SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
LICIK


__ADS_3

sesampainya di markas,,


stevan turun dari dalam mobil nya dengan wajah penuh misteri namun walau begitu wajah tampan nya tetap terlihat. stevan terus melangkahkan kaki nya akan tetapi ketika kaki nya baru memasuki markas seluruh anak-anak buah nya menunduk ramah kepada stevan.


"ada apa dengan kalian?,, tanya stevan


"kami hanya ingin hormat kepada tuan,, ucap seluruh anak buah nya


"hmm, oke,, sahut stevan


stevan kembali melangkahkan kaki nya menuju ruangan nya, sesampainya di ruangan tersebut stevan langsung duduk di kursi kebesaran nya dengan tatapan wajah yang begitu mengerikan sampai-sampai membuat kiki ketakutan meskipun bukan pertama kali nya stevan bersikap seperti ini tapi tetap saja dia merasa takut dengan wajah stevan apalagi saat stevan memperlihatkan wajah menyeramkan nya.


"van, lu kenapa?,, tanya kiki.


"gak papa,, jawab datar stevan.


"owh oke,, ucap kiki.

__ADS_1


kiki terus menatapi stevan sampai akhirnya salah satu anak buah mereka menghampiri diri nya untuk mengingat kan tujuan stevan dan kiki datang ke markas besar mereka..


"van, ayuk kita mulai rencana kita,, ajak kiki


"iya,, sahut datar stevan


stevan bangkit dari posisi duduk nya lalu berjalan meninggalkan ruangan nya menuju ruang bawah tanah yang berada di markas mereka namun sebelum memulai aksi nya stevan memakai jubah nya terlebih dahulu membuat diri nya semakin terlihat menakutkan seperti seorang malaikat pencabut nyawa.


"ki, lu udah siap?,, tanya stevan


"tentu saja,, jawab kiki.


"bawa loren ke tempat ini!,, perintah stevan


"baik,, sahut anak buah nya


anak-anak buah nya pergi dari ruang bawah menuju lantai atas tempat loren berada sesampainya di lantai atas anak-anak buah stevan berjalan menghampiri loren setelah itu mereka menarik paksa loren menuju ruang bawah tanah kembali.

__ADS_1


"mau apa, kalian?,, tanya loren


"tidak usah banyak omong,, jawab mereka.


loren berusaha memberontak namun sayang tenaga nya tidak mampu menandingi anak-anak buah nya stevan yang berjumlah lima orang, loren hanya bisa pasrah dengan keadaan sebab diri-nya tidak mungkin melawan anak-anak buah stevan yang begitu kuat, sesampainya di ruang bawah tanah anak buah stevan langsung mendorong tubuh loren begitu saja membuat tubuh loren jatuh ke tanah namun ketika tubuh nya jatuh ke tanah ada sebuah bayangan bertubuh besar yang sedang menatap diri-nya karena penasaran loren mendongak kan kepala nya atas nampak stevan yang sedang tersenyum licik.


"stevan, mau apa kamu?,, tanya loren


"cuma mau memperingatkan dirimu agar lebih berhati-hati dengan-ku,, jawab stevan


stevan langsung memulai rencana nya yaitu menonjok loren sampai membuat nya pingsan setelah menonjok nya stevan langsung menjatuhkan nya ke lantai lalu stevan menggenggam tangan nya loren yang penuh dengan luka lebam. stevan menarik tangan loren dan memasukkan nya ke dalam kurungan bawah tanah tersebut lalu mengikat kaki loren dengan sebuah tali tambang membuat loren menjadi tidak bisa bergerak sesudah mengikatkan kaki loren baru lah stevan keluar dari dalam kurungan tersebut lalu stevan mengunci rapat kurungan itu.


"lepaskan gua!,, teriak loren


"tidak sebelum lu mengakui kekalahan lu,, ucap stevan


stevan pergi begitu saja meninggalkan loren sendiri di dalam tahanan setelah kepergian stevan, loren langsung mengepalkan tangan nya dan berusaha untuk melepaskan ikatan tali tersebut namun sayang ia tidak bisa membuka nya sebab tangan nya ia juga di ikat.

__ADS_1


"stevan putra fratama, kamu benar-benar mengajak perang dengan diri-ku, liat saja suatu saat nanti ketika aku terbebas dari sini aku akan membalas semua perbuatan-mu,, sumpah loren.


loren begitu depresi dengan keadaan apalagi sebentar lagi ia akan menikah dengan sekretaris nya tidak mungkin jika ia membatalkan pernikahan nya itu karena mereka sudah menyebar undangan, dua minggu lagi loren akan menikah tapi sebelum itu dia memutuskan untuk menerima tantangan dari stevan dulu sebab rasa kebencian nya dia terhadap stevan begitu besar.


__ADS_2