SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]

SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]
Adel and stevan


__ADS_3

Tanpa di sadari oleh adel dan stevan ternyata dari tadi orang yang membuat mereka bertengkar sedang menguping pembicaraan mereka.


"jadi kelemahan stevan itu hanya satu yaitu istri-nya jika aku mendekati istri nya pasti dia akan terpancing emosi"ucap lelaki itu


lelaki itu tersenyum gurih kemudian pergi meninggalkan restoran tempat adel dan stevan berada tujuan utama lelaki itu adalah hanya ingin membuat perusahaan stevan tersingkirkan setelah perusahaan stevan mengalami kebangkrutan pasti-lah perusahaan ganendra akan semakin berjaya namun sebelum itu dia harus membuat stevan lengah terlebih dahulu yaitu dengan cara mendekati adel.





di kursi bagian belakang restoran itu napak adel yang tengah cemberut sambil berusaha menahan isak tangis-nya karena ia merasa bersalah dengan stevan serta rasa takut kehilangan stevan yang berada di dalam hati-nya. adel menghampiri stevan lalu menarik tangan stevan menuju belakang restoran itu lagi supaya mereka bisa ngobrol berdua.


"kenapa,hmm?"tanya stevan


"a-aku minta maaf"jawab adel.

__ADS_1


stevan tidak menjawab pertanyaan adel membuat adel menjadi bersedih dan ia


berusaha menahan isak tangis-nya namun tidak bisa pada akhir nya ia menangis di pelukan stevan, stevan yang melihat adel menangis menjadi tidak tega walaupun tadi ia sempat kesal kepada adel tapi pada akhir-nya stevan melupakan rasa kesal-nya kepada adel lalu membalas pelukan adel dengan ketulusan yang mendalam.


"aku, memaafkan mu sayang"ucap stevan


"makasih,aku janji tidak akan seperti itu lagi"ucap adel


"iya,ya-sudah sekarang kita masuk lagi yuk"ajak stevan


"yuk"sahut adel


"berapa semua-nya?,"tanya stevan


"350 ribu,pak"jawab mbak kasir itu


"nih ambil"ucap stevan

__ADS_1


stevan menyerahkan black card nya kepada si mbak kasir tersebut setelah membayar stevan langsung menghampiri adel lalu mengajak nya untuk pulang. stevan menggandeng tangan adel menuju mobil di susul oleh revan dan faris. di dalam mobil nya stevan hanya terdiam karena ia sebenarnya masih kesal dengan pria menyebalkan itu.


"berani-beraninya dia mengajak istri ku berkenalan"ucap batin stevan


tanpa ia sadari ia memonyongkan bibir-nya hingga lima centi, adel yang tengah asyik bermain ponsel itu pun menyadari jika stevan memonyongkan bibir-nya.


"kamu kenapa?,,"tanya adel


"gak papa,,"jawab stevan


tapi kok muka-nya di tekuk gitu?"tanya adel


"terserah aku lah,,"jawab jutek stevan


stevan tidak menatap wajah adel sama sekali supaya adel tidak bisa melihat kecemburuan nya yang mendalam namun diam-diam adel ternyata mengetahui jika sebenarnya stevan sedang mengalami kondisi cemburu berat namun menurut adel cemburu itu wajar karena itu arti nya stevan takut jika diri-nya di rebut oleh pria lain.


"jika saja di jok belakang tidak ada revan dan teman-nya aku pasti akan langsung mencubit pipi-nya stevan"gumam adel di dalam hati.

__ADS_1


adel mengetahui kelemahan terbesar stevan yang ada di dalam diri stevan adalah rasa takut kehilangan dia. adel benar-benar merasa bangga karena sudah memiliki stevan karena ia begitu tulus dan perhatian walau pertemuan mereka itu terbilang singkat namun adel mengira jika stevan awal-nya benar-benar terpincut dengan kecantikan nya namun yang sebenarnya terjadi adalah stevan awal nya ingin menjadi-kan adel salah satu korban yang pernah ia tiduri tapi sayang stevan tidak tega karena kondisi adel di saat itu begitu kurus di tambah tubuh-nya adel yang pendek berbeda dengan stevan yang memiliki body seperti seorang atlet dan juga memiliki tinggi badan yang lumayan.


__ADS_2