal (tubuhnya pulih 100%) dan semua serangan, kecepatan, dan ketahanannya empat kali lipat dari sebelumnya.
"Haaahaaahaaa, terimakasih karena membantuku memahami atribut sihirku, tampan." ucap Hara dengan nada dingin menusuk tulang, dia terlihat sangat segar dan bersemangat, bahkan lebih segar daripada awal mereka bertemu dan bertarung.
Sling!
Derrick menghindari cakar Hara, hasilnya cakar itu hanya menggores udara dan menciptakan tebasan angin yang memotong apapun.
"Gerakannya cepat...," Derrick terkejut Hara tiba-tiba berada di belakangnya dan melancarkan cakar yang langsung melukai punggung Derrick setelah menembus dan menghancurkan perisai angin yang Derrick buat disaat-saat terakhir.
"Juga fleksibel seperti ular." Derrick menahan sakit dipunggung dan terus mengawasi Hara yang tiba-tiba hilang.
Cr0t!
Hara tiba-tiba berada dibelakang Derrick, namun dengan reflek Derrick menusuk dengan kerisnya tepat di jantung. Derrick menghindari serangan susulan, dan melakukan serangan balik tepat di leher belakang dan membuat Hara menghantam tanah.
Bang!
Derrick menendang kepala Hara hingga terhempas, lalu menyemburkan bola api kepala banteng menyusul Hara yang terhempas.
"Kamu memang kuat, reflekmu memang bagus, tapi itu percuma." ucap Hara setelah membelah bola api kepala banteng dengan tangan kosong.
__ADS_1
"Karena kekuatan serangan adalah segalanya!" teriak Hara berlari menyerang dalam sekejap berada di depan dengan tangan menusuk leher, namun Derrick menghindar dan melancarkan tinju api ke perut dan Hara menghindar tinju api itu dan melakukan serangan tinju dari samping kanan, Derrick kembali menghindar dan menjauh.
Bush!
Bush!
Bang!
Bush!
Mereka saling serang dan menghindari serangan, namun Derrick beberapa kali mendaratkan pukulan atau tinju ke tubuh Hara, sementara Hara tetap belum bisa mendaratkan pukulan atau tendangan apapun kepada Derrick.
"Jangan terus menghindar, kurang ajar!" teriak Hara marah dengan melancarkan tinju ke dada, namun Derrick kembali menghindar dan meninju dagu Hara hingga membuatnya terhempas keatas, lalu Derrick melakukan tendangan ke rusuk kanan Hara.
"Uwek! uhuk, uhuk, uhuk." Hara termuntah darah akibat tendangan Derrick yang sangat kuat tersebut.
"Kenapa kamu marah? bukankah kekuatan adalah segalanya?" tanya Derrick dengan meremehkan, Hara terlihat sangat marah keningnya muncul urat-urat yang menandakan dia sangat terhina.
"Kekuatan memang segalanya, tapi..., cara menghindar dengan baik adalah kunci kemenangan." ujar Derrick tersenyum kecil, dia yakin akan menang karena Hara sudah kelelahan dan mana Hara juga berkurang banyak karena terus melakukan serangan dan gerakan yang dikombinasi dengan mana untuk menambah kecepatan dan kekuatannya.
"Aku akan membunuhmu, bajing4an!!!" teriak Hara melancarkan tebasan energi berkali-kali dan diakhiri tebasan energi yang sangat besar setinggi 10 meter dengan lebar 1 meter, namun tetap saja Derrick dapat menghindari semuanya dan melompat menuju salah satu dahan diatas pohon yang tidak terkena dampak serangan energi Hara tersebut.
"Matilah!" tiba-tiba Hara sudah berada di depan Derrick dengan jari yang siap menusuk dan menghancurkan tenggorokan Derrick, ada senyum kebanggaan di wajah Hara yang menandakan bahwa dia yakin Derrick tidak dapat menghindar dan terbunuh olehnya.
"Benarkah?" tanya Derrick dengan tertawa kecil, lalu mengeluarkan pistol yang langsung menempel di kening Hara, Derrick menarik pelatuknya saat itu juga.
Bang!
Dor!
Serangan Hara tidak mampu menembus perisai angin buatan Derrick, namun peluru yang dilapisi mana menembus kepala Hara hingga menembus beberapa pohon dan batu, lalu berhenti di tanah dengan kedalaman 3 meter sangking kuatnya peluru tersebut.
"Kenapa... seperti ini? uwek!" Hara muntah darah.
Hara bertanya-tanya dan tak percaya bahwa serangannya tidak berefek padahal sebelum-sebelumnya Derrick dipastikan terbunuh jika mencoba menahan serangan yang dia lancarkan.
"Karena mana milikmu sudah habis dan tidak cukup untuk melapisi dan memperkuat serangan tusukanmu, sementara diriku terlalu banyak mana, haha." ucap Derrick dengan tertawa sombong melihat Hara yang jatuh membentur tanah dengan tatapan kosong dan tak percaya dia dikalahkan oleh Derrick.
Hutan yang hancur dengan puluhan pohon roboh dan terbakar menjadi saksi kematian anggota VAR, yaitu Hara sang anggota baru VAR menggantikan Shelly yang terbunuh oleh pasukan penjaga pangeran Ranzi beberapa waktu lalu.
__ADS_1
"Ahh, rasa sakitnya baru terasa, si4alan!" gumam Derrick merasakan rasa sakit disekujur tubuhnya, lalu jatuh pingsan menyusul Hara yang berstatus mati.