![SUAMIKU BOS MAFIA [Revisi]](https://asset.asean.biz.id/suamiku-bos-mafia--revisi-.webp)
Keesokan hari nya..
stevan masih guling-gulingan di kasur karena seluruh badan nya remuk, pada awal nya si stevan berniat ingin meminta adel memijit nya tapi sayang ketika ia bangun adel sudah tak berada di samping nya.
"loh, adel kemana ya?" tanya stevan. stevan bangkit dari posisi tidur nya lalu pergi ke lantai satu untuk mencari keberadaan sang isteri tercinta nya.
setiba-nya di lantai satu, stevan melihat revan dan faris sedang terduduk di sofa sembari menonton televisi kesukaan mereka berdua.
"van, kamu liat tante adel gak?" tanya stevan pada revan
"liat, om" jawab revan
"dimana?" tanya stevan
"halaman belakang lagi nyapu" jawab revan
"owh oke, makasih ya" ucap stevan. stevan kembali berjalan menuju halaman belakang untuk menghampiri adel, setiba nya di halaman belakang, stevan melihat adel tengah menyapu namun gaya nya sedikit menganehkan.
stevann berjalan menghampiri adel lalu memeluk nya dari belakang namun sayang adel malah melepaskan pelukan hangat nya itu.
"yank, kamu kenapa?" tanya stevan
"cari-lah kakak-ku!" perintah adel
__ADS_1
"hah? kakak kamu kan sudah ketemu, memang siapa lagi nama kakak-mu itu?" tanya stevan
"dion, cari-lah dion!" suruh adel
"hmm, baiklah, aku akan mencari dion tapi dengan satu syarat." ucap stevan
"syarat nya apa?" tanya gadis itu
"keluarlah dari tubuh istriku dan jangan pernah menganggu dia lagi" ucap stevan
nasya yang mendengar itu langsung keluar dari dalam tubuh adel dan meninggalkan nya begitu saja, adel pun pingsan karena ulah nasya akan tetapi stevan menahan tubuh adel supaya tubuh mungil nya tidak jatuh ke tanah.
"malang sekali kamu sayang, di gangguin oleh mahkluk halus penghuni rumah ini" ucap stevan.
"om, tante adel kenapa?" tanya revan
"dia hanya kelelahan saja, nak" jawab stevan.
stevan langsung berlari menuju lantai dua rumah nya kemudian di ikuti oleh revan karena dia merasa stevan bohong kepada diri nya.
setiba nya di lantai dua...
stevan langsung masuk ke dalam kamar nya lalu menidurkan tubuh adel di kasur, stevan menutupi setengah tubuh adel dengan selimut lalu mencium kening nya.
__ADS_1
"bangun sayang," ucap stevan
stevan kembali mencium kening adel lalu mencium perut nya yang sudah besar karena sedang mengandung. stevan duduk di samping adel lalu memegang tangan nya namun ketika ia sedang memegang tangan nya, tiba-tiba muncul lah nasya membuat stevan kaget setengah mati.
"siapa kamu?" tanya stevan
"aku adalah nasya, cepat cari dion dia sedang berada di jalanan sekarang" suruh nasya
"baik-baik, saya akan mencari dion" ucap stevan
"tunggu, aku akan buat istri mu bangun terlebih dahulu" ucap nasya.
nasya membuat adel tersadar dari pingsan nya lalu kembali menghilang karena ia tidak mau adel melihat nya, dia hanya mau orang yang melihat nya adalah stevan dan revan karena cuma mereka yang bisa membantu diri nya untuk menjaga dion nanti.
"sayang, kamu tak papa?" tanya stevan
"iya aku gak papa, cuma kepala ku masih agak berat" jawab adel
"owhh, bisa gak kalo misalnya kita jalan-jalan?" tanya stevan
"bisa lah, yuk kita jalan-jalan" jawab gembira adel.
adel langsung bangun dari tidur nya lalu bersiap-siap untuk berjalan-jalan, adel begitu bahagia ketika mendengar stevan mengajak nya untuk berjalan-jalan lagi karena selama ini stevan sudah jarang mengajak nya jalan-jalan.
__ADS_1