![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Lima menit kemudian....
Stevan sudah sadar dari pingsannya walaupun sebenarnya dia masih sangat malu dengan kejadian tadi tapi mau bagaimana lagi semuanya sudah terjadi dan tidak bisa di ulang kembali.
"gimana van, rasanya enak kan bibir gw?"tanya kiki sambil mengejek
"enak darimana nya mendingan gw nyium bibir adel dah"jawab jutek stevan
"hilih,itu mah emang mau lu"ucap kiki
"iya donk siapa sih yang gak mau dicium sama bidadari cantik"ucap stevan
stevan berdiri dari posisi duduk nya lalu berjalan menuju adel saat dirinya sudah berada di depan sang istri tercinta yaitu adel dirinya langsung berpura-pura pingsan supaya adel khawatir lalu mengasihnya nafas buatan tapi kenyataannya adel malah diam saja bahkan dirinya tidak merespon sama sekali.
"sayang,kamu kenapa?"tanya stevan
"gak papa"jawab jutek adel.
__ADS_1
adel melepaskan genggaman nya stevan dan pergi menuju rumah keluarga ghifari tanpa menoleh sedikitpun ke arah stevan sedangkan stevan hanya bisa menunjukkan ekspresi sedihnya karena lagi-lagi adel bersikap acuh seperti itu.
"van,sabar ya mungkin istri lu marah gegara dia gak ikhlas bibir suaminya mengecup bibir gw"ucap kiki
"ini semua gegara lu tau gak?lu boleh bercanda tapi jangan kelewatan batas kayak tadi,lu itu punya otak gak sih?"tanya emosi stevan
stevan pergi meninggalkan kiki dengan raut wajah emosi nya bahkan sangking emosi nya dia sampai menyenggol bahu kiki dan hampir membuat kiki jatuh ke lumpur untung saja revan memegangi kiki jika tidak pasti kiki sudah penuh dengan lumpur.
"apakah segitu marahnya stevan dengan gw?"tanya kiki
"enggak kok,lu kayak baru kenal stevan saja dari dulu tuh emosi stevan memang sering tidak stabil kan nanti juga kalo dia sudah berhasil menyetabilkan emosinya lagi pasti dia akan meminta maaf"jawab dinda
kiki hanya terdiam entah kenapa rasanya dia benar-benar takut jika stevan akan memutuskan hubungan persahabatan mereka karena bercanda nya yang kelewatan tadi,kiki benar-benar menyesali perbuatannya tadi seandainya saja tadi ia tidak melakukan hal itu pasti sekarang mereka sudah bersenang-senang.
~Di sisi lain
adel masih terus mengabaikan stevan meskipun begitu stevan tetap tidak menyerah dia akan terus membuat adel tersenyum dan merasa bahagia.
__ADS_1
"sayang,tadi-kan kamu janji mau ngasih aku jatah kalo sudah pulang dari mall"ucap basa-basi stevan
"terus?"tanya jutek adel
"janji itu kan harus di tepati nah jadi kamu harus menepati janji kamu sekarang"jawab stevan
tanpa mendengarkan jawaban dari adel terlebih dahulu stevan malah langsung memulainya sebab sedari tadi juniornya sudah sangat kelaparan namun yang punya nya belum mengasih dia makanan yang lezat, hehehehe.
tiga jam kemudian...
junior stevan sudah kenyang jadi stevan memberhentikan aksi nya lalu merebahkan tubuhnya di samping adel awalnya stevan berniat ingin mencium kening sang istri sebagai tanda ucapan terimakasih tetapi adel malah membalikan posisi badannya membelakangi stevan.
"sayang,kamu kenapa sih?"tanya stevan
"gak papa,aku cuma capek dan pengen tidur saja soalnya dari tadi kepala aku pusing banget"jawab adel.
"hmm,mau aku panggilkan dokter?"tanya stevan
__ADS_1
"gak usah nanti juga sembuh sendiri,udah sana kamu gak usah lebay"jawab adel
Adel memejamkan matanya lalu tertidur pulas sedangkan stevan hanya bisa mengusap-usap rambutnya yang halus dan wangi,stevan benar-benar takut kehilangan adel karena adel adalah cinta sejatinya dia dan tidak ada seorang wanita pun yang dapat menggantikan posisi adel di hati stevan.