
Kerajaan Galing.
Perang antara manusia dan iblis di tembok perbatasan barat kerajaan terus berlanjut meskipun dewa pedang yang agung telah meninggal dunia, namun para manusia masih mampu memberi perlawanan kepada para iblis yang memiliki iblis-iblis kuat dibelakangnya.
3 jenderal iblis yang berkekuatan setara tenaga dalam level 100 dihadang oleh 6 jenderal besar dari 6 kerajaan yang tergabung dalam aliansi perbatasan barat, dimana 6 orang itu memiliki tenaga dalam level 98 dua langkah lebih rendah dari 3 jenderal iblis tersebut.
"Untungnya 3 jenderal iblis langkah puncak yang setara ranah surgawi telah terbunuh oleh dewa pedang yang agung, jika tidak kita akan kesulitan melawan pasukan iblis ini." Ujar dewa laut yang memiliki tenaga dalam level 100 sambil memandang situasi perang.
"Hm," Dewa cahaya hanya berdehem saja, dia juga memiliki level 100 sama seperti dewa laut dan dewa ashura.
"Kenapa kita tidak bunuh saja 3 jenderal iblis itu, dengan bantuan 6 jenderal saya rasa iblis langkah 10 itu akan mati dengan cepat." Ujar dewa Ashura dengan dua pedang yang berselimut petir hitam.
"Jangan gegabah, tugas kita bertiga adalah menghentikan jenderal Werbel si iblis Es yang sudah langkah puncak itu." Balas dewa cahaya sambil memandang tajam jenderal iblis Werbel yang duduk di singgasana kebesarannya dengan santai memandang arena perang.
"Huh, sangat disayangkan dewa pedang yang agung gagal membunuh iblis es tersebut, seandainya dewa pedang yang agung berhasil membunuh iblis es itu kita akan memenangkan perang ini." Tambahnya menghela nafas ketika mengingat kembali bagaimana jenderal iblis Werbel hampir dipenggal oleh dewa pedang yang agung 4 bulan yang lalu.
##
Iblis terbagi menjadi 10 langkah, yaitu langkah 1 setara pendekar tenaga dalam level 10, langkah 2 setara tenaga dalam level 20, langkah 3 setara tenaga dalam level 30, langkah 4 setara tenaga dalam level 40, sampai langkah 10 yang setara tenaga dalam level 100. Lalu ada langkah puncak yang setara pendekar ranah surgawi.
Alasan mereka mengkategorikan iblis dengan langkah adalah karena iblis tidak memiliki tingkatan tenaga dalam, karena para iblis sama seperti orang benua Eghed yang tidak melatih tenaga dalam.
Bedanya orang benua Eghed mengandalkan item seperti buku sihir untuk menambah mana (tenaga dalam) mereka selain mana itu akan berkembang sendiri dengan berbagai cara (Seperti bertarung, menyerap inti kristal binatang sihir, hingga mengkonsumsi pil).
Sementara iblis mengandalkan bakat, artinya semakin tinggi bakat iblis maka semakin banyak mana yang dia miliki dan mana itu akan selalu berkembang setiap harinya dengan berbagai cara mulai dari mengkonsumsi makanan berkualitas, bertarung, menyerap inti kristal binatang sihir, hingga menyerap mana iblis lain.
Karena para pendekar benua Naga Hitam tidak dapat mengukur kekuatan tenaga dalam para iblis, maka mereka mengkategorikan para iblis dengan langkah agar orang yang memiliki kekuatan lebih rendah akan memilih kabur atau mengeroyok iblis yang lebih kuat dari mereka.
##
Iblis ular datang menghadap jenderal Werbel yang terus mengerutkan kening karena tembok perbatasan utara kerajaan Galing sangat sulit ditembus anak buahnya, iblis ular itu memberikan salam hormat.
"Yang mulia, menurut pasukan iblis pengintai hamba, dewa pedang yang agung telah meninggal dunia karena suatu hal yang tidak diketahui." Ujar iblis ular itu melaporkan temuan pasukan pengintai yang dia pimpin.
Jenderal iblis Werbel langsung terkejut bukan main ketika mendengar bahwa dewa pedang yang agung meninggal dunia, pasalnya dia tidak bergerak karena takut di bunuh oleh sang dewa pedang yang agung sama seperti 3 jenderal besar iblis lainnya yang memiliki kekuatan setara dengannya.
__ADS_1
"Benarkah? Manusia itu telah mati?" Tanyanya memastikan kepada iblis ular tersebut.
"Benar yang mulia, dewa pedang yang agung sudah meninggal dan baru dikubur beberapa hari lalu tepat ketika sang kaisar pergi ke benua Eghed." Balas iblis itu membenarkan informasi yang dia dapat dari anak buahnya dengan penuh percaya diri.
"Haha, ini bagus, dengan ini kita akan mampu menerobos dan membuat kaisar senang, haha." Jenderal iblis Werbel tertawa terbahak-bahak dan mulai bergerak.
Sekali dia bergerak ribuan manusia dan iblis yang terlibat perang langsung membeku menjadi es dan hancur hilang tanpa bekas, termasuk para pendekar tenaga dalam level 50 kebawah.
