![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
halo, kali ini aku bakal sedikit cepetin cerita nya biar gak terlalu lama and generasi dion lebih membutuhkan banyak eps tapi ku pastikan bakal seru. penasaran dengan gen Dion? tunggu and baca terus ya^^.
"aku boleh tanya?,, tanya revan
"boleh,, jawab wanita itu
"siapa kamu? terus siapa evan?,, tanya revan
"aku adalah anak dari pemilik rumah ini sebelumnya tapi sayang aku sudah tiada, dan evan adalah kekasih ku tapi sayang kami terpisahkan oleh maut,, jawab gadis itu
"kasihan sekali, maaf kalo aku lancang,, ucap revan
"tak apa, mungkin sudah takdir-ku untuk seperti ini,, sahut gadis itu
gadis tersebut memasang wajah sendu nya sembari melihat gelang yang berada di tangan nya lalu dia mengingat semua kenangan nya bersama ketiga trio kadal(dion,evan dan gilang).
"kamu kenapa?,, tanya revan
"aku kangen trio kadal,, jawab perempuan itu
"hah? trio kadal?,, tanya revan
"iya, trio kadal adalah sebuah geng yang hanya berisi tiga orang dan ketiga nya itu berjenis kelamin pria,, jawab perempuan itu
"owh, siapa nama mereka?,, tanya revan
"dion, evan dan gilang,, jawab-nya
__ADS_1
ketika mendengar ucapan perempuan itu kepala nya revan menjadi pusing dan ia mulai mengingat semua nya akan tetapi yang dia ingat hanya setengah. revan mengingat masa-masa saat diri nya bertemu dengan seorang gadis cantik yang bernama nasya tapi pada waktu itu nasya sedang bersama dengan dion jadi revan tidak bisa mendekatinya karena dion di kenal tegas, galak, dan bar-bar. evan memang terkenal nakal dan bandel tapi evan tidak terlalu tegas dalam memimpin walaupun begitu ia tetap di kenal cukup cerdik oleh orang-orang, karena kecerdikan dan kekejaman yang berada di dalam diri nya, dia jadi angkat menjadi seorang ketua mafia dan yang menjadi wakil nya adalah gilang.
"nama kamu nasya?,, tanya revan
"iyah, nama-ku adalah nasya,, jawab-nya
"aku sudah tau semua, aku adalah evan, kamu adalah nasya dan yang masih hilang sampai sekarang adalah dion dan gilang,, ucap revan
"iya tapi aku yakin suatu saat nanti dion dan gilang akan kembali bahkan sekarang aku sudah merasakan kehadiran dion,, ucap nasya
"kalo kehadiran gilang, kamu sudah merasakannya?,, tanya revan
"belum tapi menurutku dia akan terlahir kembali dari salah satu pasangan yang berada di rumah ini,, ucap nasya
"siapa?,, tanya revan
"tak tau,, jawab nasya
"tadi kata gadis itu salah satu pasangan yang berada di rumah ini, kira-kira siapa ya? apa om stevan? tapi kalo menurut perkiraan ku anak nya om stevan itu perempuan, jadi siapa donk? jangan-jangan om kiki, dia kan sebentar lagi bakal menikah sama tante dinda,, batin revan. revan membayangkan jika diri nya memiliki seorang sepupu lelaki pasti akan sangat menyenangkan walaupun mereka bakal terpaut usia yang cukup jauh alias sebelas tahun.
"van, kamu kenapa?,, tanya nasya
"gak papa, menurut kamu anak nya om stevan itu perempuan atau laki-laki?,, tanya evan
"perempuan tapi keluarga pemilik rumah ini bakal punya anak angkat seorang laki-laki bernama dion,, jawab nasya
"wihh, kamu hebat bisa memprediksikan masa depan,, ucap revan
"iya karena dulu sewaktu masih hidup aku mempunyai sebuah indera keenam tapi sayang aku gak bisa melihat kematian ku sendiri,, ucap nasya
__ADS_1
nasya begitu menyesal karena dia sudah melakukan hal yang begitu ceroboh, jika diri nya tidak memaksa evan untuk berenang berdua di danau itu pasti mereka masih hidup sampai sekarang dan sudah memiliki seorang anak namun sayang tuhan berkata lain.
"kak dion, aku begitu merindukan dirimu,, ucap nasya
nasya meneteskan butiran air mata nya namun belum sempat butiran air mata tersebut mengenai pipi nya, revan sudah mengelap air mata itu.
"kamu harus yakin kalo kamu pasti akan bertemu dengan kakak-mu lagi,, ucap revan
"iya aku yakin, terimakasih ya,, ucap nasya
"iya, ya sudah aku pamit dulu ya,, pamit revan
"iya, hati-hati ya jalan di tangga nya,, ucap nasya
"iya, nasya yang cantik,, sahut revan
revan pergi meninggalkan kamar nasya setelah melihat revan pergi menjauh dari kamar itu, nasya pun juga ikut menghilang karena diri nya sudah merasa tenang.
"suatu saat nanti dion pasti akan datang,
aku akan menunggu kedatangan-mu dion,, ucap revan
__ADS_1
revan berjalan menuju lantai dua dengan wajah menyeramkan nya karena sekarang sifat revan sudah kembali ke sifat asli nya yang begitu menyeramkan.