"Apa itu? Kuat sekali, mengerikan." Batin kapten pasukan yang sempat menghindar dari pembekuan jenderal Werbel dengan cara terbang menjauh.
Bang!
Kapten itu langsung terhempas oleh pukulan jenderal Werbel yang tiba-tiba sudah ada didepannya, lalu mati seketika, melihat itu jenderal Werbel tertawa terbahak-bahak dan menyerang secara membabi buta.
"Dia bergerak! Turunkan perintah mundur!" Teriak dewa laut cepat ketika jenderal Werbel membantai semua pasukan, baik pasukan iblis maupun manusia.
"Gabungkan kekuatan dan ciptakan perisai untuk melindungi diri." Perintah dewa cahaya yang lebih tenang dan tidak panik seperti dewa laut.
Semua pasukan manusia segera mundur dan menyatu untuk menciptakan perisai untuk melindungi dirinya sendiri, hasilnya pasukan manusia banyak yang selamat sementara pasukan iblis banyak yang terbunuh dan sebagian lainnya kabur mundur agar tidak terkena serangan jenderal Werbel yang sangat mengerikan.
"Sekali dibekukan oleh iblis itu, maka sudah dipastikan mati, kecuali kamu memiliki tenaga dalam level 90 keatas, itupun belum cukup untuk menahan iblis itu beberapa detik saja." Gumam dewa ashura dan bersiap menyerang jenderal Werbel, namun dihentikan oleh dewa cahaya.
"Dengarkan perintahku, gabungkan tenaga dalam kalian dan serahkan kepada seorang jenderal yang berani menantang iblis itu satu lawan satu." Perintah dewa cahaya kepada ribuan pasukan yang menggabungkan tenaga dalam untuk membentuk perisai.
Semua pasukan mengerti, sebagian dari mereka terus menggabungkan mana untuk membentuk dan mempertahankan perisai energi, sebagian yang lain mulai menggabungkan kekuatan untuk melakukan buff kepada salah satu jenderal mereka yang akan menantang iblis es tersebut.
"Biar aku yang maju." Ujar jenderal kerajaan Galing yang bernama Sanaka, dia memiliki tenaga dalam level 91.
Ketika dia keluar dari perisai kekuatan gabungan pasukan langsung melakukan buff kepadanya, itu membuatnya sangat kuat dan levelnya setara bahkan lebih tinggi dari jenderal iblis Werbel.
"Manusia kamu menantang ku?" Tanya jenderal Werbel dengan meremehkan, namun dia terkejut bukan main ketika merasakan kekuatan Sanaka yang sangat kuat dan mengerikan.
"Bagaimana bisa?" Tanyanya dalam hati.
Sekali tebas mampu membelah ruang waktu, beruntung jenderal Werbel nunduk dan menyerang balik dengan ribuan kupu-kupu es yang langsung menuju Sanaka.
__ADS_1
Sling! Sling! Sling!
Kupu-kupu es itu langsung dibantai oleh Sanaka, dengan cepat Sanaka berlari menyerang balik dengan tebasan menyilang, jenderal Werbel menahan tebasan itu dan menyerang balik dengan tusukan jari ke ginjal kiri Sanaka.
Tang!
Sanaka menangkis tusukan itu dengan tangannya, jenderal Werbel tersenyum dan membekukan tangan Sanaka, namun Sanaka membuat bekuan itu tidak berefek sama sekali dan malah mematahkan jari jenderal Werbel.
Sling!
Sling!
Bang!
Bush!
Pertarungan jarak dekat dua petarung itu menggetarkan langit dan menghancurkan tanah tempat pertarungan, terlihat beberapa kali jenderal Werbel tertebas oleh pedang Sanaka.
"Tebasan pembelah langit!" Sana melancarkan serangan energi setelah menendang jenderal Werbel hingga terhempas beberapa langkah darinya.
"Ugh..., tidak mungkin aku kalah oleh bajingan ini." Jenderal Werbel termuntah darah, lalu sembunyi di balik pohon dan memperkuat pohon itu dengan mana, hasilnya tebasan energi itu tidak berefek sama sekali dan ditahan oleh pohon tersebut dimana Werbel sembunyi.
Jenderal Werbel menciptakan kupu-kupu es berukuran besar dengan tinggi 100 meter dan berdiameter 20, namun kupu-kupu itu dibelah oleh Sanaka dengan pedangnya, sayangnya Sanaka meremehkan jenderal Werbel karena merasa kuat dan mampu mengalahkannya.
Cr0t!
Rusuk kiri Sanaka ditusuk oleh Jenderal Werbel, jenderal Werbel tersenyum kecil dan tubuh Sanaka perlahan membeku.
"Selamat tinggal...," Ucap Jenderal Werbel dan mempercepat pembekuan.
Slash!
Slash!
Cr0t!
__ADS_1
Namun siapa sangka Dewa laut, Dewa cahaya, dan Dewa Ashura langsung datang disisi kanan, kiri, dan belakangnya, lalu tiga orang itu langsung menyerang jenderal Werbel yang lengah dengan senjata mereka masing-masing.
Bersambung...